LOGINChapter 17
Profesionalisme
Beck tiba di depan ruang kerjanya, seperti biasa ia mendorong pintu ruangannya perlahan seraya berdoa di dalam hatinya agar pagi ini ia tidak mendapati Vanilla di ruang kerjanya. Doa yang ia panjatkan pagi itu terkabul. Tidak ada Vanilla di sana tetapi ada ibunya yang menatapnya dengan tatapan dingin.
"Begini caramu memimpin perusahaan?" tanya Lucy yang duduk di kursi kerja Beck, wanita itu menyandarkan punggu
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 42About the PastNick berbalik, dengan langkah kaki panjang ia mendekati Vanilla, dan membawa wanita itu ke dalam pelukannya. Dengan posesif ia mendekap tubuh Vanilla seolah hanya wanita itu yang ia miliki di dunia ini."Sudah kuka
Chapter 46Your Love Story"Nick, jangan bermain-main. Jauhkan senjatamu, Sayang. Itu berbahaya." Clara berusaha mendekati putranya."Jangan mendekat," ucap Nick, ia menatap ibunya dengan nada dingin dan sorot mata penuh kekecewaan.
Chapter 44You Have Nothing“Seorang mantan tunangan sedang berusaha menjadi pahlawan kesiangan, betapa konyolnya...,” ejek Charlotte kepada Beck saat mereka berada di bangku pesawat yang melaju menuju Madrid.Beck tersenyum miring. “D
Chapter 43My DestinyVanilla berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya, sesekali ia memeriksa layar ponsel yang ada di tangannya."Sayang, duduklah. Jangan panik," ucap Xaviera mencoba menenangkan Vanilla.Vanilla m







