Share

BAB 39

"Ada sesuatu yang mau saya kasih ke kamu."

"Apa?"

"Rahasia."

"Oke ... kalo sampe hadiahnya mengecewakan, saya pastikan di lain waktu nggak akan pernah mau ketemu sama Bapak lagi."

Malik terlihat kaget mendengar ucapan Nada. Raut wajah gadis itu terlihat sangat serius saat mengatakannya. 

Malik menimbang-nimbang permintaan Nada.

"Baiklah, kalo itu maunya kamu saya nggak masalah. Tapi misalnya saya kalah terus kita enggak bisa jumpa lagi, memang kamu enggak bakal kangen sama saya?" 

Malik melipat tangan di depan dada. Menatap ke dalam sepasang bola mata indah milik gadis di hadapannya dengan serius. 

Lalu di detik selanjutnya, tawanya pecah melihat pipi si gadis bersemu merah. Nada memang semenarik itu bagi Malik. Entah sejak kapan, hatinya terpaku pada gadis aneh ini.

Malik kembali mengingat kejadian beberapa tahun lalu. Saat ia sedang memesan jajanan khas khas Yogyakarta yaitu gudeg. 

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status