LOGIN“Mmhh … Paman, kamu membuatku merasa sangat geli.” Aku mengangkat pantatku tinggi-tinggi, Paman Robby dari desaku memberikan pelatihan desensitisasi untuk area pribadiku. Jari-jarinya lincah dan bertenaga, membuat seluruh tubuhku terasa sangat geli hingga ke tulang-tulangnya. Ia lalu merangkak ke atas tubuhku dan menopang pinggang rampingku. “Apa rasa gelinya mengganggumu? Paman akan segera membuatmu merasa nyaman .…”
View MoreTetapi aku hanya ingin memperlihatkannya dan tidak memberikan semuanya kepada ibuku. Aku ingin menyisakan uang untuk membeli perlengkapan sehari-hari.Namun siapa sangka, ibuku langsung tidak mau melepaskannya. Dia berteriak padaku, “Kamu itu putriku, aku sudah membesarkanmu bertahun-tahun, uangmu semuanya milikku!”Apapun yang kukatakan, ibuku tetap tidak memberi uang itu padaku.Ini juga membuatku sadar, kalau punya uang sebaiknya disimpan sendiri dan jangan diperlihatkan sembarangan, terutama kepada orang tua sendiri.Kata orang, hewan pun tidak memakan anaknya, tetapi kadang manusia bisa lebih kejam daripada hewan.Belum ada sehari di rumah, aku sudah memutuskan kembali ke kota. Aku tidak membawa uang sepeser pun, bahkan untuk ongkos transportasi.Akhirnya, aku meminjam sejuta dari Paman Robby agar punya ongkos untuk kembali ke kota.Saat aku kembali, Paman Robby tidak hanya membelikanku pakaian yang bagus, tetapi juga mengajakku makan besar. Aku sadar bahwa kadang Paman bisa leb
Mata Paman Robby langsung berbinar. Ia melambaikan tangannya dan menyuruhku duduk di pangkuannya. “Aku tidak menyangka kamu begitu perhatian, tahu cara menghargai bos.” Paman Robby mencubit hidungku dan membuatku merasa geli. “Terima kasih Paman, kalau tidak aku tidak akan tahu dunia di luar begitu indah.”Paman Robby sangat senang mendengarnya. Aku meletakkan satu tangan di antara kakinya dengan lembut, menyentuh alat kelaminnya dan menggosoknya perlahan.Paman Robby segera terangsang, aku yang duduk di pangkuannya sangat bisa merasakan sesuatu menekan tubuhku.“Paman, kamu pasti lelah bekerja. Biarkan aku melayanimu.”Paman Robby dengan senang hati menurutinya, dan membawaku ke sebuah ruangan kosong.“Biarkan aku merasakan teknikmu,” katanya sambil berbaring nyaman di tempat tidur. Aku membuka kancing bajunya dan perlahan melepaskan pakaiannya. Berdasarkan teknik Kak Lisa, pertama-tama aku menuangkan minyak pijat ke tubuh Paman, lalu perlahan menekan dan memijatnya. “Bagaimana
Pelanggan itu terangsang oleh godaannya dan tanpa ragu setuju untuk memperpanjang waktu. Kak Lisa menatapku dan berkata dengan sungguh-sungguh, “Di bidang ini, jika ingin menghasilkan uang, kita harus membuat pelanggan memperpanjang waktunya.”Aku berdiri di samping, mengamatinya dengan kebingungan. “Pelajarilah,” kata Kak Lisa, dia lalu membungkuk dan menjulurkan lidahnya. Menyentuh punggung pelanggan dengan lembut seperti capung yang menyentuh permukaan air.Gerakan ini persis seperti yang Paman Robby lakukan padaku kemarin. Ternyata ini adalah layanan tambahan waktunya. Pelanggan itu berbalik, dan lidah Kak Lisa berputar-putar di sekitar dadanya. Aku bisa melihat dengan jelas bahwa jubah mandinya perlahan-lahan membentuk tonjolan.Aku pun terangsang, ingin mengangkat dan melihat apa yang ada di bawahnya. Setelah layanan dada selesai, Kak Lisa meluncur ke bagian bawah tubuhnya, dan menggunakan dadanya yang lembut menenangkan tonjolan pelanggan itu. Tonjolan itu semakin membesar
“Ahhhh ....” Aku belum pernah merasakan ini sebelumnya. Penetrasi kasar Paman Robby membuatku sedikit kesakitan. Rasa sakit itu perlahan memudar seiring dengan gesekan Paman Robby, dan berubah menjadi kenikmatan yang luar biasa, seolah sedang berada di lautan bunga.Aku merasa begitu nyaman hingga ingin pingsan.Inikah rasanya bersama seorang pria? Pantas begitu banyak wanita yang mendambakan pria.Aku pun mulai bertanya-tanya kehidupan seperti apa yang kujalani selama ini. Rasanya aku ingin menjalani pelatihan desensitisasi seperti ini bersama Paman Robby setiap malam.Sementara Paman Robby terus meneriakan rasa kenikmatan.Dia terus berkata, “Kamu benar-benar luar biasa. Aku belum pernah merasakan yang seketat ini, lebih ketat dibandingkan para gadis di tempat kami.”Paman Robby terus melakukannya selama tiga jam penuh. Setelah itu dia menjauh dariku dengan tubuh lemas dan perlahan mengenakan pakaiannya kembali.Dia bahkan meremas dadaku sekali lagi, seolah masih menikmati sensasi t






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.