Share

Gangguan

Author: Purplexyiii
last update publish date: 2026-10-21 09:26:03

"Mona, kan?" Ivy memiringkan kepalanya sedikit. "Aku dengar ayahmu baru saja kehilangan kontrak logistik di pelabuhan selatan minggu lalu. Lalu dua temanmu ini, keluarga mereka sedang menunggu persetujuan kredit dari Sterling Bank, bukan?"

Senyum di wajah Mona memudar. Kedua temannya seketika berhenti terkikik dan saling pandang dengan cemas.

"Apa hubungannya dengan ballet?" tantang Mona, meski suaranya sedikit bergetar.

"Hubungannya adalah etika." Ivy mengitari Mona dengan gerakan lambat, pers
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Provokasi

    Arthur menatap Ivy dengan ragu, sementara ponsel di tangannya terus bergetar. "Dua menit. Jika kau tidak masuk ke dalam kabin mobil dalam dua menit, aku akan meledakkan alarm gedung ini."Ivy memutar bola matanya dan melangkah menuju SUV hitam barunya. Keadaan di tempat parkir itu sunyi, hanya ada dengung kipas ventilasi raksasa di langit-langit. Namun, tepat saat Ivy menyentuh gagang pintu mobil, sebuah deru mesin motor yang sangat kencang membelah kesunyian.Sebuah motor besar berwarna hitam melaju liar dari arah tikungan, menuju tepat ke arah Ivy dengan kecepatan tinggi.Ivy tersentak, instingnya memerintahkannya untuk menghindar, tapi motor itu sengaja membelokkan arahnya untuk mengunci pergerakan Ivy. Pria yang mengendarainya mengenakan helm full-face, tangannya terjulur seolah ingin menarik Ivy dari tempatnya berdiri."Ivy! Menunduk!" Teriakan Arthur menggelegar dari kejauhan.Bukannya menunduk karena takut, Ivy justru melepas sepatu hak tingginya dengan cepat. Saat motor itu b

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Mencolok

    "Keringat ini adalah hasil kerja kerasku untuk tetap kuat menjagamu, Sayang. Kau harus menghargainya." Arthur mencium leher Ivy dengan beringas, memberikan gigitan-gigitan kecil yang membuat Ivy mendesah pasrah di antara tawanya.Ketegangan kecil seperti ini jauh lebih menyenangkan bagi Ivy daripada harus berhadapan dengan keluarga Vance. Ia menyukai fakta bahwa sekarang satu-satunya masalah di hidupnya adalah bagaimana cara membujuk suaminya agar tidak membeli seluruh toko es krim hanya karena Anna bilang dia suka rasa stroberi.Arthur mendominasi Ivy di tengah ruangan gym yang luas itu. Gairah yang muncul terasa lebih ringan dan manis, seolah perayaan atas kebebasan yang akhirnya mereka dapatkan. Arthur menyentuh Ivy seolah-olah istrinya adalah harta paling berharga yang kini tidak lagi memiliki ancaman dari luar."Katakan," perintah Arthur di sela-sela napasnya yang mulai memburu. "Siapa yang paling menyebalkan di duniamu saat ini?""Kau Arthur Sterling. Kau pria paling keras kepal

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Strategi

    "Kau benar-benar tidak bisa duduk manis di kursi itu, Sayang? Meretas protokol peledakku adalah cara paling cepat untuk membuatku jantungan, bukan cara untuk membantuku."Teguran Arthur berderak melalui frekuensi radio khusus yang tersambung ke anting-anting mutlak yang Ivy pakai. Di layar monitor markas Aegis, Ivy bisa melihat ikon helikopter Arthur sudah berada tepat di atas titik panas dermaga selatan. Ivy tidak berhenti mengetik, justru jemarinya bergerak seperti kilat di atas papan ketik virtual, menembus lapisan enkripsi yang sengaja disembunyikan Dalton Vance di balik menara pemancar."Kalau aku duduk manis, kau akan meledakkan diri bersama Beatrice dan Dalton hanya karena egomu terlalu tinggi untuk membiarkan mereka hidup sebagai saksi, Arthur. Aku tidak butuh pahlawan mati, aku butuh suamiku tetap bernapas," sahut Ivy tajam. Ia menekan tombol execute, dan seketika tiga titik hijau muncul di peta taktisnya. "Aku sudah mematikan sistem radar mereka. Dalton tidak bisa mengirim s

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Licik

    Markas inti Aegis terletak di sebuah bunker bawah tanah di bawah menara pencakar langit Sterling. Di sana, ratusan analis bekerja di depan layar-layar raksasa yang menampilkan aliran data global. Begitu Ivy dan Arthur masuk, atmosfer di sana seketika berubah menjadi sangat siaga."Lacak sinyal dari folder 'Genesis-Override'. Folder itu dipasangi pelacak radioaktif cair, bukan?" perintah Arthur pada kepala analis."Sedang dilacak, Tuan. Sinyalnya muncul di area dermaga lama, tempat yang sama dengan gudang koordinat kemarin."Ivy mengernyit. "Mereka kembali ke sana? Itu terlalu mudah. Dalton Vance tidak sebodoh itu.""Mereka tidak sedang bersembunyi. Mereka sedang memanggil kita," ucap Arthur dingin. Ia menarik Ivy menuju ruang kendali pribadi yang dibatasi kaca anti peluru.Di dalam ruangan itu, Arthur menekan beberapa tombol dan seketika layar menampilkan video pesan yang dikirim secara anonim. Di layar, Beatrice Sterling berdiri dengan wajah yang penuh dengan dendam. Di sampingnya, s

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Janji

    "Aku melakukannya karena aku tidak bisa membayangkan duniaku berhenti berputar jika aku kehilangan koordinatmu selama satu detik saja." Arthur mencium leher Ivy, memberikan gigitan kecil yang membuat Ivy mendesah pelan. "Kau adalah jantung dari Aegis, Ivy. Aku tidak akan membiarkan jantungku berdetak tanpa pengawasanku."Ivy merasakan tangannya yang terkunci mulai lemas. Ia membenci betapa mudahnya Arthur mengubah kemarahannya menjadi gairah. "Kau selalu punya alasan, ya, Monster Posesif.""Monster ini sangat lapar sekarang." Arthur melepaskan kuncian di tangan Ivy, tapi ia langsung menyusupkan tangannya ke balik kemeja tidur Ivy yang tipis.Gairah yang menyusul di atas tempat tidur itu terasa lebih intens daripada hari-hari sebelumnya. Penyingkapan tentang Proyek Genesis membuat Arthur seolah ingin mengklaim Ivy berkali-kali lipat lebih beringas. Ia menyentuh Ivy seolah-olah ia sedang mencoba menghapus setiap tanda tangan kontrak lama dari tubuh istrinya, menggantinya dengan tanda ke

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Merepotkan

    "Arthur, kalau kau terus meremas gelas wiski itu seolah-olah itu leher Xander, kau akan berakhir dengan pecahan kaca di tanganmu, dan aku tidak sudi membalut lukamu tengah malam begini."Ivy menyandarkan punggungnya di jok kulit limusin yang bergerak halus. Ia melirik Arthur yang duduk di sampingnya. Pria itu tampak seperti patung es yang sedang mendidih di dalam, rahangnya mengeras, dan matanya tidak sedetik pun lepas dari layar tablet yang menampilkan rincian data 'Proyek Genesis 1994'."Dia menyentuh Anna, Ivy. Dia meletakkan ancaman tepat di depan mata anak itu." Suara Arthur tajam yang biasanya membuat para pialang saham di bursa seketika menghentikan transaksi mereka karena takut. "Xander sudah melewati batas. Aku seharusnya membiarkan helikopter itu meledak saat dia masih di dalamnya.""Jadi itu membuatku menjadi saksi pembunuhan di depan anak kecil?" Ivy mendengkus. Ia merenggut tablet dari tangan Arthur, mengabaikan tatapan tajam suaminya. "Berhenti menjadi diktator selama li

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status