Mag-log inDemi menyelamatkan anaknya yang sakit, Alena menerima tawaran gila dari seorang CEO dingin: menjadi istri kontrak selama enam bulan. Masalahnya, pria itu adalah mantan kekasih yang meninggalkannya lima tahun lalu dan ayah kandung dari anak yang selama ini ia sembunyikan. Ia tidak mengenalinya. Ia tidak tahu masa lalu. Dan ia sama sekali tidak tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh anak itu adalah miliknya. Pernikahan palsu ini penuh aturan. Tidak boleh jatuh cinta. Tidak boleh menyentuh masa lalu. Namun, setiap hari bersama justru membuat rahasia itu semakin sulit disembunyikan. Apa yang terjadi jika CEO dingin itu tahu… seluruh pernikahan ini dibangun di atas kebohongan terbesar?
view moreMalam itu, kediaman Mahesa yang kembali tenang ternyata hanya ilusi sementara. Dua hari kemudian, Ravindra dan Alena sedang duduk di ruang keluarga saat Krisna masuk dengan wajah tegang. Di tangannya ada map dokumen tebal yang baru saja dikirim dari kantor pengacara pusat kota. “Tuan, ini faks yang masuk malam itu. Rencana B Nyonya Widya… sudah aktif.” Ravindra membuka map itu. Isinya surat pernyataan resmi yang ditandatangani Widya jauh sebelum penangkapannya. Dokumen itu mengalihkan 40% saham Mahesa Group kepada Arjuna Wicaksana — saingan bisnis terbesar keluarga yang selama ini diam-diam menjadi sekutu Widya. Selain itu, ada bukti transfer dana rahasia yang menyiratkan Widya telah membocorkan rahasia perusahaan ke Arjuna selama bertahun-tahun. Di lampiran terakhir, sebuah catatan tulisan tangan Widya yang dingin: “Jika aku jatuh, Mahesa akan ikut runtuh bersamaku. Arjuna akan menyelesaikan apa yang kubangun. Selamat tinggal, Putraku.” Alena memegang perutnya yang sudah semaki
Suasana kediaman Mahesa berubah mencekam sejak fajar menyingsing. Para pelayan bekerja dalam diam, seolah-olah suara gesekan kain pel di lantai marmer adalah sebuah dosa besar. Ravindra telah menyulap sayap kanan rumah menjadi unit perawatan intensif yang privat namun terlihat "menyedihkan" bagi mata yang tidak terlatih. Cahaya matahari dihalangi oleh tirai beludru tebal, hanya menyisakan keremangan yang menyesakkan. Di tengah ruangan, Alena berbaring. Wajahnya dipulas dengan bedak berwarna porselen pucat, dengan sedikit rona ungu di bawah mata untuk menciptakan kesan kelelahan yang kronis. Adrian berdiri di sampingnya, memeriksa monitor jantung yang telah dimodifikasi frekuensinya agar terdengar tidak teratur. "Detak jantungmu stabil, Alena. Tapi ingat, saat dia masuk nanti, kau harus mengatur napasmu agar terlihat sesak," bisik Adrian. Tangannya sedikit gemetar saat merapikan selimut Alena. "Aku mempertaruhkan seluruh karier dan nyawaku di sini." Alena meraih tangan Adrian, me
Kecurigaan Ravindra bukanlah sekadar bumbu cemburu buta. Sebagai seorang pria yang membangun imperium bisnis dari reruntuhan intrik, ia memiliki insting yang tajam terhadap sesuatu yang terasa "terlalu sempurna". Kedatangan dr. Adrian di saat kritis, keahliannya yang luar biasa, hingga sejarah masa lalunya dengan Alena, semuanya terasa seperti potongan puzzle yang sengaja diletakkan oleh tangan yang tak terlihat. Malam itu, di saat Alena sedang tertidur lelap di bawah pengawasan ketat perawat, Ravindra memanggil Krisna ke ruang kerjanya di kediaman Mahesa. Ruangan itu hanya diterangi satu lampu meja, menciptakan bayangan panjang yang menambah kesan dingin. "Sudah ketemu?" tanya Ravindra tanpa basa-basi. Krisna meletakkan sebuah map tebal di meja. "Sudah, Tuan. Hasil penyelidikan tim intelijen kita di Jerman menunjukkan hal yang janggal. Riset fetomaternal dr. Adrian selama tiga tahun terakhir dibiayai oleh sebuah yayasan medis bernama Aurora Foundation. Yayasan itu tidak pern
Keadaan Alena yang sempat kritis memaksa Ravindra untuk mencari bantuan medis terbaik di negeri ini. Melalui koneksi pribadinya, ia berhasil mendatangkan seorang dokter spesialis konsultan fetomaternal yang baru saja menyelesaikan riset panjangnya di Jerman. Dokter tersebut dikenal sebagai "tangan dingin" dalam menangani kehamilan berisiko tinggi. Namun, Ravindra tidak pernah menyangka bahwa malaikat penyelamat yang ia panggil justru akan menjadi duri baru dalam ketenangan jiwanya. Pagi itu, pintu ruang perawatan intensif terbuka. Seorang pria jangkung dengan jas putih yang sangat rapi masuk. Wajahnya memiliki garis rahang yang tegas namun dibalut dengan keramahan yang tenang. Matanya yang cerdas berbinar saat menatap papan informasi medis di ujung ranjang Alena. "Alena?" suara pria itu lembut, namun memiliki nada akrab yang membuat Ravindra, yang sedang duduk di samping ranjang, langsung menegakkan punggungnya. Alena yang baru saja terbangun, mengerjapkan matanya. "Adrian? Ka
Pagi itu terasa terlalu terang. Cahaya matahari menembus tirai tanpa izin, seolah ingin membuka semua hal yang seharusnya tetap tersembunyi. Aku duduk di tepi ranjang, menatap lantai marmer yang dingin, mencoba menyusun napas agar terdengar normal. Rumah ini kembali sunyi, sunyi yang berbeda dari
Malam terasa lebih sunyi dari biasanya. Lampu taman menyala redup, memantulkan bayangan panjang di lantai teras. Ravindra masih bersandar di pagar, satu tangan menggenggam gelas anggur yang hampir kosong. Aku berdiri beberapa langkah di belakangnya, ragu untuk mendekat, ragu untuk pergi. “Aku j
Mobil berhenti tepat di depan rumah utama keluarga Ravindra. Bangunannya megah, lebih menyerupai vila tua daripada rumah tinggal. Lampu-lampu taman menyala lembut, tapi tidak ada kesan hangat di sana. Justru terasa dingin. Resmi. Seperti tempat di mana setiap kesalahan kecil akan terlihat jelas.
Aku terbangun sebelum alarm berbunyi. Cahaya pagi menyelinap masuk melalui celah tirai tipis, membentuk garis lembut di dinding kamar. Udara terasa tenang, terlalu tenang, seolah rumah ini sedang menahan napas bersamaku. Aku menatap langit-langit cukup lama sebelum akhirnya bangkit, mencoba menyin












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.