เข้าสู่ระบบ"Om, aku salah, aku nggak akan datang ke bar lagi .... Hmm, di sana nggak boleh disentuh." Larut malam di depan pintu bar, seorang wanita cantik yang mengenakan stoking hitam mabuk, terbaring di pinggir jalan, memperlihatkan celana dalam putihnya yang bersih. Hatiku bersorak girang. Tanganku menyelinap masuk ke bawah rok pendeknya. Siapa sangka, dia mengira aku adalah ayah angkatnya yang datang untuk menghukumnya. Saking takutnya, dia tak berani bergerak. Aku memanfaatkan keadaan itu untuk membuka kedua pahanya yang putih mulus, lalu menerkamnya. Dia menjerit ketakutan, "Om! Kenapa menghukumku seperti ini?"
ดูเพิ่มเติมSelesai melihat foto-foto itu, Lilies mematikan puntung rokoknya. Tatapannya menjadi tajam."Sebenarnya aku nggak ingin menyeretmu ke dalam ini." Dia mengeluarkan sebuah flashdisk dari tasnya. "Di dalamnya ada buku rekening asli pencucian uang Harry, juga daftar orang-orang yang uangnya digelapkan oleh Harry.""Dulu aku nggak berani menggunakannya karena nggak ada bukti langsung yang menunjuk padanya. Tapi sekarang, ditambah bukti penggelapan pajak yang ada padamu, itu cukup untuk membuatnya masuk penjara seumur hidup.""Tapi ...." Dia menatap mataku. "Begitu diserahkan, nggak ada jalan mundur. Kamu mungkin juga akan diselidiki, bahkan menghadapi pembalasan."Aku mengambil flashdisk itu dan menggenggamnya. Sentuhan dinginnya membuatku tetap sadar."Aku nggak punya pilihan."Setelah mendapatkan flashdisk, aku berpamitan pada Lilies dan pulang ke rumah.Keesokan paginya, pukul 8.30, Harry memanggilku ke kantornya. Dia duduk di sofa kulit asli, memainkan tasbih di tangannya. Saat melihatk
Rekan-rekan di sekeliling langsung menunduk dan pura-pura bekerja. Tak seorang pun berani melihat ke arah kami.Aku berdiri dan mengikuti Harry masuk ke kantornya. Begitu pintu ditutup, Harry menjatuhkan seluruh isi map ke atas meja.Itu adalah beberapa foto, foto saat aku dan Sacha masuk ke rumahku kemarin."Kamu cukup menikmati ya." Harry menggertakkan gigi, jarinya menusuk dadaku. "Kamu pikir kamu sudah menang? Hah?"Aku tidak menjawab, hanya menatapnya."Pihak pajak itu cuma pemeriksaan rutin. Kamu pikir bisa menjatuhkanku?" Dia mencibir, lalu mengambil sebuah dokumen dari laci dan melemparkannya kepadaku. "Ini perjanjian non-kompetisi perusahaan. Tanda tangani, lalu keluar dari perusahaan dan jangan pernah kembali ke kota ini."Aku membuka dokumen itu. Syaratnya sangat berat. Tiga tahun tidak boleh bekerja di industri yang sama dan harus segera mengundurkan diri."Aku nggak akan tanda tangan." Aku melempar dokumen itu kembali ke meja.Wajah Harry seketika berubah garang. Dia memut
Sacha mengangkat kepala. Saat melihatku, sorot matanya yang semula redup tiba-tiba berbinar.Dia secara refleks ingin berlari ke arahku, tetapi Harry mengulurkan tangan dan mencengkeram pergelangan tangannya, begitu kuat sampai dia mengerutkan kening.Harry mendorongku ke sudut tembok. Aroma cerutu di tubuhnya menyengat dan membuat napasku sesak."Bocah, selama ini aku terlalu baik padamu di perusahaan ya?" Dia melempar kunci mobil ke dadaku. "Jauhi dia. Kalau nggak, sekarang juga pergi ke bagian HR buat ambil surat pengunduran dirimu. Aku akan beri tahu semua rekan seindustri, siapa pun yang berani mempekerjakanmu berarti melawanku."Aku memegangi dadaku, tidak mundur. Pandanganku melewati Harry, menatap Sacha. Sacha menggigit bibirnya. Matanya memerah saat menatapku."Lepaskan dia," kataku. "Dia manusia, bukan barangmu."Harry tertawa, lalu mengangkat tangan, hendak mendorong bahuku. Aku menghindar ke samping, mengeluarkan ponsel dari saku, dan langsung mengarahkannya ke depan wajahn
Dia tersenyum. Itu adalah senyuman setelah melepaskan beban, dengan sedikit ketegasan.Kami saling bertukar kontak, lalu berpisah dengan tergesa-gesa seperti pencuri. Masing-masing menghilang dalam gelapnya malam.Saat itu, aku percaya pada kekuatan cinta, percaya bisa menariknya keluar dari keterpurukan.Namun, takdir memberiku sebuah lelucon besar.Senin pagi adalah rapat rutin perusahaan. Pintu ruang rapat didorong terbuka. Harry, bos kami yang terkenal pemarah dan sangat posesif, berjalan masuk dengan langkah besar.Dia bukan hanya pemimpin perusahaan, tetapi juga sosok kejam yang terkenal di industri. Konon katanya, emosinya mudah meledak. Sedikit saja tidak senang, dia akan memaki, bahkan membanting barang.Saat dia berbalik dan menulis di papan tulis, seluruh darah di tubuhku seakan-akan membeku. Orang yang memelihara Sacha ... adalah dia?Aku mematung. Keringat dingin membasahi punggungku. Janji hari Sabtu itu kini berubah menjadi pedang yang tergantung di atas kepalaku.Di sat






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.