Share

BAB 19

Author: Rayhan Rawidh
last update publish date: 2026-02-19 17:00:56

Aku harus berubah, dan itu adalah salah satu area yang bisa kuubah.

Aku tidak ingin kehilangan anakku. Aku belum siap untuknya. Dan kalau dia anakku, maka dia jelas belum siap untukku.

Aku tidak bisa menerima kenyataan bahwa aku punya anak dengan Vindy. Hidupku seharusnya tidak seperti ini. Kenapa aku selalu sial?

Aku ingin menjadi pengacara. Sekarang tidak bisa. Bahkan si brengsek Bondan pun curiga padaku.

Aku tidak bisa berkonsentrasi sama sekali, dan sekarang, a

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 224

    POV EvelynSetelah mandi, Juna dan aku menyingkirkan selimut basah ke ujung tempat tidur, dan aku tertidur sambil memeluknya. Tapi kemudian kami menyadari bahwa kami berdua tidur lasak dan akhirnya berbaring di ujung yang berlawanan, terentang.Setidaknya dia punya tempat tidur ukuran queen.Setelah selesai bersiap-siap untuk bekerja, aku turun ke bawah, merapikan gaun hitamku dengan garis-garis putih di sisinya, dan meskipun tidak ada alasan, Juna menungguku di sofa. Juna menatapku, dan mulutnya ternganga. Aku tersenyum."Kamu tidak perlu menunggu.""Aku yang mau, kok. Kau akan bekerja dengan penampilan seperti itu?""Apa yang salah dengan itu?""Kau terlihat … cantik." Dia duduk kembali, dan tangannya menyentuh selangkangannya, menggosok benjolan yang mulai membesar.Aku menyeringai sambil bergegas ke dapur untuk mengambil makan siangku nanti.Ketika aku kembali ke ruang t

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 223

    Evelyn menunduk dan menciumku. Bibirnya membangkitkan hasratku padanya, dan aku meraih pantatnya untuk mendorongnya mengambilku. Evelyn duduk dan mengibaskan rambutnya ke sisi lain, dan aku tak bisa mengalihkan pandangan saat dia meraih manukku dan memasukkannya ke celah celana dalamnya. Aku melihatnya menembus rambut pirangnya, lalu dia mengangkatnya dan melakukannya lagi, hanya ujungnya saja.“Sayang, seluruh diriku.”“Aku sedang berusaha.” Dia menunduk, dan kami melihat mekinya menggesek ereksiku. Akhirnya dia memasukkanku lebih dalam ke dalam dirinya. Saat aku sepenuhnya masuk, dia menutupi wajahnya dengan tangan dan terisak.Jancuk.Aku duduk dengan siku dan menarik satu tanganku. “Ada apa?”“Semua yang telah kau lalui, bahkan denganku, dan kau mempercayaiku untuk berada di atasmu.”Aku mengusap air matanya di pipinya ketika dia menurunkan tangan satunya.“Aku butuh ini karena

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 222

    Buljem pirangnya sangat menggoda, dan aku menurunkan celana jins dan pakaian dalamku, dan manukku menegang.Evelyn meliriknya dan menarik napas dengan keras. “Sial, sayang. Apakah itu untukku?”“Itu milikmu, Evelyn.”“Apa yang akan kamu lakukan padaku dengan itu?” Dia menggigit bibirnya, dan kurasa pipinya semakin merah.Aku membuka laci meja samping tempat tidurku untuk mengambil kondom dan meletakkannya di atas. Kemudian aku mendekatkan jarak di antara kami. Meskipun manukku menjadi penghalang, aku menyelipkan tanganku ke rambutnya saat dia menatapku dengan tatapan yang belum pernah kulihat sebelumnya. Serius, seksi, dan intens.Aku berbisik, “Mari bercinta.”Mata Evelyn berkedip cepat dan menatap seluruh wajahku. Aku menariknya ke tempat tidur, dan dia berbaring di sisi tempat aku biasanya tidur.Bantalku akan berbau seperti rambutnya, dan kalau aku beruntung, tempat tidurku akan berb

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 221

    Evelyn terkikik, dan ketika aku berhenti di lampu merah di jalan yang relatif sepi, aku terkejut ketika dia meraih gesper sabukku. Karena dia berada di posisi yang aneh di atas konsol, aku membukanya, tidak yakin mengapa karena rumah mamaku tidak jauh.Namun, Evelyn membuka kancingnya dan menarik resletingnya. Meraih ke dalam celana dalamku, dia menarikku keluar dan menggesekkan jarinya di atas batangku, yang sangat menginginkan sentuhan Evelyn. Aku suka merasakan sentuhannya padaku.Ketika lampu hijau menyala, aku meletakkan tanganku di atas tangannya saat dia membelaiku. Bukannya menghentikannya, aku hanya memegang tangannya seperti yang dia lakukan saat kami meraba-raba mekinya bersama di ruang penyimpanan di kantor mamaku. Ya Tuhan, itu sangat seksi.Dia bergerak sedikit lebih cepat, sambil membawa tanganku bersamanya, dan aku mengerang, "Cuk. Kau harus berhenti.""Kenapa begitu?"Evelyn menggeser ibu jarinya di atas ujung batangku yang basah.

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 220

    Aku menjilat bibirku sambil memperhatikan mobil-mobil yang meninggalkan tempat parkir.“Menurutmu, bisakah kita melakukannya lagi?”“Kamu sudah punya janji kencan Sabtu malam.”“Dia mengirimiku pesan dari liburannya untuk mengatakan dia mendapatkan tiket untuk acara musik. Semoga tidak seperti festival pengupas singkong yang Fiona ajak aku datangi.” Aku tertawa, tapi kemudian wajah Evelyn berubah sedih, dan itu adalah hal paling menyedihkan yang pernah kulihat.“Oh.”“Dia kebanyakan mengirimiku foto pantai, matahari terbenam, dan minuman. Itu saja.”Evelyn mengangguk, tapi matanya tetap kosong.Aku meletakkan tanganku di lengan atasnya. “Aku tidak akan pergi. Aku bahkan tidak mau.”Itu benar. Ketika Evelyn mulai bekerja di bar, aku tahu aku sudah tamat, dan aku membatalkan kencanku dengan Kleo. Itu sebelum aku kabur dan menikah. Aku merasa bersalah sekarang

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 219

    POV Arjuna“Evelyn adalah istriku.”Aku tak pernah menyangka akan mengucapkan itu. Aturan kami menyatakan kami tidak akan melakukannya. Bukannya membuatku kesal, itu malah membangkitkanku.Aku menikah dengan Evelyn. Sungguh.Dan aku tidak membencinya.Sama sekali tidak.Perasaanku pada Evelyn kini sangat jelas bagiku, dan itu lebih menakutkan daripada bel di kantor Betsy.Perasaan itu pertama kali muncul ketika aku melihat Evelyn tidur di Semarang. Karena itu, aku bahkan tak bisa mengajak Evelyn makan malam santai, seperti yang disarankan ibunya selama akhir pekan pesta Willy dan Harum di sebuah hotel. Ya, pernikahan Harum membuatku kesal, tapi aku juga berjuang melawan perasaanku pada wanita lain.Perasaan itu tumbuh ketika kami saling menggoda di lapangan softball, di rumah sakit, pesta Raja, dan di gym ketika aku membantunya mendapatkan Polisi Culun, dan itulah mengapa aku

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 103

    Harum mengangkat bahu, menumpuk kertas di mejanya, bukan sebagai tugas sungguhan, tetapi untuk membuatnya sibuk, sehingga dia tidak perlu terlalu sering menatapku.“Bagaimana dengan Fiona? Kamu berkencan dengannya. Lalu berbalik dan berkencan dengan Evelyn. Dua kencan dalam satu mala

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 100

    Evelyn membeku, tetapi kemudian dengan cepat menjauh dariku. Wajahnya panik dan bingung, mungkin.“Apa yang kulakukan?”Sambil berdiri, aku pergi ke ambang pintu dapur untuk menjaga jarak.“Aku menolak unutk menjadi pengganti sialan lainnya.”&l

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 10

    Dari jendela, aku melihat mobil-mobil memasuki jalan tol Gempol.Aku mengangkat bahu dengan setengah hati. Itu satu-satunya respons yang bisa kulakukan.“Jun, aku...”Aku tertawa lagi, terkejut melihat mulutku bergerak dalam pantulan bayanganku di kaca jendela yan

  • Jadilah Pria Kencang Kendor   BAB 8

    Bondan dengan sabar menungguku berhenti tertawa. Setelah aku berhenti, aku berkata, “Jancuk. Kita semua mengenalnya. Kamu ngomong seolah-olah aku tidak tahu dia menikah dengannya. Aku ada di sana. Aku yang mengantarnya di pernikahannya.”Itu adalah salah satu hal tersulit yang pernah kulakukan, sel

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status