author-banner
prasidafai
prasidafai
Author

Novels by prasidafai

Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Daisy Morwyn, 22 tahun, hidup dalam penganiayaan keluarga angkatnya. Ingin bebas, gadis itu segera mencari pekerjaan setelah lulus. Namun Daisy justru diterima sebagai asisten pribadi tunangan kakak angkatnya, Jade Draxus. Sejak melihat memar di tubuh Daisy, perhatian Jade mulai tertuju padanya. Kedekatan mereka berkembang cepat, hingga satu malam panas menjebak mereka dalam hubungan terlarang yang seharusnya tidak pernah ada. “Saya bebas melakukan apa pun padamu, Daisy. Kau cukup menikmatinya saja,” ujar Jade sambil melepas kancing kemeja Daisy.
Read
Chapter: 226. Daripada Amarah
"Ya benar, Nona," jawab Primus sambil mengangguk sopan pada Jane.Jade menatap Primus dengan saksama, menantikan jawaban pria berusia sekitar 50-an itu yang juga menatapnya lurus tanpa ragu.Saat Jade masih kecil, Primus dipercayakan oleh Morgan untuk menjaga ibu dan adik-adiknya di Suri. Pria itu otomatis menjadi pelindung keluarga mereka di negara ini.Jade ingat beberapa kali Primus mengantar dan menjemputnya dari taman belajar untuk anak-anak.Pemandangan dari kursi belakang Jade yang berusia empat tahun adalah wajah serius Primus yang sedang mengendarai mobil hitam besar. Terkadang Primus juga dengan sabar menunggu di depan gerbang sambil membawa bekal yang disiapkan Sydney.Dengan tanggung jawab sebesar itu, menjaga istri dan anak-anak majikannya sendirian di negara yang jauh, Primus bekerja sendiri di Suri selama berbulan-bulan. Dan Morgan sangat mempercayainya hingga detik ini.Jade akhirnya berkata sambil meraih ponselny
Last Updated: 2026-02-17
Chapter: 225. Mengganggu Ketenangan
Morgan menaruh tangannya di bahu Jade, memberikan kekuatan sekaligus dukungan. "Tidak perlu, Jade,” tolak Morgan tanpa membuat Jade berkecil hati. “Kami bisa menjenguk Elias setelah dia dipindahkan ke kamar rawat inap. Elias harus pulih dulu sebelum kami menemuinya.” “Benar, Mami juga belum bisa mengontrol emosi jika melihat Elias sekarang,” tambah Sydney, matanya sudah kembali berkaca-kaca. “Kami tidak akan bisa melakukan atau membicarakan sesuatu juga, jika Elias belum sadar.” Kini Sereia ikut mengemukakan pendapatnya. “Setuju.” Zaleia mengiyakan pendapat kembarannya. “Hitung-hitung, kami bisa beristirahat sejenak.” Jade mengangguk. Pria itu tahu orang tua serta adik-adiknya tidak ingin membebani Elias dengan kehadiran seluruh keluarga saat kondisi Elias masih sangat lemah. "Apa boleh aku pulang dulu untuk mandi dan istirahat?" tanya Jade sambil menatap ayahnya. "Aku juga perlu memanggi
Last Updated: 2026-02-17
Chapter: 224. Bukan Pelaku Utama
Operasi Elias baru saja selesai. Walaupun pria itu masih harus menjalani pemantauan ketat dan masuk ke ICU, setidaknya operasinya berjalan dengan lancar tanpa komplikasi serius. Jade sendiri sudah mengganti pakaian dari baju operasi hijau muda kembali ke pakaiannya sebelumnya, kemeja putih yang sedikit kusut dan celana panjang hitam. Di kursi ruang tunggu yang paling dekat dengan ICU, Jade mengeluarkan ponsel dari saku dan membuka aplikasi surel. Pria itu menggerakan jarinya dengan cepatn saat mengetik pesan untuk Daisy. "Maaf, rencanaku untuk membawamu pergi harus tertunda. Elias kecelakaan dan dia butuh donor darah dariku secepatnya. Maafkan aku, Daisy, karena aku membiarkanmu bertunangan dengan Vincent. Tapi, Daisy, selama aku masih bernapas, aku akan terus mengusahakanmu. Aku janji." Jade mengirim surel itu sambil berharap bahwa Daisy masih mau membaca dan membalas pesannya segera. Namun hingga matahari sudah mulai muncul di ufuk timur dan cahayanya menerobos jendela ru
Last Updated: 2026-02-17
Chapter: 223. Tiga Kali Lipat
Pertanyaan Vincent membuat Andien menatap punggung pria itu dengan tatapan tidak percaya.Bagaimana bisa Vincent mempertanyakan hal sensitif sefrontal itu?Perawat melirik canggung ke arah Andien, sebelum kembali menatap Vincent dan menjawab dengan hati-hati, "Keadaan Nona Daisy saat sampai di sini sudah sangat kritis, jadi bayi Nona Daisy tidak bisa diselamatkan, Tuan."Vincent tersenyum tipis."Apa golongan darah Daisy?" tanya Vincent."Golongan darah O dengan rhesus positif," jawab perawat setelah menghela napas pendek.Vincent mengangguk dengan lega."Itu bukan golongan darah yang langka. Aku akan menyuruh salah satu anak buahku ke sini. Lanjutkan saja kuretasenya dan selamatkan tunanganku,” ucap Vincent dengan nada memerintah.Perawat mengangguk sopan dan kembali masuk ke ruangan.Jari manis Daisy boleh terpasang cincin berlian berkilauan yang sangat mahal dan indah, tetapi pada kenyataannya gadis
Last Updated: 2026-02-16
Chapter: 222. Usir Mereka!
Vincent menyugar rambutnya dengan frustasi."Periksa apakah di luar masih banyak orang atau tidak. Jika masih, usir mereka!" perintah Vincent pada anak buahnya lewat panggilan telepon.Ini belum ada setengah jam sejak pesta pertunangan mereka usai. Mungkin masih ada beberapa tamu yang saling bercengkerama di halaman, entah apa yang mereka bicarakan."Aku tidak ingin ada orang lain yang melihatku membawa Daisy ke luar. Satu menit, kau hanya punya satu menit untuk mengusir mereka!" Vincent melanjutkan, suaranya naik satu oktaf."Baik, Tuan," jawab anak buah Vincent di ujung telepon tanpa banyak bertanya.Vincent segera menutup panggilan. Pria itu kembali ke ruangan dan mengangkat tubuh Daisy yang lemas dengan hati-hati. Satu tangan Vincent ada di bawah lutut Daisy, satu lagi di punggungnya.Vincent mengabaikan darah Daisy yang menetes sepanjang perjalanan mereka dari ruangan ke pintu depan rumah.Tetesan merah itu meningga
Last Updated: 2026-02-16
Chapter: 221. Selamatkan Kami!
"Bagaimana bisa kamu tidak tahu kalau kamu sedang hamil, Daisy?” Vincent justru bertanya dengan nada menuduh. “Jangan coba-coba membodohiku!"Wajah Vincent memerah. Urat di lehernya menonjol. Amarah yang sejak tadi coba Vincent tahan dengan susah payah kini meledak dengan dahsyat."Jadwal datang bulanku memang tidak teratur," jawab Daisy sambil sesekali mendesah kesakitan, suaranya putus-putus. "Aku pikir ... aku pikir ini hanya keterlambatan biasa. Kumohon, tolong selamatkan kami. Anak ini tidak salah apa-apa, Vincent."Daisy menggeleng pelan. Mata gadis itu menatap Vincent penuh harap, memohon belas kasihan dari pria di hadapannya."Kau bilang, kau mencintaiku." Daisy mencoba mendesak Vincent dengan lembut, memainkan perasaan pria itu.Naluri seorang ibu begitu cepat dimiliki oleh Daisy begitu dia tahu bahwa dia sedang hamil. Begitu cepat hingga mengejutkan dirinya sendiri.Jadi apa pun akan Daisy katakan dan lakukan untuk anak
Last Updated: 2026-02-16
Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Sydney Zahlee baru berusia 23 tahun saat harus kehilangan bayi, status sebagai istri, dan juga suaranya. Belum lagi, mantan suami yang berselingkuh dengan sepupunya itu meninggalkan begitu banyak utang atas nama Sydney. Putus asa, Sydney memilih untuk mengakhiri hidup. Namun, seorang pria tampan dan menyeramkan justru menyelamatkannya. Pria itu adalah Morgan Draxus, penguasa bisnis di industri pelayaran laut, yang juga seorang bos mafia. Morgan juga meminta Sydney untuk menjadi ibu susu bagi bayi kembarnya. Tidak ada yang bisa menolak sepasang bayi kembar Morgan, termasuk Sydney. Apalagi ketika Sydney mengetahui bahwa Morgan adalah bos mantan suaminya. Bukankah ini bisa menjadi jalan untuk balas dendam pada pria brengsek yang sudah membuat Sydney sengsara? “Sentuh dia, dan akan kubakar habis dirimu beserta semua keluargamu!” ancam Morgan saat melihat Sydney hampir meregang nyawa di tangan mantan suaminya. *** IG: @prasidafai
Read
Chapter: Epilog
Epilog 13 tahun kemudian …. “Mami, aku ingin bicara sebentar.” Sebuah suara pria muda memecah fokus Sydney yang tengah membaca laporan keuangan Zahlee Entertainment. Wanita cantik yang kini berusia hampir setengah abad itu menoleh dari meja kerja kecilnya di ruang kerja Mansion Ravenfell. Tatapan Sydney langsung bertemu dengan sorot mata Jade, anak laki-lakinya yang kini sudah beranjak dewasa. Jade baru saja merayakan ulang tahunnya yang kedelapan belas minggu lalu. Rambut cokelat anak yang masih memakai seragam sekolah menengah atasnya itu sedikit berantakan. Di tangannya, Jade menggenggam amplop putih dengan logo universitas asing. “Tentu, Sayang.” Sydney meletakkan pulpen sambil tersenyum lembut. “Duduklah. Kau kelihatan serius sekali.” Jade menelan ludah, lalu duduk di seberang ibunya. “Aku diterima kuliah di Negara Suri,” ucap Jade seraya menyodorkan amplop putih itu pada Sydney. Senyum di bibir Sydney perlahan menghilang. “Negara Suri?” ulang Sydney pelan,
Last Updated: 2025-10-07
Chapter: 535. Bintang Ketujuh
“Sangat memungkinkan, Morgan,” jawab Ken tanpa ragu. “Sydney akan terbang bersama dokter terbaik sepanjang masa yang pernah ada. Tidak mungkin mereka tidak mengizinkannya.” Sydney dan Morgan tidak bisa menahan tawanya. “Aku hampir lupa kalau kau sepercaya diri ini, Ken,” komentar Sydney. “Lupakan saja, Darling. Dia tidak penting,” sahut Morgan cepat sambil menatap Sydney. “Sialan!” maki Ken sambil mendorong pelan bahu Morgan yang tengah terkekeh. Beberapa bulan kemudian. Udara Highvale sore itu bertiup lembut dan sejuk. Aroma bunga musim semi memenuhi halaman Mansion Ravenfell yang kini terasa benar-benar hidup kembali. Burung-burung kecil beterbangan di antara pohon maple yang baru tumbuh, sementara dari jendela besar lantai dua, cahaya matahari menerobos lembut ke dalam kamar yang kini dipenuhi suara tangis bayi. Morgan berdiri di sisi ranjang. Wajah pria itu tampak tegang, tetapi matanya penuh cahaya. Di lengannya, terbaring seorang bayi mungil berusia lima hari
Last Updated: 2025-10-07
Chapter: 534. Tiga Buket Bunga untuk Sydney
Suara seseorang terdengar pelan dari walkie-talkie yang menempel di telinga kanan Anton. Pria berperawakan tegap itu mengernyitkan dahi, mendengarkan dengan seksama. Tidak lama kemudian, Anton menekan tombol kecil di alat komunikasi itu. Tidak ada suara yang terdengar lagi dari walkie-talkie-nya. Anton menoleh dan menghadapkan tubuh ke arah Sydney yang masih duduk di ranjang. Wanita itu tampak pucat, matanya sembab setelah percakapan tegang dengan Nenek Tristan beberapa menit sebelumnya. “Nyonya Sydney,” panggil Anton sopan, dan juga berhati-hati. “Tuan Morgan dan anak-anak sudah sampai di lobi.” Sydney refleks menyeka sisa air mata di pipinya dengan punggung tangan. “Rahasiakan soal Nenek Tristan,” pinta Sydney lirih. “Dan, tolong ambilkan air. Aku perlu cuci muka.” Anton menunduk, lalu menyahut pelan, “Baik, Nyonya.” Dalam waktu singkat, satu wadah berukuran sedang berisi air bersih sudah di ada tepi ranjang Sydney. Sydney mencipratkan air ke wajah, membiarkan d
Last Updated: 2025-10-06
Chapter: 533. Mencegah Doa Buruk
“Aku kasihan pada anak dalam kandunganmu,” cibir wanita tua itu lagi. “Dia akan menanggung dosa yang sama seperti ibunya.” Sydney mengusap perutnya pelan. Jemarinya bergetar menahan amarah yang mendidih di dada. Darah terasa naik ke kepala, tetapi napas Sydney tetap tertata. Sydney menunduk sebentar, lalu menegakkan punggung dengan tenang, meski matanya mulai berembun. Anton yang berdiri di dekat pintu mengepalkan tangan. Rahangnya mengeras. Anak buah Morgan itu hampir saja maju dan menarik wanita tua itu keluar paksa, tetapi gerakan tangan Sydney yang terangkat pelan menghentikannya. “Tidak apa-apa,” sergah Sydney berusaha terlihat meyakinkan. Anton mengembuskan napas berat, menunduk dengan patuh, meski matanya menyorotkan ketidaksetujuan yang jelas. Wanita tua itu berdecih, matanya berputar sinis. “Sikapmu itu …” Nenek Tristan menatap Sydney meneli
Last Updated: 2025-10-06
Chapter: 532. Rumah Dijual
Beberapa hari setelah proses pengurusan kepindahan sekolah Jade dan Jane selesai, suasana siang di kediaman tempat anak-anak Draxus tinggal terasa berbeda. Langit cerah, tetapi halaman rumah tampak lengang. Mobil-mobil hitam berjejer di depan pagar, berbaris rapi seperti rombongan penting yang siap berangkat. Suara mesin mobil satu per satu menyala. Para pengasuh sibuk membantu mengangkat koper kecil ke dalam bagasi. Anak-anak berlarian sebentar di teras, lalu naik ke mobil sesuai arahan Primus. Morgan berdiri tidak jauh dari pintu, memandangi rumah itu untuk terakhir kalinya sebelum masuk ke mobil. Udara siang itu terasa berat. Banyak kenangan tersimpan di balik dinding rumah itu. Tangis, tawa, juga kehilangan. Namun kini, semua kenangan itu harus Morgan tutup rapat. Saat mobil terakhir bersiap meluncur, seorang pria berpakaian serba hitam menghampiri pagar. Pria itu mengunci gerbang dengan gembok besar, lalu memasang spanduk bertuliskan ‘Rumah Dijual’ di sisi gerbang. D
Last Updated: 2025-10-05
Chapter: 531. Mami Kapan Pulang?
Saat pagi tiba, Morgan sengaja menyempatkan diri untuk mengantar Jade dan Jane sekolah.“Papi, Mami kapan pulang?” Pertanyaan itu meluncur dari mulut Jane begitu mobil hitam Morgan melaju keluar gerbang rumah.Morgan melirik ke kaca spion, menatap wajah mungil anak perempuannya yang duduk di kursi belakang.Mata Jane berbinar penuh harap.“Kami lindu Mami,” sambung Jade dengan suara lebih pelan, tetapi matanya sama-sama berkilat. “Apalagi adik bayi. Apakah dia baik-baik saja, Papi?”Morgan tidak langsung menjawab.Kedua tangannya menegang di setir, sementara napasnya terdengar berat.Suara anak-anak itu menusuk hatinya, membuat rasa bersalah yang sudah menumpuk semakin menggerogoti.“Mami sedang beristirahat,” sahut Morgan akhirnya. “Adik bayi juga baik. Dokter menjaganya dengan sangat hati-hati.”Morgan sengaja tidak menjawab dengan detail tentang situasi Sydney dan salah satu janin dalam kandungannya yang gagal diselamatkan.“Kalau begitu, kapan kita boleh beltemu Mami?” Jane kembal
Last Updated: 2025-10-04
Mantan Istri Tuan CEO yang Berkuasa

Mantan Istri Tuan CEO yang Berkuasa

Gauri Bentlee, 20 tahun, harus melunasi utang orang tuanya dengan menikahi Adam Harraz, seorang CEO sekaligus pewaris keluarga konglomerat. Pernikahan mereka sangat dingin sampai akhirnya Gauri memutuskan pergi dari rumah karena memergoki Adam berselingkuh dengan sekretarisnya. Bahkan, perselingkuhan itu sampai membuat sekretarisnya hamil. Namun, ketika Gauri menjalin hubungan dengan pria lain, Adam kembali untuk mendapatkan hatinya. “Maafkan aku, Gauri,” ucap Adam saat melihat Gauri dalam balutan gaun pernikahan. “Apa kamu harus melihatku bersama orang lain terlebih dahulu supaya bisa menyadari perasaan kamu padaku, Adam?” *** IG: @prasidafai
Read
Chapter: 265. Tidak Akan Bisa Berhenti
“Sudah selesai?” tanya Adam, berdiri di tepi kebun mawar yang membentang indah di belakang kediaman Thomas. Matahari mulai tenggelam, memberikan semburat jingga yang memukau.Gauri melangkah mendekat, gaun berwarna krem lembut yang memeluk tubuhnya berkibar tertiup angin sore. Di tangannya ada buket bunga mawar putih kecil yang baru saja wanita itu atur bersama Amelia.“Sudah,” jawab Gauri tersenyum tipis. “Kebun ini terlalu cantik jika tidak dipakai sebagai latar pesta kita.”Adam memandangnya dengan intens, mata gelap pria itu mengamati setiap detail wajah Gauri yang diterangi cahaya lampu sekitar. “Kamu lebih cantik.”“Mas Adam, jangan mulai lagi atau kamu ingin melihat pipiku semerah tomat.” Gauri mendesah kecil sambil menggeleng. “Orang-orang sudah berdatangan, kita harus segera bergabung.”Adam mengulurkan tangan, menarik Gauri mendekat hingga wanita itu berdiri hanya beberapa sentimeter darinya.“Kalau aku bilang kamu cantik, kamu terima saja,” tukas Adam.Gauri tertawa kecil,
Last Updated: 2025-01-10
Chapter: 264. Harraz’s
“Mama ingin sesuatu dari laci itu?” tanya Gauri lagi, memastikan bahwa dia tidak salah mengerti.Arum mengangguk pelan, matanya tidak lepas dari laci kecil di samping ranjang. Gauri mengerutkan kening sejenak, merasa sedikit ragu, tetapi akhirnya dia mendekat ke laci itu.Gauri membuka laci kecil tersebut dengan perlahan. Di dalamnya, terdapat sebuah kotak perhiasan kecil berwarna merah marun dengan ukiran emas di bagian atasnya. Gauri mengangkat kotak itu, lalu menoleh ke arah Arum.“Ini, Ma?” tanya Gauri sambil mengangkat kotak itu.Arum mengangguk lagi, kali ini lebih mantap. Gauri membawa kotak itu ke hadapan Arum, tetapi wanita paruh baya itu membuat gerakan tangan seolah meminta Gauri membuka kotak tersebut.Dengan hati-hati, Gauri membuka kotak kecil itu. Di dalamnya, terdapat sebuah cincin mewah dengan desain yang klasik dan elegan. Kilauan berlian di tengah cincin itu tampak memikat di bawah cahaya lampu kamar.Gauri memandang cincin itu dengan kagum.“Cincinnya sangat indah,
Last Updated: 2025-01-09
Chapter: 263. Merawat Luka
“Jadi, Nona benar-benar akan meninggalkan griya tawang?” tanya Amelia, matanya menatap koper kecil yang ada di sisi Gauri.Gauri mendongak dan memandang griya tawangnya sekali lagi dari tempat parkir JCrown Tower, tempat tinggal yang penuh kenangan, baik manis maupun pahit.“Ya,” jawab Gauri dengan mantap. “Tempat ini terlalu penuh dengan bayangan masa lalu. Kakek benar, saya butuh tempat tinggal baru yang lebih baik.”Amelia tersenyum kecil. “Rona Village memang lebih cocok untuk Nona sekarang. Walaupun kita sudah dewasa, terkadang kembali ke rumah orang tua akan terasa menenangkan.”Gauri hanya tersenyum. Wanita itu mengangguk pelan, mengiakan pendapat Amelia.Beberapa saat kemudian, Gauri melangkah menjauh dari JCrown Tower sambil membawa barang-barang penting dan meninggalkan semua yang tidak lagi ingin wanita itu ingat di griya tawang.Hari-hari berlalu, dan selama Adam berada di Australia, Gauri mengisi waktunya dengan bekerja dan merawat Arum. Setiap malam, setelah menyelesaika
Last Updated: 2025-01-09
Chapter: 262. Menularkan
[Bagaimana bisa kamu lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan Mama daripada aku, Gauri?]Gauri membaca pesan itu dengan senyum tipis. Matanya memancarkan kehangatan yang bercampur geli. Adam selalu memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan rasa cemburunya.Tanpa berpikir panjang, Gauri mengetik balasan. “Kamu sudah sampai di Australia?”Gauri menekan tombol kirim dan kembali menyandarkan tubuh di jok mobil. Amelia yang duduk di sampingnya sibuk dengan laptop, sementara sopir yang memegang kemudi sesekali melirik ke arah mereka melalui kaca spion.“Pesan dari Tuan Adam?” tanya Amelia dengan senyum menggoda tanpa mengalihkan pandangan dari layar laptop.“Hmm,” gumam Gauri singkat sambil menyimpan ponsel ke dalam tas. “Mas Adam hanya ingin memastikan saya tidak lupa bahwa dia ingin menjadi prioritas saya.”Amelia terkekeh pelan, menggelengkan kepala. “Saya senang melihat hubungan Nona dan Tuan sudah membaik.”Mobil perlahan memasuki gerbang besar dengan lampu-lampu taman yang menyor
Last Updated: 2025-01-08
Chapter: 261. Bebas
“Jadi, apa semuanya sudah selesai?” tanya Gauri sambil merapikan pakaiannya ke dalam koper kecil. Tangannya sibuk melipat gaun sederhana yang Amelia serahkan padanya.Amelia, yang berdiri di dekat lemari, mengangguk sambil membawa beberapa dokumen yang baru saja dia serahkan.“Ya, evaluasi mingguan Uno Rekayasa Industri berjalan dengan baik. Proyek-proyek besar berjalan lancar, meski ada beberapa kendala teknis kecil yang bisa diatasi dalam waktu dekat.” Amelia menjawab.“Bagus,” sahut Gauri, tersenyum tipis. “Amelia, kamu benar-benar sudah banyak membantu selama saya di sini. Terima kasih.”“Tapi, Nona Gauri … kalau saya lebih berhati-hati saat menyetir, kecelakaan itu tidak akan terjadi. Saya benar-benar minta maaf.” Amelia mendesah pelan, menatap Gauri dengan sorot mata penuh rasa bersalah.Gauri mengangkat wajah, menatap Amelia tajam, tetapi penuh kehangatan.“Saya sudah bilang berkali-kali, Amelia, saya tidak ingin mendengar permintaan maaf itu lagi,” desah Gauri sebal.“Baik, No
Last Updated: 2025-01-08
Chapter: 260. Oh, Pengganggu!
"Bagaimana dengan Mama Arum?" tanya Gauri pelan, matanya menatap Adam yang baru saja duduk di kursi di samping ranjangnya.Pagi tadi, Gauri mendengar bahwa Arum dilarikan ke rumah sakit. Dan baru sore ini, dia bisa mengonfirmasi hal itu ke Adam.Adam menghela napas panjang, menatap Gauri dengan tatapan lembut. “Hipertensinya kambuh semalam, dan sekarang Mama dinyatakan mengalami stroke.”Gauri terkejut, matanya membulat. “Stroke?”Adam mengangguk, rahangnya sedikit mengeras. “Semalam setelah aku bilang ingin membatalkan perceraian dan ingin kembali denganmu, Mama sangat marah. Mama belum bisa menerima itu.”“Mas Adam ….” Gauri menggigit bibir, matanya terlihat berkaca-kaca. “Aku ingin menjenguk Mama Arum.”Adam menatap Gauri cukup lama sebelum akhirnya menghela napas dan mengangguk pelan.“Kamu boleh menjenguknya. Tapi ada syarat!” tukas Adam.“Syarat?” Gauri menaikkan alis. “Apa?”“Kamu hanya boleh menjenguk Mama saat kamu sudah sembuh dan mengenakan gaun cantik yang biasa kamu pakai
Last Updated: 2025-01-07
Jebakan Istri Lugu

Jebakan Istri Lugu

Di mata Shakir, Fara adalah istri yang harus selalu dia lindungi. Fara sering dihina dan dipandang sebelah mata oleh ibunya. Bahkan, sang ibu meragukan Fara sedang mengandung cucunya. Tanpa Shakir sadari, Fara adalah sosok yang berbeda jika sedang jauh darinya. Dia merokok, mencuri, bahkan tergabung dalam kelompok penipu profesional yang memiliki rencana untuk mengambil alih perusahaan Shakir. Fara juga harus meninggalkan Shakir setelah misinya selesai. Antara cinta dan rahasia, siapa yang akan menang pada akhirnya? Shakir atau Fara? *** IG: @prasidafai
Read
Chapter: 40. Keluarga
Dua tahun kemudian…Fara mengajak Shakir dan keluarganya untuk berlibur ke Dieng, Wonosobo. Ini adalah perjalanan pertama keluarga konglomerat itu ke tempat wisata lokal. Biasanya, luar negeri seperti Paris, Belanda, Turki, Amerika yang selalu menjadi pilihan mereka.Fara bersikeras membawa mereka ke Dieng. Dia menjanjikan homestay yang nyaman, pemandangan gunung dan lembah yang memukau, serta udara dingin yang membawa oksigen bersih. Semua diurus oleh wanita itu.Homestay ini terdiri dari dua lantai dan dilengkapi dengan furnitur sederhana. Tidak semahal yang ada di rumah Kelapa Gading, tapi tetep berkualitas baik.Ada juga halaman yang luas di sekitar homestay dan di sana orangtua Shakir sedang menyiapkan barbeque.Attar yang sudah berusia empat tahun, terus menempeli Sarah yang sibuk membantu Ryan. Bocah kecil itu selalu bertanya macam-macam dan tidak akan berhenti bicara sebelum mendapat jawaban yang memuaskan.Sementara Fara baru saja keluar dari kamar mandi. Dia menyembunyikan t
Last Updated: 2024-08-11
Chapter: 39. Kedua
Sidang yang berlangsung beberapa kali selama sekitar tiga bulan akhirnya selesai. Hakim memutuskan Afnan Projects jatuh kembali ke tangan Shakir, begitu pula rumah Kelapa Gading dan harta kekayaan mereka lainnya.Niko diputuskan menjadi tersangka utama dan harus menjalani hukuman selama 15 tahun. Begitu pula Fara dan Sella yang dijatuhi masa percobaan selama dua tahun. Setelah sempat menolak, Sella akhirnya menyerahkan diri ke polisi bersama Fara kala itu.“Fara,” panggil Sarah sambil merangkulnya. Fara tidak bisa membalas pelukan wanita itu karena tangannya di borgol. “Kamu harus kuat di dalam sana,” pesan Sarah sambil mengelus punggungnya.Di balik punggung Sarah, ada Shakir yang tengah menggendong Attar dan Ryan yang sudah kembali berdiri gagah. Ryan maju dan ikut mengelus bahu Fara. Mereka berharap elusan itu mampu mengalirkan energi baik pada menantu mereka.“Iya, Ma,” sahut Fara. “Mama dan Papa jaga kesehatan. Jangan berantem lagi ya.”Sarah yang hampir saja menangis jadi tertaw
Last Updated: 2024-08-10
Chapter: 38. Buta
Orang pertama yang Shakir hubungi setelah mendapat kabar Fara menghilang adalah Sella. Pria itu menelepon Sella sambil berpegangan pada bahu tukang ojek yang membawanya membelah jalanan Jakarta. Dia harus sedikit berteriak supaya Sella bisa mendengar suaranya.“Please, kasih tahu aku, Tan!” serunya panik ketika Sella memilih bungkam.“Tante sudah janji sama Fara buat gak bilang apa-apa ke kamu. Dia cuma titip pesan supaya kamu bisa hidup bahagia tanpa dia.”Shakir berdecak. “Yang bisa buat aku bahagia cuma Fara, Tan. Tante, Fara belum tentu aman di luar sana tanpa aku. Ada lebih banyak orang jahat di luar sana,” ucap Shakir frustasi.Sella menghela napas. Dia terdiam beberapa beberapa saat, menimbang-nimbang apakah dia harus memberi tahu Shakir atau menuruti permintaan Fara untuk merahasiakan keberadaannya.“Tan? Masih di sana, kan?” tanya Shakir tak sabar karena Sella tak kunjung menjawab.“Kamu serius masih mau sama Fara setelah tau siapa dia sebenarnya?” Sella balik bertanya.“Seri
Last Updated: 2024-08-10
Chapter: 37. Selamanya
Omar diadopsi oleh pasangan suami istri dari Jerman saat berusia 10 tahun. Dia langsung diboyong untuk sekolah di sana oleh orang tua angkatnya. Hanya dia yang berhasil diadopsi di antara teman-teman seangkatan di panti asuhannya.Panti asuhan Niko, Omar, dan Fara terbilang kecil dan tidak banyak donatur yang datang. Tidak semua anak akan bernasib baik seperti Omar. Ada lebih banyak anak yang harus menelan kekecewaan karena tak kunjung mendapat orangtua asuh seperti Fara dan Niko.Saat kuliah, Omar memilih kembali ke Indonesia dan satu kampus dengan Fara. Berbeda dengan Omar yang bisa kuliah dengan penuh fasilitas, Fara harus sangat menghemat uang hasil jerih payahnya bekerja paruh waktu supaya bisa membayar kuliah.Teman masa kecil yang akhirnya jatuh cinta. Mereka adalah Fara dan Omar. Hubungan mereka awalnya sangat lancar.Namun, Omar mulai sering tertangkap basah sedang bercumbu dengan teman-teman mereka. Alasannya karena Fara tidak pernah mau diajak melakukan hal itu dengan Omar.
Last Updated: 2024-08-09
Chapter: 36. Sirna
Fara baru saja keluar dari kamarnya sambil menyampirkan handuk di bahunya pada pukul delapan pagi. Tidak seperti rumah Kelapa Gading yang memiliki kamar mandi di setiap kamar tidur, di rumah ini hanya ada satu kamar mandi bersama. Sementara Attar sudah kembali terlelap setelah kenyang minum susu.“Sudah bangun?” tanya Shakir yang tengah membuat teh manis di dapur. Pria itu tersenyum.“Mau ke mana?” Fara balik bertanya ketika melihat Shakir sudah berpakaian rapi menggunakan kemeja dan celana hitam. Dia mengurungkan niatnya ke kamar mandi dan lebih memilih menghampiri Shakir.Sejak mereka berkumpul di sini, Fara dan Shakir tidur di kamar terpisah walaupun masih terikat dalam pernikahan yang sah. Fara ingin hubungan mereka kali ini berjalan perlahan dan Shakir menghormati keputusan itu. Walaupun mereka sudah menikah selama setahun, ini adalah kali pertama Fara bisa menunjukkan dirinya sendiri di hadapan Shakir.Shakir menggeser secangkir teh hangat ke hadapan Fara. Dia membuat dua porsi.
Last Updated: 2024-08-09
Chapter: 35. Menyerah
“Papa minta maaf, Ma,” ujar Ryan setelah Sarah mendapatkan kekuatannya kembali untuk berdiri. Wanita itu sekarang duduk di salah satu bangku ruang tunggu.“Kok bisa sih Papa tega sama Mama? Mama kurang apa lagi? Mama yang nemenin Papa dari nol,” keluh Sarah sambil berkali-kali menghapus air mata yang terus mengalir. “Siapa dia, Pa?”“Teman dari kampung, Ma. Maaf, malam itu dia datang ke tempat Papa waktu Papa dinas di Banyuwangi. Dia yang mau menyembunyikan hal ini dan ingin mengurus Niko sendirian. Papa gak nyangka hal itu akan sampai seperti ini. Maaf, Ma.”“Setelah itu, apa Papa masih berselingkuh?”“Gak, Ma. Gak mungkin. Itu kesalahan Papa, bukan kebiasaan Papa. Mama mau maafin Papa?”“Mama butuh waktu, Pa.”Ryan mengangguk pasrah. Dia tertunduk juga. Air mata mulai membasahi pipinya.Lalu, Ryan menggenggam tangannya erat sambil menunggu sang istri tenang. Rumah tangga yang sudah dia bina selama 30 tahun tidak boleh hancur.Langkah kaki yang mendekat membuat Ryan dan Sarah mengang
Last Updated: 2024-08-09
You may also like
Embrace Fate
Embrace Fate
Romansa · Chani yoh
31.4K views
DANGEROUS LOVE
DANGEROUS LOVE
Romansa · KUMARA
31.4K views
Dokter Izma
Dokter Izma
Romansa · evangelin harvey
31.3K views
Istri Bayangan Milik Tuan Muda
Istri Bayangan Milik Tuan Muda
Romansa · Kareniavorg
31.3K views
Petaka Dua Garis
Petaka Dua Garis
Romansa · Meisya Jasmine
31.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status