Share

Bab 1096

Author: Musim Gugur
Setelah menaiki mobil, Sonia baru berkata pada Reza, “Kamu nggak usah buang-buang waktu di diriku.”

“Kamu bilang sendiri kamu tidak menyukaiku. Jadi, aku ingin memanfaatkan setiap detik bersamamu untuk memupuk perasaan.” Reza mendekatinya, lalu berkata dengan suara rendah, “Kecuali kamu bilang kamu mencintaiku. Aku pun akan melepaskanmu!”

Cahaya matahari senja menyinari wajah tampan si lelaki. Kedua orang berjarak sangat dekat. Sonia bahkan bisa melihat bayangan tubuhnya dari mata si lelaki. Son
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Berasa kyk Alun² dech... Wkwkwk ...
goodnovel comment avatar
Chika
thx sdh up
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2998

    Pagi harinya, Kelly mengikuti Edwin pergi melihat gedung. Dia belajar bisnis dari Edwin. Setelah pulang, dia pun lembur untuk menulis laporan. Malam harinya, dia pun menyusun kembali apa yang dipelajarinya di pagi hari. Kemudian kembali membuat lukisan desain Kempinski.Jason yang diabaikan itu merasa sedikit kesal, bahkan merasa agak depresi. Saat tengah malam, seringkali dia berdiri di depan ruang baca sembari menatap Kelly dengan kesal. “Sayang, bekerja keras dan bekerja tanpa memikirkan nyawa itu dua hal yang berbeda!”Kelly mengangkat kepalanya. Ketika melihat Jason sedang bersandar di kusen pintu, wajah tampannya memang kelihatan agak suram, tetapi tatapannya yang tajam tersimpan rasa sakit dan tidak berdaya.Kelly tersenyum. “Aku masih ada sedikit ide. Aku ingin segera melukisnya. Kalau nggak, bisa jadi aku akan melupakannya besok. Kamu tidur dulu.”Jason menghela napas. “Kita sudah tiga hari tidak bermesraan.”Cahaya lampu memancarkan lapisan sinar lembut yang bergradasi di waj

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2997

    “Apa kamu masih bersama dengan Tuan Jason?”“Iya!”“Tidak peduli siapa kekasihmu, kita juga tergolong teman lama. Kalau ada apa-apa, kamu bisa cari aku setiap saat.”“Oke!” Kelly tersenyum. “Kamu pergi sibuk dulu. Aku juga mau ke sana.”Kenneth tersenyum. “Oke, pergilah!”Kelly sedikit mengangguk, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan ke dalam ruang VIP.Kenneth berdiri di tempat sembari menunjukkan ekspresi merenung sesuatu. Beberapa saat kemudian, dia mengeluarkan ponsel untuk menelepon. “Willie, ini aku Kenneth.”Sebelumnya saat mencari orang untuk mendesain gedung, ada yang merekomendasikan Willie kepada Kenneth. Mereka berdua pernah bertemu beberapa kali. Hubungan mereka juga tergolong bagus.Willie berkata dengan tersenyum, “Tuan Kenneth!”Kenneth berbasa-basi dengan Willie duluan, baru bertanya, “Gimana kabar Kelly di perusahaan pada belakangan waktu ini?”Willie sedang bekerja. Dia mengamati sekeliling, lalu berdiri pergi mencari tempat yang agak terpencil, baru berkata, “Tu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2996

    Mereka berdua mengobrol beberapa saat, lalu masing-masing kembali bekerja. Kelly menerima panggilan dari Edwin untuk menetapkan waktu dan tempat ketemuan. Setelah itu, Kelly membereskan barangnya dan bergegas ke sana. Mereka masih berkunjung ke proyek perumahan milik Kempinski. Proyek tersebut sudah memasuki tahap akhir. Berhubung pembangunan masih berlangsung, area proyek dipenuhi berbagai pekerja dan cukup berantakan. Edwin meminta Kelly untuk tetap berada di sisinya dan jangan berjalan-jalan sembarangan.Edwin pergi menemui seorang penanggung jawab proyek dan meminta gambar konstruksi untuk diberikan kepada Kelly, agar dia dapat melihat sendiri.Cuaca di bulan Juni sangat panas. Matahari terasa sangat terik. Hanya berdiri di bawah sinar matahari selama beberapa saat saja, sudah membuat seseorang seolah-olah merasa tubuhnya akan terpanggang hingga kering saja.Kelly mencari tempat yang teduh untuk duduk, lalu mempelajari tata letak kawasan perumahan dengan serius.Setengah jam kemud

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2995

    Kelly langsung datang untuk bersandar. Dia menggenggam jari tangan berlekuk itu, lalu mengangkat bola matanya dan berkata, “Tebak apa yang baru aku pikirkan tadi?”Jason mengangkat alisnya. “Apa kamu merasa suamimu ganteng sekali?”Kelly membenamkan wajahnya ke bagian pinggang Jason sembari menahan tawanya. “Tuan Jason, sejak kapan kamu nggak narsis lagi?”Jason membalas dengan tenang, “Aku memang ada persyaratan.”Suara tawa Kelly semakin kuat lagi.Jason mencubit pipi Kelly. “Kamu masih belum kasih tahu aku, apa yang kamu pikirkan?”Kelly memalingkan kepalanya untuk melihat kemari. Sepertinya karena tertawa terlalu kuat, air matanya pun membasahi bagian bulu matanya. Matanya tampak berkilauan. Pipinya juga sedikit merona. “Aku lagi berpikir, aku benar-benar beruntung bisa bertemu dengan Jason.”Tatapan hangat Jason semakin mendalam. Dia membungkuk untuk mencium ujung mata Kelly, lalu beralih mencium pipi lembut sang wanita. “Sayang, kamu masih bisa lebih beruntung lagi, contohnya sur

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2994

    Laporan ditulis dengan sangat cepat. Kelly menyelesaikannya dalam waktu tak sampai setengah jam. Setelah memeriksa sekali lagi, Kelly pun mengirimkannya ke alamat e-mail Meagan.Kelly meregangkan tubuhnya, kemudian mengirim pesan kepada Jason. [ Kak Jason, aku sudah selesai. Aku tunggu kamu, ya. ]Jason membalas dengan cepat. [ Segera. ]Selagi menunggu Jason, Kelly membuat catatan terpisah mengenai pemikirannya setelah melakukan survei lapangan. Setelah Jason tiba di bawah gedung, dia menghubungi Kelly. Kelly mematikan komputernya, mengambil tas, lalu berlari dengan langkah kecil untuk memasuki lift.Saat memasuki mobil, wajah bulat Kelly kelihatan memerah. Mata besarnya juga semakin hitam dan berkilauan. “Tiga menit. Cukup cepat, ‘kan!”Jason melihat wajah imut Kelly, lalu spontan ingin mengangkat tangannya untuk mencubit Kelly sejenak. “Apa kamu merasa capek? Aku sudah suruh Bi Linda untuk bujukin Yana makan. Sekarang, aku bawa kamu pergi makan enak.”Kelly menggeleng. “Akhir pekan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2993

    Pada akhirnya, pria itu berkata, “Semua ini bukan hasil bualanku sendiri. Sepengetahuanku, bos dari Kempinski juga sangat mementingkan soal fengsui. Lebih tepatnya, setiap bos properti pasti akan mementingkannya.”Kelly menunjukkan ekspresi merenung, lalu bertanya dengan tersenyum, “Kamu begitu memahaminya, jangan-jangan dulu kamu juga pernah melakukan desain bangunan?”“Apa kamu menyadarinya?” Pria itu tersenyum lantang. “Aku sudah bekerja selama 20 tahun. Aku sudah mendesain ratusan proyek perumahan, dari yang besar maupun kecil. Tapi lucunya, aku sendiri bahkan tidak mampu membeli satu rumah pun di Kota Jembara.”“Kemudian, aku memutuskan berhenti kerja dan terjun ke dunia bisnis. Sekarang, hanya dengan mengerjakan beberapa proyek saja, aku sudah bisa menghasilkan uang sebanyak yang dulu harus kuperjuangkan selama 10 tahun. Sekarang, aku sudah mampu menyiapkan uang untuk anak laki-lakiku menikah nanti.”Kelly memang belum memiliki banyak pengalaman dalam mendesain proyek perumahan.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 106

    Suara Sonia bergetar saat bertanya, “Satu dus isi berapa?”Reza memikirkannya dengan serius, “Kira-kira ada 50 kotak.”Ekspresi Sonia terlihat lebih kaget daripada malu, “Bagaimana kamu lewati kasir?”Apakah kasir melihatnya seperti melihat orang cabul?Reza mengerutkan kening, “Kasir itu apa?”Sonia men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 81

    Ibunya Cindy akhirnya luluh dan menganggukkan kepala sambil berkata, “Ok, tunggu sebentar. Mama kirimkan uang ke rekening kamu dulu.”Ferdi panik dan berseru, “Kalian bodoh, ya?! Jelas-jelas tahu si Bobby itu pembohong, tapi masih saja kasih uang ke dia!”“Siapa yang pembohong?” tanya Cindy lagi sambi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 59

    Hana tampak canggung. Dia berkata sambil mencibir, “Dulu aku selalu dapat nasihat dari Tante setiap ada kesulitan, jadi aku ingin menanyakan pendapatnya juga kali ini.”Tandy berkata dengan acuh tak acuh, “Lalu nanti kalau kamu mau menikah, apa kamu masih akan bertanya pada nenekku?”Hana tersipu dan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 98

    Sonia masuk ke dalam ruangan dan berkata dengan lembut, “Stella.”Gerry menatap Sonia sambil terpelongo. Kemudian, dia berdiri, tersenyum sampai matanya menyipit. Dia pun tidak bisa menahan rasa kagumnya, “Memang cantik!”Stella diam-diam menghela napas lega. Sudut bibirnya melengkung tanpa sadar. Unt

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status