ログイン"Tiga puluh menit?! Sialan beneran! Bayu, lo gak salah baca data kan?! Kenapa Black Lotus suka banget main bom waktu sih!" pekik Aura histeris sembari melompat bangun dari lantai markas yang berdebu akibat ledakan bom kristal tadi.
"Data dari gawai Vino akurat seratus persen, Nona Bos! Sinyal detonator siber-gaibnya sudah sinkron sama jam atom Black Lotus Pusat!" teriak Bayu dari kokpit helikopter tempur Dinasti yang baling-balingnya sudah berputar kencang di atap markas.Arkan berger*Zlasht!* Cahaya kembang api taktis berwarna emas murni meledak di langit malam Pulau Naga Tidur, menandai berakhirnya upacara sumpah setia aliansi dunia bawah tanah kepada Dinasti Naga Emas. Suasana istana baru yang megah, yang kini berdiri kokoh di atas altar kuno, bener-bener tenang dan damai, jauh dari bising ledakan rudal atau dengungan mesin cyborg. Arkan berdiri di balkon kamar utamanya, melepaskan jubah panglima modern-kunonya yang berat, hanya menyisakan kemeja hitam tipis yang melekat di tubuh kekarnya. 'Hadeuhhh... Sumpah, jubah itu beratnya gak ngotak, Om! Sirkuit batin gue rasanya mau korsleting total nahan beban Qi naga dan gengsi Maharani Aura sekaligus sepanjang hari!' batin Arkan menggerutu kocak di dalam hatinya yang terdalam. Dia memandang ke arah laut mati yang dulu kelam dan penuh radiasi sihir hitam Black Lotus Pusat. Sekarang, lautan itu udah bersih, bersinar kena pantulan cahaya kristal murni dari menara transmisi Dinasti mereka
*Brakkkk!* Rentetan peluru kendali siber-gaib terakhir dari helikopter Black Lotus faksi timur meledak tepat di belakang mobil sedan lapis baja Dinasti Naga Emas yang baru. Perisai energi kristal murni taktis bikinan Arkan dan Bayu bergetar hebat, namun berhasil meredam daya hancur ledakan, menyelamatkan nyawa Arkan dan Aura di dalamnya. Arkan membanting setir dengan brutal, melesatkan mobil mewah itu masuk ke dalam terowongan bawah tanah kota, memutuskan kontak visual dengan para pengejar udara. 'Waduh! Sialan beneran! Momen reunian getuk lindri di mobil mewah malah jadi arena *battle royale* rudal siber! Jantung naga gue rasanya mau copot, bukan karena syahwat, tapi karena panik mobil miliaran ini lecet total dalam sekejap!' batin Arkan geram kocak di dalam hatinya yang terdalam. Aura, yang masih trauma ketakutan bersembunyi di lantai mobil sembari memeluk paha tegap Arkan, langsung mendongakkan kepalanya dengan cemas menatap dasbor yang berkedip mera
*Bzzzt! Klik!*Proyeksi hologram video ancaman dari Black Lotus di dasbor mobil sedan lapis baja Dinasti Naga Emas itu mendadak mati total, Arkan yang melakukannya. Dia menghela napas panjang sembari mencengkeram setir mobil mewah bertenaga kristal murni bikinan Bayu itu dengan erat, tatapannya lurus menatap jalanan kota yang kini mulai bersih dari sisa-sisa pejabat korup pendukung Black Lotus. Jubah panglima modern-kunonya yang berwarna hitam pekat dengan bordiran naga emas murni itu berdesir pelan, memancarkan aura Qi naga intimidatif yang sukses bikin merinding para pengusaha kota saat rapat bisnis tadi.'Hadeuhhh... Sialan beneran si rongsokan Black Lotus itu, hobinya *spamming* video ancaman gak bermutu di momen gak tepat! Untung Qi naga gue gak kepancing meledak di depan Nona Aura, kalau gak, bisa boncos lagi bayar ganti rugi dasbor mobil miliaran ini!' batin Arkan menggerutu kocak di dalam hatinya yang terdalam.Aura, yang mengenakan gaun bisnis mewah berwarna mer
*Brakkkk!*Rentetan peluru kaliber besar dari helikopter tempur Black Lotus faksi timur menghantam perisai energi kristal murni yang menyelimuti mobil sedan lapis baja Dinasti Naga Emas. Mobil dinas mewah baru itu terguncang hebat, membuat jajan pasar yang berserakan di dasbor berjatuhan ke lantai mobil yang empuk. Arkan beringas membanting setir ke kiri, melakukan *drifting* ekstrem menghindari ledakan siber-gaib yang mengincar ban mobil mereka di tengah kepungan udara yang semakin gila brutal.'Waduh! Sialan beneran! Baru saja mau nyuapin getuk lindri tumpah ke mulut Nona Aura, malah dikasih tontonan kembang api rudal Black Lotus Pusat faksi timur! Jantung naga gue rasanya mau copot, bukan karena syahwat, tapi karena panik mobil miliaran ini lecet total dalam sekejap!' batin Arkan geram kocak brutal di dalam hartinya yang terdalam bising.Aura, yang masih trauma ketakutan bersembunyi di lantai mobil sembari memeluk paha tegap Arkan, langsung mendongakkan kepalanya den
*Brakkkk!* Arkan membanting setir mobil sedan lapis baja Dinasti Naga Emas itu dengan brutal ke kanan, menghindari ekor truk kontainer yang mendadak mengerem mendadak di jalur cepat pelabuhan timur. Proyeksi hologram peringatan merah darah dari Black Lotus di dasbor mobil mewah itu berkedip-kedip gila, seakan mengejek kepanikan brutal yang sedang melanda hati sang pengawal naga. Arkan menggeram rendah, Qi emas naganya berdenyut liar menahan amarah yang meledak-ledak di dalam dadanya melihat Ayah kandungnya diseret bagaikan binatang ke gerbong sihir hitam oleh pasukan cyborg elite Black Lotus. 'Waduh! Sialan beneran si Ketua Tertinggi rongsokan itu! Baru saja mau reunian getuk lindri di mobil dinas baru, malah dikasih tontonan penculikan Bokap gila! Jantung naga gue rasanya mau copot, bukan karena syahwat, tapi karena panik frekuensi naga gue korsleting total menahan libido dan amarah brutal di depan Nona Aura yang lagi manja agresif begini!' batin Arkan geram koc
*Bzzzt! Klik!*Proyeksi hologram ancaman dari Black Lotus di dasbor mobil sedan lapis baja Dinasti Naga Emas itu mendadak mati total, Arkan yang melakukannya. Dia menghela napas panjang sembari mencengkeram setir mobil mewah itu dengan erat, berusaha mengenyahkan visual menyebalkan Ketua Tertinggi dari pikirannya. Jubah panglima modern-kunonya yang berwarna hitam pekat dengan bordiran naga emas murni itu berdesir pelan, memancarkan aura Qi naga intimidatif yang sukses bikin merinding para pengusaha kota saat rapat bisnis tadi.'Hadeuhhh... Sialan beneran si rongsokan Black Lotus itu, hobinya *spamming* video ancaman gak bermutu di momen gak tepat! Untung Qi naga gue gak kepancing meledak di depan Nona Aura, kalau gak, bisa boncos lagi bayar ganti rugi dasbor mobil!' batin Arkan menggerutu kocak di dalam hatinya yang terdalam.Aura, yang mengenakan gaun bisnis mewah berwarna merah menyala yang menonjolkan lekuk tubuhnya, mendadak melepaskan tarikan dasinya dan memeluk era
Suasana di dalam ruang kerja Tuan Wijaya terasa lebih dingin daripada suhu di dalam lemari es.Arkan berdiri tegak di depan meja mahoni besar, sementara sang Taipan mondar-mandir dengan wajah merah padam."Kamu gila, Arkan! Kamu mematahkan tangan Vino di depan semua kolega bisnisku!" teriak Tuan Wi
Arkan menginjak pedal rem sedalam mungkin hingga ban mobil berdecit membelah keheningan malam.Lampu jauh mobil menyorot tajam ke arah tiga motor besar yang melintang di tengah jalan aspal yang sepi."Nona, tetap di dalam dan kunci semua pintu!" perintah Arkan dengan suara rendah yang mengintimidas
Arkan berdiri tegak di sudut aula hotel bintang lima yang dipenuhi orang-orang berpakaian mahal.Bau parfum mewah yang menyengat membuat hidungnya gatal, tapi dia harus tetap terlihat seperti tembok yang tidak tergoyahkan.Matanya terus memantau setiap pergerakan di ruangan itu, terutama ke arah Au
Matahari baru saja naik, tapi keringat dingin sudah membasahi pelipis Arkan.Dia berdiri di koridor luar kamar Aura dengan ponsel yang menempel erat di telinga."Arkan, kamu harus dengerin Ibu baik-baik," suara ibunya di seberang sana terdengar sangat cemas."I-iya, Bu. Ada apa sebenarnya? Kenapa I







