author-banner
Anggun_sari
Anggun_sari
Author

Novels by Anggun_sari

Pelan-Pelan, Pak Dosen!

Pelan-Pelan, Pak Dosen!

“Aku hanya akan tidur dengan orang yang bisa membayarku dengan harga tinggi. ” Zoe menaruh tawaran gila. Nominal fantastis dengan hadiah berupa satu malam bersama dirinya. Tawaran yang terlihat tidak mungkin itu, menjadi kenyataan. Viewer setianya memberikan donasi. Sejak malam itu, hidup Zoe tak pernah sama lagi. Ia harus menghadapi kenyataan pahit: rahasianya terbongkar oleh orang yang paling tidak boleh tahu–Xavier, dosen di kampusnya. Kini Zoe terjebak di persimpangan: antara ketakutan karena rahasianya di genggam Xavier, atau menyerah pada hasrat terlarang yang mulai membakar setiap kali mereka bersama
Read
Chapter: Bqb 209. Aku akan menikah
“Kamu yakin tidak ingin aku antarkan?” Xavier masih betah berbaring di atas kasur. Semalam mereka melakukan olahraga malam hingga pagi hampir menjelang. “Tidak. Aku ingin berbicara berdua dengan adikku. Tidak apa-apa kan?” balas Zoe. ia sedang menyisir rambutnya. Pagi ini rencananya dia akan pergi berkunjung ke Arabella dan mengatakan pada adiknya bahwa dia akan segera menikah dengan Xavier.“Jadi kamu akan meninggalkanku seharian hari ini?” keluh Xavier.Zoe tersenyum. Ia berjalan mendekat dan duduk di ujung kasur. “Bagaimana kalau kamu pergi keluar dengan Reyhan?”“Dia sedang sibuk,” jawab Xavier.Zoe kembali tersenyum manis. Ia mengusap lengan Xavier dan mengecup singkat bibir pria itu. “Kalau begitu aku akan pulang cepat nanti,” kata Zoe berjanji.Xavier mengangguk. Ia mengacak gemas pucuk kepala Zoe. “Pergilah, hati-hati di jalan. Aku menunggumu di rumah.”“Oh ya, apa hari ini aku juga boleh mengajak jalan-jalan Arabella?” tanya Zoe ketika hendak pergi.Xavier menganggukkan kep
Last Updated: 2026-02-10
Chapter: Bab 207. Kabar mengejutkan
Zoe mengernyitkan keningnya saat menuruni anak tangga. Bunyi suara panci berdenting di dapur membuatnya penasaran. Seingatnya, Xavier mengatakan jika dia memberikan jatah libur untuk LIliana.“Anthony…?” Anthony tersenyum lebar. Tangan kanannya masih memegang spatula saat membalas sapaan Zoe. “Good morning.”“Apa kakakku masih tidur, cepat bangunkan dia dan kita sarapan bersama,” ucap Anthony. Ia memindahkan masakan terakhirnya ke dalam piring sebelum menatanya di meja makan.“Kamu…bisa memasak?” tanya Zoe hampir tak percaya. Ia rasa semua keluarga Xavier bisa melakukan pekerjaan dapur.“Tentu saja. Apa kamu tidak bisa memasak?” sahut Anthony. “Meski tinggal bersama mamaku, aku masih sering memasak,” imbuhnya.Xavier tersenyum miring saat mendengar ucapan Anthony. Ia berdiri di sisi Zoe, memeluk posesif pinggang wanita itu. “Kenapa tidak membangunkanku?” protes Xavier.Zoe tersenyum manis. Ia menghadap Xavier sepenuhnya. “Kamu kelihatan lelah, jadi aku membiarkanmu tidur lebih lama l
Last Updated: 2026-02-02
Chapter: Bab 206. Gagal bercinta
“Membuat anak. Kapan kita bisa melakukannya?”“Me–membuat anak?” gagap Zoe. “Iya, aku ingin segera menimang anak Angel. Aku ingin melihatmu hamil. Kata orang bentuk tubuh ibu hamil sangat seksi,” ucap Xavier.Zoe tertawa kaku. Ia tak bisa berkata apa-apa. Entah kemasukan apa Xavier hingga dalam waktu singkat pria itu seolah berubah seratus delapan puluh derajat.“Kenapa, apa kamu tidak ingin memiliki anak dariku?” tanya Xavier.“Tidak bukan begitu. Aku hanya merasa ini terlalu cepat. Lagipula kita belum menikah Eros. memiliki anak sebelum kita resmi menikah akan terlihat buruk,” jawab Zoe.Xavier membalikkan badan Zoe. Ia menatap kedua manik mata Zoe dalam dan tak berkedip. “Tapi aku sama sekali tidak peduli ucapan orang. Yang menjalani rumah tangga ini adalah kita, bukan mereka.”Zoe menggigit bibirnya. Ia akan selalu kalah jika berdebat dengan Xavier. Pria itu selalu memiliki cara untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.“Jangan menggodaku Angel,”kata Xavier, tangannya membingkai
Last Updated: 2026-02-02
Chapter: Bab 205. Ayo kita membuat anak
“Biar aku bantu,” kata Zoe.Sore ini selepas pulang mengajar, Xavier sengaja memasak untuk Zoe. Liliana, ia bebas tugaskan.“Duduk saja, hari ini biar aku yang memasak untukmu,” jawab Xavier. Xavier membawa Zoe kembali duduk di tempatnya.Zoe hanya tersenyum. Ia menopang dagu, melihat Xavier yang tengah sibuk memasak untuk makan malam mereka. “Sudah menemukan solusi untuk persiapan pernikahan kita?” tanya Xavier di sela-sela kegiatan memasaknya.“Ah itu….” Zoe menghentikan kalimatnya, telepon masuk dari ayahnya membuat Zoe menghela napas panjang dan berat.“Berikan aku uang!”Zoe memutar bola matanya. Baru diangkat, ia sudah mendapat kalimat sambutan yang paling dibencinya. Raut wajahnya yang berubah masam agaknya menarik perhatian Xavier. Ia menggelengkan kepala saat Xavier bertanya siapa yang menghubunginya. “Aku tidak punya uang!” balas Zoe. nadanya tak kalah tingginya dengan Baskoro.Baskoro mendengus kesal. “Tidak punya?! Bukankah Ayah sudah mengatakan bahwa Ayah membutuhkan u
Last Updated: 2026-02-02
Chapter: Bab 204. Bimbang
“Angel, maukah kamu menikah denganku?” Zoe terdiam. Ia tak mampu berkata apa-apa, otaknya masih mencoba mencerna apa yang terjadi padanya saat ini. Matanya menatap lurus Xavier yang tengah bersimpuh di depannya. Cincin dengan permata yang terlihat mengkilat dipadukan dengan apa yang dilakukan Xavier membuat air matanya ingin terjun bebas. Ia masih mengingat beberapa menit yang lalu Xavier mengatakan tidak ingin atau belum ingin menikahinya, tapi sekarang…pria itu justru melamarnya.“Eros, ini….”“Iya Angel, aku sedang melamarmu. Jadi maukah kamu menikah denganku?” tanya Xavier kembali.Zoe menganggukkan kepalanya. Air mata yang tadi ditahannya kini terjun bebas membasahi pipi mulusnya.“Hay, kenapa menangis. Bukankah ini sesuatu yang membahagiakan?” kata Xavier mengusap air mata yang membasahi pipi Zoe.Zoe menganggukkan kepalanya. Ia masih mencoba untuk menerima kenyataan ini. Baginya ini seperti mimpi. Dilamar dan dinikahi Xavier, sama sekali tidak ada dipikirannya. Pria itu tidak
Last Updated: 2026-02-01
Chapter: Bab 203. Maukah kamu menikah denganku?
“Tuan Xavier menunggu anda di atas, Nona.”Zoe menganggukkan kepalanya, ia naik ke atas sesuai instruksi pelayan restoran. Di atas suasananya terlihat lebih intim. Lamu termamam dan alunan musik merdu menyambut kedatangannya.Zoe tersenyum manis kala Xavier berdiri dari duduknya dan berjalan menghampirinya. Malam ini pria itu terlihat seperti biasanya tampan dan mempesona.“Kamu berdandan?” tanya Xavier lembut.Zoe menganggukkan kepalanya. “Hanya untuk berjaga-jaga. Aku pikir kamu akan mengajakku ke suatu pertemuan,” jawab Zoe.Xavier mengulum senyumnya. Ia menggandeng tangan Zoe, mengajak wanita itu untuk duduk di kursi yang sudah dipesannya.“Kamu membooking tempat ini?” tanya Zoe penasaran. Sejak ia masuk hingga sekarang tidak ada satu pun orang yang datang ke tempat ini.“Hem,” jawab Xavier.“Ck…apa uangmu sebanyak itu hingga kamu menghambur-hamurkannya,” komentar Zoe. “jika uangmu memang sebanyak itu maka berikan saja padaku. Aku akan menggunakannya dengan baik,” komentar Zoe.Xa
Last Updated: 2026-02-01
Jangan Goda Aku, Pak Manager!

Jangan Goda Aku, Pak Manager!

Nara dan Giorgio dijodohkan oleh keluarganya karena perjanjian masa lalu. Namun, Giorgio yang sudah memiliki kekasih membuat Giorgio dan Nara sepakat menyembunyikan pertunangan mereka. Nara adalah bawahan  Giorgio. Hubungan yang seharusnya disembunyikan itu, mendadak berubah: cemburu dan tekanan pekerjaan serta desas desus kedekatan mereka seolah menjadi bom waktu.  Apakah Giorgio dan Nara tetap pada kesepakatan awal: menyembunyikan pertunangan mereka atau justru membiarkan semua orang tahu karena cinta yang tumbuh mulai mempengaruhi semuanya.
Read
Chapter: Bab 48
“Pak Gio….” Moana menatap tak berkedip Giorgio yang baru saja keluar dari ruangannya. Aura pria itu terlihat dingin dan mematikan.“Nara akan lembur bersamaku membahas kerja sama dengan klien baru . jadi batalkan janji yang sudah kalian sepakati.”“Bukan begitu Nara,” tambah Giorgio memberikan tekanan pada setiap kalimat yang diucapkannya.Nara hanya bisa menghela napas beratnya. Meski tidak suka dengan keputusan sepihak Gio, ia tak bisa berbuat apa-apa. Komentarnya ataupun pendapatnya tidak akan berarti jika sudah disangkutkan dengan pekerjaan.“Be–benar,” jawab Nara.Wajah Revan tampak murung. Namun pria itu tetap berusaha untuk tersenyum di depan Nara. “baiklah kalau begitu. Mungkin lain kali kita bisa pergi bersama,” kata Revan tetap tidak ingin menyerah.Revan dan Moana langsung pergi usai Giorgio datang. Di meja kerja Nara hanya tinggal dirinya dan Giorgio, Nara menatap malas pria yang masih betah berdiri di depannya dengan wajah tanpa dosanya itu.“Apa?” ucap Giorgio saat Nara
Last Updated: 2026-02-01
Chapter: Bab 47.
Nara mengucek matanya. Tidurnya terasa nyenyak tak sama seperti biasanya. Nyawanya yang belum sepenuhnya sadar masih tidak menyadari jika ia tidur dengan posisi memeluk erat tubuh Giorgio. Baru beberapa detik kemudian wanita itu tersadar bahwa ia tengah tertidur dengan posisi memeluk tubuh Giorgio.Merasa malu dengan apa yang dilakukannya, Nara memilih menarik tangannya perlahan. Bibirnya bergumam pelan. “Kamu sungguh memalukan Nara.”Belum benar-benar memindahkan tangannya, Giorgio terbangun dengan suara serak khas orang bangun tidur. Bibirnya tersenyum tipis, menggoda Nara yang tampak malu-malu.“Selamat pagi istriku. Kemarin pasti tidurmu sangat nyenyak,” ucap Giorgio.Nara berdehem. Tangannya langsung ia tarik begitu saja. Tubuhnya juga bergeser beberapa centi dari tubuh GIorgio. “Aku mandi dulu. Kamu bisa mandi setelah aku selesai,” balas Nara mengalihkan pembicaraan.Nara langsung turun dari tempat tidur. Ia begitu malu sampai tak berani menatap Giorgio. Langkahnya yang terburu
Last Updated: 2026-01-28
Chapter: Bab 46
“Ce–cemburu, siapa bilang?! Aku tidak cemburu ya. Hanya melihatmu keluar dari cafe tidak berpengaruh apapun untukku,” balas Nara sedikit tergagap.Giorgio mengulum senyumnya. Kakinya melangkah dua langkah lebih mendekat kepada Nara, matanya menatap intens istrinya yang tampak kikuk di depannya.“Jadi hari ini kamu melihatku keluar dari cafe bersama Saras dan kamu merajuk. Benar seperti itu?” tanya Giorgio dengan nada sedikit menggoda.Nara memalingkan wajahnya, mencoba menghindari tatapan Giorgio yang entah kenapa membuat jantungnya berdebar kencang.“Ti–tidak! Jangan samakan aku denganmu. Aku sama sekali tidak merajuk. Aku hanya ingin lebih menikmati hidupku mulai sekarang. Jika kamu bisa berbuat sesukamu tanpa melaporkan apapun kepadaku, maka aku akan melakukan hal yang sama!” jawab Nara, nadanya kembali terdengar berapi-api.Giorgio mengangguk-anggukkan kepalanya. Senyumnya semakin merekah melihat sikap Nara yang terlihat mengemaskan. Wanita itu tampak cemburu namun tidak mau menga
Last Updated: 2026-01-28
Chapter: Bab 45
Nara terus memegangi bibirnya. Usai kejadian kemarin malam, hubungannya dengan Giorgio seolah menjadi kaku. Nara terus menghindari tatapan pria itu. Baginya apa yang terjadi semalam adalah sebuah kesalahan. Entah bagaimana awalnya hingga ia masuk dan terbawa arus. Ia bahkan melenguh hanya karena ciuman itu terasa begitu nikmat. Di dalam perutnya seolah banyak kupu-kupu yang berterbangana.“Hai…!” Moana mengageti Nara. Matanya menyipit saat melihat sahabatnya itu terus memegangi bibirnya.“Habis ngapain sama Revan kemarin? Ciuman ya…?” goda Moana.“Ckk…apa di otakmu hanya ada hal-hal seperti itu,” sahut Nara seolah-olah tak suka dengan candaan Moana.Semalam ia memang ciuman tapi bukan dengan Revan, melainkan dengan Giorgio–atasan sekaligus suaminya. Ciuman mereka bahkan begitu panas. Mengingat itu, mendadak otaknya mulai berkelana pada hubungan Giorgio dengan Saras. Giorgio begitu hebat dalam hal berciuman, pasti orang itu juga melakukannya dengan Saras. Bahkan mungkin lebih dari itu.
Last Updated: 2026-01-18
Chapter: Bab 44.
“Ahh…ini enak sekali Nara.”“Terus Nara, jangan berhenti.”“Aahh….”“Aku tidak menyangka jika kamu sangat pintar.”Giorgio terus meracau, ia sama sekali tidak menyangka jika Nara begitu pintar tentang urusan pijat memijat.“Lebih kuat lagi Nara,” perintah Giorgio.“Eugghh…ya di situ Nara.”Nara mendengus kesal. Ini sudah satu jam ia memijat tubuh Giorgio, namun pria itu seolah tak memiliki rasa puas. Giorgio terus dan terus memintanya untuk memijat tubuhnya, padahal tangannya sudah lelah.Kesal kepada Giorgio, Nara mengeraska pijatannya, setelah itu tangannya berhenti memijat. Bukan hanya Giorgio yang lelah, tapi dia juga.Awal-awal dia mengira jika Giorio meminta dilayani untuk melakukan hubungan intim, tapi siapa yang menyangka jika pria itu memintanya memijat tubuhnya yang terasa lelah.Dia tidak kecewa, malah senang. Setidaknya dia masih bisa mempertahankan keperawanannya.“Kenapa berhenti? Aku masih lelah Nara,” protes Giorgio.Beberapa hari ini dia sering pergi keluar untuk mela
Last Updated: 2026-01-18
Chapter: Bab 43
Revan benar-benar mengantarkan Nara pulang usai mereka makan malam. Nara turun di halaman rumahnya tanpa menyuruh Revan untuk mampir. Ia tidak ingin mencari perkara hanya karena ketahuan diantar pulang oleh laki-laki lain.“Terima kasih ya,” ucap Nara sambil melambaikan tangannya. Nara tak langsung masuk, ia menunggu mobil Revan menghilang dari penglihatannya.“Siapa yang mengantarmu?”Nara terjingkat kaget. Arsi–mamanya yang tiba-tiba muncul membuatnya langsung memutar badannya. Ia tersenyum lebar meski terlihat kaku.“Dia….” Nara mencoba berpikir, mencari jawaban yang tepat atas pertanyaan mamanya. Salah sedikit saja, nyawanya jadi taruhannya.“Teman Gio,” terang Nara. “Iya, dia teman Gio,” sambung Nara mengulangi kalimatnya.“Benar teman Gio?” selidik Arsi tak mudah percaya begitu saja.Nara menghela napasnya. “Bener Ma, kalau ngga percaya aku bisa menghubungi Gio.”Tentu saja ini hanya sandiwara yang dilakoni Nara, wanita itu tentu tidak akan menghubungi Giorgio. Bukan membantunya
Last Updated: 2026-01-16
Malam Panas Bersama CEO Tampan

Malam Panas Bersama CEO Tampan

Pernikahan yang telah dirancang oleh Belvina dan Aldric, terancam buyar ketika Alethea–sepupu Belvina, tiba-tiba muncul dan mengatakan jika wanita itu hamil anak Aldric–kekasih Belvina. Akibat patah hati dan kecewa berat, Belvina melampiaskannya di sebuah klub malam dan membuatnya terlibat hubungan sesaat dengan seorang pria bernama Dante Marquez, CEO tampan dari Perusahaan terkenal.
Read
Chapter: Bab 52. Berdamai dengan keadaan
Aldric terbujur tak sadarkan diri di lantai. Tangan pria itu terlihat lemah ketika Alethea menggoyangkan tubuhnya.“Al, bangun aku mohon….” Alethea menepuk pelan pipi Aldric. Air matanya sudah jatuh merembes membasahi wajahnya. Wajah pucat Aldric membuat hatinya panik bukan main. Jika sampai Aldric kenapa-kenapa, dia akan menyalahkan dirinya sendiri.Alethea menatap nanar wajah Belvina, ketika sepupunya itu berdiri di sampingnya di temani Dante. Tak jauh berbeda dengan Alethea, Dante dan juga Belvina terlihat panik.“Kita bawa Aldric ke rumah sakit!” ucap Dante bertindak cepat. Ia langsung menggendong tubuh Aldric membawanya turun ke lantai bawah menuju mobil.***“Dokter tolong.” Dante memanggil salah satu dokter jaga, membawa pria dengan jas kebesarannya itu kepada Aldric yang didudukkan di kursi tunggu.“Apa yang terjadi dengan teman Anda, Tuan?” tanya si dokter kepada Dante. Dia meminta bantuan para perawat untuk memindahkan Aldric ke atas ranjang pasien. Setelahnya baru memeriksa
Last Updated: 2025-10-27
Chapter: Bab 51. Si Pria Pencemburu
“Apa lagi?” Belvina menghela napas jengah. Mereka baru sampai setelah mengendara hampir satu setengah jam. Apalagi masalahnya jika bukan Dante. Pria itu terus merengek minta pulang setelah godaan yang dilakukannya. Salahnya memang, tapi jika tidak begitu surat izin yang dikeluarkan oleh Dante pasti akan diikuti oleh banyak aturan. Menghadapi Alethea saja sudah cukup membuatnya pusing, apalagi jika ditambahi Dante. bisa gila dia. Saat ini dia hanya ingin menyelesaikan ini secepatnya lalu pulang untuk beristirahat.“Bagaimana kamu tahu jika Aldric ada di sini? Apa kamu sering kemari saat kalian masih pacaran?” cecar Dante seperti polisi yang sedang mengintrogasi tersangka.Belvina memutar matanya. Tangannya terlipat ke atas, jika sudah begini semuanya tidak akan berjalan dengan mudah. Dari semua sifat Dante, dia paling benci dengan yang satu ini.“Hanya menebak,” jawab Belvina sedikit berbohong.Menjalin hubungan yang cukup lama tentu membuat Belvina tahu kemana tempat-tempat yang mung
Last Updated: 2025-08-31
Chapter: Bab 50. Tak Tahu Malu
“El, kamu janji kan kalau setelah ini akan membawaku menemui Aldric?”Alethea menatap penuh harap pada sosok Belvina yang ada di sisinya. Saat ini mereka sedang ada di lokasi tempat dimana akan diadakannya acara peluncuran baju ibu hamil yang harusnya dilakukan oleh Amora.“Jika aku bisa menemukan Aldric, aku tidak akan meminta bantuanmu, El.” Alethea meremas ujung bajunya. “Aku tidak tahu harus mencarinya kemana,” imbuh Alethea.Belvina menghela napas panjang. Telinganya muak harus mendengar curhatan saudaranya ini. Alethea pikir dia tahu dimana keberadaan Aldric. Berhubungan saja tidak pernah. Jika bukan karena terdesak, tentu dia tidak akan pernah mau mengiyakan permintaan Alethea.“El, kamu mendengarku kan?” Alethea menggoyang-goyangkan tangan Belvina, memohon lagi dan lagi.“Hem…,” jawab Belvina singkat.Alethea tersenyum. Namun, saat ia memalingkan tubuhnya, matanya menyipit tajam.Bibirnya menyungging seolah menyiratkan sesuatu.***Acara peluncuran berjalan lancar. Penampilan A
Last Updated: 2025-08-30
Chapter: Bab 49. Sedikit Masalah
“Eughh….” Lenguhan kecil keluar dari mulut Dante. Pria itu baru bangun, matanya belum benar-benar terbuka, tapi harum parfum Belvina serta suara hair dryer memaksanya untuk membuka matanya.“Mau kemana?” tanya Dante masih betah bergelung dibawah selimut. Tubuhnya tidak tertutup apapun kecuali selimut.Belvina melemparkan senyum. Ia mematikan hair dryer lalu menyisir rambutnya yang dibiarkan tergerai.“Ada sedikit masalah. Aku harus ke kantor untuk menyelesaikannya,” jawab Belvina tenang.Dante yang tadi bermalas-malasan langsung menegakkan punggungnya. Ia mendekat ke arah Belvina, tapi masih di atas kasur.“Ke kantor?” ulang Dante. Nadanya terdengar tak suka.“Apa tidak ada orang selain kamu yang bisa diandalkan di sana!” seru Dante, bersungut marah.Kebahagian yang dirasakan Dante semalam, rasanya mendadak lenyap seperti bulan yang menghilang digantikan matahari. Bukan kenapa-kenapa, dia hanya takut jika terjadi sesuatu yang buruk kepada Belvina. “Aldric entah kemana. Dia sama sekal
Last Updated: 2025-08-29
Chapter: Bab 48. Menghibur Tuan Putri
Dante menggenggam sambil mengecup beberapa kalli tangan Belvina. Saat ini keduanya sudah berada di dalam mobil hendak kembali ke rumah. keberadaan Kimmy yang tak kunjung pulang serta sikap Naomi yang jelas sekali mengunggulkan Kimmy, membuat Dante memutuskan untuk mengajak Belvina pulang. Dia tidak ingin membuat Belvina merasa tertekan atau tidak nyaman jika harus terlalu lama di sana.“Mau pergi jalan-jalan?” tanya Dante mencoba memecah keheningan. Belvina memang terlihat tidak marah, tapi tidak ada yang tahu apa yang ada di otak perempuan. Bisa saja diamnya Belvina saat ini adalah bentuk dari kemarahannya.“Jalan-jalan? Kemana?” tanya Belvina mendongak menatap wajah Dante. Tadi dia sedang bersandar di dada Dante, sambil membuka sosial medianya. “Kemanapun yang kamu mau,” jawab Dante, menoel hidung Belvina.Mata Belvina berbinar. Ia menarik tubuhnya untuk menatap wajah Dante sepenuhnya. “Sungguh?”Dante menganggukkan kepalanya. Bibirnya lalu menyentuh bibir Belvina, melumatnya seben
Last Updated: 2025-08-28
Chapter: Bab 47. Terlihat Unggul Tapi Bukan Pemenang
“Apa kamu yakin ini saja sudah cukup?” tanya Belvina kembali melihat barang bawaannya yang akan dibawa ke rumah mertuanya. Di atas meja sudah ada buah-buahan kesukaan Naomi, kue dan juga bunga.“Apa kamu ingin mengambil hati ibuku?” Dante meletakkan dagunya di atas pundak Belvina. Tangannya memeluk erat pinggang sang istri.Belvina tersenyum simpul. Tubuhnya yang tadi menghadap ke depan, kini berputar menghadap Dante. Tangannya mengusap dada Dante sambil berkata, “Tidak akan ada cara untuk membuat orang yang tidak suka dengan kita, menjadi suka. Pembenci selamanya akan tetap menjadi pembenci.”“Lalu kenapa kamu terlihat begitu berusaha?” tanya Dante penasaran.Belvina menghela napas panjang. “Setidaknya aku harus berusaha menjadi menantu yang baik, meski tidak disukai.”Dante mengulum senyum. Tangannya mengusap surai Belvina yang dikuncir kuda. Melihat sikap lapang dada yang ditunjukkan oleh Belvina, membuat hatinya semakin dipenuhi rasa suka. “Berangkat sekarang?” tawar Dante yang d
Last Updated: 2025-08-27
Istri Yang Tak Diinginkan Tuan CEO Dingin

Istri Yang Tak Diinginkan Tuan CEO Dingin

Leticia Bradley hanya ingin menyelamatkan bisnis sang ayah. Tapi pertemuannya dengan Kylen Dominic ---pebisnis hebat yang dulu pernah ia anggap sebagai kakak--- mengubah segalanya. Tawaran yang diberikan Kylen terdengar sederhana: pernikahan kontrak untuk meredam desakan keluarganya, dengan janji bahwa Leticia akan bebas saat kekasih Kylen tersadar dari koma. Tanpa cinta, tanpa ikatan .… Hanya kesepakatan. Namun, waktu membuktikan bahwa hati tak bisa diatur. Saat Leticia dan Kylen mulai menemukan hangatnya kebersamaan, cinta tumbuh diam-diam di antara kebohongan yang disepakati. Hingga Shanon Esme membuka mata dan kenyataan kembali menampar. Kini, Leticia harus bersiap kehilangan segalanya ... termasuk pria yang tak pernah berjanji padanya, tapi telah sepenuhnya mencuri hatinya.
Read
Chapter: Bab 79. Tidak ada kamu lagi
Kylen memejamkan mata. Tangannya tergantung di udara cukup lama. Karena penuturan dari Owen, dia terpaksa kembali. Keadaan Shanon yang hamil jelas membuatnya tidak bisa tutup mata. Meski berat, dia tetap harus bertanggung jawab.Dengan sekali tarikan napas, tangannya dia paksa membuka gagang pintu yang sejak tadi hanya dilihatnya. Di dalam ada Shanon yang sedang terbaring di atas ranjang dengan jarum infus di tangannya.“Ky…?”Samantha yang mendengar suara langkah kaki langsung menoleh. Ia menatap iba pada Kylen yang terlihat berantakan.“Dia baru saja tertidur beberapa menit yang lalu setelah disuntik obat penenang,” terang Samantha.Kylen menghela napas panjang. Ia hanya menganggukkan kepalanya, lalu duduk di samping Shanon. Digenggamnya tangan Shanon dengan erat. Wajah dan mata Shanon tampak bengkak, entah sudah sebanyak apa kekasihnya itu menangis.“Pulanglah, aku akan menjaga Shanon!” perintah Kylen.“Baiklah, jika membutuhkan sesuatu, hubungi aku!” balas Samantha.Lagi-lagi Kyle
Last Updated: 2025-09-29
Chapter: Bab 78. Tidak ada lagi sosok dirimu
Kylen mengedarkan pandangannya ketika baru menginjakkan kakinya di bandara Paris. Dalam hati kecilnya, dia berharap biasa bertemu dengan Leticia. Paris adalah kota yang meninggalkan kesan indah untuk antara dirinya dan Leticia. Sebenarnya dia hanya sedang mencoba peruntungan. Syukur-syukur dia bisa menemukan Leticia di tempat ini. “Tuan, saya sudah memesan hotel. Sebentar lagi mobil sewaan yang sudah kita pesan akan datang,” terang Owen. Kylen tidak menjawab, ia hanya menganggukkan kepalanya lalu menyalakan ponsel miliknya yang sempat ia matikan. Panggilan telepon yang terus dilakukan oleh Shanon, cukup mengganggunya saat ini. Berharap ada balasan atau panggilan tak terjawab dari Leticia, nyatanya ia hanya menemukan pesan spam dari Shanon dan puluhan panggilan tak terjawab dari kekasihnya tersebut. “Tuan, apa Anda yakin jika Nona Leticia ada di sini?” tanya Owen. “Saya sudah mencari daftar nama Nona Leticia di setiap penerbangan hari ini, tapi tidak ada nama Nona Leticia di pene
Last Updated: 2025-09-29
Chapter: Bab 77. Kabur
Kylen melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Sudah hampir tiga puluh menit Leticia ke kamar mandi, tapi wanita itu tak juga kembali. Perasaannya yang mulai cemas membuat pria berwajah tampan itu pergi ke toilet untuk mencari Leticia.Alih-alih mendapati Leticia keluar dari kamar mandi, Kylen justru mendapati orang lain yang keluar. Mencoba untuk kembali bersabar, Kylen menyandarkan punggungnya di dinding untuk menunggu sosok sang istri. Namun, lima belas menit berlalu, tidak juga ada tanda-tanda istrinya itu keluar dari kamar mandi.“Maaf, apa masih ada orang di dalam?” tanya Kylen pada sosok wanita yang baru saja keluar dari kamar mandi.“Tidak, hanya aku satu-satunya orang yang ada di dalam kamar mandi tadi,” jawab si wanita.Hati Kylen melencos. Tangannya dengan cepat mengambil ponsel yang ada di sakunya, mencari nama Leticia. Tak mendapatkan jawaban dari nomor yang dihubunginya, Kylen memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi khusus wanita. Ia mengetuk setiap pintu
Last Updated: 2025-09-24
Chapter: Bab 76. Mencari Cara Untuk Kabur
Leticia berjalan mondar-mandir di depan balkon. Semalam dia dan Kylen sudah pulang ke rumah. Perintah yang diberikan Isander, membuat hatinya gelisah. Ini tentu bukan hal yang baik untuknya dan Kylen. Keinginannya untuk mengakhiri pernikahan ini sudah bisa dipastikan akan sulit dilakukan.“Tuhan berikan aku jalan untuk semua masalah yang ada saat ini,” lirih Leticia.Leticia menghela napas panjang. Ia memilih keluar dari kamar, menuruni tangga menuju dapur. Tidak seperti biasa, pagi ini cacing-cacing di perutnya sudah meronta minta di manjakan. Namun, kakinya seketika berhenti saat melihat sosok Kylen yang duduk di meja makan dengan koran di tangannya. Jangan lupakan secangkir kopi yang tak boleh ketinggalan.“Sudah bangun?”Leticia menganggukkan kepala. Ia yang tadi hendak menuju ke dapur, berbelok menarik kursi di sisi Kylen. Sudut bibir Kylen yang memar mencubit hatinya, meninggalkan rasa kasihan yang tak mudah dihapus.“Masih sakit?”Kylen meletakkan koran yang sedang dibacanya. T
Last Updated: 2025-09-24
Chapter: Bab 75. Tidak Bisa Memilih
“Kylen…?”Tubuh Leticia menegang. Ia yang tadinya duduk seketika berdiri. Meski memiliki keyakinan penuh akan keinginannya, tapi saat melihat tatapan dan arogansi Kylen yang tajam dan mengintimidasi, tubuhnya tetap bergetar takut. Melawan Kylen bukan hal yang muda. Semua tahu itu.“Bukankah aku sudah mengatakannya tadi, kita tidak akan pernah bercerai!” tegas Kylen. Matanya melirik sesaat pada sosok Ettan yang berdiri di sisi Leticia.Leticia memalingkan wajah. Dia tidak menanggapi ucapan Kylen. Meneruskan hubungan ini tidak akan ada gunanya. Dia tidak akan pernah mendapatkan status yang pasti. Dia tidak ingin lagi mengalah dan berbagi kebahagian dengan orang lain. Jika tidak bisa memiliki seutuhnya hati dan tubuh Kylen, lebih baik dia mundur sebelum perasaannya berkembang semakin besar.“Apa kamu begitu ingin bersama dengan dia?!” sergah Kylen geram.“Jaga kata-katamu Ky. Leticia masih istrimu, tidak seharusnya kamu berkata seperti itu!” Ettan mendengus. Dia sama sekali tidak suka de
Last Updated: 2025-09-24
Chapter: Bab 74. Laki-laki egois
“Tidak!” Sorot mata Kylen menatap tajam Leticia. Tangannya tanpa diperintah mencengkram erat lengan istrinya. Urat-urat di wajahnya juga terlihat menonjol. Apa yang dikatakan Leticia, sukses mematik kemarahan besar dalam hatinya.“Ah… kamu menyakitiku,” ringis Leticia.Kylen memalingkan wajah diikuti dengan dilepaskannya cengkeramannya pada lengan Leticia. Tubuhnya yang tadi tak berjarak mulai bergerak mundur. “Temui aku di pondok belakang vila!” kata Kylen singkat padat lalu bergerak pergi meninggalkan Leticia.Leticia mendengus kesal. Ia mengumpat dalam hatinya atas sikap Kylen saat ini. Pria itu selalu bisa melakukan apapun yang disukainya. Dengan langkah kesal, ia berjalan masuk kedalam mobil Ettan. Keningnya mengkerut saat mendapati penumpang di belakang kosong. Tidak ada Kylen maupun Shanon di sana.“Ah… mereka kembali ke villa. Kylen tiba-tiba ada meeting online,” terang Ettan saat melihat raut penuh tanda tanya di wajah Leticia.“Oh,” sahut Leticia datar.Ettan tersenyum tipi
Last Updated: 2025-09-24
You may also like
Idol's Secret Housemate
Idol's Secret Housemate
Romansa · Lalunaxx
2.0K views
Terjerat Cinta Palsu CEO
Terjerat Cinta Palsu CEO
Romansa · Ry-santi
2.0K views
Ibu Susu Bayi CEO
Ibu Susu Bayi CEO
Romansa · JabrielLancaster
2.0K views
Ms.Trouble
Ms.Trouble
Romansa · Jimi Muh
2.0K views
Menikah dengan Adik Kelasku
Menikah dengan Adik Kelasku
Romansa · Keiirae68
2.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status