LOGINChapter 26
Making ****
"Aku merindukanmu, Mi Amor." Nick memeluk Vanilla, mengecup pipi gadis itu berulang kali seolah-olah ia telah meninggalkan Vanilla selama seratus tahun.
Vanilla terkekeh. "Kita hanya terpisah beberapa jam."
"Tapi, aku sungguh merindukanmu."
Vanilla menarik bahunya sedikit condong ke belakang. "Apa yang kau bawa?" Ia melirik ke arah bebe
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 13Confused
Chapter 18ObsessionBeck diam-diam mengamati Charlotte yang sedang meletakkan cangkir kopi di mejanya. Sudah satu Minggu gadis itu menjadi sekret
Chapter 14An Idol"Jangan katakan kau memerlukan pelepasan
Chapter 17ProfesionalismeBeck tiba di depan ruang kerjanya, seperti biasa ia mendorong pintu ruangannya perlahan seraya berdoa di dalam hatinya agar pagi ini ia tidak mendapati Vanilla di ruang kerjanya. Doa yang ia panjatkan pagi itu terkabul. Tidak ada Vanill







