Share

Bab 10

Ouch!”

Hilang sudah suasana damai yang sempat tercipta. Raina kembali dibuat kesal oleh Bayu.

“Kamu bener-bener ya! Kenapa sih, kamu selalu bertindak seenaknya saja?” maki perempuan itu.

“Emangnya kenapa, aku kan sudah bilang, tidak ada pembantu! Kamu yang harus mengerjakan semua pekerjaan!”

“Chh”

Raina menatap Bayu sambil menggigit sudut bibir, rasanya dia sangat ingin menelan pria di hadapannya itu.

Detik ini dia baru memahami salah satu kalimat yang tercantum di surat perjanjian tentang bersih-bersih.

Sementara Bayu tampak serius menyimak ponselnya yang kemudian beranjak dari posisi duduk, dan melangkah pergi meninggalkan Raina sembari berkata ….

“Aku pergi dulu, mau syuting. Mungkin sampai pagi, tidak perlu menungguku pulang!”

Reflek Raina menyahut cepat, “Siapa juga yang mau menunggumu! Bagusnya kamu nggak usah kembali ke sini selamanya!”

Setelah sosok Bayu tak terlihat lagi, konsentrasi Raina tertuju pada piring yang menggunung di wastafel—

Dia belum mencucinya sejak
Megumi

Sebelum ke bab selanjutnya, coba tebak yuk gaes, kira-kira siapa ya dewa penolong Raina?

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status