Home / Fantasi / Ilham pemilik sistem harem / Bab 5 Hanya kembali*tian yang pantas

Share

Bab 5 Hanya kembali*tian yang pantas

last update Last Updated: 2025-12-14 22:56:49

"Habisi anak sombong ini," ucap si preman berbadan besar berotot kepada teman - teman nya.

"Seranggg"

Wuszzzz wuszzzz

Bukk bukk bukk bukk

Ilham terus menangkis dan sesekali melancar kan pukulan balasan kepada para pereman itu.

"Sayang," teriak Sarah histeris melihat Ilham yang di kepung oleh sekitar 10 orang preman.

"Hiks… hiks… hiks…, sayang," tangis Sarah pecah saat melihat Ilham yang terus bertahan di tengah kepungan para preman yang memiliki tubuh yang besar berotot ya meskipun ada beberapa yang tubuh nya kering kecil sih.

_-_-_-_-_-_-

"Sialan untuk mereka bukan seorang kultivator jadi aku masih bisa bertahan, jika mereka seorang kultivator atau aku bukan seorang kultivator mungkin sedari tadi aku sudah m*ti oleh mereka," gumam Ilham sambil terus menangkis dan membalas serangan para pereman itu.

"Oke cukup bermain - main nya," ucap Ilham dengan bibir yang menyeringai.

"Sekarang giliran ku," teriak Ilham sambil berlari ke arah seorang pereman yang ada di hadapan nya.

"M*ti kau b*doh," teriak Ilham.

Bukkk Bukk bukkk bukkk

Ilham melancar kan serangan beruntun ke arah orang itu yang membuat para pereman lain nya terpaku melihat cara bertarung Ilham.

"Ini adalah teknik tinju militer," gumam si preman berbadan besar berotot tanpa sadar.

"Maaf kawan tapi kau harus m*ti," ucap Ilham sambil tersenyum menyeringai.

Bukkkk

Krakkk

Bruk

Ilham melaku kan pukulan UPPERCUT atau HOOK yang membuat rahang di pereman patah dan langsung ambruk ke tanah, dan di pasti kan m*ti karena Ilham menyerang seluruh titik vital nya.

"Sekarang giliran kalian," ucap Ilham sambil tersenyum tipis kepada para pereman yang lain nya.

"Kau sebenar nya siapa, kenapa kau sangat menguasai tinju militer, apa kau dari militer," ucap si preman berbadan besar berotot itu membuka suara, sedang kan para pereman yang lain nya terdiam melihat teman nya yang tergeletak tidak bergerak di bawah kaki Ilham.

"Orang yang akan m*ti tidak perlu mengetahui ku," ucap Dandi sambil menendang tubuh si preman yang ada di bawah nya ke arah para pereman itu.

Wuszzzz

Brakkk

Para pereman itu langsung terpaku saat melihat ternyata teman nya m*ti, mereka mengira hanya pingsan.

"Oke sekarang giliran kalian," ucap Ilham sambil melipat lengan baju nya sedikit.

"Nak seperti nya ada kesalah pahaman di sini, aku sebagai pemimpin geng Devils meminta maaf atas kesalah pahaman ini," ucap si pria berbadan besar berotot yang menyadari Ilham bukan orang biasa jika bisa membuat teman nya m*ti dalam beberapa pukulan saja.

"Ouhh bener kah, seperti nya si Rudi Luis itu salah membuat kalian berurusan dengan orang yang salah," ucap Ilham sambil tersenyum menyeringai.

Melihat senyuman itu para pereman yang itu langsung ketakutan setelah menyadari jika teman nya saja m*ti dalam beberapa pukulan.

Bruk

Si pemimpin geng Devils itu langsung berlutut di tanah, dan para bawahan nya pun langsung mengikuti apa yang di laku kan sang pemimpi nya.

Bruk bruk bruk bruk

"Nak, tidak maksud ku tuan muda maaf kan kami, kami telah salah berurusan dengan anda, tolong jangan b*n*h kami, kami masih memiliki keluarga yang menunggu kepulangan kami saat ini," ucap si pemimpin geng Devils itu berlutut memohon kepada Ilham di ikuti oleh para pereman yang lain nya.

"Sistem kenapa jadi seperti ini," tanya Ilham.

[ Ding ! Ini karena karena kharisma dan aura kepemimpinan tuan yang sangat kuat yang membuat mereka takut kepada tuan, lebih lagi mereka sudah melihat tuan memb*n*h teman mereka yang kekuatan bertarung nya tidak jauh kalah dari mereka dengan hanya beberapa serangan saja, atau lebih jelas nya ini adalah efek lain pil pesona, jika seorang wanita akan tertarik kepada tuan, tapi seorang pria akan melihat tuan sebagai seorang pemimpin dan orang yang harus mereka hormati dan tidak boleh di usik, tapi hanya berlaku kepada orang yang sudah melihat kemapuan tuan, tapi tuan tenang saja kemapuan ini bisa di tingkat kan oleh poin sistem dan ke depan nya tuan akan lebih mudah menggunak kan nya ]

"Lalu apa yang harus aku laku kan, aku tidak mungkin memb*n*h orang yang sudah menyerah seperti ini, aku bukan seorang pengecut sistem," ucap Ilham.

[ Ding ! Misi berhasil ]

   [ Ding ! Selamat hadiah 100.000 dollar sudah berada di dalam penyimpanan sistem, dan 100 poin sistem yang sudah di tambah kan ]

"Dengan ini berarti misi ku sudah selesai dan dengan ini juga aku tidak perlu mmeb*n*h mereka, tapi untuk jaga - jaga lebih baik aku buat mereka tunduk di bawah ku kan lumayan dapat pasukan yang lumayan," ucap Ilham, ya meskipun dia sangat senang mendengar notif dari sistem nya tapi Ilham tatap bersikap tenang karena tidak mungkin dia meloncat - loncat kegirangan.

 [ Ding ! Ternyata tuan pintar juga ]

"Aku memang pintar sistem sialan," ucap Ilham ketus.

"Sayang, hiks… hiks… hiks…, apa kamu baik - baik saja," ucap Sarah menangis tersedu - sedu di peluk kan Ilham.

"Aku tidak apa - apa sayang, mereka bukan apa - apa untuk ku," ucap Ilham sambil mengusap punggung Sarah dengan lembut.

"Apa kamu benar sayang," ucap Sarah menetap Ilham dengan mata memerah karena menangis.

"Iya aku tidak apa - apa sayang, sekarang kamu mending tunggu di mobil, aku masih ada urusan dulu dengan mereka sebentar," ucap Ilham sambil mengusap air mata di pipi Sarah dengan lembut.

"Gak lama kan," ucap Sarah.

Cuppp

"Aku tidak lama kok sayang," ucap Ilham setelah mengecup bibir Sarah sesaat.

"Baik lah aku tunggu di mobil," ucap Sarah dengan wajah tersipu dan langsung berlari masuk ke dalam mobil nya.

"Hehehe ada - ada saja," ucap Ilham sambil terkekeh.

Setelah itu wajah Ilham kembali serius saat menatap para preman yang sedang berlutut di hadapan nya.

Ilham berjalan pelan menghampiri mereka, para pereman yang mendengar suara langkah Ilham seperti mendengar suara langkah malaikat mau yang sudah siap mengambil nyawa mereka kapan saja.

"Aku tidak akan memb*u*h kalian, asal kan kalian mau menjadi bawahan ku dan patuh dengan segala perintah ku," ucap Ilham etelah berada di hadapan para pereman yang sedang berlutut itu.

"Tuan muda kami bersedia menjadi bawahan anda, kami akan mematuhi semua perintah anda," ucap para pereman itu dengan suara tegas.

"Bangkit," ucap Ilham dan para pereman itu pun langsung bangkit.

"Bagus aku suka orang yang mudah di atur," ucap Ilham setelah melihat para pereman itu yang langsung patuh dengan ucapan nya.

"Kau bilang tadi kau pemimpin mereka," ucap Ilham kenapa si pereman bertubuh besar berotot.

"Ya tuan muda, saya adalah pemimpin dari geng Devils," ucap orang itu.

"Siapa nama mu," tanya Ilham.

"Nama saya Berog tuan muda," jawab orang itu menyebut kan nama nya.

"Apa anggota mu hanya segini," ucap Dandi.

"Tidak tuan muda, geng Devils memiliki anggota sekitar 100 orang," ucap Berog.

"Hmm bayak juga ya, di mana markas kalian," ucap Ilham.

"Kami tidak memiliki markas tetap tuan muda, tapi yang pasti di sekitar terminal yang dekat dengan daerah ini tempat kami berada," ucap Berog.

"Tidak memiliki markas ya, sungguh menyedih kan," ucap Ilham.

"Sudah lah sekarang aku tidak mau tahu apa cara yang kalian gunak kan, tapi aku mau besok kalian membawa si Rudi sialan itu ke hadapan ku, hanya kem*tian yang pantas bagi nya," ucap Ilham dengan suara yang tegas.

"Baik tuan muda, kami akan usaha kan secepat nya membawa Rudi Luis ke hadapan anda," ucap Berog.

"Sistem bagaimana cara mengambil uang dari penyimpanan sistem," tanya Ilham di dalam benak nya.

[ Ding ! Tuan tuan jangan khawatir uang yang ada di dalam penyimpanan sistem langsung terhubung dengan akun bank tuan, sedang kan jika tuan ingin mengambil uang cash tuan tinggal memikir kan berapa jumbah dan dalam bentuk uang dollar atau uang rupiah nanti akan langsung muncul di saku tuan ]

"Trimakasih sistem kau memang yang terbaik," ucap Ilham.

Setelah itu Ilham langsung mengambil uang cash dalam bentuk rupiah sekitar 10 jt dari dalam penyimpanan sistem nya.

"Ambil uang ini, aku tidak akan menyuruh kalian dengan tangan kosong meskipun kalian saat ini bawahan ku," ucap Ilham sambil menyerah kan uang itu ke tangan Berog.

"Dan besok sore aku akan datang ke terminal untuk mengecek hasil kerja kalian," ucap Ilham langsung berjalan dan masuk ke dalam mobil Sarah mengabai kan para pereman yang masih tertegun melihat setumpuk uang yang dengan mudah nya di keluar kan tuan muda baru mereka.

Para pereman itu melihat mobil Sarah yang berjalan menjauh.

"Bos," ucap seorang pereman kepada si Berog.

"Dia tidak hanya mengampuni nyawa kita, tapi dia juga memberi kan uang sebesar ini dengan sangat mudah, aku bersumpah muali detik ini akan menjadi bawahan nya," ucap Berog.

"Kami juga bos," ucap para pereman yang lain nya.

"Sudah sekarang bawa mayat temen kita dan kita serah kan kepada keluarga nya dan kita akan beri kan uang dari tuan muda sebagai uang bela sungkawa," ucap si Berog.

"Iya bos," ucap para pereman itu.

******

Kembali ke Ilham.

"Sayang jika kamu lelah lebih baik kita istirahat dulu saja, perjalanan kita masih sangat jauh karena jalan ini adalah jalan memutar," ucap Ilham kepada Sarah.

"Iya sayang," angguk Sarah.

"Di depan ada hotel kita istirahat di sana saja sayang," ucap Sarah.

"Ya terserah kamu saja, aku mah ngikut toh kamu yang menyetir," uvai Ilham.

"Yasudah kalau begitu kita istirahat di hotel itu saja," ucap Sarah dan langsung mengemudi kan mobil nya ke hotel yang tidak jauh lagi jarak nya.

Setelah beberapa saat mobil Sarah pun masuk ke dalam area hotel, Sarah langsung mengemudi kan mobil nya ke parkiran hotel dan langsung memarkir kan nya.

"Ayok sayang, aku sudah sangat lelah," ucap Sarah kepada Ilham.

"Iya ayok," angguk Ilham dan ke 2 nya pun langsung turun dari mobil Sarah.

Setelah itu Ilham dan Sarah langsung berjalan menuju ke hotel itu dan langsung menuju ke meja resepsionis.

"Mbak saya mau check in semalam saja," ucap Ilham kepada si resepsionis.

"Silahkan di ini dulu data - data nya kak," ucap si resepsionis.

Ilham pun langsung mengisi data nya.

"Sudah mbak," ucap Ilham.

"Pembayaran di muka ya kak, 1 malam 1 jt ," ucap si resepsionis.

"Baik kak," ucap Ilham dan langsung mengambil uang 1 jt dari penyimpanan sistem nya.

"Ini mbak," ucap Ilham sambil memberi kan uang 1 jt ke resepsionis.

"Terimakasih sudah percaya pelayanan hotel kami," ucap si resepsionis.

"Silahkan kunci nya, kamar nomor 120 di lantai 7," ucap si resepsionis.

"Terimakasih mbak," ucap Ilham langsung mengambil kunci itu dan langsung menghampiri Sarah yang menunggu nya.

"Ayok sayang," ucap Ilham kepada Sarah.

"Gendong," ucap Sarah manja.

"Tapi bayak orang yang liat loh sayang," ucap Ilham.

"Emang aku peduli, kenal juga enggak ngapain mikirin orang lain yang tidak kita kenal," ucap Sarah.

{ POV author: Anjirr kok gua baca lagi ternyata omongan Sarah kayak pemerintah negeri konoha ya wkwkwk, ya meskipun ada juga yang bener tapi kebanyak kan pemerintah negeri konoha seperti ini }

"Hehehe yasudah ayok," ucap Ilham langsung mengangkat tubuh Sarah ke pangkuan nya.

"Kamu kuat banget sayang," ucap Sarah sambil memeluk leher Ilham dan bergelantungan seperti koala.

Setelah itu Ilham pun langsung membawa Sarah menuju ke lift dan langsung menuju ke lantai 7.

Bersambung…

Bab berikut nya adegan hot hehehe 

Salam author ¥•A•¥

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 21

    "Sudah jam setengah 1 siang, aku harus pulang, Sarah dan Aulia menunggu ku di rumah ku," ucap Ilham sambil mengelus kepala Elara yang sedang berbaring dengan kepala di lahunan Ilham, dan saat ini Ilham sedang berada di ruangan pribadi milik Elara. "Huh kok cepat banget ya, padahal tadi baru juga jam 11 siang loh," ucap Elara yang masih ingin bersama sang kekasih baru nya itu. "Kalau mau dan kalau di restoran ada yang mengurus kamu ikut saja ke rumah ku, sekalian nanti kamu belajar agar tidak ada kecanggungan antar Sarah dan juga Aulia," ucap Ilham. "Mau sayang, untuk restoran sebentar nya ada yang mengurus nya sih aku ke sini cuma gak tau aja mau ngapain lagi soalnya di rumah juga aku cuma tinggal sendiri," ucap Elara. "Hmm sendiri? Emang nya kamu gak tinggal di kediaman keluarga besar mu," tanya Ilham. "Enggak sayang, aku sengaja membeli rumah yang lumayan jauh dari kediaman keluarga besar ku tapi lumayan dekat dengan restoran ini jadi setiap hari aku ke restoran la

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 20 Makan siang bersama Elara

    Sekitar 20 menit kemudian Ilham pun sampai di restoran milik Elara. Saat Ilham memasuk kan mobil nya ke area restoran Ilham melihat Elara yang sedang berdiri di depan restoran nya sedang menunggu ke datangan nya. "Ternyata sudah di tunggu ya, sebentar nya apa yang Sarah lakukan," ucap Ilham langsung memarkir kan mobil nya. Setelah itu Ilham pun langsung turun dari mobil nya. Ilham pun langsung menghampiri Elara yang terlihat celingak - celinguk ke arah gerbang restoran nya. "Ehmm apa menunggu lama," ucap Ilham yang mengaget kan Elara. "Ehhh, kamu kapan sampai aku gak lihat kamu masuk," ucap Elara sedikit terkejut. "Aku baru aja sampai," ucap Ilham. "Jangan bilang kamu yang pakek mobil LAMBORGHINI AVENTADOR yang baru masuk tadi," ucap Elara. "Ya itu mobil ku," ucap Ilham. "Ahh sudah lah mari masuk aku sudah mempersiap kan ruangan VVIP untuk kita," ucap Elara. "Ya ayok," angguk Ilham. Setelah itu Ilham pun mengikuti langkah Elara menuju ke lantai 2 re

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 19

    Saat ini Ilham dan Sarah juga Aulia sudah tiba di rumah Ilham. Setelah memarkir kan mobil nya Sarah dan Aulia langsung menghampiri Ilham. "Sayang beneran ini rumah kamu," ucap Sarah terkejut. "Iya sayang, kamu tahu sendiri kan perumahan BUKIT GELORA itu seperti apa ketat nya kepada orang luar, jadi jika bukan aku pemilik rumah ini aku tidak akan bisa masuk meskipun aku mengenal pemilik rumah ini," ucap Ilham. "Wahhh," seru Sarah dan Aulia kagum. "Sudah ayok masuk, di dalam hanya ada para pelayan saja," ucap Ilham. "Apa boleh sayang, aku gak berani soalnya liat harga rumah paling murah saja seharga seluruh harta ku saat ini," ucap Aulia. "Lah kenapa gak boleh ini rumah ku, dan kamu kekasih ku jadi siapa yang akan melarang nya," ucap Ilham. "Hehehe aku takut sayang," ucap Aulia. "Sudah lah ayok masuk," ucap Ilham dan langsung berjalan menuju ke pintu rumah nya. "Selamat datang kembali tuan muda," ucap seorang pelayan dan langsung membuka kan pintu untuk

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 18 Pindah rumah

    Pagi hari nya. [ Ding ! Selamat pagi tuan, ini sudah jam 05:30 pagi ] "Hoamm pagi juga sistem," ucap Ilham dan langsung bangkit duduk di tempat tidur. [ Ding ! Tuan memiliki kesempatan untuk login harian, apa tuan ingin login { Ya atau Tidak } ] "Ya login sistem," ucap Ilham sambil mengucek mata nya yang sedikit gatal. [ Ding ! Tuan melaku kan login harian ] [ Ding ! Selamat tuan mendapat kan satu surat rekomendasi dari SMA Harapan bangsa untuk adik perempuan anda Sintia Sodikin ] "Wahh terimakasih sistem, hadiah mu sangat berguna dan sangat murah hati, iya aku baru ingat kalau adik ku ini sekarang sudah lulus SMP, padahal waktu itu saat aku pergi ke ibu kota ini dia baru saja masuk SMP," ucap Ilham. [ Ding ! Sama - sama tuan ] "Baik lah seperti nya setelah Sarah kembali ke asrama kampus nya, aku juga akan langsung pulang ke kampung untuk menjemput ibu dan adik ku yang sudah sekitar 2 tahun aku tidak melihat wajah mereka secara langsung dan hanya lewat hp s

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 17 Main bertiga++++

    WARNINGGG!!! Bab ini akan mengandung unsur 21++ jadi untuk anak kecil tidak di saran kan membaca nya.******* "Ahhh ahhh ahh sayang tolong bantu mamah, mamah dah lemas," ucap bu Siti kepada Sarah sambil mendesah karena Ilham kembali memompa miss V nya. "Apa yang kalian ber 2 lalu kan," ucap Sarah. "Ahhh ahhh ahhhh, nanti dulu mamah akan jelas kan, sekarang ayok bantu dulu mamah, mamah udah lemes gak bisa lagi layanin kekasih kita," ucap bu Siti sambil terus mendesah. "Kita," ucap Sarah lirih. Sarah yang awal nya terkejut tapi melihat pedang sakti Ilham yang terus menggempur miss V sang ibu Sarah pun langsung melepas kan pakaian tidur nya dan langsung menungging di samping sang ibu. "Sayang ayok cepat masuk kan, biar kan mamah istirahat dulu," ucap Sarah sambil dengan miss V yang sudah siap di masuk kan. Plakkkk "Kamu nakal juga ya," ucap Ilham setelah menampar pantat putih mulus milik Sarah. "Sudah cepat masuk kan aku sudah tidak tahan, melihat kamu berm

  • Ilham pemilik sistem harem   Bab 16 Bu Siti++++

    WARINGINGG!!!! Bab ini akan mengandung unsur 21 ++ anak kecil tidak di saran kan untuk membaca nya.****** Ilham yang melihat Sarah sudah terlelap tidur segera bangkit dari tempat tidur. "Ahh b*do amat lah dengan misi ini toh cuma misi opsional, ya meskipun hadiah nya sangat menggiur kan," ucap Ilham yang merasa tidak mungkin jika malam ini dia bisa menidurii anak dan ibu itu secara bersamaan. Ilham mengirim pesan kepada bu Siti kalau dia datang. Setelah itu Ilham pun segera menuju ke rumah bu Siti melewati jalan belakang dengan sedikit mengendap - ngedap takut jika ada orang yang melihat nya. Setelah beberapa saat Ilham pun berhasil masuk ke dalam rumah bu Siti lewat pintu belakang yang tidak di kunci, Ilham langsung mengunci pintu belakang itu dan langsung menuju kamar bu Siti. Tok… tok… tok… "Ini aku," ucap Ilham sedikit berbisik. "Sebentar sayang, jangan keras - keras takut Sarah bangun," ucap bu Siti di dalam kamar dan setelah beberapa saat bu Siti pun

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status