Share

MASIH PUNYA HATI

Author: Alya Snitzky
last update publish date: 2026-09-30 22:12:30

Karla mengentakkan tangannya yang masih berada dalam cengkraman David dengan keras.

"Dengar David, aku akui awalnya aku memang memanfaatkan apa yang ada padamu, kekuasaan, harta, ketenaran dan juga nama besar. Tapi, aku ini hanya wanita biasa yang juga punya hati dan perasaan. Aku akui bahwa perasaanku kepadamu berkembang menjadi cinta,terlebih setelah ada Davila. Apa salah jika aku menginginkan kehidupan yang normal seperti wanita lain di luar sana? Punya suami, anak, merasakan kasih sayang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   RENCANA JAHAT BIANCA

    Bianca hanya bisa melihat dengan penuh kebencian saat David tampak begitu bersemangat untuk persiapan video klip dan hal yang lain. Selama ini tidak belum pernah ada penyanyi yang begitu diperhatikan seperti Amelia."Jasmine itu, aku lihat dia sombong bukan main," kata Bianca pada Gwen saat mereka dalam perjalanan pulang. Gwen hanya menghela napas panjang, ia tau bahwa Bianca memiliki perasaan khusus pada David. Entah apa yang gadis itu pikirkan, sudah tau David selalu bersikap dingin masih saja nekad."Kau tau David itu terkenal dingin terhadap wanita. Karla saja sekian tahun bersama sampai memiliki anak,David tidak mau meresmikan hubungan," tukas Gwen."Justru karena itu,Gwen. Aku juga mau menikmati kemewahan seperti itu, kita harus mencari tahu kenapa David sampai terpikat dengan Karla. Mereka pasti punya rahasia." Gwen menatap Bianca dengan sedikit kesal ,"Kau jangan macam-macam, Bianca. Jika David kehilangan satu usaha, dia masih memiliki usaha dan bisnis yang lain. Kau kan

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   MASIH PUNYA HATI

    Karla mengentakkan tangannya yang masih berada dalam cengkraman David dengan keras."Dengar David, aku akui awalnya aku memang memanfaatkan apa yang ada padamu, kekuasaan, harta, ketenaran dan juga nama besar. Tapi, aku ini hanya wanita biasa yang juga punya hati dan perasaan. Aku akui bahwa perasaanku kepadamu berkembang menjadi cinta,terlebih setelah ada Davila. Apa salah jika aku menginginkan kehidupan yang normal seperti wanita lain di luar sana? Punya suami, anak, merasakan kasih sayang dan keluarga yang seutuhnya? Sekarang kau meminta aku untuk lebiih mencintai Davila dan memberikan kasih sayang sebagai seorang ibu. Apa kau bisa bersikap seperti seorang suami kepada istrinya?! Kau ini benar-benar tidak mempunyai hati, Dave!" pekik Karla dengan kesal. Akhirnya apa yang selama ini ia tahan berhasil ia katakan kepada David. David terdiam, ia menatap Karla,tampak jelas kemarahan di wajah Karla. Apakah ia yang terlalu egois dan memikirkan kepentingannya sendiri?Eaak! Eaak!

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   KARLA DAN AMELIA

    Amelia menghentikan suapannya saat melihat siapa yang datang. Ia menatap tak berkedip selama beberapa saat hingga pada akhirnya Patricia berdeham."Ada apa kau kemari , Karla?" tanya dengan mata memicing. Sementara Amelia langsung menyudahi makannya dan segera mencuci tangannya.Ia berusaha untuk meredakan debaran jantungnya juga perasaannya. Ia menarik napas beberapa kali sebelum kembali ke ruang tamu. Ia melihat Karla sudah duduk di sofa bersama Patricia dan Nina."Ah, Mbak ini kekasihnya Pak David , kan?" tanya Amelia dengan tenang."Iya, aku kemari hanya ingin berkenalan. Kita sempat bertemu tadi, kan?"Amelia tau saat ini kakaknya sedang menyelidiki dan juga sedang cemburu. Sebagai seorang adik, ia tau betul bagaimana sifat dan watak kakaknya itu."Namaku Jasmine."Amelia mengulurkan tangannya sambil tersenyum. Karla menatap sejenak sebelum menyambut uluran tangan Amelia."Karla."Amelia mengerling ke arah Patricia, sementara Patricia sudah memperlihatkan wajah yang mengeras kare

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   LONG DISTANCE

    Amelia bergegas meraih ponselnya dan menghubungi Tasya. Ah, dia lupa janjinya dengan Tasya untuk melakukan panggilan video dengan Davina."Hai, Mel ...."Tasya menyapa dengan wajah penuh senyum. Sementara Davina tampak sedang memegang sepotong roti di tangannya.Amelia tersenyum melihat putri kecilnya yang semakin hari semakin cantik itu."Maaf, aku lupa bahwa ponsel aku silent. Tadi David mengajakku makan siang bersama. Baru setengah jam yang lalu aku pulang.""Tidak apa-apa. Aku hanya ingin mengingatkan dirimu untuk selalu berhati-hati.""Aku akan menjaga diriku dengan baik," jawab Amelia.Tasya tampak ragu untuk bertanya, namun akhirnya ia pun melontarkan pertanyaan, "Karla ....""Aku tadi bertemu dengannya. Dia masih terlihat seperti biasanya, tapi aku tau bahwa dia tidak bahagia saat ini, Sya. Aku tau itu, sebagai adik aku bisa merasakan apa yang saat ini Karla rasakan."Tasya menghela napas panjang, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal."Menurut pendapatku, kau dekati kakakmu

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   PUKULAN TELAK

    Setelah menunggu hampir satu bulan sambil mempersiapkan segala sesuatunya, pagi ini David dan Patricia sudah berada di bandara untuk menjemput Amelia dan manager yang ditunjuk oleh Tasya. Hampir satu jam lebih mereka menunggu karena pesawat delay, akhirnya yang mereka tunggu pun tiba."Itu Jasmine," kata Patricia sambil menunjuk ke arah sosok wanita cantik memakai dress berwarna biru muda selutut. Ia berjalan dengan sangat percaya diri dan langsung menghampiri Patricia."Selamat datang, Jasmine," sambut Patricia."Terima kasih, Patty. Hmm ... ini Karenina yang akan membantu segala keperluanku dan mengatur segala jadwalku. Panggil saja Nina," ujar Amelia kepada Patricia tanpa menoleh sedikitpun kepada David. Patricia hanya mengulum senyum melihat sikap Amelia pada David."Jasmine, ini David. Dia adalah pemilik Pandawa Record dan Citra Buana televisi," kata Patricia. Amelia menoleh kepada David lalu melepaskan kacamatanya dan mengulurkan tangannya. Untuk beberapa saat David hanya diam t

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   PERJANJIAN

    David merasa suasana hatinya makin buruk saat ia pulang ke apartemen dan melihat Davila menangis dan Karla tidak ada di apartemen."Markonah, Ibu ke mana?" tanyanya."Syuting , Tuan Bos," jawab Markonah polos. David menghela napas panjang, ia seharusnya tidak membiarkan Karla kembali ke dunia entertainment. Tadinya, David memberikan izin karena berharap Karla tidak akan menelantarkan Davila."Sudah, bawa Davila pada saya, biar saya yang tidurkan dia," ujar David pada Tuti. Baby sitter Davila itu segera menghampiri tuannya dan memberikan Davila kepada David. Seolah tau bahwa yang menggendong adalah Daddy-nya. Tangis Davila yang semula melengking langsung berhenti dan bayi munggil itu mulai tersenyum."Dari tadi Non Davila tidak mau meminum susunya," lapor Tuti sambil memberikan botol susu Davila. David mengangguk dan segera meraih botol susu Davila dan memberikan kepada bayi mungil itu. Davila segera menyedotnya dengan rakus dan tidak berapa lama susu itu habis.

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   MENCARINYA

    "Kita harus mencarinya, adikmu itu," tegas David kepada Karla."Selama berbulan- bulan ini kita terus berusaha mencarinya,David. Tapi, kita tidak juga berhasil menemukan dia. Mungkin dia memang tidak mau ditemukan, kita harus bagaimana?" jawab Karla putus asa. Sejak Amelia menghilang, David mem

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   PERJUANGAN WANITA

    Tidak terasa kandungan Amelia sudah menginjak usia tujuh bulan. Perutnya sudah semakin membuncit dan ia sekarang sudah mulai merasa tidak enak tidur dan sulit bergerak. Apa lagi sebelumnya Amelia memang bertubuh gemuk."Kau sudah meminum susumu, Mel?" tanya Tasya. Tasya memang sangat memperhatika

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   SIAPA AYAH BAYI ITU

    'Siapa ayah bayi itu,' batin David sambil melihat Karla yang sibuk dengan membongkar barang-barang milik Amelia. Tidak ada yang tersisa satupun selain meninggalkan tanda tanya besar."Dia tidak meninggalkan pesan sama sekali, David. Bagaimana ini?" tanya Karla."Apanya yang bagaimana? Jangan kau ki

  • GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar   PERGI

    Amelia sudah benar- benar bertekad bulat dan pergi untuk memulai semuanya dari awal. Yang paling penting baginya sekarang adalah menata hati dan kehidupannya. Ia memilih kota Seoul, Korea selatan sebagai tempatnya untuk melarikan diri dan pergi dari semuanya. Beruntung bagi Amelia salah seorang sah

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status