Share

Bab 19

Author: Andrea_Wu
last update Huling Na-update: 2025-11-28 22:32:38

Aruna sengaja berangkat lebih pagi dari biasanya. Selain untuk menghindari suaminya, hari ini ada sebuah kasus yang mengharuskannya datang langsung ke TKP.

Sesampainya di lokasi, Aruna langsung disambut oleh Sersan Jongh bersama dua rekan lainnya, Letnan Edward dan Sersan Jo.

"Diperkirakan korban mengakhiri hidupnya sendiri, Komandan," lapor Letnan Edward yang sejak tadi meneliti tubuh korban.

Korban adalah seorang wanita pekerja kantoran yang diduga mengalami stres berat akibat terlilit hutang pinjaman online.

"Kamu yakin, Letnan?"

Letnan Edward mengangguk pelan.

Aruna mendekati mayat yang sudah ditutupi kain putih, setelah proses identifikasi selesai.

"Lakukan autopsi. Laporannya serahkan langsung padaku. Ambil semua barang bukti, termasuk ponsel korban. Kita kembali ke markas," ujarnya tegas.

Semua anak buahnya memberi hormat, lalu membawa jenazah menuju ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Sementara Aruna mas8h diam di sana, menatap sosok si ibu korban yang te
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi   Bab 19

    Aruna sengaja berangkat lebih pagi dari biasanya. Selain untuk menghindari suaminya, hari ini ada sebuah kasus yang mengharuskannya datang langsung ke TKP. Sesampainya di lokasi, Aruna langsung disambut oleh Sersan Jongh bersama dua rekan lainnya, Letnan Edward dan Sersan Jo. "Diperkirakan korban mengakhiri hidupnya sendiri, Komandan," lapor Letnan Edward yang sejak tadi meneliti tubuh korban. Korban adalah seorang wanita pekerja kantoran yang diduga mengalami stres berat akibat terlilit hutang pinjaman online. "Kamu yakin, Letnan?" Letnan Edward mengangguk pelan. Aruna mendekati mayat yang sudah ditutupi kain putih, setelah proses identifikasi selesai. "Lakukan autopsi. Laporannya serahkan langsung padaku. Ambil semua barang bukti, termasuk ponsel korban. Kita kembali ke markas," ujarnya tegas. Semua anak buahnya memberi hormat, lalu membawa jenazah menuju ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. Sementara Aruna mas8h diam di sana, menatap sosok si ibu korban yang te

  • Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi   Bab 18.

    Aruna bangun lebih dulu. Aktivitasnya berjalan seperti biasa—bangun tidur dan membuat sarapan. Kali ini lebih banyak dari biasanya karena dia akan mengantar makanan itu untuk Leonard yang tinggal bersama orang tuanya. Selama ini dia berbohong pada Leonard bahwa dia tinggal di asrama polisi, agar bocah itu tidak banyak bertanya. Belum saatnya Leonard tahu siapa ayah kandungnya. "Akhirnya selesai juga. Leon pasti suka," gumamnya lirih, lalu memasukkan kotak bekal itu ke dalam tas kecil. Tak lama kemudian, dia mendengar suara langkah kaki dari arah kamar. Ketika menoleh, sosok suaminya sudah berjalan ke arah meja makan dengan pakaian formal yang membuatnya berkali lipat lebih tampan. Namun Aruna tak mau menjerit heboh layaknya sasaeng fans. Dia hanya menatapnya datar dari arah dapur, sebelum Alaric ikut menatapnya. "Kenapa melihatku seperti itu? Jatuh cinta kau padaku?" ujar Alaric, namun kemudian dia menatap Aruna lagi dengan bibir mencibir. "Jangan harap. Kau sudah berbohong pada

  • Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi   Bab 17.

    Malam itu, Aruna tak mampu memejamkan kedua bola matanya. Sialan sekali, penyamarannya harus terbongkar di saat yang paling tidak tepat. Namun dia berusaha cuek. Wajahnya sudah banyak berubah sejak sepuluh tahun lalu. Lagi pula, pertemuan mereka hanya sekali, dan Alaric mabuk parah malam itu. Tipis rasanya kemungkinan laki-laki itu bisa mengenalinya. Tapi jika memang Alaric benar-benar mengenalinya… dia tak punya pilihan selain mengaku bahwa benih di rahimnya dulu telah tumbuh menjadi seorang anak laki-laki yang tampan. Lagipula, itulah tujuan awalnya menikah dengan Alaric—memberikan Leonard status di keluarga Smith. Tapi di balik itu semua, niat terdalam Aruna sebenarnya sederhana, dia ingin Alaric mencintainya, menerima Leonard apa adanya. Namun jika keadaan sudah seperti ini… dia akan memperjuangkan status putranya dengan cara apa pun. "Jika dia tidak mau menerimanya… aku tetap akan memperjuangkan Leonard," gumamnya pelan sebelum memaksa matanya terpejam. Sementara it

  • Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi   Bab 16.

    Alaric kembali ke rumah, dan mendapati sesok istrinya itu duduk dengan ponsel di tangannya. Seketika emosinya meledak, dan membanting pintu dengan kasar, lalu melempar jas mahalnya ke wajah Aruna. Membuat wanita itu tersentak dan refleks mendongak. "Bisa tidak, belajar sopan santun?" "Mengahdapimu tidak perlu sopan santun. Kamu pikir kamu siapa, hanya wanita benalu yang numpang hidup di rumahku." Aruna mendecih, dia mengantongi ponselnya kembali, mengambil jas Alaric, lalu melemparnya kembali ke wajah suaminya. Masa bodoh dengan sopan santun toh Alaric yang memulainya duluan. "Kau!" Alaric menunjuknya tepat di wajah Aruna, begitu jas itu jatuh menimpa mukanya sendiri. "Aku lelah, jangan mengajakku berdebat. Kenapa pulang-pulang kau harus marah? Selingkuhanmu memutuskanmu?" Aruna berusaha menutupi rasa sakitnya, dengan wajah datar khas miliknya. "Selingkuh? Aku menikah denganmu juga atas paksaan ayahku. Jadi, jangan kau sebut Luna itu selingkuhanku. Lalu kamu sendiri apa?"

  • Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi   Bab 15.

    Dean menghela napas panjang melihat tingkah atasannya—sekaligus sahabatnya— yang uring-urimgan sejak pagi. Yah, ini memang bukan pemandangan aneh bagi Dean. Sejak menikah, emosi Alaric memang tak bisa terkontrol. Akibatnya, para karyawan jadi terkena imbasnya. Dengan lelah, Dean memijat pangkal hidungnya. Saat ini ia berada di ruang presdir, mencoba berbicara dengan pria arogan yang tengah menelungkupkan kepala di atas meja kerjanya. "Jadi, apa yang terjadi denganmu, Pak?" Alaric hanya melirik sekilas, tatapannya malas dan terkesan dingin. "Kau tidak perlu tahu." Dean mendengus. Keras kepala, seperti biasa, batinnya berkata. Namun, hal itu lumrah. Jika tersenyum lebar, bukan Alaric namanya. "Setiap hari selalu begitu. Kali ini apa lagi, kau melihat istrimu kencan dengan pria lain, dan kau cemburu?" BRAK! Sebuah majalah melayang ke arahnya. Untung Dean masih cukup gesit untuk menghindar, kalau tidak, wajah tampannya pasti sudah membiru karena ulah Alaric. "Jangan bicarakan di

  • Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi   Bab 14. Rahasia Yang Aruna Sembunyikan Dari Leonard

    Satu minggu telah berlalu sejak kedatangan Leonard ke kota Shane. Aruna akhirnya memutuskan untuk menyekolahkan putranya itu di Shanae Elementary School. Ini adalah tahun keempat Leonard bersekolah di tingkat elementary. Sejak pagi, bocah sembilan tahun itu sudah bersiap dengan seragam barunya. Ia tampak bersemangat karena akan punya teman baru di sekolah barunya. Namun, sedetik kemudian ekspresinya berubah mendadak. Raut cerah itu meredup, membuat tiga orang yang duduk di ruang tamu mengernyit heran melihat perubahan ekspresi si duplikat Alaric tersebut. Aruna segera menghampiri, membelai lembut wajah tampan yang merupakan perpaduan dirinya dan suami berengseknya itu. "Leon, kamu kenapa?" tanyanya lembut. "Apa Leon tidak suka dengan sekolah barunya?" "Tentu suka, Mom," jawab Leonard pelan. "Hanya saja...." Kalimatnya terhenti. Mata cokelatnya meredup dengan sorot sendu. "Ayo bilang pada Mommy, Leon memikirkan apa, hem?" Sejenak, bocah itu menghela napas pelan. Mengingat

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status