แชร์

Sah

ผู้เขียน: Pulungan
last update วันที่เผยแพร่: 2026-03-01 22:01:56

Hari demi hari berlalu Lidya benar-benar tidak tenang menjalani kehidupannya sehari-hari, hingga hari yang ditunggu-tunggu sudah tiba membuatnya benar-benar tidak bisa menahan air matanya.

Hari ini ia akan dinikahkan oleh laki-laki yang dipilih orang tuanya, lebih tepatnya laki-laki ini jauh lebih dewasa darinya.

"Lidya ayo keluar ... Mempelai laki-laki sudah dibawah, sebentar lagi akad dan kamu makan bebas bersama suamimu," ajak Mama yang dibalas anggukan oleh Lidya.

Dia sudah tidak bisa lagi
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hura-hura

    Sore hari Fras ntar bangun dari tidurnya, ia melihat sekelilingnya tidak ada Alia membuatnya langsung buru-buru bangun. "Sayang ..." ucapnya membuat Alia menoleh."Kenapa nggak bangunin aku?" tanya Fras membuat Alia menggeleng."Kamu kelihatan sama kecapean Mas, Aku pengen keluar juga nggak bisa soalnya kuncinya nggak tahu di mana," jawabnya membuat Fras langsung menghala nafas panjang. "Huh ... Alhamdulillah,""Hah?""Nggak hehe, ya udah kalau gitu ayo kita pulang ..." ucapnya lalu buru-buru bersiap membuat Alia bingung."Nanti nenek bingung nggak ya," gumamnya pelan."Tidak," jawab Fras tiba-tiba membuat Alia kaget. "Nenek nggak bakalan bingung, dia juga memaklumi apa yang terjadi sama kita kok. Setelah ini aku mau minta izin ah sama nenek, mau membawa istriku tinggal di hotel ini, mau?" Tanya Fras membuat Alia kaget."Hah?""Iya aku pengen bawa kamu tinggal di sini, bukan apa-apa ... Aku cuman pengen kamu hidup lebih privasi, jauh dari orang-orang yang ngomong hal-hal negatif,"

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hotel Fralia

    Sesampainya di rumah orang tua Rendy mereka langsung istirahat. "Rendy mana?" tanya Alia."Nggak tahu tuh di depan masih ngobrol sama ojeknya, Dia itu kalau ketemu orang tuh gampang banget ngobrol tahu, emang gitu ya?" tanya Mawar membuat Alia dan Amira tertawa."Emang gitu anaknya nak, semua orang diajak ngobrol. Apalagi udah ketemu cewek beh ..." ujar Mama "Dia tuh gampang akrab, setan aja bisa diajak ngobrol sama dia," timpal Alia membuat mereka tertawa."Ada apa nih kok nama saya di sebut-sebut, ganteng ya?" tanya Rendy membuat mereka bertiga saling melempar pandangan."Ganteng nggak, pedenya bukan maen," ledek Amira."Loh ... Kita liat nanti ya Ma, kalau sampai anakku cowok dari itu ganteng, mama harus ganti rugi 50 juta aja," ujarnya membuat Amira menghela nafas panjang.Sekitar tiga jam Alia di rumah Amira, setelah itu ia meminta pulang karena tidak mau nenek kecarian. Baru saja mereka keluar dari rumah, Alia bingung melihat ojek yang tadi masih di sana. "Loh itu?""Iya pak

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Jadi diri sendiri

    Satu jam kemudian Alia sudah kembali ke rumah, nenek tidak banyak bertanya iya membiarkan cucunya itu menenangkan dirinya sendiri. "Dedek mana nek?""Istirahat, jangan diganggu dulu." Ujar nenek yang dibalas anggukan oleh Alia.Saat Alia hendak masuk ke dalam nenek kembali memanggilnya membuat Alia menoleh."Mulai hari ini, mulai detik ini jadilah dirimu sendiri. Kamu tidak perlu berpikir untuk membahagiakan siapapun di rumah ini termasuk nenek, kalau kamu lagi capek ngurusin anakmu kasih ke nenek, jangan paksain kamu harus membahagiakan dia juga.Poin pertama yang nenek harapkan dari kamu adalah sembuh, karena kalau nggak ini kan merambat ke mana-mana, terlepas penyebabnya itu adalah suamimu sekarang dia udah nggak ada. Maka fokuslah ke dirimu sendiri, jangan terlalu memikirkannya," ujar nenek yang dibalas anggukan oleh Alia."Kamu mau bekerja silakan, kamu mau di rumah aja silakan ... Jangan pedulikan penilaian siapapun tentang dirimu, apapun yang orang katakan itu cuman sekedar om

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Keputusan tegas

    Sesampainya di rumah, Fras tidak melihat Alia ia bahkan fokus ke bayinya membuat Alia sedikit bingung."Setelah minum obat ini tadi disuruh istirahat dulu," ucap Fras yang dibalas anggukan oleh nenek."Iya bawalah dia ke kamar, istirahatlah dulu," suruh nenek Tanpa membuang waktu Fras langsung menggendong bayinya lalu ia membawa bayinya itu ke kamar tanpa bertanya apapun pada Alia.Alia yang tidak mau ambil pusing langsung bangkit dari duduknya kemudian menyusul suaminya itu ke kamar. "Berapa Mas obatnya?""Murah kok," jawabnya tanpa melihat istrinya itu yang dibalas anggukan oleh Alia."Ya udah kalo gitu istirahat lah sama dedek," jawab Alia.'Sepertinya dia khawatir pada anaknya,' ucap Alia dalam hati.Saat ia hendak keluar tiba-tiba Fras menarik tangan Alia kemudian memeluk istrinya itu dengan sangat erat membuat Alia kaget."K--kamu kenapa Mas?""Aku minta maaf ya udah jadi benalu dalam kehidupan kamu, ambillah keputusan apapun yang kamu mau sayang ... Jangan merasa terikat deng

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Taruhan?

    Setelah mengatakan hal tersebut mbok langsung pergi dari hadapan Lidya membuat Lidya terdiam mematung, bahkan ia tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh pembantunya itu."Mas mas ..." panggilnya membuat Alex yang terlihat sedang duduk di pinggir ranjang langsung menoleh. "Kamu memberikan hak bekerja padamu di sini?" "Iya," jawab Alex."What? Kenapa kamu lakuin ini mas? Mbok itu orang yang aku bawa ke sini buat bekerja jadi harusnya memberikan hak ke dia itu aku bukannya malah kamu," ujarnya membuat Alex menghela nafas panjang."Kamu tidak menjamin dan tidak bisa merawat saya, biarkan dia saja,""What?" Ujarnya lalu buru-buru keluar dari kamar karena masih belum terima dengan apa yang terjadi. Disisi lain, hari ini kondisi rumah tangga Alia dan Fras mulai membaik setelah ditinggal oleh nenek menginap di rumah tetangganya."Aku berangkat ke kebunnya, kalau ada apa-apa nanti minta tolong orang aja datang untuk menjemputku," ucap Fras yang baru saja selesai mandi. "Oek oek ..."

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Party

    Dua hari kemudian sesuai dengan apa yang dikatakan oleh dokter akhirnya Alex diizinkan pulang dari rumah sakit, mbok merasa sangat senang karena ia sudah merasa sangat bosan di rumah sakit. Baru saja mereka sampai di rumah, Alex membuka pintu mobil terlihat rumah sangat sepi bahkan jendela tidak ada yang dibuka. "Huh ..." gumamnya "Ayo pak," ajak mbok sambil mendorong kursi roda itu. Begitu pintu utama dibuka mereka langsung dia mematung melihat kondisi rumah yang sangat berantakan dipenuhi dengan alkohol dan makanan berceceran di lantai.Deg!Alex berusaha untuk mengontrol dirinya karena ia sedang masa pemulihan, ia memejamkan matanya. "Bawa aku ke kamar," ucapnya membuat mbok mengangguk.Tidak menghiraukan apa yang berserakan di lantai untuk langsung mendorong kursi roda itu dan membawa majikannya itu ke kamar. Namun, baru saja pintu kamar dibuka terlihat Lidya di sana sedang tidur dengan keadaan acak-acakan dan kamar yang berantakan. "Huh ..." Alex menghela nafas panjang me

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Siapa dia?

    Sesampainya di rumah, alangkah kagetnya Fras melihat ada mobil Alex di pekarangan rumahnya.'Ngapain lagi ke sini?' ucap Fras dalam hati, lalu ia mengurungkan niatnya untuk memarkirkan mobilnya ke dalam garasi."Kamu tunggu di sini ya, jangan keluar," ucap Fras membuat Alia terlihat tidak suka."Pa

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-18
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Keceplosan

    Sesampainya di ruangan dosen, Alia mengetuk pintu ruangan Fras."Masuk," terdengar suara dosen itu dari dalam ruangan membuat Alia menarik nafas dalam-dalam."Alia ..." Panggil seseorang membuat Alia menoleh. "Eh pak,"."Kamu dari mana saja? Bapak dapat laporan katanya kamu hilang, hampir aja hari

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-18
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Siapa dia?

    "Alia ..." panggil seseorang membuat langkah Alia berhenti, lalu ia menoleh ke belakang."Rendi ..." gumamnya"Lu ngapain disini? Diajak ke rumah gue tadi nggak mau, sekarang lu jalan sendiri di sini," ucap Rendi membuat Alia terkekeh."Hehe gak apa-apa," ucapnya"Mau kemana? Ayo gua anterin mumpun

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-18
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Mama Rendi

    "Pa--kk ..."Jantung Alia berdegup lebih kencang dari biasanya, ia juga sedikit gemetar saat tangannya menyentuh pipi yang menurutnya sangat menyeramkan itu. "Obati," suruh Fras lalu ia menyandarkan kepalanya di sisi sofa, kemudian memejamkan matanya membuat Alia langsung menghalang nafas pelan-pe

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-17
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status