Share

314. Status Ghina

Penulis: prasidafai
last update Terakhir Diperbarui: 2025-06-20 15:02:34

“Ya, Tuan,” ucap Anton dengan mantap. “Ternyata ada hubungan antara Echelon Vanguard dan faksi garis keras dalam pemerintahan Agnado. Kami masih menelusuri alur komunikasi mereka, tapi indikasi keterkaitan itu cukup kuat.”

Ken bersiul pelan, lalu menggeleng pelan.

“Satu benang merah lagi, Morgan,” komentar Ken sambil mengusap dagunya. “Sekarang semua tampak saling terhubung dan berputar di sekelilingmu.”

Morgan tidak langsung menanggapi. Pria itu menyandarkan punggung ke sofa dan mengangkat pandangannya ke langit-langit ruang kerja.

Lampu gantung memantulkan kilatan samar di mata Morgan yang penuh perhitungan.

“Jerry dan Si Tua bisa saja melacak Ghina. Jika mereka tahu dia masih hidup, dia bisa dijadikan alat,” ucap Morgan penuh penekanan. “Bahkan dijadikan umpan untuk sesuatu yang lebih besar.”

Anton dan Ken diam. Namun fokus mereka tetap tertuju pada Morgan.

Morgan menurunkan pandanga
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa   457. Pemberkatan

    Acara pemberkatan pernikahan Timothy dan Nirina dilaksanakan pagi hari. Karena belum sempat ke hotel, Sydney dan Morgan langsung menghadiri pemberkatan itu di gereja. Dengan gaun sederhana dan riasan tipis, Sydney tetap memancarkan aura kecantikan yang kuat. “Kau datang!” seru Nirina sambil memeluk Sydney. Wanita dengan gaun pengantin itu bahkan meloncat kegirangan di depan Sydney. “Terima kasih, Kak Sydney dan Kak Morgan!” Timothy tersenyum lebar di sebelah Nirina. “Adik sepupu dan sahabatku jatuh cinta, lalu menikah. Bagaimana bisa aku tidak datang?” Sydney tertawa pelan. “Selamat atas pernikahan kalian,” ucap Morgan sambil tersenyum tipis. “Ya, selamat atas pernikahan kalian. Siapa sangka ternyata kalian berjodoh?” Sydney menambahkan. Pipi Timothy dan Nirina memerah malu. “Kalian berdua saja?” tanya Nirina, mata pengantin wanita itu terus berbinar. Ken muncul dari balik punggung Morgan sambil melambaikan tangan. “Perkenalkan, aku anak pertama Morgan dan Sydney,” sahut K

  • Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa   456. Memberi Dukungan

    Jet pribadi yang disiapkan Morgan untuk penerbangan mereka ke Sevhastone, dilengkapi dengan beberapa peralatan kesehatan. Bahkan, Ken sengaja diminta untuk ikut sebagai dokter pribadi Sydney. “Zya tidak bisa ikut, anak kami masih terlalu kecil untuk ikut perjalanan singkat yang jauh ini,” ujar Ken begitu datang ke bandara. Morgan mengangguk. Tanpa menunggu dipersilakan, Ken masuk lebih dulu ke jet pribadi Morgan. Ken harus memasang beberapa alat untuk berjaga-jaga jika kondisi Sydney mendadak memburuk. Setelah Ken pergi, Morgan menoleh ke sisi yang satu lagi. Sydney berdiri di sisinya dengan rambut berterbangan terkena angin dan gaun sederhana berwarna putih. Wanita itu bersikap lebih dingin dari biasanya. “Ayo, kita masuk, Darling,” ajak Morgan sambil mengulurkan salah satu tangannya pada Sydney. Sydney tidak langsung menyambut tangan Morgan. Wanita itu hanya menatap tangan itu, lalu beralih pada mata Morgan. “Jika aku setuju dengan ide gilamu untuk mengungsikan kami ke l

  • Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa   455. Kita Semua Diincar

    Morgan bangkit dari duduknya. Pria itu segera melangkah menjauh dan menelepon seseorang. “Mereka semakin agresif. Hari ini mereka mengirim seseorang ke sekolah anakku. Istriku punya fotonya. Selidiki dia dan pastikan dia tidak mendekati anak-anakku,” perintah Morgan tegas pada seseorang di ujung ponsel. Saat Morgan menutup panggilannya, Sydney mendekat. “Apa tidak sebaiknya kita bawa anak-anak ke Sevhastone saja?” saran Sydney seraya mengangkat kedua alisnya. “Kita semua sedang diincar,” sahut Morgan sambil menatap lekat mata Sydney. “Sebaiknya kita semua tidak berada di satu tempat yang sama di depan publik.” Sydney terdiam, tidak membantah. Namun wanita itu tanpa sadar meremas kedua tangannya. Dia juga menggigit bibir merah mudanya. Morgan melangkah mendekat hingga tidak ada jarak di antara mereka. Pria itu menarik dagu Sydney dengan lembut hingga gigitan bibir wanita itu terlepas. “Jangan cemas, kau baru saja pulih,” pinta Morgan. “Anak-anak akan aman.” Sydney menghela n

  • Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa   454. Majikan yang Mana?

    Jantung Sydney berdebar lebih cepat dari sebelumnya.Di kelas anak-anaknya, hanya Jade dan Jane yang merupakan anak kembar. Dan toilet ini jauh dari ruang kelas lain.‘Siapa dia?’ batin Sydney sambil menggigit bibirnya.Dahi Sydney berkerut. Dia tengah memeras otaknya untuk menemukan apa yang harus dirinya lakukan untuk melindungi anak-anak.“Aku pulang saja!” Wanita itu berteriak kesal.Tidak lama kemudian wanita itu keluar dari toilet.Sydney tengah berpura-pura mencuci tangan. Dia menyembunyikan wajah dengan rambutnya yang jatuh.“Astaga!” Wanita itu memekik. “Aku tidak tahu kalau ada orang di sini.”“Apa aku mengganggumu?” tanya Sydney mencoba terdengar biasa tanpa menoleh.“Tidak juga,” sahut wanita berambut pendek yang mulai mencuci tangan di wastafel sebelah Sydney.Dari cermin, Sydney dapat melihat wanita itu memakai seragam pengasuh dari yayasan ternama di Highvale.“Kau menunggu siapa?” tanya Sydney membuka obrolan.Sydney akhirnya menegakkan punggung dan menoleh. Dia tidak

  • Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa   453. Rencana Rahasia

    Jerry sudah bebas. Sebentar lagi, dia akan merekrut kembali anggota Echelon Vanguard. Bukan tidak mungkin, Jerry akan mengkhianati Morgan. “Hidupmu sekarang saja sudah ada di ambang kehancuran, Morgan. Kau akan kehilangan keluargamu dan mungkin juga jabatanmu, jika kita kalah,” sahut Jerry tajam. Morgan mengepalkan tangan. Jerry tidak sedang mengejek Morgan, tetapi memberikan fakta pada pria itu. Dalam artian, Jerry sudah tidak punya alasan untuk melakukan hal jahat pada Morgan. Karena apa yang selama ini Jerry inginkan dari Morgan–kebahagiaan, perlahan sedang direnggut paksa oleh Onix. “Lalu untuk apa kau menemuinya?” tanya Morgan dengan rahang mengeras. Jerry menghela napas. “Aku ingin minta maaf pada Bibi Debby karena dia jadi bernasib buruk karena berpihak padaku,” jawab Jerry jujur. “Selain itu … aku juga merindukannya.” Morgan terkekeh pelan. “Itu terlalu berisiko. Tempat perawatan Bibi Debby adalah rahasia,” tukas Morgan dengan tegas. Kali ini Jerry yan

  • Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa   452. Wanita Perayu

    Morgan membuka mata, lalu mengangguk.“Dirimu,” jawab Morgan sambil menyugar rambut Sydney yang jatuh ke dahi. “Kau meminta vitamin atau obat ampuh pada Ken, demi datang ke pernikahan Tim dan Nirina, tapi mengabaikan kesehatanmu.”Sydney terdiam. Morgan tampak masih ingin bicara.“Saat kau tidak sadarkan diri, duniaku gelap,” lanjut Morgan. “Aku tidak pernah membayangkan … hidup tanpa ada kau di dunia ini.”Morgan menarik napas, sebelum bicara lagi, “Hari pertama kau masuk ICU, jadi hari yang paling menegangkan. Keempat anak kita tidak berhenti menangis dan mencarimu.”Mata Sydney berkaca-kaca. Dia menunduk, merasa bersalah.Setiap mengingat cerita Morgan bagian itu, hati Sydney ikut merasakan sakit.Seandainya saja Sydney lebih hati-hati, dia tidak akan keracunan di depan anak-anak dan membuat mereka trauma.“Maaf .…” ucap Sydney lirih sambil membalas genggaman tangan Morgan.“Sekarang kau paham kenapa aku tidak mengizinkanmu pergi?” tanya Morgan sambil tersenyum.Perasaan penuh kasi

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status