공유

Bab 106 - Mencari

작가: Ute Glider
last update 게시일: 2025-04-10 23:59:50

Karissa menahan napas ketika melihat punggung pria yang nyaris masuk ke kamar mandi.

“Damian!” panggil Karissa.

Pria itu pun berbalik. “Aku akan membersihkan lantai. Tunggu sebentar, okay?” suaranya kembali lembut tidak emosi seperti sebelumnya.

Setelah pintu kamar mandi tertutup, Karissa masih diam membeku.

“Damian? Dia Damian?”

Tubuh pria itu bersih.

Tak ada luka. Tak ada tato. Hanya dada bidang dan kulit yang terlalu sempurna untuk seorang pria yang keras hidupnya.

“S-Siapa dia?” Mata Kariss
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (12)
goodnovel comment avatar
Casmuroh Casmuroh
Berarti Damian sudah tahu kalau Karissa adalah keturunan Luther makanya mau deketin Karissa tapi malah selingkuh sama Emma.
goodnovel comment avatar
Meirina Sukardi
banyakin up nya dooong ...
goodnovel comment avatar
Vie Vien
blm update thor??
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Istri Figuran Presdir Arogan   EXTRA CHAPTER

    “Kau berdebar?” bisik Damian pada lelaki yang sudah memakai setelah jas hitam di sampingnya.“Apa kau bisa dipercaya?” jawab Luciano dengan gerakan bibir minimal dan pandangan tetap ke depan.“Sekarang aku pandai menyimpan rahasia,” ucap Damian masih menjaga sikap di depan banyak orang.Luciano memiringkan sedikit tubuhnya ke kiri, dekat saudara kembarnya. “Aku sudah 12x bolak balik ke toilet. Aku benar-benar gugup.”Damian menunduk sambil menahan tawa.Seorang Luciano King Wilbert, mafia paling ditakuti bisa gugup begitu?“Aku tau kau sedang mengejekku.”“Aku tidak mengejek. Karena aku juga bolak balik ke toilet sampai 13x”Keduanya menunduk dalam dengan bahu berguncang pelan karena tertawa tanpa suara.Bagaimana tidak gugup. Ini adalah hari yang mereka tunggu. Berdiri di dekat altar di sebuah gereja di pinggiran Florence, Italia.Hari pernikahan telah tiba, dan keduanya bersiap menyambut kebahagiaan yang sudah lama dinantikan. Suara gesekan biola di tengah harumnya bunya lily dan ma

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 256 - Ending

    Mobil Damian berhenti perlahan di depan rumah bergaya klasik Prancis yang dulu ingin dia jadikan rumah masa depan.“Mommy, ayo, kita ke kamar ya,” kata Aiden sambil menarik tangan Emma begitu pintu mobil dibuka.Emma sempat menoleh pada Damian yang baru mematikan mesin, tapi tak sempat bertanya. Dia terlalu lelah untuk berpikir banyak. Padahal jelas-jelas Damian menunjukkan rasa bahagianya atas kehamilannya.“Jangan asal tarik, Aiden.” Damian coba memperingati.“Tenang saja, Dad. Aku harus menjaga ibu dan adikku ini,” jawab Aiden sok dewasa.Sesampainya di kamar, Aiden langsung melompat ke tempat tidur, menarik selimut dan memosisikan diri di tengah-tengah.“Kau mengantuk? Sejak sampai, kamu belum makan,” ucap Emma melepas jaket tebal lalu dia gantung di dinding.“Aku sudah makan sebelum sampai ke sini tadi. Aku sudah rindu dengan dongeng yang biasa mommy bacakan.”Emma tersenyum lebar lalu ikut naik ke ranjang dan memasukkan kakinya ke dalam selimut, ikut bergabung. “Cerita apa kali

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 255 - Hamil

    “Ada apa dengan perutku,” keluh Emma yangEmma tengah duduk di meja makan seorang diri, mengaduk sup hangat yang sedari tadi tak disentuh.Dia menoleh ke jendela di Hari itu, salju pertama musim dingin turun perlahan di atas atap-atap kota kecil di Prancis. Butir-butir putihnya mengambang lembut dari langit kelabu, menciptakan suasana yang hening dan syahdu. Membuat Emma jadi merasa sangat sendiri di dunia ini.“Aku rindu Aiden,” bisiknya.Dia melihat makanannya lagi lalu mencoba untuk memakan. Baru saja dua suap, perutnya mulai mual. Emma buru-buru berdiri, menyingkirkan sendok dan mangkuk, lalu berlari ke wastafel dapur. Tubuhnya membungkuk, muntah begitu saja tanpa sempat menahan. Nafasnya memburu. Matanya memicing menahan pening.“Lagi?” gumamnya pelan, mengusap bibir dan membilas wajah dengan air dingin dari kran.Diatur napas itu, supaya rasa mual tidak kembali muncul. Dia masih diam di tempat dengan telapak tangannya menempel di permukaan dingin wastafel.Akhir-akhir ini dia se

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 254 - Ayo, Menikah!

    "Apa lihat-lihat?!" tantang Shiena sambil mendongakkan dagu.Tangan Sergio menyentuh dagu mulus Shiena meski disambut pelototan tajam oleh sang empu. "Baru tiga kan?""Bagaimana kalau kita ciuman setiap malam? Ah, sepertinya tiap menit juga sanggup," selorohnya yang langsung mendapat pukulan ringan di lengan kokohnya karena amukan Shiena."Dasar mesum! Pergi dari sini! Aku tidak mau dianggap perebut tunangan orang!" usir Shiena yang bersiap menyiramkan sisa minuman orang yang ada di meja sebelah ke muka tengil Sergio.Tanggap dalam membaca situasi, Sergio spontan menahan tangan gadis cantik dengan celemek pink itu. "Heyy, dengarkan. Beri aku waktu lima menit saja buat jelaskan semuanya ya?""Tidak!" tolak Shiena melengos ke arah lain asal tidak menatap muka tampan yang bisa membuat imannya goyah itu.Sergio menghela napas. "Bagaimana kalau tiga menit? Mau ya?""Tidak! Sekali tidak ya tidak." Shiena menekan setiap kata-katanya.Gemas karena terus saja diabaikan permintaannya, Sergio ti

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 253 - Kedatangan Sergio

    "Kak, ini pesanan meja nomor 6. Ada notesnya, untuk minum mereka ingin yang less sugar." Shiena memberikan secarik kertas dan menempelkan pada tembok yang memang khusus untuk deretan pesanan customer.Ben mengangguk sambil melempar acungan jempol. "Siap, Kapten!"Malam itu, tepatnya di food court sederhana milik Ben, tampak keramaian memenuhi meja pengunjung. Mengingat sekarang ini bertepatan dengan akhir pekan, suasana semakin larut justru kian padat.Shiena yang bertugas mencatat pesanan para customer pun sampai harus bolak-balik ke meja dan dapur untuk menyampaikannya pada Ben yang memang khusus menangani urusan seluruh masakan yang dihidangkan.Semakin malam, akhirnya jualan mereka habis. Pelanggan yang selesai makan juga satu per satu mulai pulang.“Setengah dua belas. Kakak biasa kerja sendirian sampai jam segini?” Shiena kaget melihat jam di pergelangan tangannya.“Kamu berkata begitu seolah kamu lupa, kalau kamu pun biasa lembur sampai pagi tanpa henti di rumah sakit,” jawab B

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 252 - Anak Angkat

    “Syukurlah anak itu akhirnya datang juga,” ucap Nyonya Lunara, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya.Tuan Faldo mengangguk singkat. “Suruh dia masuk.”“Baik, Tuan.” Bodyguard tersebut berpamitan sambil membungkukkan badan, memberi hormat sebelum keluar ruangan.Beberapa detik kemudian, muncullah seorang pria bertubuh tinggi semampai, tampil rapi dalam balutan tuxedo hitam mewah. Rambutnya tersisir rapi, ditambah semerbak aroma parfum maskulin yang menegaskan karismanya. Aura ketampanannya seketika mengisi ruangan.“Maaf, saya terlambat,” ujar Sergio terburu-buru, dengan napas sedikit terengah karena dikejar waktu yang begitu sempit.Tuan Faldo menepuk punggung tegap putra sulungnya itu sambil menyunggingkan senyum ringan. “Sibuk sekali dirimu, sampai hampir saja terlambat dalam acara sepenting ini?” tanyanya lalu memeluk singkat.“Kau ini, sebenarnya masih ingat atau tidak bahwa hari ini adalah hari terpenting? Mama curiga, jangan-jangan kau sengaja melupakan agar tidak datang,” tu

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 54 - Bubuk Berbahaya

    Kini Damian akan mengetahui siapa yang sudah menguntit Karissa akhir-akhir ini.Hampir saja Damian menarik masker pria itu, lebih dulu ada sebuah pukulan dari benda berat menghantam belakang kepalanya dengan hebat.“Aggh!”Dengan rasa sakit yang luar biasa itu Dam

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 53 - Berciuman di Tempat Umum

    Sekelebat bayangan hitam membuat sudut mata tajam Damian melirik ke kanan, hanya saja dia tidak menghentikan langkahnya menuju mobil.“Waspada ke arah jam tiga,” ucap Damian pada pengawal yang ada di belakangnya, tanpa menoleh.Meski banyak mobil di parkiran, tapi instingnya terlalu kuat untuk memas

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 52 - Diajak Menginap

    Suara Karissa membuat Damian mengangkat pandangannya. Dilirik lagi layar ponsel di genggamannya, loading 98%, bersamaan dengan langkah kaki Karissa yang makin mendekat.“Kamu sangat mencurigakan,” ucap Karissa lagi dari belakang.Dalam satu gerakan, Damian melepas boxspy dan melempar ponsel Ben ke t

  • Istri Figuran Presdir Arogan   Bab 49 - Ada yang Mencurigakan

    “Akh ....” Karissa terkesiap ketika Damian tiba-tiba meremas kedua sisi panggulnya dengan tangan lebar itu.“Kau sedang cari ayah pengganti bayiku?” tanyanya tajam.Damian tentu ingat gerutuan Karissa malam itu yang sedang mengumpatnya di depan pengawal, mengenai ayah baru untuk anak mereka. Meski L

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status