MasukPerjuangan seorang Ibu muda yang dikhianati suaminya ketika hamil. Berusaha bangkit dan terus bertahan meskipun hidup seorang diri di rantau. Berusaha lepas dari bayang-bayang suami, membuka peluang usaha sendiri untuk meraih peluang sukses
Lihat lebih banyak“พระแม่คะ ท่านผู้ศักดิ์สิทธิ์ วันนี้หนูจะเปิดนิยายเรื่องใหม่ของให้เรื่องนี้แมสด้วยนะคะ….ไม่เอาสิแมสเดี๋ยวพระแม่ไม่เข้าใจ เอาใหม่นะคะ ขอให้นิยายหนูดังได้ตีพิมพ์ยอดขายทะลุล้านเล่นไปเลยค่ะ เอาแบบนั้นดีกว่านะคะพระแม่”
“หนูขออีกข้อนะคะ พระแม่ช่วยส่งผู้ชายหล่อๆ เหมือนพระเอกนิยายของหนู มาเป็นเนื้อคู่ให้หนูสักคนด้วยนะคะ ถ้าได้ตามคำขอ หนูจะใส่ชุดสีชมพูสวยๆ แล้วนำพวงมาลัยสวยๆ มาถวายอีกนะคะพระแม่” “สบายใจจัง งานนี้สายมูก็ต้องมาแล้ว แก้มหอม เอ๊ยปังแน่ๆ รีบกลับบ้านไปเขียนนิยายต่อดีกว่า” แก้มหอมที่รู้สึกสบายใจและได้พลังเพิ่มขึ้นมาเต็มเปี่ยม ตั้งใจรีบกลับบ้านไปเปิดเรื่องใหม่ “….” “หนูคนสวย ช่วยซื้อของยายหน่อยสิ” คุณยายที่นั่งขายของอยู่บนพื้นเรียกแก้มหอม แก้มหอมเห็นแล้วก็รู้สึกสงสารเลยเดินเข้าไปย่อตัวนั่งลง “คุณยายขายอะไรคะ” “ของเก่าทั้งนั้นเลยหนูคนสวย เลือกเอาไปสักชิ้นสิยายขายถูกๆ” แก้มหอม มองดูว่าจะช่วยคุณยายซื้ออะไรดี มีกำไลอันหนึ่งส่องประกายวิบวับเข้าตาเธอ “หนูเลือกกำไลอันนี้ก็ได้ค่ะ สวยดี” “เลือกได้ดีมากเลยหนู ลองใส่ดูสิ” คุณยายยื่นกำไลสีทองให้ แก้มหอมรับกำไลมาดูใกล้ๆ สวยดี เธอลองสวมดูพอดีเลยแฮะ สวยจัง “เหมาะกับหนูมากนะใส่แล้วหนูจะสมหวังทุกอย่างเชื่อยายสิ” คุณยายยิ้มท่าทางใจดี “เหรอคะ ดีจังค่ะ ราคาเท่าไหร่คะคุณยายหนูจะช่วยซื้อค่ะ” แก้มหอมยิ้มให้คุณยาย “สองร้อยก็พอจ้ะ” “นี่ค่ะคุณยาย” เธอยื่นธนบัตรให้คุณยาย “ขอบใจนะหนูโชคดีนะ ขอให้หนูสมหวังทุกอย่างเลย” แก้มหอมยิ้มให้คุณยาย มองกำไลในมือ สวยดีชอบจัง แก้มหอมกลับถึงบ้าน รีบไปนั่งที่ประจำคือโต๊ะเขียนหนังสือ เปิดคอมพิวเตอร์ เอาละนะ พร้อมแล้ว เปิดเรื่องใหม่กัน เริ่มเลย ชื่อเรื่อง สูตรรักครบรส EP1 ... “เอ๊ะ พล็อตเรื่องฉันละ เอ๊ะ เอาไปไว้ที่ไหนเนี่ย ฉันเขียนไว้แล้วนะ ตายจริงอยู่ไหน สะมงสมอง ใครมาหยิบไปรึเปล่า แก้มหอมเอ๊ย!” เธอหาสมุดที่จดพล็อตเรื่องของตัวเองไม่เจอ ได้แต่บ่นอยู่คนเดียว ช่างเหอะ มันอยู่ในหัวฉันหมดแล้ว ฉลาดๆ อย่างฉันด้นสดไปเลย มาเริ่มเลย ครืดดด ครืดดด เสียงเรียกเข้าโทรศัพท์ “เฮ้อ! ใครโทรอีกล่ะ” แก้มหอมรีบหยิบโทรศัพท์มาดู ปิงปิง รีบกดรับสายเพื่อน “ฮัลโหลปิงปิง แกมีอะไรฉันกำลังจะเปิดนิยายเรื่องใหม่” “แก้มหอมเอาจริงๆ แกจะเขียนนิยายอย่างเดียวตลอดเลยเหรอ หางานทำดีไหม แล้วนิยายค่อยเขียนเป็นอาชีพเสริมเอา แกเขียนนิยายมานานมากแล้วนะ ฉันเข้าใจว่าแกรักการเขียน แต่แกจะอยู่หอพักเล็กๆ เพราะประหยัดไปแบบนี้ตลอดเลยงั้นเหรอ” “ปิงปิงเรื่องนี้ต้องปัง แกอยากฟังไหม ฉันจะเล่าพล็อตย่อๆ ให้ฟัง” “หยุดเลยยัยแก้มหอม ฉันไม่อยาก” “เฮ้ย! แกเพื่อนฉันนะ” “แกน่ะ ต้องฟังฉันก่อนแก้มหอม ฉันมีเรื่องอยากมาระบายกับแก ฉันทุกข์ใจอยู่นะโว้ย” “โอเคๆ ว่ามาปิงปิง” “ฉันทะเลาะกับไอ้ม่อนมันจะเลิกกับฉัน มันห้ามฉันใส่กระโปรงสั่น แกว่ามันเอาแต่ใจเกินไปรึเปล่าว่ะ” “เออ อะไรวะแค่ใส่กระโปรงสั้นจะเลิก ไอ้ม่อนมันไม่มีเหตุผลเลย ปิงปิงแกเลิกกับมันเลย” “แต่ฉันไม่อยากเลิกนี่น่า ฉันจะทำยังไงดีแก้มหอม” “งั้นแกก็ใส่กระโปรงยาวไงปิงปิงตามใจม่อนมันหน่อย” “แต่ฉันมีขาที่สวยมากเลยนะ ฉันอยากโชว์ขาสวยๆ ของฉันอ่ะแก้มหอม” “เวรกรรม” เฮ้อ! แก้มหอมถอนหายใจ “แกถอนหายใจฉันได้ยินนะ แกรำคาญฉันเหรอยัยแก้มหอม” “เออรำคาญทั้งแกทั้งไอ้ม่อนเลย เสียเวลาเขียนนิยายของฉันหมด” “นี่แกเห็นนิยายสำคัญว่าฉันแล้วเหรอยัยแก้มหอม” “ปิงปิงแกไปง้อไอ้ม่อนไปเดี๋ยวมันก็หายงอน” “ก็ได้ฉันไม่กวนแกก็ได้ ชิ! ไปเขียนนิยายของแกเถอะ แค่นี้นะ” “เออ! วางสายไปเลย” ปิงปิงวางสายไปแล้ว แก้มหอมได้แต่นั่งทบทวนคำพูดของเพื่อน จริงของปิงปิงมันนะ ฉันเขียนนิยายมาสองปีแล้วมีนิยายเยอะพอสมควร แต่ไม่มีเรื่องไหนที่ประสบความสำเร็จเลย เฮ้อ! ฉันควรกินลูกท้อแล้วสินะ ผลงานฉันคงยังดีไม่พอจริงๆ ฝีมือฉันคงไม่ดี รึไม่ก็ฉันไม่ได้เกิดมาเพื่อเขียนนิยาย เศร้าจัง ก็ฉันชอบนี่น่า ยังไม่อยากเลิกเขียนKesulitan telah Mas Satya buat sendiri, meskipun aku tidak benar-benar melarangnya menemui anak-anak dia malu sendiri dengan kelakuannya.Menurut bodyguard yang menjaga Cantika di Sekolah, beberapa kali mas Satya datang ke sekolah, meminta izin untuk bertemu dengan Cantika. Setelah penjaga Cantika meminta izin padaku via telepon mas Satya diizinkan berbicara dan memeluk Cantika beberapa menit sebelum Cantika pulang ke rumah.Sama halnya dengan Cantika, mas Satya juga datang ke sekolah Bramma. Bramma yang sudah SMP dan tidak didampingi bodyguard seperti Cantika, membuat Mas Satya lebih leluasa bertemu, mengobrol bahkan memeluk Bramma lebih lama.Bramma yang beranjak dewasa tak berani jujur padaku jika Mas Satya sering menemuinya di sekolah. Aku mengetahuinya dari orang-orang Mas Ammar. Mungkin Bramma takut aku melarangnya bertemu Mas Satya.Sebagai seorang anak Bramma
Aku berusaha merebut Cantika dari dekapan Mas Satya, sambil menangis aku merebut Cantika ayahnya."Cantika milikku!" Mas Satya mendorongku sampai jatuh kelantai.Mas Amar yang emosi tak kuasa lagi menahan amarahnya. Dia mengambil paksa Cantika lalu menghant*m wajah Mas Satya sekali. Cantika yang ketakutan menangis lalu berlari kearah Bramma, gadis kecilku mendekap tubuh abangnya dengan gemetar.Hampir saja orang-orang suruhan Mas Ammar juga ikut memuk*li Mas Satya tapi aku mencegahnya. Ada orang tua Mas Satya, ada anak-anak juga. Bagaimana psikoligis mereka jika melihat anak dan ayah mereka dipuk*li? Aku tak pernah mau ini terjadi, dari awal perceraian aku selalu menjaga agar semuanya baik-baik saja. Meskipun tersakiti aku tetap memberi maaf tapi jika akhirnya begini aku juga tidak akan diam."Ayo Rama, bawa adiknya ke mobil sebelum ayah kalian tambah emosi!" titah Ibunya Mas Satya."Iya,
Ada kabar dari kepolisian katanya Cantika dibawa keluar kota. CCTV di sebuah statsiun kereta api menunjukan anak berciri-ciri seperti cantika melintas sekitar 3 hari yang lalu.Tangisku pecah, aku takut terjadi sesuatu pada anakku. Bagaimana kalau anakaku diculik dan dijadikan peng*mis seperti yang kulihat di TV atau bahkan lebih buruk ... sekarang kan sedang viral yang jual beli organ tubuh. Semoga Cantika baik-baik saja, semoga Allah selalu melindungi anak-anakku dimanapun mereka berada."Sudahlah jangan menangis, setidaknya kita sudah punya petunjuk untuk mencari Cantika. Terus berdoa, polisi dan orang-orang suruhanku tidak akan berhenti sampai Cantika ditemukan," ujar Mas Ammar."Statsiun itu ... kita bisa berangkat ke kampung Mas Satya menggunakan kereta dari statsiun itu. Mas Satya kemana? Sudah berapa hari aku tidak melihatnya." Tiba-tiba saja aku curiga pada Mas Satya." Kamu curiga pada Satya?" ta
"Cantika ... pulanglah, Nak! Ibu, ayah, kakek, nenek, adik dan semuanya menunggumu. Ibu sangat menyayangimu, ibu tidak bisa jika harus tanpamu," lirihku dalam doa ... Aku benar-benar merasa tidak tenang, setiap beberapa menit aku menelpon Mas Ammar, Mas Galih dan Bramma secara bergiliran untuk menanyakan apakah mereka sudah menemukan Cantika atau belum? Perasaanku benar-benar tak karuan jiwaku terasa melayang entah kemana? Namun, aku tak bisa terus begini ada Gaza yang juga membutuhkanku. Aku menghampiri Gaza yang berada di kamar mama lalu meng-asihi Gaza. Aku terlalu tenggelam meratapi Cantika dan hampir saja mengabaikan si bungsu. "Maafkan ibu ya, Nak. Ibu sedih sekali sampai mengabaikan Gaza, ibu takut kehilangan kakak Cantika," bisikku, sambil menciumi kening Gaza yang sedang meny*su. "Jangan egois, anakmu bukan hanya Cantika. Bramma dan Gaza juga butuh kamu, kamu harus kuat!" ujar Mama.
Tiga hari setelah mertuaku pulang ke kampung, Mas Satya benar-benar menikah dengan Rena. Penghulu datang dan menikahkan mereka di kontrakan Rena yang hanya berjarak beberapa kamar kontrakan saja dari tempat tinggalku.Perasaanku? Jangan ditanya, sakitnya Masya Allah tapi aku tetap hadir da
Tak kusangka Rena yang masih muda begitu nekad, memperkenalkan diri sebagai calon menantu pada Ibu dan Bapak mertuaku. Dia begitu gamblang dan berterus terang ingin menikah dengan Mas Satya meskipun harus jadi istri kedua.Mertuaku memang sudah mencium hubungan antara Mas Satya dan Rena ta
Sehari semalan aku menginap di Bidan, sampai mertuaku datang untuk menjemput. Untunglah Bu Bidan sangat baik, beliau tidak masalah saat belum ada keluargaku yang datang untuk menjemput dan menyelesaikan semua biaya persalinan.Ibu mertua juga sempat marah ketika tahu Mas Satya pergi
Manusia memang hanya bisa berencana selebihnya memang benar sekali Tuhan yang menentukan. Menurut perhitungan Bidan tempat aku diperiksa perkiraan lahir besok tapi malam ini perutku sudah tidak enak.Aku tidak lantas pergi ke Bidan, sambil menunggu frekuensi mulas semakin sering aku memben






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan