Beranda / Lainnya / Jagoan Kampung Merantau Ke Kota / Bab 256: Pewaris Terakhir  Jiwandana

Share

Bab 256: Pewaris Terakhir  Jiwandana

Penulis: Ayusqie
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-24 00:03:36

**

Gending meninggalkan pistol palsu miliknya dengan cara meletakkan di atas pagar pembatas geladak.

Pak Dirga, Niko, Charles, dan Barok pun terpana dengan aksi Gending yang sangat nekat dan berani itu.      

Mereka menatap kepergian Gending dengan pandangan yang kosong. Melongo!

Charles masih kesakitan memegangi kedua kakinya, Niko masih terbungkuk menahan sesak di dada kanannya.

Sementara Barok masih terikat dan tersimpul dengan ta

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 281: Pertaruhan Abadi

    **“Meninabobokan, atau dengan kata lain, membuat aku tertidur.”“Bagaimana caranya?” Tanya April semakin penasaran.Widya tidak langsung menjawab. Ia teringat pada kisah yang pernah diceritakan Gending, yaitu kisah tentang seekor semut yang menjelajah dan tersesat di dalam lubang telinga manusia.Lalu kisah yang terbaru, tentang badut Hello kitty yang..,Oh, bagian yang itu Widya tidak ingat. Karena ia segera tertidur sebelum Gending menamatkan kisahnya.Di mana Widya merasa ada keanehan pada esok paginya. Ia ingat ia bermimpi, melihat seorang badut Hello kitty yang bergandengan tangan dengan seorang wanita berbusana pengantin.“Apa dia menyanyi? Nii.. nab obo.., ooooh, niiiina bobo, begitu?”“Tidak, tidak.”“Jadi?”“Dia mendongeng.”“Mendongeng?”“Iya.”“Kisah apa yang dia dongengkan ke kamu

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 280: Lelaki Keren di Meja Pojok

    **“Apa sih alasan yang membuat kamu bisa jatuh cinta ke Gending itu? Padahal aku tahu sendiri, bagaimana bencinya kamu dulu ke dia.”Widya menghela nafasnya satu kali. Bersamaan dengan itu ia melirik ke sudut jauh, melihat pada sosok Gending yang kini tampak sibuk mengutak-atik ponselnya.“Apa? Apa alasannya?” Ulang April bertanya.“Tidak ada alasan.” Jawab Widya lemas.“Kenapa tidak ada alasan?”“Kamu bilang tadi cinta suka nyasar ke mana saja kan? Tidak punya alamat atau tujuan? Maka begitu juga dengan aku, jatuh cinta pada seseorang tanpa ada alasannya.”“Paling tidak, kamu bisa menjabarkan detil-detil yang membuat kamu bisa suka. Entah itu karena senyumnya, entah itu karena..,”“Oke, oke,” potong Widya.Sang CEO muda ini kemudian mengambil sebuah cermin kecil dari dalam tas jinjingnya. Ia meletakkan cermin kecil itu di atas mej

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 279: Bir Pletok

    **April terkejut waktu menyadari kedatangan laki-laki itu. Ternyata dia adalah.., Gending!Sang ajudan itu berjalan dengan tenang memasuki kafe. Ia melintasi meja yang ditempati Widya dan April dengan sikap cuek bebek, seakan-akan ia tidak mengenal keduanya sama sekali.April sampai menahan nafas. Deg-degan. Matanya melirik tajam ke kanan, mengikuti sosok Gending yang terus berjalan melintasi meja-meja hidang.Sampai di satu pojok Gending kemudian mengambil duduk pada sebuah meja yang letaknya persis di sudut.Jarak antara dirinya dengan Widya dan April sekitar sepuluh meter. Tidak jauh, namun juga tidak terlalu dekat.Sikap sang ajudan itu benar-benar mengesankan bahwa dirinya adalah orang asing. Karena memang demikianlah ia sedang menjalankan perannya sekarang, menjaga Widya tanpa mengganggu privasi sang juragan.Gending kini mengenakan setelan kasual. Berupa kemeja berwarna biru tua lengan panjang digulung sebatas siku.

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 278: Pantas Tidak Pantas

    **“Kamu jatuh cinta sama dia? Oh, My Gosh!” Sambut April cepat.“Tapi..,”“Tunggu, tunggu!” April menatap Widya, terperangah, seakan tidak percaya dengan kejujuran yang baru saja diungkap oleh sahabatnya ini.“Are you serious..??” Tanya April sembari mencondongkan badannya ke depan.Widya mengangguk pelan.“Are you sure..??” April mendekatkan pula wajahnya ke arah Widya.Putri Wibisono ini mengangguk lagi, dan paras wajahnya kian memerah. Ia pun menunduk karena tak tahan dengan tatapan April yang tajam menyelidik.“You are not kidding me, right? Kamu tidak bercanda kan??”“Tidak, aku tidak bercanda.”April menarik badannya lagi ke belakang, kembali bersandar di kursi sambil menarik satu nafas yang dalam.“A., a.., apa itu salah?” Tanya Widya gugup.“No! Tidak, tidak salah.”&ldquo

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 277: Jatuh Cinta Yes!

    **Sore yang sejuk di seantero kota Jakarta. Langit sedang berselimut dengan mendung tipis. Tidak ada hujan atau gerimis. Hanya angin yang bertiup semilir dari arah timur menuju ke barat.“Aku baru ngeh lho. Kamu sekarang jarang keluar malam ya? Hang out, gitu. Dugem-dugeman, gitu.”Widya yang mendengar komentar April sahabatnya itu sontak memanyunkan bibir. Kedua bahunya sedikit naik“Auk! Aku juga tidak tahu, entah kenapa sekarang aku tidak doyan yang begitu-begituan.”“Kamu masih suka minum alkohol?” Tanya April lagi.Widya menggeleng cepat.“Seingatku, terakhir kali aku minum alkohol..,” Mata Widya melirik tajam ke satu sudut, seiring dengaan pikirannya yang menjangkau ingatan.“Nah, itu, waktu di pesta ulang tahunku.”“Jadi sejak itu kamu tidak pernah minum lagi?”“Tidak.”“Bagus lah.”“Kita mes

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 276: Jangan Ada Kancil

    **“Tolong, buat aku tertidur. Kamu dongengkan aku, seperti waktu itu..,”“Cerita apa yang Miss mau?” Tanya Gending sembari menahan rasa dongkol di dalam hatinya.Ada-ada saja sikap Miss Kunti ini, batinnya menggerutu.Akan tetapi, tidak adil juga rasanya jika ia menolak permintaan anak semata wayang Wibisono ini. Alasannya karena ia telah memberi Gending pinjaman mobil.“Terserah kamu.” Jawab Miss Widya dengan suara yang lemah. Ia memang tampak sudah mulai mengantuk.“Cerita kancil dan buaya?” Gending beri penawaran.“Jangan, jangan kancil dan buaya.” Tolak Miss Widya.“Kancil dan harimau?”“Jangan itu, yang lain.”“Kancil dan anak petani?”“Jangan, jangan itu, yang lain.”Gending menatap Miss Widya yang tubuhnya teronggok lemah di sampingnya, dengan posisi kepala berada dekat dengan kak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status