Share

Hubungan yang Tidak Jelas
Hubungan yang Tidak Jelas
Author: Ungu

Bab 1

Author: Ungu
Waktu liburan musim panas di tahun kedua kuliah, aku datang bermain ke rumah ibu angkatku, tanpa diduga sahabatnya, Nia Quenie, juga ada di sana.

Bibi Nia belum empat puluh tahun, dia merawat diri dengan sangat baik, terlihat tidak lebih dari tiga puluh tahun, kulitnya halus dan lembut, tubuhnya montok dan setiap gerakan dan senyumannya memancarkan pesona dewasa.

Hari ini dia memakai kemeja putih dan celana pendek katun, dia menyilangkan kedua kaki panjangnnya yang seputih salju, duduk dan mengobrol dengan ibu angkatku.

Mungkin karena cuaca terlalu panas, dua kancing kemejanya tidak dikancingkan, dari sudut pandangku, kebetulan terlihat pemandangan yang menggoda di bawah kerah bajunya.

Dua dada montok seputih salju terbungkus rapat dalam bra renda, menciptakan belahan yang dalam, seiringan dengan suara tawa Bibi Nia tidak berhenti bergoyang, seolah-olah akan melompat keluar dari kerah bajunya, melihatnya membuat mulutku kering dan bagian bawahku terasa panas.

Di bawah celanaku langsung ada yang menonjol, membuatku merasa sangat canggung dan ingin diam-diam kembali ke kamar, tapi malah dihentikan oleh ibu angkatku.

“Jason, aku lihat kancing celanamu kayaknya rusak, ayo lepas dan aku akan menjahitnya.”

Begitu dia mengatakan ini membuatku sangat canggung, kancing celanaku tadi tidak sengaja tersenggol kursi dan lepas, aku tidak menyangka ibu angkat akan menyadarinya.

Tapi jika aku melepas celana, bukankah akan membuat mereka menyadari keanehanku?

“Tidak perlu, tidak perlu, tunggu pulang aku akan meminta ibu untuk memperbaikinya.”

Melihatku yang malu-malu, ibu angkat terkekeh, “Kenapa? Jason, kamu merasa malu di depan ibu angkatmu? Ketika kamu masih kecil aku bantu memandikanmu, aku sudah melihat semuanya, ayo cepat, lepas saja, tidak butuh waktu lama untuk memperbaikinya.”

Ibu angkat sebenarnya adalah sahabat ibuku, karena waktu kecil aku sangat imut dan lucu, jadi dia bersikeras untuk menjadi ibu angkatku.

Saat ini dua wanita itu menatapku, Bibi Nia juga tertawa di samping, “Dasar bocah, kenapa bertingkah seperti anak gadis?”

Kalimatnya ini seketika membuatku terpancing, Bibi Nia beraninya mengejekku!

“Lepas ya lepas, tunggu saja kalian!”

Aku juga tidak peduli lagi, di bawah amarah aku melepaskan ikat pinggang dan celanaku.

Siapa sangka karena aku terlalu bertenaga, tidak hanya celana jeans, tetapi celana pendekku di dalamnya juga ikut terlepas.

Seketika, aku merasa tatapan ibu angkat dan Bibi Nia berubah.

Bibi Nia menatapku dengan tercengang, sepertinya dia terkejut.

Sebenarnya, aku memang kuat di bagian sensitif, setiap kali pergi ke kamar mandi bersama teman-teman sekelas, mereka selalu menghindariku, terlihat agak minder.

Saat ini, wajahku memerah, sangat canggung hingga rasanya jari kakiku bisa menembus sepatu.

Selain merasa malu, aku merasa sedikit bangga di dalam hati ketika melihat ekspresi ibu angkat dan Bibi Nia. Jadi aku tidak buru-buru menarik celana pendek, malah tanpa sadar menegakkan tubuhku dan membuatku terlihat lebih gagah.

“Pakai ... Pakai kembali celana pendekmu.”

Ibu angkat yang bereaksi lebih dulu dengan wajah cantiknya memerah, menoleh untuk mengingatkanku.

Sedangkan Bibi Nia masih menatapku, dari matanya muncul kilatan aneh.

“Maaf, aku terlalu terburu-buru!”

Aku juga kembali tersadar, dengan malu segera menarik celana pendekku, melemparkan celana jeansku ke lantai dan berlari kembali ke kamarku.

Jantungku berdebar kencang, bisa-bisanya aku tanpa ragu memperlihatkan tubuhku di depan ibu angkat dan Bibi Nia bahkan dalam keadaan menonjol pula!

Ibu Angkat tidak akan melaporkan ke ibuku bahwa aku seorang mesum, kan?!

Memikirkan ini, aku segera mengganti celana, perlahan membuka pintu sedikit untuk menguping keadaan di luar.

“Bocah ini sungguh jantan, berlebihan sekali!” Hanya terdengar suara pelan Bibi Nia dari ruang tamu.

“Jason masih kecil, kamu jangan asal bicara.” Kemudian terdengar suara ibu angkat, terdengar agak canggung.

“Hehe, bagiannya itu jauh lebih besar daripada milik orang dewasa, tidak tahu apakah pernah ngerusak gadis-gadis di sekolah.”

Ibu angkatku terdiam sejenak lalu berbisik, “Shh, lebih baik kamu berhenti, nanti Jason akan mendengarnya saat dia keluar.”

“Aduh, kak Jessica, kamu kok merasa malu, kehidupan seks kamu dan suamimu tidak harmonis, kamu tidak ingin mencoba anak angkatmu?”
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 11

    “Kalian jangan ribut lagi.”Aku dengan pelan berkata kepada mereka berdua, “Berhasil, adik sepupu bersedia menjaga rahasia!”“Benarkah!” Kedua wanita itu sangat senang.Ibu angkat tidak tahan dan bertanya, “Jason, bagaimana cara kamu membujuk Felice?”“Ini ….”Aku menggaruk-garuk kepala, akhirnya memberi tahu ibu angkat itu adalah rahasia, melihat waktu sudah larut, kami masing-masing kembali ke kamar untuk beristirahat.Keesokan harinya, aku belum bangun tapi ponselku sudah berdering, aku mengangkat dan itu adalah telepon dari ayahku, dia mendesakku untuk pulang.Setelah sarapan, aku mulai mengemasi koper.Ibu angkat tampak tidak rela, tatapannya padaku tidak sama lagi dengan biasanya, sedikit diwarnai dengan cinta. Dia dengan lembut mengatakan, “Jason, kenapa begitu cepat sudah mau pulang, tinggallah beberapa hari lagi, setelah liburan usai aku akan mengantarmu pulang.”“Beberapa hari lagi sekolah dimulai, ayah mengatakan tahun depan aku sudah semester akhir, dengan koneksinya dia me

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 10

    Sudah kuduga! Ternyata sepupuku masih sangat tidak rela melepas kepergianku. Aku memang paling tahu sifatnya.Aku segera merangkul pinggang rampingnya dan meminta maaf dengan serius, mengatakan aku tidak akan mengulanginya lagi.Dia cemberut, masih terlihat murung, melihatnya yang begitu menggemaskan, aku benar-benar tidak tahan, menundukkan kepalaku dan mencium bibirnya ….“Hmm ….” Serangan tiba-tiba membuatnya tidak siap, tanpa pertahanan bibir kecilnya diserbu oleh lidahku.Awalnya dia memukul dadaku dengan tinju kecilnya, perlahan dia mulai bekerja sama, tidak ada lagi perlawanan seperti di awal, hanya memelukku dengan erat, membiarkanku menciumnya dengan penuh gairah.Sedangkan saat ini, tanganku mulai tidak terkendali, api di dalam diriku kembali menyala hingga aku menekan batangku ke perut bagian bawah adik sepupu.“Hmm? Apa yang mengganjalku?”Bibir kecil adik sepupu terlepas dari kendaliku, dia bertanya dengan bingung, lalu tangannya yang lembut memegangnya ….Awalnya dia mas

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 9

    Ibu angkat dengan panik mondar-mandir, tidak hanya dia, aku juga sangat panik, jika paman tahu itu sama artinya dengan ibu juga akan tahu, jika ibu tahu, aku akan dipukuli habis-habisan.Sedangkan Bibi Nia sangat tenang, dia mengatakan adik sepupu biasanya selalu menempel denganku, mungkin dia akan mendengarkanku, kemudian Bibi Nia mendekat dan membisikkan sesuatu ke telingaku.Setelah mendengarnya, mataku terbelalak dan menatap Bibi Nia dengan tidak percaya.“Apa yang kamu lihat, masalah ini semuanya disebabkan olehmu, jika kamu tidak bisa mengatasinya, siap-siap saja melihat keluarga ibu angkatmu hancur!”Perkataan Bibi Nia ini benar-benar membuatku takut, aku segera mengangguk, menandakan akan melakukan seperti apa yang dia katakan.“Apa yang kalian bicarakan?” Ibu angkat dengan curiga menatapku dan Bibi Nia.“Jason sudah terpikir cara untuk membuat Felice agar menjaga rahasia.” Kata Bibi Nia dengan senyum misterius.“Cara apa?”“Itu ….” Aku tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 8

    Aku tanpa sadar melambat karena aku terkejut, jangan-jangan ibu angkat terbawa perasaan juga?Tapi setelah dipikir-pikir, paman tidak kuat dalam hal itu, ibu angkat pasti akan kesepian dan merasa kosong.Biasanya saat menonton film percintaan yang sangat bersemangat, aku akan sampai tidak bisa tahan dan menggunakan tangan untuk mengatasinya, sekarang ibu angkat sedang menonton secara langsung aksiku dan Bibi Nia, reaksinya seperti ini juga tidak aneh.Seolah menyadari tatapanku, ibu angkat yang sedang mengintip tubuhnya sedikit bergemetar, telinganya memerah, segera memalingkan wajahnya dengan perasaan bersalah.Saat ini Bibi Nia tiba-tiba memisahkan diri dariku, ketika aku tampak bingung, senyum licik tampak di sudut bibirnya, seolah rencananya berhasil.Dia terus memberi isyarat kepadaku dengan matanya, setelah beberapa detik aku akhirnya sadar, dia ingin aku melakukannya pada ibu angkat!Pantas saja tadi Bibi Nia mengatakan dia sedang membantuku!Terlihat ibu angkat membelakangi ka

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 7

    Seketika tubuh ibu angkat bergemetar, dia seperti memegang ubi yang panas, segera melepaskan tangannya.Wajah cantiknya juga memerah dan tampak malu.Melihat ibu angkat yang bersikap feminim, Bibi Nia menyeringai, “Lihat betapa hebatnya, aku tidak percaya kamu tidak menginginkannya.”Sambil mengatakan itu, dia langsung mengangkat roknya.Seketika aku tercengang, sebelumnya hanya pernah melihatnya di film percintaan, kapan bisa menikmati pemandangan yang luar biasa di kehidupan nyata!Aku merasa semangatku membara, meskipun di depan ibu angkat, jantungku berdebar kencang.“Jason, dari belakang, cepat, aku mau ….” Mendengar kata-kata Bibi Nia yang agresif, aku sangat bersemangat, tubuhku hampir meledak.Jika bukan karena ibu angkat ada di samping, aku pasti akan langsung maju tanpa ragu, membuat Bibi Nia merasakan kehebatanku!Tapi menghadapi kekacauan di depanku, aku tidak berani sembarangan bergerak, takut ibu angkat akan melaporkan pada ibuku.“Anak bodoh, aku ini sedang membantumu!”

  • Hubungan yang Tidak Jelas   Bab 6

    “Bibi Nia, cepat, cepat berhenti ….”Aku ketakutan dan segera mundur.Dia menatapku dengan penuh pesona, tersenyum dan bertanya, “Bagaimana? Jason, teknik Bibi Nia cukup baik kan, apa kamu tidak tahan? Nanti kamu juga harus memuaskan Bibi Nia dengan baik ya!”Melihatku tidak menjawab dan wajahku sangat pucat, Bibi Nia akhirnya menyadari ada yang tidak beres, mengikuti arah pandanganku dan menoleh ke arah pintu, dia kemudian berteriak dengan seruan “ah” dan tubuhnya sedikit bergemetar.“Astaga, sungguh memalukan!”Bibi Nia malu hingga telinganya memerah, dia segera memalingkan kepalanya, kedua tangannya menutupi matanya dan meringkuk, benar-benar seperti orang yang berpura-pura tidak dilihat.“Ibu angkat ….” Pikiranku kosong, memanggil tanpa sadar.Ibu angkat melirik ke arah bawah punggungku, kemudian segera memalingkan pandangan, dengan wajah muram perlahan berjalan masuk dan tidak lupa menutup pintu, sepertinya takut akan membangunkan adik sepupu.“Apa yang kalian lakukan? Jason, masa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status