Share

Menyerang

Author: Purplexyiii
last update publish date: 2026-10-21 09:26:23

"Kau sudah punya perhatian penuh dariku sejak kau mengusir Mona kemarin. Berita tentang pembersihan di studio tari sudah sampai ke telinga dewan tetua. Mereka mulai sadar bahwa kau bukan sekadar pajangan yang bisa mereka abaikan."

"Baguslah," sahut Ivy pendek. Ia berdiri, mensejajarkan tingginya dengan Arthur meski ia tetap harus mendongak sedikit. "Karena hari ini, aku tidak hanya akan membersihkan studio. Aku akan membersihkan seluruh daftar pengurus Sektor Keuangan yang masih berbau Beatrice
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Kegiatan

    Arthur mengangkat Ivy lalu mendudukkannya di atas meja makan. Ia menyingkirkan piring-piring dengan satu sapuan kasar, fokusnya hanya tertuju pada wanita yang menurutnya adalah pusat dari seluruh semestanya."Katakan padaku," geram Arthur di sela-sela napasnya yang memburu. "Siapa yang paling berhak atas setiap detik hidupmu?"Ivy menatap mata suaminya, melihat obsesi yang begitu pekat di sana. Ia menarik kerah kemeja Arthur yang sudah tidak rapi, membawa pria itu kembali ke dalam ciuman yang penuh dengan tuntutan dan kepasrahan yang liar."Kau Arthur Sterling, kau monster yang paling aku butuhkan," desah Ivy kecil.Gairah yang menyelimuti mereka di atas meja makan itu terasa sangat menentukan. Arthur mendominasi Ivy seolah ia sedang mencoba memasukkan seluruh kekuatan Sterling ke dalam diri istrinya agar tidak ada lagi ruang bagi ancaman luar. Ivy mencakar bahu Arthur, menyalurkan segala rasa frustrasinya ke dalam kenikmatan yang menyiksa.Di tengah guncangan gairah yang liar, Arthur

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Egois

    Ivy menyandarkan pelipisnya pada kaca jendela yang dingin, sambil menatap hamparan hutan pinus yang tertutup salju tipis di bawah sana. Di sampingnya, Arthur tidak pernah melepaskan jemari Ivy dari genggamannya. Pria itu menatap layar proyektor kecil yang muncul dari dinding kabin, tampak meninjau protokol keamanan untuk kediaman musim dingin mereka yang baru saja diaktifkan."Kau bisa berhenti menatap denah itu. Aku tahu kau sudah memasang sensor gerak bahkan di bawah kelopak bunga di taman sana." Ivy memecah kesunyian kabin yang hanya diisi oleh dengung mesin yang halus.Arthur menoleh, binar matanya datar dan tajam. "Rossi bukan pengganggu amatir yang bisa diusir dengan satpam lobi, Ivy. Dia tahu cara masuk melalui celah terkecil. Aku tidak akan membiarkan celah itu ada di tempat ini."Helikopter itu perlahan turun menuju sebuah pelataran beton yang terletak di puncak tebing karang. Di sana berdiri sebuah mahakarya arsitektur modern, sebuah vila raksasa yang hampir seluruh dindingn

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Provokasi

    Arthur menatap Ivy dengan ragu, sementara ponsel di tangannya terus bergetar. "Dua menit. Jika kau tidak masuk ke dalam kabin mobil dalam dua menit, aku akan meledakkan alarm gedung ini."Ivy memutar bola matanya dan melangkah menuju SUV hitam barunya. Keadaan di tempat parkir itu sunyi, hanya ada dengung kipas ventilasi raksasa di langit-langit. Namun, tepat saat Ivy menyentuh gagang pintu mobil, sebuah deru mesin motor yang sangat kencang membelah kesunyian.Sebuah motor besar berwarna hitam melaju liar dari arah tikungan, menuju tepat ke arah Ivy dengan kecepatan tinggi.Ivy tersentak, instingnya memerintahkannya untuk menghindar, tapi motor itu sengaja membelokkan arahnya untuk mengunci pergerakan Ivy. Pria yang mengendarainya mengenakan helm full-face, tangannya terjulur seolah ingin menarik Ivy dari tempatnya berdiri."Ivy! Menunduk!" Teriakan Arthur menggelegar dari kejauhan.Bukannya menunduk karena takut, Ivy justru melepas sepatu hak tingginya dengan cepat. Saat motor itu b

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Mencolok

    "Keringat ini adalah hasil kerja kerasku untuk tetap kuat menjagamu, Sayang. Kau harus menghargainya." Arthur mencium leher Ivy dengan beringas, memberikan gigitan-gigitan kecil yang membuat Ivy mendesah pasrah di antara tawanya.Ketegangan kecil seperti ini jauh lebih menyenangkan bagi Ivy daripada harus berhadapan dengan keluarga Vance. Ia menyukai fakta bahwa sekarang satu-satunya masalah di hidupnya adalah bagaimana cara membujuk suaminya agar tidak membeli seluruh toko es krim hanya karena Anna bilang dia suka rasa stroberi.Arthur mendominasi Ivy di tengah ruangan gym yang luas itu. Gairah yang muncul terasa lebih ringan dan manis, seolah perayaan atas kebebasan yang akhirnya mereka dapatkan. Arthur menyentuh Ivy seolah-olah istrinya adalah harta paling berharga yang kini tidak lagi memiliki ancaman dari luar."Katakan," perintah Arthur di sela-sela napasnya yang mulai memburu. "Siapa yang paling menyebalkan di duniamu saat ini?""Kau Arthur Sterling. Kau pria paling keras kepal

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Strategi

    "Kau benar-benar tidak bisa duduk manis di kursi itu, Sayang? Meretas protokol peledakku adalah cara paling cepat untuk membuatku jantungan, bukan cara untuk membantuku."Teguran Arthur berderak melalui frekuensi radio khusus yang tersambung ke anting-anting mutlak yang Ivy pakai. Di layar monitor markas Aegis, Ivy bisa melihat ikon helikopter Arthur sudah berada tepat di atas titik panas dermaga selatan. Ivy tidak berhenti mengetik, justru jemarinya bergerak seperti kilat di atas papan ketik virtual, menembus lapisan enkripsi yang sengaja disembunyikan Dalton Vance di balik menara pemancar."Kalau aku duduk manis, kau akan meledakkan diri bersama Beatrice dan Dalton hanya karena egomu terlalu tinggi untuk membiarkan mereka hidup sebagai saksi, Arthur. Aku tidak butuh pahlawan mati, aku butuh suamiku tetap bernapas," sahut Ivy tajam. Ia menekan tombol execute, dan seketika tiga titik hijau muncul di peta taktisnya. "Aku sudah mematikan sistem radar mereka. Dalton tidak bisa mengirim s

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Licik

    Markas inti Aegis terletak di sebuah bunker bawah tanah di bawah menara pencakar langit Sterling. Di sana, ratusan analis bekerja di depan layar-layar raksasa yang menampilkan aliran data global. Begitu Ivy dan Arthur masuk, atmosfer di sana seketika berubah menjadi sangat siaga."Lacak sinyal dari folder 'Genesis-Override'. Folder itu dipasangi pelacak radioaktif cair, bukan?" perintah Arthur pada kepala analis."Sedang dilacak, Tuan. Sinyalnya muncul di area dermaga lama, tempat yang sama dengan gudang koordinat kemarin."Ivy mengernyit. "Mereka kembali ke sana? Itu terlalu mudah. Dalton Vance tidak sebodoh itu.""Mereka tidak sedang bersembunyi. Mereka sedang memanggil kita," ucap Arthur dingin. Ia menarik Ivy menuju ruang kendali pribadi yang dibatasi kaca anti peluru.Di dalam ruangan itu, Arthur menekan beberapa tombol dan seketika layar menampilkan video pesan yang dikirim secara anonim. Di layar, Beatrice Sterling berdiri dengan wajah yang penuh dengan dendam. Di sampingnya, s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status