Share

Stigma Bullshit

Author: Money Angel
last update publish date: 2025-10-10 22:31:20

‘Kalau aku besar nanti, aku janji bakalan selalu ada di setiap ulang tahun Kakak.’

‘Aku yang udah besar nanti nggak akan biarin Kakak nangis lagi karena apa pun.’

Suara bocah laki-laki itu terngiang lembut di kepala Hana, seiring kilatan cahaya lilin kecil di hadapannya. Dulu, ucapan itu cuma terdengar seperti janji polos anak remaja yang belum mengerti dunia. Tapi sekarang, di ruangan kerja yang gelap dan sepi, kenangan itu justru menyesakkan dada.

Hana tertegun. Air mata yang sempat dihapus p
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Amarah Tidak Terbendung

    Ruang pertemuan kembali gaduh dengan gemuruh bisik-bisik para pemburu berita. Hingga sampai suara Adam kembali memecah kegemparan tersebut.“Dan perlu kalian ketahui juga....”Kerumunan mulai membuka mata dan telinga mereka lagi.“Jika saja saya tidak bertemu Hana, mungkin saja... Sampai detik ini saya ataupun Ayah saya tidak akan bertemu dengan Ibu kandung saya.”Gemuruh suara mulai pecah kembali, tapi Adam tidak peduli. Ia kembali menceritakan hubungan Bunga dan Hana dengan jelas.Membuat setiap pikiran kotor tentang Hana sebelumnya memudar bersih, hingga kini mulai beropini.“Jadi, jika ada tuduhan tentang sihir atau semacamnya yang telah dituduhkan kepada istri saya, saya tidak sepenuhnya menyangkal. Karena itu bersifat gaib dan tidak bisa dicerna secara logika.”“Tapi bisa saya katakan, jika sihir itu memang ada. Ya, saya rasa saya sudah terkena sihir oleh Tuhan, sehingga bisa jatuh cinta pada wanita tepat, yang ternyata menjadi jembatan kebahagiaan saya dan orang tua saya.”“Set

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Konferensi Pers

    Tidak menunggu terlalu lama. Hanya sekitar dua jam kemudian, internet mendadak berubah aneh.Beberapa akun gosip yang tadi paling brutal menghina Hana tiba-tiba hilang. Postingan viral mulai lenyap satu per satu. Video editan yang tadi memenuhi beranda mendadak tidak bisa diputar.Bahkan beberapa hashtag yang sempat trending perlahan menghilang dari pencarian, dan netizen mulai bingung sendiri.“Eh? Kok postingannya ilang?”“Loh akun gosip tadi ke-ban?”“Anjir cepet banget dibersihin.”“Kayaknya yang diserang bukan orang biasa deh…”Namun kekacauan belum berhenti karena tepat pukul sebelas siang, Aegis Group resmi mengumumkan konferensi pers darurat. Dan kali, bukan Adam saja yang hadir, melainkan Surya J. Mahendra sendiri.***Ruang konferensi utama Aegis Tower dipenuhi wartawan dari berbagai media besar nasional.Kamera, mikrofon, dan sorot lampu. Semuanya langsung menegang begitu Surya dan Adam muncul bersamaan.Dua generasi keluarga Mahendra duduk berdampingan, dan aura keduanya b

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Dihujat Satu Negara

    Pagi itu... Jagat maya Jakarta mendadak heboh.Satu video pendek berdurasi tiga puluh detik tiba-tiba menyebar liar di media sosial. Video yang memperlihatkan Hana sedang bersandar nyaman di dada Adam di lounge hotel mewah.Ditambah potongan lain saat Adam membukakan pintu mobil untuk Hana. Tatapan lembut, sentuhan kecil, dan cara Adam memandang Hana.Dan yang paling fatal… perbedaan usia mereka yang langsung dijadikan bahan gorengan publik.Karena seseorang dengan sengaja menyebarkan narasi tambahan seolah hubungan mereka adalah sesuatu yang “menyimpang”. Dan dalam hitungan jam... nama Hana langsung meledak di internet.***“WOI INI CEWEK YANG VIRAL ITU BUKAN SIH?!”“Buset… beda umurnya jauh banget!”“Fix ini mah ada pelet!”“Cowok sekaya gitu mau sama dia? Dukun level nasional pasti!”“Katanya dulu tutor les ya? Jijik banget nggak sih grooming anak orang!”“Anjir berarti dari kecil udah diincer!”“Kasihan Si cowok, asli… cowok ganteng kaya kena manipulasi cewek licik.”“Coba lihat m

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Bisikan Kebencian Untuk Hana

    Wajah Mona langsung pucat, akan tetapi Surya jelas belum memulai apapun.Tatapannya kembali jatuh pada kotak kalung di tangan Mona sebelum akhirnya berbicara santai pada manajer butik.“Mr. Daniel.”“Y-Yes, Sir?”“Why is my daughter-in-law being disturbed inside her own store?”Deg... Senyap kembali terasa. Seluruh staf butik langsung membeku.Sementara Mona… benar-benar tidak mengerti apa yang baru saja ia dengar, “Punya dia?”Hana sendiri sampai refleks menoleh cepat ke arah Surya, “Pa?”Namun Surya justru terlihat santai luar biasa, seolah baru saja mengatakan sesuatu yang biasa.Manager butik langsung berdehem kecil sebelum akhirnya tersenyum sopan ke arah Hana, “Sebenarnya saya memang sedang mencari Anda, Nyonya Hana.”“Hah?”“Dokumen akuisisi butik VÉLORÉ Maison sudah selesai sepuluh menit yang lalu.” jelas pria itu profesional. “Dan Pak Surya meminta kepemilikan butik ini dipindahkan atas nama Anda sebagai hadiah pernikahan.”Blank. Otak Hana langsung kosong, “…apa? Gimana, Pak

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Barang Bekas

    Pelayan butik tampak serba salah, “Maaf, Nona Mona…” ucapnya hati-hati. “Kalung itu sedang dipilih oleh Mbak Hana.”Namun Mona bahkan tidak menoleh. Matanya masih sibuk memperhatikan liontin lily kecil itu sambil tersenyum tipis penuh kepuasan.“Terus kenapa?” jawabnya santai. “Dia kan belum bayar.”Hana masih diam memandang perempuan di depannya itu. ia benar-benar tidak menyangka akan bertemu Mona di tempat seperti ini.Dan lebih tidak menyangka lagi… wanita itu masih sama menyebalkannya.Pelayan butik mencoba tersenyum profesional meski mulai panik.“Tapi sesuai prosedur, barang yang sedang dilihat customer lain tidak bisa langsung diambil begitu saja, Nona.”Mona akhirnya menoleh malas. “Ya sudah sekarang aku yang lihat, kan?” katanya enteng sambil melirik sinis ke arah Hana. “Masalah buat kamu?”Hana menghela napas kecil. Kalau orang lain mungkin sudah tersinggung, tapi Hana justru terlalu malas berdebat.Namun Mona tampaknya tidak berniat berhenti sampai di situ. Tatapannya mula

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Take All

    Siang itu, Hana benar-benar tidak menyangka dirinya akan “diculik” mendadak oleh Surya.Awalnya pria itu hanya datang santai ke kantor cabang Aegis tempat Hana sedang membantu beberapa laporan desain interior hotel.Namun baru lima menit mengobrol, Surya tiba-tiba berkata, “Temenin Papa sebentar.”Dan sekarang…Hana berdiri bengong di depan butik mewah tiga lantai yang bahkan pintu kacanya saja terlihat lebih mahal dari kontrakan orang.Tulisan besar berwarna emas terpampang elegan di bagian depan—VÉLORÉ Maison—Brand fashion mewah langganan sosialita kelas atas.Di dalamnya, semuanya terlihat berkilau. Tas, sepatu, jam tangan, perhiasan, aksesoris, gaun, sampai syal kecil pun terlihat mahal secara menyakitkan.Hana sampai refleks memegang tas lamanya sendiri, “Pa…” bisiknya pelan. “Kita yakin masuk sini?”Surya malah santai memasukkan tangan ke saku celana, “Why not?”“Harga sendalnya aja mungkin bisa buat nyicil motor…”Surya langsung tertawa kecil.Begitu mereka masuk, beberapa staf

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   82 Fakta Miris Masa Lalu

    Ruang belakang rumah makan kecil itu sunyi. Hanya suara angin malam yang berdesis lembut di celah jendela. Bunga—atau Flo—berdiri dengan kedua tangannya saling meremas, sementara Surya menutup pintu perlahan, seolah takut suara itu akan memecahkan sesuatu yang rapuh di antara mereka.Untuk beberapa

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Dia Mamaku

    Suasana sore di dapur rumah Hana terasa tenang, hanya terdengar suara sendok beradu pelan di cangkir teh yang baru saja ia aduk. Udara membawa aroma jahe hangat yang menenangkan. Tapi hati Hana justru sebaliknya, penuh tanda tanya yang menumpuk sejak kejadian di pasar tadi.Ia memandangi jendela, d

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Aku Belum Siap

    Suara itu nyaris tak terdengar, hanya getar di udara.Surya menunduk sedikit, menatapnya dengan mata yang basah tapi tenang,.“Iya, Flo. Aku.”Bisikan itu cukup untuk membuat beberapa orang yang masih mengamati menahan napas. Ibu penjual daging yang tadi lantang kini sibuk menutup mulut dengan tang

  • Gelora Cinta Bos Berondong Manisku   Pertemuan Julian Dan Flo

    Pagi itu langit belum terlalu terik. Pasar tradisional penuh suara teriakan pedagang, gesekan plastik, dan aroma sayur segar yang berpadu dengan bau tanah basah sisa hujan semalam.Surya berjalan di belakang Hana, membawa tas belanjaan besar yang setengah penuh. Menantunya itu asyik menawar ikan te

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status