Share

Permainan asli bermula

Author: Xia_Agatha
last update Last Updated: 2023-03-14 10:02:34

Sore hari saat di rumah pengrajin.

Ketika tiba disana orang-orang menyambutku dengan sangat senang bahkan mereka yang dulu melihat buruk padaku sekarang pandangannya mulai melunak terutama Fleur.

"Selamat datang, Nona," sambutnya dengan wajah ceria. Kulihat dia menggaruk-garuk bagian belakang kepalanya dan nampak malu akan sesuatu.

"Terima kasih Tuan. Apa ada yang ingin anda sampaikan?" tanyaku begitu melepas tudung yang kugunakan untuk menutup wajah.

Aku pergi kesini diam-diam setelah berhasil lepas dari pengawasan Marquis dan Revanov. Mereka masih sibuk membicarakan tentang pernikahan, apalagi Revanov dia terlihat sangat bersemangat.

"Itu ... saya ingin meminta maaf karena sudah bersikap buruk pada Anda sebelumnya."

"Ah, tidak apa-apa. Aku juga sudah melupakannya."

Wajahnya menjadi semakin sumringah dia hampir saja memelukku karena reflek jika tidak di tahan oleh Alfonso yang sudah berdiri di belakangnya.

"Kembali bekerja Fleur, ada banyak pesanan yang menantimu. Maaf membuatmu menu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Ciuman Pertama

    Malam semakin larut namun Revanov masih belum tertidur, dia mendekap tubuh Cecilia yang masih terlelap dan menariknya semakin dekat. Di pandanginya wajah gadis itu dengan tatapan yang lembut."Kau tidak berubah Cecil, sudah berapa tahun kita tidak bertemu sampai kau melupakanku?" Tangannya menyisir lembut rambut yang hampir menutupi wajah sang istri. Dia tidak terlihat patah hati karena Cecilia melupakannya justru dia lega karena gadis itu bisa melupakan masa lalu yang mungkin menyakitkan untuknya."Kau boleh melupakan semuanya jika kau mau, aku akan membuat kenangan baru yang lebih indah untuk menimpa kenangan burukmu Cecil."Sebuah kecupan mendarat di kening Cecilia namun gadis itu tidak menyadarinya dan tertidur semakin lelap dalam kehangatan yang di bagi oleh Revanov.***Ketika pagi datang Cecilia menemukan dirinya tertidur di ranjang bersama seorang pria yang tak lain adalah suaminya. Tangan besar itu melingkar di pinggangnya dengan posesif hingga membuatnya sulit untuk bergera

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Kembali ke Magrita

    "Apa? Kau bilang dia mengirim pembunuhan bayaran untuk menemaniku hari itu?!" Suara gadis itu meninggi karena terkejut, tangannya membungkam mulut yang ternganga. Hampir saja, hampir saja Marquis tahu tentang kunjungannya di tempat Alfonso hari itu. Kalau saja Revanov tidak membunuhnya hari itu, bisa saja semua rencananya untuk menutupi bisnisnya hancur. "Kau tidak tahu?" "Tidak, kupikir dia ksatria biasa yang di minta menemaniku. Aku ... wah, sungguh aku tidak tahu dia selicik itu." Dalam hatinya dia mengutuk diri sendiri karena ketidaktahuan dan kepolosannya saat itu. "Aku sungguh buruk dalam menilai orang," gumamnya. "Kau baru tahu itu juga?" kali ini pertanyaan Revanov sedikit mengejek istrinya yang masih terkejut. Sudah berapa banyak plot twist yang terjadi dalam hidupnya selama ini namun gadis itu tetap saja terkejut setiap kali mengetahui sesuatu yang baru. Cecilia mendengus kesal melihat sang suami menikmati waktu mencemooh dirinya. "Berhenti bicara, kata-katamu

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Pertunangan Yvone dan Tristan

    Berkas-berkas yang di temukan oleh Alfonso merupakan skandal besar yang belum di ketahui oleh publik. Di dalamnya berisi perjanjian dan berkas pertunangan antara Yvone Magrita dan Tristan Kinsey. "Wah, Marquis selalu punya cara membuatku terkejut." Revanov terkekeh sembari meletakkan berkas itu kembali ke meja dan malah menarik Cecilia semakin dekat ke dekapannya seolah memperjelas hak miliknya akan gadis itu pada pria di hadapan mereka. 'Sungguh kekanakan' pikir Cecilia, namun sekarang ada yang lebih penting daripada itu. Yvone, gadis itu di jual dan bertunangan dengan Tristan di atas hitam dan putih melalui perjanjian kuno. Sama seperti yang terjadi padanya dan Revanov. "Sekarang kita tahu, Duke Kinsey lah yang berada di belakang rahasia keamanan tempat judi di Magrita. Tidak mengherankan jika itu adalah mereka, sebagai administrator kerajaan akan lebih mudah baginya memanipulasi data dan sebagai keluarga maternal dari ratu terdahulu membuat mereka lebih sulit untuk di curigai

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Surat dari Yvone

    Pagi itu datang sebuah surat yang berasal dari wilayah Magrita, bukan dari Andre ataupun Alfonso melainkan dari seseorang yang bahkan belum pernah bertemu dengannya secara langsung. "Yvone Magrita," ucapnya lirih membaca nama pengirim di bagian depan surat dan stempel kediaman Magrita. Gadis itu nampak ragu, di pandangnya surat itu untuk waktu yang lama sebelum memutuskan untuk membacanya. -Halo Kakak, kau pasti sudah tahu tentangku mengingat Ayah sudah ada bersamamu. Kak, ada banyak hal yang ingin aku katakan. Bisakah kita bertemu setelah persidangan? Aku sungguh ingin bertemu denganmu, tapi kau pasti sudah tahu bagaimana sikap ayah. Kakak, aku merindukanmu. Terima kasih sudah bertahan selama ini dan semoga kau terus bahagia. Aku sungguh berharap kau berkenan untuk menemuiku nantinya. Tertanda Yvone Magrita - Surat itu singkat tanpa pembukaan formal dan langsung tertuju pada poinnya, tapi entah bagaimana Cecilia bisa merasakan ketulusan dari kata-kata adiknya itu. Sebel

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Malam Mencekam

    Malam itu badai salju terjadi di wilayah Arcelio, semua orang di perintahkan untuk berdiam di rumah masing-masing setelah menerima bantuan makanan dari kediaman sang Duke. Semua hidup damai meskipun dengan kesulitan yang terjadi karena diskriminasi yang di lakukan sang raja pada wilayah yang dingin itu.Duke saat itu yang tak lain adalah ayah Revanov sedang mengerjakan beberapa dokumen di ruang kerjanya bersama sang istri dan asisten mereka yang tak lain adalah Anderson."Malam itu semuanya begitu tenang, tidak ada keanehan apapun dan tidak akan ada yang menyangka hal tersebut akan terjadi. Melihat mereka bekerja keras membuatku memutuskan untuk keluar dan membawakan mereka camilan juga teh hangat," jelas Anderson. Tangannya mengepal menjadi satu memegang tongkat yang ada di hadapannya.Seperti yang di ceritakan, Anderson pergi sesaat untuk mengambil camilan di dapur dan saat dia kembali, pintu ruang kerja Duke sedikit terbuka dan suara teriakan terdengar di dalamnya bersamaan dengan

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Panti asuhan

    Setelah perdebatan yang cukup panjang akhirnya Cecilia di izinkan untuk keluarga bersama dengan Frederik. Meskipun pria itu terlihat sedikit lesu karena tiba-tiba terseret padahal tugasnya masih banyak. "Maafkan aku Frederik, tapi aku harus keluar hari ini. Mereka bilang wisata pemandian air panasnya sudah siap." Ucapan Cecilia cukup membuatnya tersentak dan menatap gadis itu dengan bingung. Wisata air panas? Bukankah tadi mereka izin untuk pergi ke panti asuhan? Akankah ini baik-baik saja? Ada begitu banyak pertanyaan yang terlihat jelas di wajahnya hingga membuat Cecilia terkekeh. "Kita memang akan ke panti asuhan, kau tidak perlu terkejut begitu. Lagipula kita akan melewati tempat wisatanya juga. Melihat lihat sejenak tidak akan membuatmu terluka." "Maafkan saya Nyonya, saya bertindak tidak sopan." Dia menghela nafas lega, setidaknya saat ini dia selamat dari amukan tuannya. "Tak apa, kau yang tiba-tiba terseret olehku jadi aku akan menganggapnya tidak pernah terjadi."

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status