Home / Romansa / Hasrat Wanita Desa / Bab 19 Pemanasan Dengan Empat Wanita++

Share

Bab 19 Pemanasan Dengan Empat Wanita++

Author: Tristar
last update Last Updated: 2026-02-01 15:42:24

Erfan menyeringai bangga, saat melihat keterkejutan keempat wanita itu.

"Apa kalian suka yang besar?" tanya Erfan.

Pertanyaan Erfan itu menyadarkan semua wanita dari keterkejutan mereka. Mereka menatap wajah Erfan dengan tatapan penuh nafsu.

"Tuan muda, kamu sangat sempurna! batangmu tidak kalah tampan dengan wajahmu," ucap Karolina.

Erfan menyentuh payudara Karolina, meremasnya, lalu berkata.

"Kalo gitu, tunggu apa lagi? ayo kita mulai!"

Tanpa ragu para wanita itu mulai menyerang, ke empatnya berebut memainkan senjata Erfan.

"Ahh...enak terus!" desahan nikmat keluar dari mulut Erfan saat senjatanya di mainkan ke empat wanita itu.

Lidah ke empat wanita itu terus menjilat senjata besar itu dengan ganas.

Erfan menarik Karolina lalu mencium bibirnya dengan ganas. Karolina tidak menolak, dia langsung menanggapi ciuman Erfan.

Mereka berciuman dengan panas, bibir mereka saling menghisap, dan lidah merela saling melilit berpadu dalam ciuman penuh hasrat.

Tangan Erfan meremas dada Karolina de
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 19 Pemanasan Dengan Empat Wanita++

    Erfan menyeringai bangga, saat melihat keterkejutan keempat wanita itu."Apa kalian suka yang besar?" tanya Erfan.Pertanyaan Erfan itu menyadarkan semua wanita dari keterkejutan mereka. Mereka menatap wajah Erfan dengan tatapan penuh nafsu."Tuan muda, kamu sangat sempurna! batangmu tidak kalah tampan dengan wajahmu," ucap Karolina.Erfan menyentuh payudara Karolina, meremasnya, lalu berkata."Kalo gitu, tunggu apa lagi? ayo kita mulai!"Tanpa ragu para wanita itu mulai menyerang, ke empatnya berebut memainkan senjata Erfan."Ahh...enak terus!" desahan nikmat keluar dari mulut Erfan saat senjatanya di mainkan ke empat wanita itu.Lidah ke empat wanita itu terus menjilat senjata besar itu dengan ganas.Erfan menarik Karolina lalu mencium bibirnya dengan ganas. Karolina tidak menolak, dia langsung menanggapi ciuman Erfan.Mereka berciuman dengan panas, bibir mereka saling menghisap, dan lidah merela saling melilit berpadu dalam ciuman penuh hasrat.Tangan Erfan meremas dada Karolina de

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 218 Empat Wanita Penghibur++

    "Apa kalian gak mau?" tanya Erfan dengan nada nakal dan menggoda."Itu bisa di bicarakan nanti!" balas wanita berpakaian putih, sambil tangannya menyentuh dada bidang Erfan.Wanita lain pun tidak mau kalah, mereka melakukan hal serupa dengan wanita berpakaian putih, tapi titik dimana mereka memegang berbeda."Emang tuan muda berminat sama yang mana di antara kami berempat? apa tuan muda mau semuanya?" tanya wanita berpakaian merah.Erfan menatap wajah dan proporsi tubuh keempatnya secara bergantian."Hehe, kayaknya aku mau ke empatnya deh," balas Erfan sambil terkekeh."Tuan muda sangat serakah!" ucap wanita berpakaian merah sambil menempelkan payudara besarnya di tangan Erfan.Sensasi lembut itu membuat Erfan merasa nyaman, secara refleks tangan Erfan melingkari pinggang wanita berpakaian merah itu.Wanita itu tidak menolak, malah dia tampak senang. Tangan wanita berpakaian merah itu melingkar di leher Erfan, dia bergelayut manja."Aku belum tahu nama kalian!" ucap Erfan sambil menat

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 217 Mencari Keindahan Lain

    Erfan belum merasa mengantuk, dia pun keluar dari kamar dan ingin mencari udara di luar Hotel. Erfan pergi ke area kolam berenang hotel, dia berharap ada wanita cantik menggoda yang sedang berenang di sana. Walau dia baru saja bercinta, tapi pikiran kotornya itu tidak pernah hilang dari otaknya.Sampai di area kolam berenang, mata Erfan langsung tertuju ke satu arah di dalam kolam berenang, matanya itu menangkap empat wanita cukup cantik sedang berenang di sana.Empat wanita itu tampak sangat menggoda, mereka semua memakai pakaian berenang seksi, yang menjadikan mereka pusat perhatian di sana.Erfan yang tidak ingin melewatkan hal baik seperti itu, dia langsung pergi ke tempat duduk santai yang cukup dekat dengan para wanita itu, dia duduk di sana, membakar rokok, kemudian mulai menikmati.Melihat para wanita itu yang menggoda saat tubuhnya basah, muncul ide bagus di pikiran Erfan."Sepertinya nanti harus mengajak semua wanitaku berenang, pati akan menciptakan pemandangan yang indah

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 216 Malam Panas Bersama Diva++

    "Ahh...gadis nakal, apa sekarang kamu merasakan sakit?" ejek Erfan.Diva membuka matanya menatap Erfan dengan tatapan tegas."Enggak kok! aku...aku hanya salah bicara!" ucapnya dengan nada tinggi.Diva benar-benar tidak mau di anggap lemah.Erfan tertawa kecil, karena merasa lucu dengan gengsi wanita muda ini.Air mata yang sedikit keluar dari sudut mata Diva langsung Diva hapus."Hey, kamu menangis!" goda Erfan."Apa sih! enggak juga," balas Diva dengan kesal.Erfan mengelus pipi merah muda wanita itu, lalu berkata dengan penuh penghargaan."Wanitaku ini benar-benar kuat! aku salut," Diva mendengus bangga, lalu dia membalas."Hmph, tentu saja! aku memang lah kuat, rasa sakit sedikit ini tidak ada apa-apanya untukku," Erfan mencium bibir seksi wanita itu dalam-dalam, Diva langsung menanggapi yang akhirnya mereka berciuman dengan panas.Setelah puas berciuman bibir mereka terpisah."Sayang, aku mau foto dulu!" ucap Diva sambil mengambil ponsel miliknya yang tidak jauh darinya."Memfo

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 215 Diva Sangat Tangguh++

    Tidak lama Diva kembali. Saat Erfan menatap penampilan wanita itu, api hasrat di tubuhnya semakin membara.Diva mengenakan lingerie seksi berlubang berwarna hitam, yang yang menempel erat di tubuh menggodanya itu."Sayang, apakah indah?" tanya Diva sambil berpose menggoda.Erfan menelan ludah, lalu menganggukkan kepalanya. Matanya tidak berkedip, menatap lekat tubuh panas itu.Diva berjalan menghampiri Erfan, dengan gerakan perlahan dia naik ke atas tempat tidur, matanya terus menatap Erfan dengan tatapan panas dan penuh godaan.Tanpa membuang waktu Erfan langsung menarik wanita itu kemudian menekannya di bawah tubuhnya."Ahh...sayang ayo makan aku!" goda Diva.Erfan dengan ganas menyerang bibir wanita, Diva tidak menghindar dia menanggapinya secara langsung. Mereka pun berciuman dengan panas, lidah keduanya saling melilit, menari, di dalam sana.Tangan Erfan meremas gundukan besar yang kenyal dan padat milik Diva dengan keras, yang membuat wanita itu mengeluarkan suara desahan merdu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 214 Rido Menjalankan Tugasnya

    Beralih ke Dika, dia nampak sedang berjalan ke menuju ke arah lift hotel berada.Tiba-tiba terdengar suara pria yang memanggilnya."Dika!" Dika langsung menoleh ke arah suara itu."Kamu Do, mau ke mana?" tanya Dika.Rido terkekeh, sambil berkata."Hehe, aku mau mengajakmu bersantai di tempat kolam berenang!" Ternyata pria itu adalah Rido, setelah Rido pulang dari kamar tempat Erfan berada dia pergi ke kamarnya untuk merancang rencana lalu pergi mencari Dika, akhirnya dia bertemu Dika di tempat tersebut."Bersantai? ayo kalo gitu!" Dika setuju begitu saja."Ehh, ke mana pacarmu? tumben gak ngikut," Rido basa basi menanyakan Geya."Dia lagi mencari uang untukku!" ucap Dika dengan santai, tapi tidak mengatakan hal spesifiknya.Mendengar pertanyaan Dika, Rido mengerutkan keningnya."Mencari uang? apa maksudmu?" tanya Rido.Dika mengibaskan tangannya."Udah, jangan banyak tanya dulu! ayo kita cari tempat bersantai," Dika tidak mau memberi hal spesifiknya.Rido mengangguk saja, dia tidak

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status