Share

Bab 5

Author: Ungu
Pada saat ini, kenikmatan yang indah menerpa otakku, membuatku merasa seperti bermimpi.

Aku merasakan dengan teliti, yang di balik gaun tidur tipis lembut, elastis, bulat dan penuh.

Aku sangat bersemangat hingga tanganku bergemetar, aku juga mengulurkan tangan yang lain.

Sungguh sangat lembut!

“Hmm …”

Wajah cantik Bibi Nia memerah saat dicubit, tidak bisa menahan dan mengeluarkan suara erangan yang memikat.

“Kami ke tepi kasur dan duduk.”

Dia menatapku dengan tatapan menggoda, kami berdua duduk bersama di tepi kasur, kedua tanganku terus bergerak tanpa terkendali, seperti takut akan menghilang jika aku melepaskannya.

Setelah Bibi Nia duduk, dia melihat celanaku yang menonjol, mengerutkan bibirnya lalu mengulurkan tangannya ….

Ini adalah pertama kalinya aku berhubungan dengan wanita, seketika membuatku sangat terangsang.

Napasku semakin cepat, tidak bisa menahan diri dan mengulurkan tangan ke dalam gaun tidur Bibi Nia.

Kali ini menyentuhnya tanpa halangan apapun, perasaan ini sungguh luar biasa.

Bibi Nia menggigit bibirnya, mengeluarkan suara erangan menggoda.

Tidak lama kemudian dia terbawa suasana, sepasang mata indahnya menyipit, tatapannya agak tidak fokus.

Tangannya yang lembut dan ramping seperti tidak bisa dikendalikan, melepaskan celana dalamku ….

Detik berikutnya, mata Bibi Nia memancarkan cahaya keinginan yang mendalam.

“Jason, besar sekali ….”

Dia tanpa sadar menjulurkan lidah dan menjilat bibirnya, seperti menemukan kenikmatan yang luar biasa.

Dia tersenyum.

“Hari ini Jason di luar sangat patuh, jadi ….”

Kemudian ketika aku belum siap, dia berlutut di antara kedua kakiku, menatapku dengan tatapan mata yang dipenuhi godaan dan hasrat, lalu menundukkan kepalanya ….

“Slurp ….”

Seketika kulit kepalaku terasa kebas, merasa jiwaku hampir melayang.

Teknik Bibi Nia sangat hebat, pasti sering melakukannya dengan suaminya.

“Slurp slurp ….”

Pengalaman ini membuatku enak sekali seperti melayang ke awan, kenikmatan menerpaku gelombang demi gelombang lalu tubuhku tidak bisa menahan dan ikut bergerak.

Ketika aku tenggelam dalam keindahan tanpa batas ini, pintu kamar tiba-tiba terbuka tanpa suara. Kemudian, aku melihat ibu angkat berdiri di depan pintu tercengang melihat kami ….

Ketika melihat ibu angkat, aku sangat terkejut hingga batangku hampir lemas.

Seluruh tubuhku bergemetar dan kaku.

Bibi Nia membelakangi pintu, sama sekali tidak menyadari pintu sudah terbuka dan tertangkap basah oleh ibu angkat.

Dia masih sedang fokus “mengerjakan tugasnya”, terlihat sangat menikmati, sesekali mendongak dan tersenyum menatapku, pipinya memerah, tatapan matanya memikat dan memesona ….
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 11

    “Kalian jangan ribut lagi.”Aku dengan pelan berkata kepada mereka berdua, “Berhasil, adik sepupu bersedia menjaga rahasia!”“Benarkah!” Kedua wanita itu sangat senang.Ibu angkat tidak tahan dan bertanya, “Jason, bagaimana cara kamu membujuk Felice?”“Ini ….”Aku menggaruk-garuk kepala, akhirnya memberi tahu ibu angkat itu adalah rahasia, melihat waktu sudah larut, kami masing-masing kembali ke kamar untuk beristirahat.Keesokan harinya, aku belum bangun tapi ponselku sudah berdering, aku mengangkat dan itu adalah telepon dari ayahku, dia mendesakku untuk pulang.Setelah sarapan, aku mulai mengemasi koper.Ibu angkat tampak tidak rela, tatapannya padaku tidak sama lagi dengan biasanya, sedikit diwarnai dengan cinta. Dia dengan lembut mengatakan, “Jason, kenapa begitu cepat sudah mau pulang, tinggallah beberapa hari lagi, setelah liburan usai aku akan mengantarmu pulang.”“Beberapa hari lagi sekolah dimulai, ayah mengatakan tahun depan aku sudah semester akhir, dengan koneksinya dia me

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 10

    Sudah kuduga! Ternyata sepupuku masih sangat tidak rela melepas kepergianku. Aku memang paling tahu sifatnya.Aku segera merangkul pinggang rampingnya dan meminta maaf dengan serius, mengatakan aku tidak akan mengulanginya lagi.Dia cemberut, masih terlihat murung, melihatnya yang begitu menggemaskan, aku benar-benar tidak tahan, menundukkan kepalaku dan mencium bibirnya ….“Hmm ….” Serangan tiba-tiba membuatnya tidak siap, tanpa pertahanan bibir kecilnya diserbu oleh lidahku.Awalnya dia memukul dadaku dengan tinju kecilnya, perlahan dia mulai bekerja sama, tidak ada lagi perlawanan seperti di awal, hanya memelukku dengan erat, membiarkanku menciumnya dengan penuh gairah.Sedangkan saat ini, tanganku mulai tidak terkendali, api di dalam diriku kembali menyala hingga aku menekan batangku ke perut bagian bawah adik sepupu.“Hmm? Apa yang mengganjalku?”Bibir kecil adik sepupu terlepas dari kendaliku, dia bertanya dengan bingung, lalu tangannya yang lembut memegangnya ….Awalnya dia mas

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 9

    Ibu angkat dengan panik mondar-mandir, tidak hanya dia, aku juga sangat panik, jika paman tahu itu sama artinya dengan ibu juga akan tahu, jika ibu tahu, aku akan dipukuli habis-habisan.Sedangkan Bibi Nia sangat tenang, dia mengatakan adik sepupu biasanya selalu menempel denganku, mungkin dia akan mendengarkanku, kemudian Bibi Nia mendekat dan membisikkan sesuatu ke telingaku.Setelah mendengarnya, mataku terbelalak dan menatap Bibi Nia dengan tidak percaya.“Apa yang kamu lihat, masalah ini semuanya disebabkan olehmu, jika kamu tidak bisa mengatasinya, siap-siap saja melihat keluarga ibu angkatmu hancur!”Perkataan Bibi Nia ini benar-benar membuatku takut, aku segera mengangguk, menandakan akan melakukan seperti apa yang dia katakan.“Apa yang kalian bicarakan?” Ibu angkat dengan curiga menatapku dan Bibi Nia.“Jason sudah terpikir cara untuk membuat Felice agar menjaga rahasia.” Kata Bibi Nia dengan senyum misterius.“Cara apa?”“Itu ….” Aku tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 8

    Aku tanpa sadar melambat karena aku terkejut, jangan-jangan ibu angkat terbawa perasaan juga?Tapi setelah dipikir-pikir, paman tidak kuat dalam hal itu, ibu angkat pasti akan kesepian dan merasa kosong.Biasanya saat menonton film percintaan yang sangat bersemangat, aku akan sampai tidak bisa tahan dan menggunakan tangan untuk mengatasinya, sekarang ibu angkat sedang menonton secara langsung aksiku dan Bibi Nia, reaksinya seperti ini juga tidak aneh.Seolah menyadari tatapanku, ibu angkat yang sedang mengintip tubuhnya sedikit bergemetar, telinganya memerah, segera memalingkan wajahnya dengan perasaan bersalah.Saat ini Bibi Nia tiba-tiba memisahkan diri dariku, ketika aku tampak bingung, senyum licik tampak di sudut bibirnya, seolah rencananya berhasil.Dia terus memberi isyarat kepadaku dengan matanya, setelah beberapa detik aku akhirnya sadar, dia ingin aku melakukannya pada ibu angkat!Pantas saja tadi Bibi Nia mengatakan dia sedang membantuku!Terlihat ibu angkat membelakangi ka

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 7

    Seketika tubuh ibu angkat bergemetar, dia seperti memegang ubi yang panas, segera melepaskan tangannya.Wajah cantiknya juga memerah dan tampak malu.Melihat ibu angkat yang bersikap feminim, Bibi Nia menyeringai, “Lihat betapa hebatnya, aku tidak percaya kamu tidak menginginkannya.”Sambil mengatakan itu, dia langsung mengangkat roknya.Seketika aku tercengang, sebelumnya hanya pernah melihatnya di film percintaan, kapan bisa menikmati pemandangan yang luar biasa di kehidupan nyata!Aku merasa semangatku membara, meskipun di depan ibu angkat, jantungku berdebar kencang.“Jason, dari belakang, cepat, aku mau ….” Mendengar kata-kata Bibi Nia yang agresif, aku sangat bersemangat, tubuhku hampir meledak.Jika bukan karena ibu angkat ada di samping, aku pasti akan langsung maju tanpa ragu, membuat Bibi Nia merasakan kehebatanku!Tapi menghadapi kekacauan di depanku, aku tidak berani sembarangan bergerak, takut ibu angkat akan melaporkan pada ibuku.“Anak bodoh, aku ini sedang membantumu!”

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 6

    “Bibi Nia, cepat, cepat berhenti ….”Aku ketakutan dan segera mundur.Dia menatapku dengan penuh pesona, tersenyum dan bertanya, “Bagaimana? Jason, teknik Bibi Nia cukup baik kan, apa kamu tidak tahan? Nanti kamu juga harus memuaskan Bibi Nia dengan baik ya!”Melihatku tidak menjawab dan wajahku sangat pucat, Bibi Nia akhirnya menyadari ada yang tidak beres, mengikuti arah pandanganku dan menoleh ke arah pintu, dia kemudian berteriak dengan seruan “ah” dan tubuhnya sedikit bergemetar.“Astaga, sungguh memalukan!”Bibi Nia malu hingga telinganya memerah, dia segera memalingkan kepalanya, kedua tangannya menutupi matanya dan meringkuk, benar-benar seperti orang yang berpura-pura tidak dilihat.“Ibu angkat ….” Pikiranku kosong, memanggil tanpa sadar.Ibu angkat melirik ke arah bawah punggungku, kemudian segera memalingkan pandangan, dengan wajah muram perlahan berjalan masuk dan tidak lupa menutup pintu, sepertinya takut akan membangunkan adik sepupu.“Apa yang kalian lakukan? Jason, masa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status