共有

Bab 45

作者: Anggun_sari
last update 公開日: 2026-01-18 20:34:52

Nara terus memegangi bibirnya. Usai kejadian kemarin malam, hubungannya dengan Giorgio seolah menjadi kaku. Nara terus menghindari tatapan pria itu. Baginya apa yang terjadi semalam adalah sebuah kesalahan. Entah bagaimana awalnya hingga ia masuk dan terbawa arus. Ia bahkan melenguh hanya karena ciuman itu terasa begitu nikmat. Di dalam perutnya seolah banyak kupu-kupu yang berterbangana.

“Hai…!” Moana mengageti Nara. Matanya menyipit saat melihat sahabatnya itu terus memegangi bibirnya.

“Habis
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 51

    Nara membuka matanya yang masih terasa berat. Tubuhnya remuk redam akibat ulah Giorgio semalam. Pria itu terus menginginkannya dan tak ingin berhenti. Jika tidak memiliki pekerjaan yang menumpuk tentu dia lebih memilih tidur ketimbang bangun.“Apa dia sudah berangkat?” gumam Nara saat mendapati kasur sebelahnya kosong.“Hist…dasar pria menyebalkan. Habis manis sepah dibuang!” omel Nara.“Akhh….” Nara merintih bagian sensitifnya terasa perih dan sakit bersamaan. Kakinya bahkan terasa lemas seolah tak memiliki tulang.Nara yang terduduk di lantai hanya bisa menghela napas berat, tidak ada yang bisa menolongnya. Suaminya bahkan meninggalkannya begitu saja tanpa berpamitan, entah kemana perginya. “Kenapa nasibku begitu menyedihkan sekali,” gerutu Nara.Tepat saat Nara berusaha bangkit, pintu kamar terbuka. Giorgio berdiri di sana dengan wajah terkejut. “Apa yang terjadi, kenapa kamu bisa ada di bawah?” cecar Giorgio khawatir.“Aku ingin ke kamar mandi, tapi aku justru terjatuh,” jawab

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 50

    Nara menelan ludahnya susah payah. Kakinya mundur beberapa langkah ke belakang mencoba menghindari Giorgio yang tampak serius dengan ucapannya.“Gio, bagaimana kalau kita bicara tentang ini,” kata Nara mencoba mengalihkan keinginan Giorgio.Giorgio tersenyum tipis. Langkah kakinya terus maju mendekati Nara. Matanya mengunci pergerakan sang istri. Dia tahu jika Nara gelisah dan takut, namun nafsunya mengalahkan segalanya.“Aku sudah menunggu lama untuk ini Nara, dan malam ini aku tidak akan menundanya,” balas Giorgio.Nyali Nara semakin mengkerut, kakinya tak lagi bisa melangkah ke belakang. “Gi–Gio…aku….”“Aku apa Nara?” potong Giorgio.Giorgio menarik pinggang Nara, membawa wanita itu ke dalam dekapannya. “Kamu terlalu menggoda Nara,” kata Giorgio dengan suara seraknya.Nara menggigit bibirnya. Jantungnya berdetak semakin cepat hanya karena hembusan napas Giorgio yang menerpa kulit wajahnya. “Gio, ingatlah, ada Saras yang menunggumu,” ucap Nara yang masih berusaha untuk menggagalkan

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 49

    Giorgio tersenyum miring. “Menurutmu apa yang bisa aku lakukan Nara?”“Gi–gio, berhenti sampai di situ Gio,” perintah Nara tergagap. Langkahnya semakin sempit, punggungnya hampir membentur tembok.“Kenapa Nara, bukankah kita ini suami istri?” sahut GIorgio. Langkahnya semakin mendekat. Matanya menatap lurus Nara, seolah mengunci wanita itu.Nara menelan ludahnya susah payah. Tubuhnya meremang, takut jika GIorgio melakukan hal yang aneh-aneh. “Gi–Gio, bukankah kita sudah sepakat untuk tidak melakukan hal yang aneh-aneh.” Nara masih mencoba membujuk Giorgio agar pria itu tidak berbuat hal di luar keinginannya.Giorgio tersenyum miring. “Aneh-aneh?” Giorgio semakin mendekat. Kedua tangannya ia gunakan untuk mengunci tubuh Nara agar wanita itu tidak bisa pergi kemanapun. Senyum miring tercetak jelas di wajah Giorgio, membuat Nara semakin bergidik ngeri.“Gio ingat, ada kekasihmu yang menunggumu untuk menikahinya,” kata Nara. Ia tak tahu lagi harus berkata apa untuk menghentikan aksi Gio

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 48

    “Pak Gio….” Moana menatap tak berkedip Giorgio yang baru saja keluar dari ruangannya. Aura pria itu terlihat dingin dan mematikan.“Nara akan lembur bersamaku membahas kerja sama dengan klien baru . jadi batalkan janji yang sudah kalian sepakati.”“Bukan begitu Nara,” tambah Giorgio memberikan tekanan pada setiap kalimat yang diucapkannya.Nara hanya bisa menghela napas beratnya. Meski tidak suka dengan keputusan sepihak Gio, ia tak bisa berbuat apa-apa. Komentarnya ataupun pendapatnya tidak akan berarti jika sudah disangkutkan dengan pekerjaan.“Be–benar,” jawab Nara.Wajah Revan tampak murung. Namun pria itu tetap berusaha untuk tersenyum di depan Nara. “baiklah kalau begitu. Mungkin lain kali kita bisa pergi bersama,” kata Revan tetap tidak ingin menyerah.Revan dan Moana langsung pergi usai Giorgio datang. Di meja kerja Nara hanya tinggal dirinya dan Giorgio, Nara menatap malas pria yang masih betah berdiri di depannya dengan wajah tanpa dosanya itu.“Apa?” ucap Giorgio saat Nara

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 47.

    Nara mengucek matanya. Tidurnya terasa nyenyak tak sama seperti biasanya. Nyawanya yang belum sepenuhnya sadar masih tidak menyadari jika ia tidur dengan posisi memeluk erat tubuh Giorgio. Baru beberapa detik kemudian wanita itu tersadar bahwa ia tengah tertidur dengan posisi memeluk tubuh Giorgio.Merasa malu dengan apa yang dilakukannya, Nara memilih menarik tangannya perlahan. Bibirnya bergumam pelan. “Kamu sungguh memalukan Nara.”Belum benar-benar memindahkan tangannya, Giorgio terbangun dengan suara serak khas orang bangun tidur. Bibirnya tersenyum tipis, menggoda Nara yang tampak malu-malu.“Selamat pagi istriku. Kemarin pasti tidurmu sangat nyenyak,” ucap Giorgio.Nara berdehem. Tangannya langsung ia tarik begitu saja. Tubuhnya juga bergeser beberapa centi dari tubuh GIorgio. “Aku mandi dulu. Kamu bisa mandi setelah aku selesai,” balas Nara mengalihkan pembicaraan.Nara langsung turun dari tempat tidur. Ia begitu malu sampai tak berani menatap Giorgio. Langkahnya yang terburu

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 46

    “Ce–cemburu, siapa bilang?! Aku tidak cemburu ya. Hanya melihatmu keluar dari cafe tidak berpengaruh apapun untukku,” balas Nara sedikit tergagap.Giorgio mengulum senyumnya. Kakinya melangkah dua langkah lebih mendekat kepada Nara, matanya menatap intens istrinya yang tampak kikuk di depannya.“Jadi hari ini kamu melihatku keluar dari cafe bersama Saras dan kamu merajuk. Benar seperti itu?” tanya Giorgio dengan nada sedikit menggoda.Nara memalingkan wajahnya, mencoba menghindari tatapan Giorgio yang entah kenapa membuat jantungnya berdebar kencang.“Ti–tidak! Jangan samakan aku denganmu. Aku sama sekali tidak merajuk. Aku hanya ingin lebih menikmati hidupku mulai sekarang. Jika kamu bisa berbuat sesukamu tanpa melaporkan apapun kepadaku, maka aku akan melakukan hal yang sama!” jawab Nara, nadanya kembali terdengar berapi-api.Giorgio mengangguk-anggukkan kepalanya. Senyumnya semakin merekah melihat sikap Nara yang terlihat mengemaskan. Wanita itu tampak cemburu namun tidak mau menga

  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 43

    Revan benar-benar mengantarkan Nara pulang usai mereka makan malam. Nara turun di halaman rumahnya tanpa menyuruh Revan untuk mampir. Ia tidak ingin mencari perkara hanya karena ketahuan diantar pulang oleh laki-laki lain.“Terima kasih ya,” ucap Nara sambil melambaikan tangannya. Nara tak langsung

    last update最終更新日 : 2026-04-03
  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 44.

    “Ahh…ini enak sekali Nara.”“Terus Nara, jangan berhenti.”“Aahh….”“Aku tidak menyangka jika kamu sangat pintar.”Giorgio terus meracau, ia sama sekali tidak menyangka jika Nara begitu pintar tentang urusan pijat memijat.“Lebih kuat lagi Nara,” perintah Giorgio.“Eugghh…ya di situ Nara.”Nara men

    last update最終更新日 : 2026-04-03
  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 42

    Nara menahan napsnya. Posisi Giorgio yang begitu dekat seolah tak berjarak membuat jantungnya berdetak lebih cepat. Hembusan napas pria yang telah menjadi suaminya itu membuat pipinya memanas. Entah semerah apa pipinya sekarang.“Gi–Gio, ingat di luar masih ada kekasihmu. Akan jadi masalah jika dia

    last update最終更新日 : 2026-04-02
  • Jangan Goda Aku, Pak Manager!    Bab 41

    "Ka–kamu…kenapa kamu ada disini?”Nara terlihat cukup terkejut saat melihat Revan duduk di samping Daniel. Sungguh dunia ini serasa begitu sempit. Akhirnya setelah hidup hampir dua puluh sembilan tahun, dia benar-benar mempercayai istilah dunia tak selebar daun kelor. Revan tersenyum tulus. “Aku m

    last update最終更新日 : 2026-04-02
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status