Início / Romansa / Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia / Peringatan Don Constanzo

Compartilhar

Peringatan Don Constanzo

Autor: Ivander Kaz
last update Data de publicação: 2025-09-14 11:18:24

Kedatangan Arabella dan Matteo disambut hangat oleh seluruh penghuni mansion. Kepala pelayan, Lorenzo, segera menyuruh Anna dan Hilda membantu mengurus bayi kesayangan Tuan Muda di kamar sebelumnya. Suasana kembali ceria di pagi yang cerah, namun ketika siang menjelang, tiba-tiba kedatangan seseorang yang lama tidak pernah mengunjungi mansion meskipun namanya terukir di sana membuat semuanya terkejut.

Tuan Besar Constanzo, kakek dari Leonardo, tiba di Milan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Maste
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Keluarga Adalah Segalanya

    Sudah dua hari Marilyn ditawan di hotel oleh Sienna, adik ibunya, Caterina. Kaki dan tangannya diikat kuat. Dia tak menyangka jika kerabat keluarganya berusaha mendekati Enzo Constanzo cuma karena harta mereka. "Zia Sienna, kenapa kau lakukan semua ini?" tanyanya bingung. "Papa dan Mama sudah tiada, warisan jatuh ke Leon, sepupuku untuk dikelola. Kau tak bisa mengambil kecuali menggugat ke pengadilan!" Tante yang dulu akrab ternyata tak lebih dari seorang iblis wanita. Senyumnya mengembang memandang ke jendela hotel di lantai tiga. Kota Napoli di waktu malam begitu sunyi sepi. "Enzo begitu bodoh mudah diperalat rayuan selama kakakku tak puas dalam pernikahannya berselingkuh dengan Rafael. Aku dan Eliza berhasil menundukkan gairah ayahmu berbulan-bulan!" Sienna masih menunggu kabar dari sekretaris Eliza setelah berkomplot menghasut Benedict menyerahkan tebusan jutaan Euro yang berada di Bank of Milan. "Kakakku tak mungkin lebih bodoh dari Papa, dan Leon segera menghajar kal

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kekasih Gelap Enzo Constanzo

    "Hai, Ben!" sapanya genit saat membuka pintu untuknya. "Apa kau sudah makan malam?" tanyanya pura-pura perhatian. "Tidak, aku belum lapar. Ayo masuklah kita minum dulu berbincang di dalam saja," ajaknya melepaskan mantel sekretaris Eliza. Wow-! Gaun malam seksi terlihat membahayakan matanya. Sekretaris CEO tak main-main melancarkan aksi malam ini. "Silakan duduk, aku ambilkan minum untukmu dulu," beranjak ke dapur menyiapkan dua gelas dan sebotol wine. Eliza tak sabar langsung memeluknya dari belakang. "Kau begitu tampan, sayang," menyentuh seluruh tubuh yang gagah dan masih muda tak seperti ayahnya. Benedict menantangnya, berbalik menghadapi wanita iblis penggoda rumah tangga orang tuanya. "Kau pasti kesepian setelah Papa Enzo tiada?" to the point. "Ternyata kau tak sebodoh yang dikira selama ini. Tuan Enzo sangat baik padaku, awalnya cuma berkeluh kesah soal Caterina yang sering berselingkuh. Hingga akhirnya kami terus bersama bercinta di kantor dan di hotel." Pengakua

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Eliza, Jalang Berbahaya

    Don Riccardo yang berada di Roma langsung kembali ke Napoli. Perjalanan bisnisnya dipersingkat membantu Leonardo menemukan sepupu yang diculik seseorang tak diketahui. Di ruang kerja, mereka berkumpul mengatur strategi. Pengawal Julian di Milan sedang meretas lokasi terakhir dari nomor gawai Marilyn yang digunakan. "Tuan Leonardo, posisi mereka masih di luar apartemen bukan wilayah yang jauh. Setelah itu nomornya tak bisa dihubungi kembali, musuh sengaja membuang gawai untuk menghilangkan jejak," melapor dengan cepat. Bastardo! umpatnya kesal. "Kita kehilangan jejak penculik Marilyn sejak empat jam lalu, semakin lama tidak terlacak, kesempatan mereka terus menyakiti adik sepupuku!" "Tenanglah Leon, pengawalku menyisir apartemenmu. Kita tunggu laporannya dulu," tukas Don Riccardo. Raut Benedict murung. Nyawa Marilyn diujung tanduk. Bingung menyelamatkan hidupnya jika mereka belum bergerak mengejar musuh. "Apakah tak sebaiknya ikuti perintahnya saja, menukar aset warisan

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kepala Marilyn Sebagai Souvenir

    Mansion berubah ramai, Zio Enzo disambut baik semua orang setelah sebulan penuh dirawat di rumah sakit. Leonardo bersikeras paman dan keluarganya berlibur panjang di kediaman Dario Constanzo. "Kenapa Papa tak boleh pulang ke Napoli?" sungut putri bungsu sebal. "Daripada kami harus bolak balik untuk menjenguk ke Milan." "Hey!" Don Constanzo mengomel. "Kami tak kembali ke sana jika kalian belum mampu mengurus perusahaan ayahmu!" Benedict membela Marilyn, "Tapi, II Nonno, sepenuhnya manajemen bisnis masih dipegang Xavier. Dasar Leon brengsek! Gara-gara merger perusahaan, kami malah jadi budaknya!" Plak-! Dengan cepat mengeplak kepala. "Perusahaan ayahmu tak akan pernah aku kembalikan ke kalian jika memakai gaya bisnis seperti ibumu lagi!" Ketiga anaknya langsung tertawa melihat ayah dan sepupu terus berseteru di depan mereka. Raut Arabella merengut perlakuan suaminya memang kasar meski mereka bersaudara. "Leon, jangan begitu! Kakakku pasti mau mengajarinya sampai Ben dan Mar

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kejutan Besar Di Milan

    Hari berduka kembali bagi keluarga Enzo Constanzo setelah Caterina mengakhiri hidupnya secara tragis. Jasadnya ditemukan di apartemen bersama dua orang tanpa busana. Leonardo menyuruh pengawal memendam mereka di tempat yang jauh tak diketahui orang banyak, kecuali Zia Caterina yang dikremasi, lalu abunya dilarung ke Teluk Napoli. Benedict, putra sulung, terus termenung sejak semalam melihat kenyataan pahit ibunya berkhianat terhadap keluarganya sendiri. Bajingan Raffaele menjerumuskan istri Enzo Constanzo ke dalam jurang yang dalam setelah diselidiki aliran dana ke bisnis properti yang tak menguntungkan. Semua karena harta ayahnya dikeruk habis demi cinta bertepuk sebelah tangan. Isabelle, gadis muda lebih bodoh dari Caterina terjerat pesona pria paruh baya, atasannya. "Sudahlah, semua telah terjadi," hibur Leonardo. "Kau sekarang masih memiliki adik yang perlu dijaga sampai dia dewasa." "Mengapa kau tak mencegahnya sebelum itu terjadi?" Benedict menuding. "Ibuku seperti

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Mengakhiri Hidup

    Caterina mencoba menghubungi Raffaele namun tak diangkat panggilannya beberapa kali. Mengajaknya bertemu di apartemen rahasia mereka. Dasar brengsek! umpatnya bertambah marah setelah pertemuan merger perusahaan yang menyesakkan hatinya. Kegagalan menguasai aset Enzo membuatnya kalang kabut tak bisa mendanai bisnis properti mereka. Baru saja dia membuka pintu mobil, sebuah pesan penting dikirimkan oleh Raul. "Nyonya, kekasihmu sedang bercumbu di apartemen saat ini! Sebaiknya kau segera ke sana memeriksanya." Bajingan kau, Raffaele! desisnya kencang. Kemudian menelepon pembunuh bayaran pernah disewa dua minggu lalu. "Darimana kau tahu hal itu? Jangan macam-macam jika berani berdusta padaku!" Dengan serius dia menjawab, "Aku melakukan ini tanpa dibayar menyelidiki siapa sesungguhnya bajingan yang kau cintai sampai suamimu sendiri harus dihabisi!" "Lalu, apa buktinya dia mengkhianatiku?" Caterina tidak mau dipermainkan lagi. "Okay, aku kirimkan photo mereka bermesraan saa

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Memadu Kasih di Saint Tropez

    Kehidupan Celine dan Arabella ternyata memang tak jauh berbeda, namun kini keberuntungan berpihak ke sepupunya, pewaris Dario Constanzo dan pengusaha kaya raya melindungi sekuat tenaga demi mendapat pengakuan hak asuh atas bayinya. Master Anthony tanpa sengaja mendengar obrolan mereka saat memas

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Celine Vs Maximo

    Pertengkaran mereka pun berakhir di meja makan. Leonardo dan Arabella memaafkan sikap gila Maximo memburu sampai ke Saint Tropez, namun tidak bagi Celine masih marah telah terancam dan menyebabkan sahabat jatuh pingsan. Luka lebam pria brengsek itu belum membuatnya iba malah bersyukur menyebabkan

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kalah Sebelum Berperang

    Maximo Brando mencibir sinis mencengkram lengan seseorang yang membuat makin marah, berpergian jauh-jauh tapi belum menemukan apa yang dicari. Kekhawatiran kehilangan Arabella menghancurkan logika. "Lepaskan dia!" Teriakan keras menggelegar di dapur terdengar hingga ke kamar. "Apa kau tak punya

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Mengejar ke Saint Tropez

    Di luar gerbang villa Saint Tropez terjadi kericuhan, pengawal berusaha menghalangi seseorang yang datang tanpa diundang. Mereka tak boleh menerima sembarang tamu kecuali atas persetujuan Tuan Muda Leonardo yang belum kembali dari perjalanan bisnis sejak seminggu lalu.Sebuah mobil sports Bugatti d

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status