Share

Bab 503

Penulis: Darlene
Clara memandang orang-orang di sekitarnya dan termenung. Dia tidak punya pengalaman berhadapan dengan pebisnis. Mengingat kesulitan yang dialami ayah dan kakaknya, dia hanya bisa berpikir bahwa jika eksperimen ini berhasil, mungkin akan ada titik balik.

Namun dalam beberapa hari ini, dia telah melihat dengan jelas bahwa situasinya sendiri juga berada di ujung jurang.

Sebelum dia punya kesempatan untuk membalikkan situasi, kekejaman dan intrik keluarganya telah terungkap. Bahkan nilainya sendiri
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 528

    "Sejak kapan kamu jadi seperti ayahku? Kamu sungguh menganggap dirimu sebagai putranya?" Felix tak kuasa menahan diri untuk menggodanya.Jason berhenti di depan mobil, mengulurkan tangan dan membuka pintu. "Akulah yang menganggapmu sebagai putraku.""Sialan kamu!"Jason mengakhiri panggilan telepon dan juga menerima foto dari Felix....Sesampainya di hotel, Jason keluar dari lift dan disambut oleh sosok ramping yang telah lama menunggunya di koridor.Melihat mata merah wanita itu, tatapan Jason langsung menajam. Dia bergegas mendekatinya."Jason ...." Suara wanita itu bergetar. Dia mengulurkan tangan dan menarik lengan baju Jason. "Bisa nggak bantu aku cari kakakku? Aku nggak bisa menghubunginya."Clara menggigit bibirnya. Air mata jatuh tanpa suara seperti butiran dari untaian yang putus, mendarat di ubin lantai yang halus dan juga di hati Jason.Alis Jason makin berkerut. Dia berbalik untuk membuka pintu kamar di sebelahnya. "Bicara di dalam saja."Begitu pintu tertutup, semua suara

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 527

    Saat melihat Melvin, wajah Helen jelas tampak tegang.Sandra memperhatikan ekspresi Helen, lalu mengerutkan kening. Dia menarik pandangannya dan tampak merenung."Semuanya kumpul di sini ya." Melvin tersenyum, lalu menatap Tuan Besar Irawan dan mengangguk memberi salam. "Ayah."Tuan Besar Irawan mengangkat cangkir tehnya. "Kamu sudah pulang. Beritanya sudah dengar?"Jari-jari Helen mengepal tanpa sadar. Perasaan tidak nyaman muncul dalam dirinya. Sejak Melvin menjalin hubungan dengan Keluarga Basuki dari Sirion, dia jelas lebih berpihak pada Alex sekeluarga.Kepulangannya yang tiba-tiba kali ini jelas bukan pertanda baik!"Aku sudah dengar. Opini publik di internet memang berdampak signifikan, tapi aku yakin Alex punya solusi sendiri, 'kan?" Melvin duduk di sofa di ruang tamu. Nada bicaranya santai.Pelayan dengan hati-hati membawa teh ke sisi Melvin dan perlahan menuangkan secangkir teh premium kental untuknya.Alex mendengus. "Victor sudah menangani masalah ini. Begitu polisi mendapa

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 526

    Victor keluar dari vila. Tepat di saat itu, dia menerima telepon dari rumah sakit."Apa ini anggota keluarganya Nona Clara Sengadi?"Jantung Victor berdebar kencang. Dia mengerutkan kening. "Benar. Apa yang terjadi padanya?"Setelah mendengar apa yang dikatakan orang di ujung telepon, wajah Victor berubah muram. Dia bergegas berjalan menuju garasi. "Oke, aku akan segera ke sana."Rumah sakit.Di dalam ruang gawat darurat, setelah perawat membalut tangan Clara dengan kain kasa, lalu menjelaskan beberapa pantangan kepadanya.Clara menopang lengannya sambil berjalan keluar pintu. Saat mendongak, dia melihat Victor berjalan terburu-buru ke arahnya. "Clara!""Kak Victor?""Kamu baik-baik saja?"Victor tampak tegang dan serius. "Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa tiba-tiba bisa mengalami kecelakaan?"Clara menundukkan matanya. Di saat dia hendak mengatakan sesuatu, dua polisi lalu lintas berjalan mendekat."Yang mana Nona Clara Sengadi?"Clara menjawab, "Aku.""Nona Clara, kami penyelidik d

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 525

    Malam harinya, Clara tiba di depan pintu suite Jason sambil membawa beberapa kotak berisi hadiah-hadiah mewah. Setelah ragu sejenak, dia pun menekan bel pintu.Tak lama kemudian, Jason membuka pintu.Pria itu baru saja selesai mandi. Rambutnya masih basah dan jubah mandinya masih mengeluarkan uap, membawa aroma sabun mandi eksklusif dari hotel kelas atas."Ini untukmu." Clara menyerahkan beberapa kotak berisi hadiah-hadiah di tangannya.Tatapan pria itu menyapu sekilas. "Apa ini?""Sebagai ucapan terima kasih."Pria itu mengangkat kelopak matanya dan mengangkat alisnya. "Ucapan terima kasih?""Keluarga Santoso datang untuk minta maaf hari ini. Pasti ada hubungannya denganmu, 'kan?" Setelah berpikir sejenak, satu-satunya orang yang bisa membuat hal seperti ini hanyalah pria iniJason menoleh ke samping. "Bawa masuk."Clara bermaksud pergi setelah meletakkan hadiah-hadiah itu, tetapi ketika dia berbalik, dia dikejutkan oleh orang yang berdiri di belakangnya.Dia terhuyung ke belakang, me

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 524

    Clara tidak menjawab.Emil menarik napas dalam-dalam. "Kamu juga minta maaf."Kata-kata itu dia ucapkan untuk Nyonya Santoso.Nyonya Santoso bertanya dengan heran, "Kamu ingin aku minta maaf pada seorang junior?""Minta maaf!"Melihat ekspresi suaminya, Nyonya Santoso tidak berani membantah lagi. Terakhir, dia dengan berat hati minta maaf kepada Clara.Ibu dan anak itu telah minta maaf. Terlepas permintaan maaf itu tulus atau tidak, mereka tetap harus melakukan formalitas tersebut.Clara tersenyum tipis. "Memandang dari wajah Pak Emil, anggap saja masalah ini sudah selesai."Emil menghela napas lega. "Nona Clara sangat murah hati. Kelak pasti akan mencapai hal-hal besar. Aku harap kita bisa bekerja sama suatu hari nanti.""Baik."Emil pergi bersama istri dan anaknya. Mereka tidak ingin mengganggu terlalu lama.Alex mengusap dagunya. "Bisa-bisanya sikap Emil begitu tulus?"Apa matahari sudah terbit di Barat?Clara berjalan ke belakangnya dan memijat bahunya. "Ayah, bukankah dia minta ma

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 523

    Lily menunggu di luar koridor sampai Clara keluar. Dia segera melangkah maju dan bertanya, "Bagaimana?"Clara menghela napas lega dan mengangkat dokumen di tangannya. "Berhasil. Ini semua berkat kamu!"Lily berjalan di sampingnya sambil berkata, "Nggak disangka, ternyata kamu pernah bertemu Bibi Jesika sebelumnya. Benar kata orang, koneksi membuat segalanya jauh lebih mudah!"Clara menatap dokumen di tangannya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.Tidak peduli di industri mana pun, koneksi memang sangat penting.Sekembalinya ke lembaga penelitian, Clara menyerahkan dokumen proyek kepada Niel. Henri, yang berdiri di dekatnya, mengambilnya dan membaca isinya. Dia berseru kaget. "Berhasil?"Sebelum Clara sempat menjawab, Lily melipat tangannya dan berkata, "Asalkan kakak iparku turun tangan, nggak ada yang mustahil.""Tunggu ... tunggu sebentar. Kakak ipar?" Henri menatap Clara. "Sejak kapan kamu jadi kakak iparnya?""Dia ....""Jason itu kakak sepupuku, jadi apa salahnya aku memanggilnya k

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status