Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

last update最終更新日 : 2026-04-28
作家:  Caramellyたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
評価が足りません
5チャプター
1ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Wanita Kuat

Drama

Harem

Kampus/Sekolah

Pembalasan Dendam

Identitas Tersembunyi

Jenderal

Goodgirl

Daisha Anantaraya datang ke akademi untuk mencari sang kakak. Namun, ia harus menyembunyikan identitasnya sebagai anak laki-laki untuk bisa masuk ke akademi. Berada di antara para tuan muda dan para pangeran menimba ilmu dan hidup di dalam asrama yang diisi oleh kaum pria. Akankah Daisha berhasil mewujudkan impiannya, atau identitasnya lebih dulu terbongkar?

もっと見る

第1話

Akademi Elit

“Tuan Muda, kita sudah sampai di akademi.”

Sosok itu perlahan turun dari kereta kuda. Diedarkannya pandangan ke sekeliling, mengamati bangunan megah di hadapan. Lambang Kekaisaran terukir di atas ujung genteng, plakat mengukir sebuah nama “Nobilis Akademi” di atas aula utama pintu masuk akademi.

Pandangannya beralih ke arah orang-orang yang berlalu-lalang. Kereta mewah datang silih berganti, mengantarkan para tuan muda dari keluarga bangsawan untuk memulai ajaran baru. 

“Ini barang bawaan Anda, Tuan Alden,” ucap si pelayan.

Sosok itu mengangguk. "Pergilah ke rumah yang sudah disiapkan. Aku akan segera mengirimkan surat."

"Baik.” Pelayan itu membungkuk. “Mohon jaga diri Anda, Tuan.”

Selepas pelayan itu pergi bersama kereta kuda, seorang pengurus akademi muncul.

“Tuan Alden Shankara?” tanyanya, dan sosok itu mengangguk. “Silakan bawa barang bawaan Anda dan ikut saya ke Paviliun Cakrawala.”

Sosok itu mengangkat barang bawaannya. Meski tubuhnya yang tampak kecil bila dibandingkan dengan laki-laki seusianya, ia tidak kewalahan membawa kopor yang besarnya setengah badan pria dewasa.

Sesampainya di ruangan yang akan menjadi kamarnya di akademi ini, ia mengucapkan terima kasih pada si pengurus akademi dan bergegas masuk. 

Ruangannya kosong, teman sekamarnya belum kelihatan–mungkin masih sibuk jalan-jalan.

Di sini, sosok itu menghela napas lega.

“Aman … sejauh ini tidak ada yang curiga,” gumamnya. “Jika mereka tahu aku perempuan, tamat sudah.”

Sosok itu–Daisha–segera mengunci pintu kamar dan membuka atasannya untuk membetulkan kain korset yang membebat dadanya. Ia tidak mau tonjolan dadanya kelihatan dan membuat orang-orang curiga.

Ini memang tekad gilanya, menyusup ke dalam akademi elit khusus laki-laki untuk mencari informasi mengenai kakaknya. Belasan tahun yang lalu, setelah orang tua mereka meninggal, keduanya terpisah. Daisha kemudian diadopsi oleh seorang bangsawan dari utara.

Menggunakan semua informasi yang bisa ia peroleh, Daisha mendengar bahwa sang kakak terikat dengan akademi ini dengan identitas baru. Hanya sampai sana saja.

Daisha pun kesal karena–ia tahu di mana sang kakak tapi tidak tahu siapa kakaknya. Pun, bodohnya, ia tidak ingat wajah kakaknya.

“Mau bagaimana lagi,” gumam Daisha, memikirkan keputusannya. “Tapi sudah sejauh ini, jadi aku coba dulu.”

Ia kemudian memutuskan untuk berjalan melintasi koridor panjang, hingga tiba di sebuah taman yang terhubung dengan bangunan asrama, ditutupi dinding tinggi yang membentang luas. 

Ketika ia memasuki halaman utama, Daisha mendengar suara tawa menggelitik bercampur dengan gemericik air.

Tiba-tiba suara tawa keras segera terdengar dari sisi kolam.

Tiga orang tuan muda berdiri di sana, sementara seorang pemuda lain berada di dalam air. Buku-buku dan tasnya mengapung di permukaan kolam. Ia berusaha memanjat keluar, namun salah satu dari mereka menekan bahunya dengan kaki.

“Berani sekali rakyat jelata sepertimu tinggal di paviliun ini,” ejeknya. “Sesuai namanya, akademi ini hanya untuk para bangsawan! Orang miskin sepertimu tidak layak berada di sini.”

Yang lain tertawa sambil melemparkan sebuah buku lagi ke dalam kolam.

Daisha berhenti beberapa langkah dari mereka. Dilihat dari seragam mereka, ia bisa tahu kalau ketiga perundung itu salah seniornya. Ia sebenarnya tidak ingin mencampuri urusan siapa pun di tempat ini. Terlalu banyak perhatian hanya akan mempersulit penyamarannya.

Namun, tubuhnya berkata lain. Kakinya tetap bergerak maju.

“Astaga, Senior. Kalian mengotori kolam.” Daisha berucap dengan nada ringan.

Ketiganya menoleh bersamaan.

Daisha berjalan mendekat dengan senyum. Ia kemudian menunduk dan mulai memunguti buku-buku yang sudah basah, sebelum kemudian mengulurkan tangan pada pemuda yang masih berada di dalam kolam.

Pemuda itu ragu sejenak sebelum meraih tangannya. Daisha menariknya keluar dengan satu tarikan kuat.

“Apa kau baik-baik saja?” tanyanya.

Pemuda itu mengangguk cepat sambil memeluk tasnya yang basah. 

“Terima kasih.”

Salah satu tuan muda mendengus. “Siapa kau?” tanyanya sinis. “Berani sekali ikut campur.”

Daisha menggeleng. “Senior, saya hanya membantu. Kalian akan mendapatkan masalah jika ketua siswa tahu kalian mengotori kolam,” ucapnya tenang dan ringan.

Namun, jelas saja itu dianggap pembangkangan oleh para tuan muda tersebut. Salah satu di antara mereka langsung mencengkeram bagian depan seragam Daisha dan menariknya kasar. Lalu tanpa diduga oleh semuanya–

Sreeekk!

Kain luar robek dengan suara pendek. Kerah yang menyilang terbuka, memperlihatkan lapisan pakaian putih di dalamnya.

Mata si tuan muda itu membeku. Begitu juga milik Daisha.

Sebelum ada yang bereaksi, sebuah tinju mendarat lebih dulu di wajah pemuda senior tersebut, membuatnya terhuyung beberapa langkah sebelum jatuh ke tanah dengan darah mengalir dari hidungnya.

“Sial,” batin Daisha panik sembari membetulkan pakaiannya. “Ia tidak lihat, kan!?”

Sementara itu, tampaknya dua kroco yang lain lebih marah karena Daisha berani memukul kawannya.

“Beraninya kau!”

Salah satu dari mereka mengeluarkan belati dari balik pakaiannya.

Daisha menatap awas, memperhatikan gerakan lawan dengan penuh perhitungan sementara otaknya langsung berpikir keras.

Bagaimana caranya keluar dari situasi ini?

Tiba-tiba telinganya menangkap suara langkah kaki dari arah koridor paviliun. 

Seketika, Daisha mengambil satu langkah berani. 

Gadis itu melangkah maju dengan cepat, mendekati pemuda dengan belati terhunus tersebut sampai-sampai mengejutkan si pembawa belati. Lalu–

–Daisha memukul wajahnya sendiri, mengakibatkan bibirnya robek dan berdarah.

“Tuan Muda!” seru Daisha dengan suara keras dan tidak terima. “Kenapa Anda memukul saya!?”

Pemuda yang memegang belati itu membeku. Matanya tidak seawas tadi.

Sebelum lawannya sempat memahami apa yang terjadi, Daisha langsung meraih pergelangan tangan pemuda itu dan menariknya ke depan.

Sekarang belati itu tepat berada di lehernya.

“T-Tuan Muda, apa salah saya?” ucap Daisha dengan suara bergetar, tapi cukup keras untuk menarik perhatian. Terbukti langkah-langkah kaki itu kini makin dekat. “Mohon ampuni saya, Tuan–”

“Apa yang terjadi di sini!?”

Suara itu bukan suara pengawal akademi.

Seorang pria muncul diikuti beberapa sosok yang tampaknya merupakan pengawal pribadi. Tatapannya dingin menyapu ke arah tuan muda yang masih menodongkan belati ke leher Daisha. 

Tuan muda kedua langsung membeku. Belati jatuh ke tanah. Daisha ikut terjatuh, napasnya tersenggal dengan wajah menunduk. Goresan tipis dari belati meninggalkan jejak darah yang merembes pelan di lehernya.

"Yang Mulia Putra Mahkota!" Tuan muda langsung bersujud.

Daisha ikut bersujud, ia memejamkan matanya. Tidak bisa berpikir jernih.

Ia hanya ingin menemukan kakaknya. Kenapa ia harus ikut campur? Kenapa ia tidak bisa diam saja tadi dan memanggil pengawal, mungkin? Kenapa ia harus terjun langsung?

Sungguh tidak lucu kalau dirinya langsung dikeluarkan, di hari pertama ia masuk! Lagipula--

"Kau baik-baik saja?"

Daisha mendongak. Ia menatap sang putra mahkota yang sedang membungkuk di hadapannya sembari mengulurkan tangan ke arah Daisha.

"E-eh?"

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
5 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status