Home / Fantasi / Ilham pemilik sistem harem / Bab 4 Berani mengusik maka m*ti

Share

Bab 4 Berani mengusik maka m*ti

last update Last Updated: 2025-12-14 22:39:17

Beberapa saat kemudian Ilham melihat jika si Rudi Luis beranjak dari tempat duduk nya menuju ke kamar mandi.

"Hmm lebih baik lebih cepat, tapi jika aku melaku kan nya terburu - buru pasti akan terlihat oleh cctv jika aku orang pertama yang masuk dan keluar setelah si Rudi masuk ke dalam kamar mandi," gumam Ilham.

[ Ding ! Sistem mendeteksi tuan kesulitan ]

[ Ding ! Selamat tuan mendapat kan kemampuan hacker tingkat tinggi bahkan lebih tinggi dari para para hacker yang ada di dunia ini ]

"Terimakasih sistem, sekarang aku tahu apa yang harus di laku kan," ucap Ilham dan langsung membuka hp nya dan dalam 1 menit Ilham sudah berhasil meretas semua kamera cctv yang ada di restoran itu dan tanpa berlama - lama Ilham langsung membuat semua kamar cctv mati untuk sementara.

"Kemapuan yang kamu berik kan sangat hebat sistem," ucap Ilham.

[ Ding ! Karena sistem tidak mungkin memberi kan hal yang tidak berguna ]

"Saat nya memberes kan si Rudi Luis itu," ucap Ilham dingin.

"Berani mengusik ku maka m*ti," lanjut Ilham.

"Sayang aku ke kamar mandi sebentar ya," bisik Ilham di telinga Sarah karena tempat ini sangat berisik oleh suara musik.

"Jangan lama - lama ya," ucap Sarah.

"Iya sayang tenang saja aku gak akan lama kok," ucap Ilham.

"Ya aku tunggu," ucap Sarah.

Setelah itu Ilham pun langsung menyelinap menuju ke kamar mandi tanpa di ketahui siap pun karena mereka sedang sibuk dengan kesibuk kan nya masing - masing.

Ilham bejalan pelan dan mendengar Rudi Luis yang sedang berbicara dengan orang di sebrang telpon.

"Sistem sekarang apa yang harus ku laku kan, tidak mungkin aku langsung menghabisi nya secara terang - terangan," ucap Ilham.

[ Ding ! Itu urusan tuan, tapi sistem memberi saran laku kan seolah - olah terjadi kecelakaan yang tidak di sengaja sehingga Rudi Luis kehilangan nyawa nya, atau lebih jelas nya buat lah skenario pemb*n*han yang sangat sulit di pecah kan sehingga orang lain akan memutus kan jika Rudi Luis m*ti karena kecerobohan nya ]

"Tapi sistem aku takut jika kedepan nya akan membuat restoran teman Sarah akan terseret oleh masalah ini, karena bagaimana pun ini di dalam restoran nya," ucap Ilham.

[ Ding ! Jika seperti ini tuan bisa melaku kan nya di saat Rudi Luis sedang melaku kan aksi nya, sistem mendeteksi jika dia sudah membooking kamar di hotel Grand Delona yang merupa kan hotel milik keluarga Delona yang merupa kan keluarga kelas 2 di ibu kota ini, jadi menurut sistem sekarang tuan ikuti saja dulu alur yang sedang di main kan oleh si Rudi Luis ini nanti setelah ada kesempatan yang bagus batu eksekusi ]

"Hmm baik lah, sperti nya aku harus berpura - pura tidak menyadari jika minuman ku sudah di masuki obat tidur, tapi untung lah seorang kultivator tidak akan terpengaruh oleh obat - obatan seperti itu," ucap Ilham.

Setelah itu Ilham pun langsung kembali berjalan menuju ke kursi nya.

"Maaf lama, tadi aku mules hehehe," ucap Ilham sambil terkekeh lalu kembali duduk di kursi nya.

"Ih kamu ada - ada saja," ucap Sarah dan langsung menyender kan kepala nya ke bahu Ilham.

"Kenapa hmm," tanya Ilham sambil mengusap rambut Sarah.

"Aku kurang nyaman di sini sayang, entah lah mungkin karena aku sangat anti dengan keramaian jadi lah saat ini aku sangat tidak nyaman," jawab Sarah.

"Dan aku juga merasa sedikit pusing sayang," lanjut Sarah.

"Seperti nya minuman Sarah sudah di masuki sesuatu, tapi siapa yang melaku kan nya," gumam Ilham sambil mengedar kan pandangan nya.

"Hmm seperti nya dia," gumam Ilham yang melihat seorang wanita yang tidak iya kenal yang membuang buka panik saat mata Ilham saling bertatapan dengan nya.

"Yasudah kalau begitu kita pulang saja," ucap Ilham.

"Aku tidak enak sama Elara sayang kalau pulang sekarang," ucap Sarah.

"Yasudah kalau begitu sini duduk di pangkuan ku," ucap Ilham dan langsung mengangkat tubuh Sarah ke pangkuan nya.

"Kyahh sayang," teriak genti Sarah.

"Sudah diam kan kamu bilang kamu pusing," ucap Ilham sambil memeluk tubuh Sarah.

"Iya sayang," ucap Sarah.

"Sayang aku tidak menyangka kamu kuat mengangkat tubuh ku loh," ucap Sarah.

"Meskipun tubuh ku kecil tapi seperti nya tadi pagi kamu sudah melihat seluruh bagian perut dan tubuh atas ku lain nya kan," ucap Ilham sambil berbisik di telinga Sarah.

"Ishh kamu mah, malah di ingatin," ucap Sarah sambil tersipu karena mengingat diri nya yang sampai tidak berkedip saat melihat tubuh Ilham yang sempurna dengan kotak - kotak indah di perut nya.

"Hehehe," Ilham terkekeh saat melihat Sarah yang menyembunyi kan kepala nya di bawah ketiak Ilham.

Setelah itu Ilham dan Sarah pun berlanjut bermesraan tanpa menghirau kan orang - orang di sekitar nya, dan pusing yang di rasa Sarah pun perlahan - lahan menghilang karena Sarah hanya meminum sedikit air yang sudah di campur obat itu.

*****

"Sialan bisa - bisa nya mereka bermesraan seperti itu," ucap Rudi Luis dengan geram.

"Dan kenapa efek obat tidur itu belum bekerja, padahal minuman milik kekasih Sarah itu sudah habis," lanjut Rudi.

"Sial kenapa dengan tatapan nya sangat menyeram kan," ucap Rudi Luis terkejut saat mendapat tatapan tajam dari Ilham.

"Huh baik lah jika rencana A gagal makan aku harus menggunak kan rencana B," ucap Rudi Luis dan langsung menghubungi seseorang.

"Bro siap kan para pereman yang ada di sekitar restoran tempat ku berada," ucap Rudi setelah panggilan terhubung.

[ Kau ada di mana b*doh ] ucap orang di sebrang telpon.

"Aku ada di restoran keluarga Sucipto atau lebih jelas nya milik Elara Sucipto, cepat lah jangan lama, dan usaha kan jangan sampai keluarga Sucipto curiga karena keluarga Sucipto bukan keluarga yang bisa ku singgung," ucap Rudi dan langsung memati kan telpon nya.

"Jika aku tidak bisa mendapat kan mu dengan cara yang lembut, makan aku akan secara langsung merebut mu dari kekasih mu Sarah," ucap Rudi Luis.

******

Jam 10 malam.

"Elara aku dan kekasih ku pamit dulu ya, maaf aku tidak bisa ikut sampai acara selesai," ucap Sarah.

"Tidak apa - apa Sarah, dan hati - hati," ucap Elara.

"Mari mbak Elara," ucap Ilham.

"Iya Ham, nanti hubungi mbak ya, tadi sudah mbak chat nomor mu," ucap Elara.

"Ya mbak nanti," uvai Ilham.

Setelah itu Ilham dan Sarah langsung berjalan menuju ke mobil Sarah.

"Sayang apa kamu suka sama Elara," tanya Sarah di dalam mobil.

"Orang b*doh mana yang tidak menyukai nya sayang," jawab Ilham, dengan tujuan ingin mengetes apa yang di kata kan sistem nya benar atau tidak.

"Jadi kamu beneran suka sama dia sayang," ucap Sarah.

"Ya, tapi kan sekarang kamu adalah kekasih ku jadi tidak mungkin aku berhubungan dengan nya," ucap Ilham.

"Aku tidak apa - apa kok jika kamu memiliki kekasih lain selain ku, tapi aku hanya ingin kamu jujur saja pada ku," ucap Sarah.

"Ternyata benar yang kau kata kan sistem," uvai Ilham.

[ Ding ! Semua yang sistem kata kan tidak mungkin bohong ]

"Tidak sekarang sayang, tapi mungkin nanti aku akan memiliki kekasih selian kamu, apa kamu keberatan jika aku memiliki kekasih bayak nanti nya, karena aku berencana untuk membuat harem hehehe," ucap Ilham lalu terkekeh.

"Kamu bisa saja sayang," ucap Sarah.

"Tapi jika yang kamu kata kan itu benar aku tidak akan keberatan selagi kamu bisa adil nanti nya," lanjut Sarah.

"Sudah lah ayok kita pulang, hari semakin malam," ucap Ilham.

"Iya sayang," ucap Sarah dan langsung mengendarai mobil nya menuju ke arah jalan pulang.

"Sayang seperti nya ada yang mengikuti kita," ucap Sarah panik saat melihat ada beberapa motor yang mengikuti mobil nya di belakang.

[ Ding ! Misi terpicu, Kalah kan para pereman yang merupa kan suruhan dari Rudi Luis ]

[ Ding ! Hadiah 100.000 dollar dan 100 poin ]

"Apa kau tidak salah dengan hadiah ini sistem, 100.000 dollar setara dengan 1.635.000.000 mata uang di negara ku, dan apa itu poin sistem kenapa aku baru mendengar nya" ucap Ilham.

[ Ding ! Sistem tidak pernah salah tuan karena misi ini sedikit beresiko jadi sistem tidak akan pelit, dan apa itu poin sistem singkat nya mata uang yang hanya bisa digunak kan untuk membeli barang di shop sistem dan juga meningkat kan kekuatan tuan, lebih jelas nya nanti sistem akan jelas kan setelah tuan menyelesai kan misi mengambil keperawanan seorang wanita dan perlu di ingat jika waktu tuan hanya 4 jam lagi ]

"Sial aku sampai lupa dengan misi gilaa ini," ucap Ilham.

"Kamu jangan panik sayang, jalan kan mobil nya lebih cepat lagi ke jalan yang sedikit sepi," uvai Ilham.

"Lebih baik kita lapor polisi saja sayang," ucap Sarah.

"Tidak perlu sayang, percaya kepada ku," ucap Ilham.

"Baik lah," angguk Sarah dan langsung melaju kan mobil nya dengan cepat menuju ke arah jalan yang sedikit sepi.

Brommm brommm brommm brommm brommm

Di belakang motor - motor bebek mengejar dengan suara kenalpot yang berisik.

10 menit kemudian.

"Sayang berenti di sini, seperti nya memang mereka mencari masalah dengan kita," ucap Ilham setelah berada di jalan yang sedikit sepi.

"Tapi sayang aku takut," ucap Sarah.

"Kamu jangan khawatir aku bisa mengatasi nya, percaya lah kepada ku," ucap Ilham.

"Aku percaya sayang, tapi aku takut kamu kenapa - napa," ucap Sarah.

Brommm brommm brommm

Citttttt

Beberapa motor langsung menghalangi mobil Sarah sehingga membuat Sarah refleks menginjak rem.

"Kamu diam di sini jangan keluar," ucap Ilham kepada Sarah.

"Iya sayang," angguk Sarah.

Setelah itu Ilham pun langsung keluar dari dalam mobil Sarah.

"Ada apa ya kenapa kalian menghalangi jalan ku," ucap Ilham kepada para pereman itu.

"Kau tidak perlu tahu nak, yang jelas aku di sini untuk menghabisi mu," ucap seorang pereman yang memiliki badan yang besar berotot.

"Ouhh iya kah," ucap Ilham dengan nada mengejek.

"Sialan cepat habisi dia," ucap si preman.

Bersambung…

Salam author ¥•A•¥

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 21

    "Sudah jam setengah 1 siang, aku harus pulang, Sarah dan Aulia menunggu ku di rumah ku," ucap Ilham sambil mengelus kepala Elara yang sedang berbaring dengan kepala di lahunan Ilham, dan saat ini Ilham sedang berada di ruangan pribadi milik Elara. "Huh kok cepat banget ya, padahal tadi baru juga jam 11 siang loh," ucap Elara yang masih ingin bersama sang kekasih baru nya itu. "Kalau mau dan kalau di restoran ada yang mengurus kamu ikut saja ke rumah ku, sekalian nanti kamu belajar agar tidak ada kecanggungan antar Sarah dan juga Aulia," ucap Ilham. "Mau sayang, untuk restoran sebentar nya ada yang mengurus nya sih aku ke sini cuma gak tau aja mau ngapain lagi soalnya di rumah juga aku cuma tinggal sendiri," ucap Elara. "Hmm sendiri? Emang nya kamu gak tinggal di kediaman keluarga besar mu," tanya Ilham. "Enggak sayang, aku sengaja membeli rumah yang lumayan jauh dari kediaman keluarga besar ku tapi lumayan dekat dengan restoran ini jadi setiap hari aku ke restoran la

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 20 Makan siang bersama Elara

    Sekitar 20 menit kemudian Ilham pun sampai di restoran milik Elara. Saat Ilham memasuk kan mobil nya ke area restoran Ilham melihat Elara yang sedang berdiri di depan restoran nya sedang menunggu ke datangan nya. "Ternyata sudah di tunggu ya, sebentar nya apa yang Sarah lakukan," ucap Ilham langsung memarkir kan mobil nya. Setelah itu Ilham pun langsung turun dari mobil nya. Ilham pun langsung menghampiri Elara yang terlihat celingak - celinguk ke arah gerbang restoran nya. "Ehmm apa menunggu lama," ucap Ilham yang mengaget kan Elara. "Ehhh, kamu kapan sampai aku gak lihat kamu masuk," ucap Elara sedikit terkejut. "Aku baru aja sampai," ucap Ilham. "Jangan bilang kamu yang pakek mobil LAMBORGHINI AVENTADOR yang baru masuk tadi," ucap Elara. "Ya itu mobil ku," ucap Ilham. "Ahh sudah lah mari masuk aku sudah mempersiap kan ruangan VVIP untuk kita," ucap Elara. "Ya ayok," angguk Ilham. Setelah itu Ilham pun mengikuti langkah Elara menuju ke lantai 2 re

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 19

    Saat ini Ilham dan Sarah juga Aulia sudah tiba di rumah Ilham. Setelah memarkir kan mobil nya Sarah dan Aulia langsung menghampiri Ilham. "Sayang beneran ini rumah kamu," ucap Sarah terkejut. "Iya sayang, kamu tahu sendiri kan perumahan BUKIT GELORA itu seperti apa ketat nya kepada orang luar, jadi jika bukan aku pemilik rumah ini aku tidak akan bisa masuk meskipun aku mengenal pemilik rumah ini," ucap Ilham. "Wahhh," seru Sarah dan Aulia kagum. "Sudah ayok masuk, di dalam hanya ada para pelayan saja," ucap Ilham. "Apa boleh sayang, aku gak berani soalnya liat harga rumah paling murah saja seharga seluruh harta ku saat ini," ucap Aulia. "Lah kenapa gak boleh ini rumah ku, dan kamu kekasih ku jadi siapa yang akan melarang nya," ucap Ilham. "Hehehe aku takut sayang," ucap Aulia. "Sudah lah ayok masuk," ucap Ilham dan langsung berjalan menuju ke pintu rumah nya. "Selamat datang kembali tuan muda," ucap seorang pelayan dan langsung membuka kan pintu untuk

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 18 Pindah rumah

    Pagi hari nya. [ Ding ! Selamat pagi tuan, ini sudah jam 05:30 pagi ] "Hoamm pagi juga sistem," ucap Ilham dan langsung bangkit duduk di tempat tidur. [ Ding ! Tuan memiliki kesempatan untuk login harian, apa tuan ingin login { Ya atau Tidak } ] "Ya login sistem," ucap Ilham sambil mengucek mata nya yang sedikit gatal. [ Ding ! Tuan melaku kan login harian ] [ Ding ! Selamat tuan mendapat kan satu surat rekomendasi dari SMA Harapan bangsa untuk adik perempuan anda Sintia Sodikin ] "Wahh terimakasih sistem, hadiah mu sangat berguna dan sangat murah hati, iya aku baru ingat kalau adik ku ini sekarang sudah lulus SMP, padahal waktu itu saat aku pergi ke ibu kota ini dia baru saja masuk SMP," ucap Ilham. [ Ding ! Sama - sama tuan ] "Baik lah seperti nya setelah Sarah kembali ke asrama kampus nya, aku juga akan langsung pulang ke kampung untuk menjemput ibu dan adik ku yang sudah sekitar 2 tahun aku tidak melihat wajah mereka secara langsung dan hanya lewat hp s

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 17 Main bertiga++++

    WARNINGGG!!! Bab ini akan mengandung unsur 21++ jadi untuk anak kecil tidak di saran kan membaca nya.******* "Ahhh ahhh ahh sayang tolong bantu mamah, mamah dah lemas," ucap bu Siti kepada Sarah sambil mendesah karena Ilham kembali memompa miss V nya. "Apa yang kalian ber 2 lalu kan," ucap Sarah. "Ahhh ahhh ahhhh, nanti dulu mamah akan jelas kan, sekarang ayok bantu dulu mamah, mamah udah lemes gak bisa lagi layanin kekasih kita," ucap bu Siti sambil terus mendesah. "Kita," ucap Sarah lirih. Sarah yang awal nya terkejut tapi melihat pedang sakti Ilham yang terus menggempur miss V sang ibu Sarah pun langsung melepas kan pakaian tidur nya dan langsung menungging di samping sang ibu. "Sayang ayok cepat masuk kan, biar kan mamah istirahat dulu," ucap Sarah sambil dengan miss V yang sudah siap di masuk kan. Plakkkk "Kamu nakal juga ya," ucap Ilham setelah menampar pantat putih mulus milik Sarah. "Sudah cepat masuk kan aku sudah tidak tahan, melihat kamu berm

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 16 Bu Siti++++

    WARINGINGG!!!! Bab ini akan mengandung unsur 21 ++ anak kecil tidak di saran kan untuk membaca nya.****** Ilham yang melihat Sarah sudah terlelap tidur segera bangkit dari tempat tidur. "Ahh b*do amat lah dengan misi ini toh cuma misi opsional, ya meskipun hadiah nya sangat menggiur kan," ucap Ilham yang merasa tidak mungkin jika malam ini dia bisa menidurii anak dan ibu itu secara bersamaan. Ilham mengirim pesan kepada bu Siti kalau dia datang. Setelah itu Ilham pun segera menuju ke rumah bu Siti melewati jalan belakang dengan sedikit mengendap - ngedap takut jika ada orang yang melihat nya. Setelah beberapa saat Ilham pun berhasil masuk ke dalam rumah bu Siti lewat pintu belakang yang tidak di kunci, Ilham langsung mengunci pintu belakang itu dan langsung menuju kamar bu Siti. Tok… tok… tok… "Ini aku," ucap Ilham sedikit berbisik. "Sebentar sayang, jangan keras - keras takut Sarah bangun," ucap bu Siti di dalam kamar dan setelah beberapa saat bu Siti pun

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status