Share

Bab 115

“Sekarang giliran lo. Mau tampilin apa?” tanya Amanda masih memperhatikan kertas acara.

“Gue boleh mangkir aja nggak?” tanya Eva kemudian menujukkan cengiran.

Beberapa jam mengobrol dan berinteraksi dengan Amanda membuat Eva merasa semakin akrab dengan jurnalis itu. Mereka memutuskan berbicara santai untuk menghilangkan jarak dan canggung di antara mereka. Eva merasa menemukan sosok yang bisa ditanyai banyal hal tentang dunia jurnalis.

Sejujurnya, Eva memilih jurusan ilmu komunikasi hanya untuk melarikan diri dari keinginan orangtuanya. Semakin lama, Eva mulai menikmati berada di lingkup itu. Setelah memutuskan menyukai bidangnya, Eva memiliki impian menjadi seorang reporter olahraga. Alasannya, tentu karena Sofyan. Apalagi setelah pertemuannya dengan Amanda membuat Eva semakin tertarik dengan dunia pemberitaan itu.

Berbicara tentang Sofyan, Eva masih menghindar dari kekasihnya itu. Dia butuh menjeda kedekatan mereka agar keputusannya kelak tidak disesalinya lagi. Entah memilik ber
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status