/ Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 95 Verona Dan Pria Lain++

공유

Bab 95 Verona Dan Pria Lain++

작가: Tristar
last update 게시일: 2025-12-29 16:21:53

Mendengar pertanya Erfan, seketika ekspresi Bi Ayu menjadi serius.

"Sudah beberapa hari ini, Verona selalu pergi dari warung saat pagi hari, dan baru pulang sore hari," ucap Bi Ayu dengan nada serius.

"Apa kamu tau ke mana dia pergi?" tanya Erfan, sedikit mengerutkan kening.

"Itu dia! aku tidak tau! dia selalu pergi sembunyi-sembunyi. Saat aku bertanya, dia hanya menjawab, jika dia sudah main di rumah temannya di kampung sebelah," balas Bi Ayu.

"Tapi masih suka membuat konten?" tanya Erfan.

"Ka
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 440 Rencana Kak Rita

    Kak Rita menghela nafas, sebelum akhirnya dia menjelaskan alasannya."Soalnya, aku pikir kalau buka toko aksesoris, pasti bakalan laku. Soalnya, para pengunjung pasti membutuhkan itu, apalagi pengunjung wanita. Kalau toko pakaian, itu sudah pasti di gemari pengunjung, para pengunjung pasti butuh hal seperti itu buat oleh-oleh, atau buat kebutuhan pribadi.Semua orang di sana mengangguk-anggukkan kepalanya ~ tanda paham dengan maksud dari penjelasan Kak Rita."Dua bisnis itu sangat bagus, kenapa kamu sulit memutuskan? Kedua bisnis itu sudah pasti menguntungkan," ucap Kak Gisel.Semua orang mengangguk ke arah Kak Rita, tanda setuju dengan ucapan Kak Gisel.Kak Rita menghela nafas."Huh... aku lagi mempertimbangkan... apa aku gabungkan saja kedua bisnis itu, atau aku kelola satu saja," balas Kak Rita."Gabungkan saja!" sahut Tuan Gubernur dengan tegas ~ tanpa banyak berpikir."Benar kata ayah! Kamu gabungkan saja dua bisnis itu!" Kak Gisel setuju. "Nih.. misalnya, ada pengunjung yang tad

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 439 Proyek Di Mulai

    Saat ini, terlihat Erfan yang sedang bersandar di sandaran tempat tidur sambil menikmati sebatang rokok yang terselip di sela jarinya. Terlihat di pelukannya, terbaring Riana yang tampak kelelahan. Tubuh keduanya di banjiri oleh keringat hangat. Meski penampilan mereka sekarang tampak berantakan, namun visual yang tercipta tampak sangat menggairahkan. "Sayang, kamu pasti belum puas! Maaf yah... aku gak bisa bikin kamu puas," ucap Riana dengan nada meminta maaf. "Gak apa-apa sayang. Aku emang terlalu kuat, bahkan kalau bercinta sama beberapa wanita pun, aku gak akan merasa puas," balas Erfan dengan nada riang. "Tapi... pelayananku masih sangat buruk kalau di banding para wanitamu yang lain. Aku janji, bakalan banyak belajar," ucap Riana dengan serius. "Udah... gak usah di pikirkan, nanti kamu juga bakalan sehebat mereka," ucap Erfan. Dia tak ingin Riana merasa kurang percaya diri dan tertekan gara-gara hal itu. Riana membalas dengan anggukan pelan. Riana sangat menyadari, kala

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 438 Riana Keenakan

    "Sayang... ahhh... coba lebih cepat!" pinta Riana. Dia sudah merasakan nikmat saat di gempur pelan, jadi dia penasaran gimana rasanya kalau gempuran itu lebih cepat."Oke... kalau itu yang kamu mau!" balas Erfan, sambil meningkatkan intensitas gempurannya.Meski begitu, Erfan tahu batasan. Riana baru saja di jebol olehnya, jadi dia tak bergerak terlalu keras ~ seperti yang biasa dia lakukan kepada wanitanya yang lain."Ahhh... ahh... sayang, enak... ahh... rasanya lebih jelas, hah... enak banget," Riana tampak sangat menikmati gempuran Erfan."Nikmati sayang... semakin lama, bakalan semakin nikmat," ucap Erfan.Tangan Erfan berpindah dari pinggang Riana ke payudaranya, lalu remasan keras dia lakukan di kedua payudara wanita itu.Mendapatkan serangan di payudaranya, sensasi nikmat yang di rasakan Riana ~ semakin hebat."Ahh... enak sayang... aku gak nyangka, bercinta bakalan seenak ini," racau Riana."Hei... kalau bercintanya sama aku... pasti enak! Kalau sama pria lain, belum tentu! A

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 437 Robek Segel

    Tak lama kemudian, kekakuan Riana berangsur-angsur menghilang. Jilatannya itu menjadi lincah, bahkan terkesan ganas. Rasa nikmat yang di rasakan Erfan, tentu saja semakin besar. "Ahh... ahh, sayang... iya bagus, benar.. kayak gitu... terus sayang, enak banget... ahh.." racau Erfan. Melihat dan mendengar Erfan yang menikmati, menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Riana. Karena hal itu, dia berusaha melakukan permainannya sebaik mungkin. Setelah puas menjilat, Riana memasukkan batang itu ke dalam mulutnya. Karena ukurannya yang besar, Riana pada awalnya merasa kesulitan, karena giginya terus bersentuhan dengan batang itu. Namun, setelah berusaha, dia berhasil menyesuaikan. "Ahhh... bagus sayang, kamu hebat banget!" Erfan melontarkan pujian, agar wanita itu lebih bersemangat dan tidak merasa kalau Erfan tidak menikmati permainannya. Riana mulai mengulum batang besar itu. Pada awalnya, kulumannya itu sangat lambat, tapi lama kelamaan ~ kulumannya menjadi cepat. "Ahhh... iya bagus

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 436 Ternyata Masih Segel

    Satu tangan Erfan turun ke paha bagian dalam Riana, masuk ke dalam CD nya, lalu dua jari menyentuh lubang apem wanita itu.Merasakan sentuhan itu, Riana seperti di sengat listrik. Tubuhnya menegang dan suara desahan keluar dari mulutnya ~ mengalun panjang. "Ahhh..."Erfan merasakan dengan jelas, kondisi apem wanita itu. Di sana, ternyata sudah sangat becek oleh cairan yang terasa licin.Erfan mengeluarkan puting wanita itu dari mulutnya, lalu dia berkata. "Sayang, kamu udah becek banget! Kami juga udah gak tahan, yah?" "Aku udah gak tahan dari tadi! Gara-gara kamu bercinta sama Jessy dan Anne di kolam," Riana akhirnya mengatakan apa yang di pendam di dalam hatinya."Hehe, tenang saja... aku bakalan tanggung jawab, kok," ucap Erfan dengan nada main-main.Dia mulai menggerakkan jarinya di lubang apem itu ~ memberikan gesekan naik turun dan memutar di sana.Namun, saat Erfan ingin memasukkan jarinya itu ke dalam apem Riana, keningnya seketika mengernyit. Karena dia merasakan, kalau lub

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 435 Gak Sabar Menikmati Riana

    Setelah matahari terbenam sepenuhnya, Erfan dan semua wanitanya meninggalkan kolam berenang. Mereka pergi membersihkan diri, setelah itu kembali berkumpul di lantai bawah. Para wanita yang bertugas mengurus vila, langsung sibuk memasak hidangan untuk makan malam. Bahkan, ada beberapa wanita yang bukan tugasnya pun ikut membantu. Setelah hidangan siap, mereka semua pergi menyantap hidangan itu di ruang makan. Saat makan malam sedang berlangsung, para wanita Erfan terus saja melontarkan berbagai godaan kepada Riana. Namun, sekarang Riana berbeda dari sebelumnya. Dia menanggapi godaan itu dengan santai, tidak menujukan rasa malu sama sekali. "Saudari Dokter, kan kamu sekarang jadi wanita pria nakal itu, terus... tunanganmu itu gimana?" tanya Dewi. "Yah... aku putusin dia! Masa aku mau berhubungan sama dua pria... pasti Tuan Muda nakal itu bakalan marah besar," balas Riana dengan nada menyindir. Erfan hanya tersenyum, sambil menggelengkan kepalanya perlahan. "Emangnya, keluargamu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 320 Kak Gisel Ikut Pulang

    Kakak perempuan pertama Diva yang bernama, Gisel, tampak ingin berkata, namun dia tampak ragu.Diva menyadari itu, lalu dia bertanya kepada kakaknya itu. "Ada apa kak? kalau ada yang mau kakak katakan, katakan saja!" "Sebenarnya... aku kepikiran membuka bisnis di sana. Tapi...

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 301 Bu Sumi Sangat Mantap++

    Beberapa saat kemudian, Bu Sumi bangkit, lalu menghampiri Erfan. Dia bergerak naik ke atas pangkuan Erfan dengan posisi kaki yang di lebarkan. "Tuan muda... aku belum pernah merasa senikmat ini saat bercinta," ucap Bu Sumi dengan nada menggoda sambil melingkarkan tangannya di leher Erfa

    last update최신 업데이트 : 2026-04-04
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 270 Dosen Salwa Sangat Nakal

    Melihat Erfan yang sudah menikmati, Dosen Salwa mulai memberikan yang lebih panas pagi. Dia menjulurkan lidahnya, kemudian menjilati batang itu dengan jilatan yang tampak liar. "Ahh...enak terus ahh....jilatanmu sangat nikmat!" Erfan semakin merasa nikmat. Setelah puas menjila

    last update최신 업데이트 : 2026-04-02
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 12 Bu Evi

    Erfan menatap wanita dewasa itu, dengan mata panas. Karena wanita tersebut terlihat masih sangat muda dan segar, dia sangat penasaran dengan statusnya, yang akhirnya memutuskan untuk bertanya. "Apakah anda memiliki suami?" tanya Erfan. "Aku seorang janda," Jawab Bu Evi dengan nada genit. Erfan

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status