共有

Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi
作者: Wangsa

Bab 1

作者: Wangsa
"Aku punya urusan di dunia lain. Tiga hari lagi, aku akan datang untuk membawamu pulang."

Suara mekanis Sistem yang familier kembali terdengar. Tatapanku kosong, wajahku pucat pasi. Sudut bibirku memaksakan sebuah senyum pahit sambil berbisik lirih, "Aku akan menunggumu."

Sepuluh tahun yang lalu, aku memilih untuk tetap tinggal. Kupikir, aku bisa bersanding dengan Bobby Fersa hingga maut memisahkan. Kupikir, aku tidak akan pernah lagi berurusan dengan Sistem. Siapa sangka, sepuluh tahun kemudian, aku tetap kalah oleh kenyataan.

Pintu terbuka, Bobby telah pulang.

Wajahnya yang dingin, seketika melembut saat melihatku, lalu mengulas senyum hangat. Dia melangkah cepat ke arahku dan langsung memelukku erat.

"Dea, kenapa hari ini kamu nggak mengirimkan makan siang untukku? Aku lapar sekali."

Suaranya terdengar sedikit merajuk saat berkata, "Biasanya kamu selalu mengirimkan makan siang."

Aku menatap wajahnya yang pura-pura bersedih, lalu menundukkan pandangan dan berkata pelan, "Aku lupa."

Pekerjaan Bobby sangat sibuk, dia sering lupa makan hingga menderita penyakit lambung. Akulah yang setiap hari mempelajari resep masakan dan perlahan memulihkan kesehatannya. Namun, dia masih memiliki kebiasaan lama. Perutnya akan sakit jika tidak makan.

Aku tidak tega melihatnya menderita, jadi aku selalu memasak sup dan mengirimkan makan siang setiap hari tanpa absen selama sepuluh tahun. Namun hari ini, aku benar-benar lupa.

Melupakan kiriman makan siang hanya hal kecil. Ada banyak hal lain yang mulai kulupakan.

Dulu Sistem pernah berkata, tidak ada orang yang memilih menetap, yang bisa menua bersama target misinya. Aku tidak percaya.

Sistem pun bertaruh denganku. Jika perasaan Bobby berubah, aku akan kehilangan ingatan tentangnya secara bertahap, dan tubuhku akan melemah hingga akhirnya mati.

Sebenarnya, ingatanku sudah mulai menghilang sejak lama, hanya saja aku baru menyadarinya sekarang.

Bobby menundukkan kepalanya, menyentuhkan keningnya ke keningku, dan menatapku dalam-dalam. "Benar-benar lupa? Atau karena dua hari lalu aku di rumah sakit merawat Lina dan mengabaikanmu, jadi kamu sengaja membiarkanku kelaparan?"

Aku menggeleng. "Benar-benar lupa, karena Sistem ...."

"Sudahlah." Bobby tampak sedikit tidak berdaya.

Dia menghela napas lalu berdiri dan berkata, "Dea, kita sudah menikah selama sepuluh tahun, apa aku belum cukup baik padamu? Aku tahu di dunia ini nggak ada yang namanya Sistem. Jangan gunakan alasan itu lagi untuk mengancamku!"

Mendengar hal itu, aku duduk dengan tubuh kaku dan menatapnya dengan nanar.

Ternyata selama ini dia tidak pernah memercayaiku, dia hanya menganggapku berbohong.

Jika itu aku yang dulu, mungkin aku akan berusaha mati-matian untuk menjelaskan. Namun sekarang, itu tidak penting lagi. Tiga hari lagi aku akan pergi, jadi apakah dia percaya atau tidak, itu bukan masalah bagiku.

Saat itu, Bobby mengeluarkan sebuah kotak indah dan membukanya di tanganku. Di dalamnya ada sebuah bros yang bertahtakan batu rubi.

"Sayang, jangan marah lagi, ya? Aku mengaku salah."

"Bros ini pesanan khusus edisi terbatas, hanya ada dua di dunia. Kamu pasti terlihat cantik memakainya. Besok adalah hari ulang tahun pernikahan kita, ayo kita bawa Samuel pergi ke Taman Sakura di pinggir kota, bagaimana?"

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

最新チャプター

  • Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi   Bab 10

    Suara David berteriak minta tolong dengan keras menarik kami keluar dari suasana aneh tersebut. Aku segera menoleh dan melihat David, yang entah sejak kapan telah terjatuh ke dalam danau. Dia sedang berjuang agar tidak tenggelam sambil berteriak, "Ibu!"Insting bertindak mengalahkan pikiran. Dengan cemas aku terjun ke danau, menarik David ke tepi, dan memeriksanya dengan teliti.Aku menoleh dan baru menyadari bahwa Samuel juga sedang berjuang di dalam danau. Namun, tadi mataku hanya tertuju pada David, hingga aku sama sekali tidak menyadari bahwa Samuel juga memanggilku.Bobby saat ini telah menyelamatkan Samuel ke darat.David menarik ujung bajuku dengan takut, dia meminta maaf dengan perasaan bersalah, "Ibu, maafkan aku." Lalu dia menambahkan, "Ibu hebat sekali bisa berenang."Aku mengusap air matanya dengan lembut dan tersenyum. "Nggak apa-apa, kamu ‘kan anak Ibu, sudah seharusnya Ibu melindungimu. Nanti setelah kita pergi dari sini, Ibu akan mengajarimu berenang, oke?"Mata David b

  • Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi   Bab 9

    "Dea, aku alergi alkohol. Saat itu negosiasi bisnis yang kualami sangat penting, kamu bilang ingin membantuku. Jadi kamu sendirian menghabiskan semua minuman dalam pertemuan itu dan membuat tujuh atau delapan bos di pihak lawan tumbang. Saat aku membawamu pulang, baru kusadari seluruh tubuhmu bengkak kemerahan. Kamu demam dan muntah-muntah. Dalam kondisi seperti itu pun, kamu masih bilang kamu sanggup minum lagi. Saat itu, aku baru tahu kalau kamu juga punya alergi ringan.""Dulu kamu begitu mencintaiku."Dia bicara sambil menatapku penuh harap. Seolah-olah melalui tindakan menyiksa diri ini, dia bisa membuatku ingat kembali.Jika begitu, dia pasti akan sangat kecewa. Karena pembersihan ingatan yang dilakukan Sistem sangat menyeluruh. Aku tidak bisa mengingat apa pun, aku juga malas untuk mengingatnya."Kamu juga sendiri yang bilang, itu 'dulu'. Sekarang aku jelas-jelas nggak mencintaimu lagi, bahkan nggak mengingatmu."Mendengar itu, air matanya jatuh mengalir semakin deras, bercampur

  • Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi   Bab 8

    Sepertinya kata-kataku memicu emosinya. Dia menjadi sangat gelisah, menggelengkan kepala sambil mencengkeram bahuku kuat-kuat. Bibirnya sampai berdarah karena dia gigit sendiri lantaran rasa takut yang amat sangat."Kamu benar-benar nggak ingat padaku?""Kamu bilang aku adalah tokoh pemeran pria kedua yang penuh kasih sayang di dalam novel. Kamu menjalankan misi untuk menaklukkanku, tapi kamu akhirnya benar-benar jatuh cinta padaku. Karena itulah kamu memohon kepada Sistem agar diizinkan tetap tinggal di sini untuk menemaniku.""Kita sudah menikah. Demi kamu, aku melepaskan hak waris atas perusahaan keluargaku. Demi pekerjaanku, kamu bernegosiasi dengan pihak lawan. Kamu minum alkohol sampai seluruh tubuhmu bengkak dan kemerahan. Kamu bahkan menderita demi melahirkan Samuel untukku. Kamu bilang kita akan menua bersama, aku pun menanamkan taman mawar itu untukmu.""Kita jelas-jelas saling mencintai. Ingatan-ingatan ini terus kupikirkan siang dan malam tanpa henti. Kamu begitu mencintaik

  • Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi   Bab 7

    Anak itu menerjang ke arahku, tetapi David menghalanginya dengan kokoh.David menatapnya dengan tajam dan bertanya, "Ini ibuku, kamu mau apa?"Menghadapi pertanyaan David, anak itu tidak peduli. Dia justru melompat-lompat di belakang David sambil melambai padaku dan berteriak keras, "Ibu, Samuel tahu Ibu belum mati! Ibu pasti kembali karena nggak tega meninggalkan Samuel!"David tetap menghalanginya, tidak membiarkannya mendekatiku. Wajah anak yang mengaku sebagai Samuel itu memerah karena marah. Dengan kalut, dia mendorong David dengan keras."Siapa kamu? Kenapa kamu menghalangiku memeluk Ibu?"David terhuyung karena dorongan itu. Aku segera memeganginya dan menariknya ke belakangku. Melihat tindakanku, anak di depanku itu gemetar dengan air mata yang mengalir deras. Dia berkata, "Ibu, bagaimana bisa Ibu melindungi dia? Aku yang anak kandung Ibu!"Aku mengernyitkan dahi. Anak yang aneh sekali, kenapa tiba-tiba memanggilku ibu? Aku bahkan tidak mengenalnya."Nak, kalau ibumu tahu kamu

  • Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi   Bab 6

    Setelah kematianku, Sistem tidak langsung membawaku pulang, melainkan membiarkanku melayang di udara untuk menonton kelanjutannya.Tak lama setelah aku tiada, Bibi Nirma memanggil Bobby dan Samuel.Bobby masih mengenakan setelan tuxedo yang mewah, tetapi dia tidak lagi memedulikan citranya. Dia langsung jatuh berlutut di hadapanku, tangannya gemetar saat mencoba memeriksa napasku. Kemudian dia mendekap jasadku dan menangis sejadi-jadinya."Sayang! Bagaimana mungkin kamu mati seperti ini? Ternyata kamu nggak bohong padaku ...."Samuel juga ketakutan hingga menangis kencang. Dia berlutut di sampingku sambil mengguncang-guncang tubuhku, berteriak-teriak, "Ibu, Bibi Nirma bilang Ibu sudah mati, aku nggak percaya! Bangun, Bu, Samuel takut!"Suara tangisan dan teriakan itu bercampur aduk, sungguh bising. Pikiranku perlahan melayang menjauh bersama sisa-sisa ingatan yang ada, hingga akhirnya semuanya menjadi kosong.Saat aku membuka mata kembali, yang kulihat adalah dinding rumah sakit yang p

  • Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi   Bab 5

    Bobby melangkah ke hadapanku, menatapku dari atas dan berkata dengan nada dingin, "Bukannya ini hanya bunga mawar? Kalau habis terbakar, tinggal tanam lagi. Apa perlu kamu membesar-besarkan masalah seperti ini?"Hatiku bergetar sedikit. Setelah beberapa saat, aku memaksakan tubuhku yang sakit luar biasa untuk bicara dengan suara serak."Mawar-mawar ini kamu datangkan khusus dari luar negeri dan kamu tanam sendiri satu per satu. Walaupun tanganmu sebagai pianis yang berharga itu tertusuk duri hingga berdarah, kamu tetap tersenyum dan bilang nggak apa-apa, karena dengan begitu kamu bisa mengekspresikan cintamu padaku.""Bobby yang dulu nggak akan menganggap bunga-bunga ini sebagai barang sepele, dan nggak akan bilang 'tinggal tanam lagi' kalau mawar-mawar ini hilang."Bobby tampak terusik oleh perkataanku. Wajahnya seketika pucat pasi, matanya menghindari tatapanku."Tapi bunganya sudah terlanjur terbakar. Apa kamu benar-benar ingin Lina berlutut menebus dosa hanya demi beberapa kuntum b

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status