Beranda / Romansa / Hasrat Wanita Desa / Bab 94 Kenikmatan bersama Bi Ayu++

Share

Bab 94 Kenikmatan bersama Bi Ayu++

Penulis: Tristar
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-29 15:06:04

Erfan dan Bi Ayu sampai di warung.

Mereka masuk ke dalam warung dengan santai, tanpa takut di ketahui orang sama sekali, walau di ketahui, mereka memiliki penjelasan yang masuk akal.

Setelah mereka masuk, Bi Ayu langsung memeluk Erfan, lalu berkata dengan penuh rasa bersalah.

"Sayang, maafkan aku! aku aku melayani pria lain, selain dirimu!" ucap Bi Ayu, air matanya mengalir dari sudut matanya.

Erfan memeluk kembali wanita itu,

"Kamu tidak perlu merasa bersalah, lagi pula kejadian ini salah pria itu!" jawab Erfan, sambil menepuk nepuk punggung.

Bi Ayu menatap wajah Erfan, dengan ekspresi sedih.

"Kamu tidak akan meninggalkanku kan?" tanya Bi Ayu, dengan nada memelas.

"Tentu saja tidak!" jawab Erfan, dengan nada tegas.

"Aku aku sangat takut, jika kamu tidak mau menyentuhku lagi, tidak mau meniduriku lagi," ucap Bi Ayu.

Erfan terkekeh, tangannya meremas pantat gagah Bi Ayu.

"Ayo, aku akan tiduri kamu! agar kamu bisa yakin, jika aku masih menginginkanmu!" Erfan berkata, dengan nada menggod
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 145 Geya Menjauhi Erfan

    Tante Erlina, dan Shara, membuat sarapan bersama-sama. Setelah selesai, mereka pergi membangunkan Erfan.Tapi saat Shara masuk ke dalam kamar Erfan, ternyata Erfan sudah bangun, bahkan dia sudah rapi."Sayang, aku kira kamu masih tidur!" ucap Shara, sambil bergelayut manja, di tangan Erfan."Huh, kalo sudah bangun, mau tidur lagi itu sulit!" balas Erfan, mengelus kepala wanita itu."Kalo gitu ayo kita sarapan!" ucap Shara, dengan nada ceria.Erfan mengangguk, lalu mereka pergi ke ruang malan. Dia ruang makan, Tante Erlina sudah menunggu.Melihat Erfan datang, wanita itu langsung tersenyum indah."Ayo duduk, dan sarapan," ucap Tante Erlina."Kamu yang memasak?" tanya Erfan, sambil duduk di kursi pemimpin."Aku sama Shara yang masak," balas Tante Erlina,sambil tersenyum anggun."Gadis itu apa bisa memasaknya," balas Erfan, sambil melirik Shara, dengan ekspresi mengejek."Hey hey, sayang kamu jangan meremehkan ku! gini-gini juga aku jago memasak tahu!" balas Shara, dengan bibir cemberut

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 144 Geya Di Tiduri Pria!++

    Setelah istirahat, Erfan membawa Tante Erlina ke kamar tempat Shara berada."Fan, kok kesini sih?" tanya Tante Erlina, ekspresinya terlihat panik."Sudah, tenang saja. Ayo kita lanjutkan!" Erfan menjawab, sambil memosisikan Tante Erlina membelakanginya sambil berdiri."Ehh, tapi," sebelum Tante Erlina menyelesaikan perkataannya, dia merasakan senjata besar dan panjang itu menerobos masuk ke dalam guanya."Ahh..." desahan nikmat keluar dari mulut keduanya, saat tubuh mereka menyatu dengan sempurna.Erfan langsung menggempur wanita itu dari belakang, dengan keras. Suara erangan dan benturan kulit bergema di dalam kamar Shara.Karena terlalu lelah Shara tidak terbangun sama sekali, walau di dalam kamarnya sangat bising. ====Di kosan Geya.Terlihat wanita itu masih sibuk dengan laptopnya."Huh, kenapa gak beres-beres sih," gerutunya, tangannya tidak berhenti bermain di keyboard.Terdengar pintu kosannya di ketuk.Geya menoleh, lalu pergi membuka pintu kamar kosannya.Klik.Saat pintu di

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 143 Tante Erlina Di Dapatkan++

    Erfan keluar dari kamar, dia ingin pergi mengambil minum karena dia merasa sangat haus.Saat Erfan menuruni tangga, samar-samar dia mendengar suara desahan, yang berasal dari ruang tamu depan.Erfan dengan rasa penasaran yang tinggi, memutuskan untuk melihat keadaan di sana.Erfan berjalan tanpa suara. Semakin dekat ke ruang tamu, suara itu semakin jelas."Ahh...terus Erfan, tante merasa enak ahh," Mendengar suara itu, Erfan sangat terkejut. Dia sangat jelas mengenali suara itu. Itu suara Tante Erlina. Sekarang Tante Erlina sedang mendesah, apalagi membawa-bawa namanya."Apa Tante Erlina sedang bermain sendiri? dan juga membayangkan di tiduri olehku?" gumam Erfan di dalam hari. Seringai nakal tersungging di bibirnya.Erfan dengan hati-hati mendekat ke arah sofa. Sampai dia berdiri di samping sofa tempat Tante Erlina berbaring sambil bermain sendiri.Erfan menatap Tante Erlina dengan tatapan terpana. Apa lagi, saat matanya dengan jelas melihat dada besar, padat wanita itu, dan juga ar

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 142 Shara Nikmat, Tante Erlina Tersiksa

    Sampai di rumah Shara. Tante Erlina yang sedang duduk sambil menonton tv, mengalihkan pandangannya ke arah kedatangan Erfan dan Shara."Kalian sudah kembali," ucap Tante Erlina, sambil tersenyum. Erfan tersesat sesaat melihat senyuman Tante Erlina, apalagi keadaannya sekarang yang sedang berhasrat tinggi."Aku kira, tante sudah tidur," ucap Shara, dengan nada ceria."Tante menunggu kalian! jika kalian tidak pulang, tentu saja Tante sudah tidur," balas Tante Erlina."Maaf tante membuatmu menunggu," ucap Erfan, dengan nada tidak enak."Ehh, gak masalah! apa kalian sudah makan?" tanya Tante Erlina.Erfan dan Shara menggelengkan kepalanya. Mereka baru ingat jika mereka belum makan. Mereka terburu-buru pulang karena sudah tidak tahan ingin bermain, sampai melupakan hal penting.Tante Erlina bangkit berdiri, sambil berkata."Kalo gitu, ayo kita makan! tante sudah masak, tante juga belum makan,"Erfan dan Shara mengangguk setuju, mereka pun pergi ke ruang makan.Erfan dan Shara makan denga

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 141 Wanita Di Kegelapan

    Erfan kembali ke sisi Shara. Shara langsung melingkarkan tangannya di leher Erfan dengan tingkah manja."Sayang, kamu sangat hebat," ucap Shara, dengan nada ceria, penuh kekaguman.Erfan tersenyum, lalu mengecup kening wanita itu.Selanjutnya adalah acara pembagian hadiah, untuk pemenang lomba modifikasi terbaik.Erfan memanggil Jek. Jek dengan patuh langsung menghampirinya."Ada apa tuan muda?" tanya Jek, dengan sopan."Aku ingin menambahkan hadiah untuk juara modifikasi. Anggap saja ini rasa kasih saya, untuk kalian semua!" ucap Erfan, sambil tersenyum."Benarkah?" Jek sangat antusias."Tentu saja! ada berapa kelas modifikasi yang berlomba?" tanya Erfan."Ada 3 kelas," balas Jek."Oke, aku akan memberi juara pertama sebesar 1 miliar, juara dua 750 juta, juara tiga 500 juta," ucap Erfan dengan santai.Mendengar nilai uang yang besar itu, membuat Jek mematung sesaat, lalu dia kembali sadar, kemudian berkata dengan kaku."Tuan...tuan muda, itu...terlalu banyak!" "Iya sayang, itu terla

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 140 Erfan Naik Ke Atas Panggung

    Erfan dan Shara di beri tempat duduk khusus, di depan panggung. Acara dimulai. Acara demi acara di lakukan. Seperti sambutan dari pada tokoh otomotif yang terkenal di kota zau. Erfan dan Shara hanya menonton dengan tenang, sambil menikmati hadapannya yang tersedia. Beberapa saat kemudian, Masuk ke sesi tanya jawab, yang sangat di nantikan para peserta acara. Mc Acara memanggil nama Erfan dengan nada menggelegar. "Pada sesi tanya jawab kali ini, saya akan mengundang Tuan Muda Erfan, dari komunitas Tristar ibu kota! beri tepuk tangan!" Prok Prok Prok Suara tepuk tangan memenuhi area tersebut. Erfan dengan langkah santai, naik ke atas panggung. Semua orang yang tahu Erfan menatapnya dengan tatapan antusias, yang tidak tahu mereka sangat penasaran.Di atas panggung tersedia sofa, Erfan pun duduk di sofa tersebut. Mc Memberikan mic kepada nya."Halo, teman semuanya, di sini saya akan menjawab pertanyaan kalian, dalam hal apapun! jadi tidak hanya menyangkut tentang otomotif," ucap E

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status