Home / Romansa / Gairah Salah Sasaran / Bab 14 | Dominasi Killian

Share

Bab 14 | Dominasi Killian

Author: MAMAZAN
last update publish date: 2026-07-30 15:30:36

Bab 14

"Ian?" ulang Irish memastikan.

"Hmm, seingatku namanya Ian," sahut Irina santai, mengingat-ingat suara berat pria bertato gagak yang sempat membisikkan nama itu di telinganya.

Irish tersenyum tipis, lalu mendadak memajukan tubuhnya untuk menggoda sang adik. "Apa dia tampan?" tanyanya sambil memainkan matanya dengan nakal ke arah Irina.

Blush...

Wajah Irina seketika memerah merona hingga ke ujung telinga. Ia dengan cepat mengalihkan pandangannya, menepis tangan Irish pelan. "Ck! Biasa saj
MAMAZAN

Apa malam ini akan terungkap?

| 3
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
NING
Si Kiloan harus tau kalau mereka kembar
goodnovel comment avatar
Nia Khair
irish dan Iriana sweet banget thorrr,, jangan rusak hubungan mereka cuma gara laki2 hikz hikz. dah berasa jadi mama Bella aja aku khawatirnya
goodnovel comment avatar
MAMAZAN
wkwkkwkw seru gak nih ? >< selalu tinggalin komentar ya kaka beb
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Gairah Salah Sasaran   Bab 44 | (21+) Sungguh Berbeda

    Bab 44"Oh shit! Ahkk!"Slurrp! Slurrp!Suara jilatan di bawah sana bukti nyata betapa basahnya inti tubuh Irina saat ini. “Oh my… Ian…”Pria di hadapannya tak memberi ampun sedikit pun.“Ahh! Ah!” Irina terus mendesah pasrah, meremas sprei di bawah tubuhnya. Killian melakukannya sungguh berbeda dibandingkan dua malam sebelumnya. Meskipun kini terasa jauh lebih intens dan kuat, pria itu memperlakukannya begitu penuh perasaan.Sentuhan usapan, belaian lembut di kulitnya, hingga remasan perlahan di payudaranya memicu reaksi gila di seluruh syaraf tubuh Irina.“Ian… Ian… Aku keluar…!” jerit Irina tertahan.Irina menaikkan pinggulnya spontan, tubuh cantiknya menegang hebat bersamaan dengan semburan cairannya yang keluar.Slurp!Killian menjilat dan menelan cairan itu tanpa ragu, lalu bergerak naik menyejajarkan tubuhnya untuk kembali melumat bibir merona Irina. Mereka berciuman dengan lembut, saling memagut dan menuntut pasokan udara.Di sela ciuman memabukkan itu, tangan Irina bergerak t

  • Gairah Salah Sasaran   Bab 43 | (21+) For Being With Me

    Bab 43Bruk!Killian terduduk cukup keras di lantai kamar, tubuh tinggi menjulangnya seketika roboh hilang tumpuan tepat setelah pintu suite hotel itu tertutup rapat."Ian!"Mata Irina membelalak kaget. Tanpa memedulikan tas mewahnya yang terlempar asal ke lantai, ia bergegas ikut berlutut di hadapan pria itu. Tangannya bergerak cepat menahan bahu Killian yang bidang."Hey, kamu kenapa, Ian?!" tanya Irina panik, kecemasan merayapi seluruh nadinya.Bruk!Bukannya menjawab, Killian justru melingkarkan kedua lengan kokohnya di pinggang Irina, menjatuhkan kepalanya di celah leher wanita itu dan memeluk tubuhnya teramat erat. Irina dapat merasakan dengan jelas helaan napas Killian yang terasa amat berat, memburu, dan bergetar halus."Ian?" bisik Irina pelan, jemarinya refleks terangkat mengelus rambut gelap pria itu."Hmm..."Hanya sebuah gumaman berat dan serak yang lolos dari tenggorokan Killian. Pr

  • Gairah Salah Sasaran   Bab 42 | Temani Aku

    Bab 42"Ada apa ribut-ribut di sana?" gumam Irina pelan begitu melangkahkan kakinya menembus remang-remang lampu dan dentuman musik klub malam tersebut.Irina memicingkan matanya sejenak ke arah kerumunan orang yang tengah riuh di sudut ruangan. Namun, karena tidak ingin ikut campur dalam masalah orang lain, ia berlalu begitu saja. Bagi wanita yang sudah terbiasa dengan suasana malam seperti ini, keributan kecil di dalam klub adalah hal biasa yang tak perlu dipusingkan.Ia melangkah santai menuju area bar, lalu mendaratkan tubuhnya di atas kursi tinggi tepat di depan bartender. "Wine, please," pintanya pada sang bartender.Sang bartender yang sudah cukup mengenali wajah Irina mengangguk ramah, dengan sigap menyajikan pesanannya. "Silakan, Nona."Irina menerima gelas berkaki tinggi itu, lalu meneguk anggur merahnya perlahan sembari melirik sekilas ke arah sudut ruangan yang semakin riuh oleh teriakan. "Kenapa keributan di sana tidak diamankan?" tanya Irina santai."Ah, itu, Nona... sep

  • Gairah Salah Sasaran   Bab 41 | Pelampiasan

    Bab 41“Tuan, Anda baik-baik saja?”Suara Lucas bergetar dipenuhi kecemasan. Killian kini sudah terduduk di kursi kebesarannya di dalam ruang kerja pribadinya yang megah. Napasnya berembus satu-satu, sementara kedua telapak tangannya terkepal amat erat di atas permukaan meja hingga otot-otot lengannya menegang. Serangan anxiety dan puncak amarah pasca-rapat tadi meremas dadanya tanpa ampun.Melihat Killian yang membisu tak sanggup menjawab, Lucas dengan sigap melangkah menuju brankas kecil di sudut ruangan, mengambil botol obat pribadi milik tuannya beserta segelas air.“Tuan, diminum dulu obatnya,” bisik Lucas menyodorkan butiran obat tersebut.Killian menyambar obat itu dan segera menelannya tanpa ragu, lalu memejamkan mata rapat-rapat. Ia bersandar pada kursi kulitnya, mengatur napas pelan-pelan demi mengendalikan detak jantung dan pikiran yang berkecamuk di kepalanya.Beberapa menit berlalu dalam kesunyian. Perlahan, obat penenang itu mulai bekerja menjinakkan gelombang kecemasan

  • Gairah Salah Sasaran   Bab 40 | Jangan Mengusikku

    Bab 40“Kami ingin Anda memilih salah satu, menjadi pimpinan di Russo Group atau menjadi seorang dokter!”Killian menyunggingkan senyum sinis nan dingin. Tubuh tegapnya yang dibalut jas formal mahal duduk mematung di ujung meja rapat, memancarkan aura dominasi yang mencekam.“Apa Anda sedang bercanda menyuruhku untuk memilih?” desis Killian tajam, matanya mengunci pria tua yang baru saja berani melontarkan ancaman tersebut.Bukan jawaban mengalah atau alasan defensif yang diberikan Killian. Sebaliknya, pria itu justru memberikan pukulan mental yang telak.Dua belas pemegang saham utama di ruangan itu saling melempar pandangan gelisah, mencoba menutupi kegugupan mereka dari tatapan membunuh sang pemimpin.“Tentu saja kami tidak bercanda! Kami tidak ingin perusahaan raksasa ini dipimpin sesuka hati seperti ini! Bagaimana masa depan Russo Group jika fokus Anda terbagi? Di sini bukan tempat untuk bermain-main, Killian!” gertak salah satu anggota dewan direksi senior berusaha mempertahankan

  • Gairah Salah Sasaran   Bab 39 | Killian Cassian Russo

    Bab 39Di tengah padatnya jam pelayanan Rumah Sakit Monschau, Killian terpaksa membatalkan dan menjadwalkan ulang seluruh kegiatannya hari ini. Sebuah panggilan telepon darurat dari asisten pribadinya membuat sang dokter harus meninggalkan rumah sakit lebih awal.Kini, Killian telah menanggalkan jas dokter putihnya. Ia duduk di kursi belakang mobil sedan mewah yang melaju membelah jalanan kota. Sosoknya menjelma menjadi mode seorang pemimpin perusahaan yang dingin, memancarkan dominasi yang teramat kuat dalam balutan jas formal berwarna gelap berpotongan sempurna."Jadi, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Killian dingin dengan nada intimidatif yang teramat pekat.Lucas, yang fokus mengemudi di balik kemudi, melirik sekilas melalui kaca spion tengah. "Semua pemegang saham serempak menuntut rapat darurat hari ini, Tuan.""Iya, untuk apa?!" geram Killian, memicingkan matanya penuh keharusan."Sepertinya mereka mendapat desas-desus jika Anda lalai mengurus perkembangan perusahaan selama.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status