로그인Chapter 17
Profesionalisme
Beck tiba di depan ruang kerjanya, seperti biasa ia mendorong pintu ruangannya perlahan seraya berdoa di dalam hatinya agar pagi ini ia tidak mendapati Vanilla di ruang kerjanya. Doa yang ia panjatkan pagi itu terkabul. Tidak ada Vanilla di sana tetapi ada ibunya yang menatapnya dengan tatapan dingin.
"Begini caramu memimpin perusahaan?" tanya Lucy yang duduk di kursi kerja Beck, wanita itu menyandarkan punggu
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 31Mr. Playboy"Akhir-akhir ini kau sangat sibuk dan jarang datang ke sini," keluh Sophie sambil meletakkan cangkir yang berisi kopi di meja lalu duduk di samping Beck.Beck mengelus sebelah alisnya menggunakan ujung ibu jarinya. "A
Chapter 28Just MineMilikku.Satu kata itu menggema di otak Nick, berkali-kali hingga membuatnya nyaris kehilangan seluruh kewarasannya.Belum pernah ia merasa seperti ini setelah bercinta dengan wanita mana pun
Chapter 29PossessiveVanilla dan Nick keluar dari kamar mandi, keduanya mengenakan kimono hotel tempat mereka menginap. Vanilla tampak memberengut karena hingga dua hari mereka berada di Los Angeles, ia belum mendapatkan pakaian."Sampai k
Chapter 30Crazy PartyCharlotte memutar bola matanya karena jengah. Bagaimana tidak jengah? Klien yang makan malam ber







