Share

Bab 1695

Aвтор: Angin
Nova mendengarkan Amanda dengan tenang, meskipun hatinya bergejolak. Amanda berbicara dengan penuh drama, menggambarkan hubungannya dengan Chandra.

"Chandra adalah milikku, tapi kamu merebutnya dariku. Aku mohon, bisakah kamu meninggalkannya? Kamu sudah kehilangan ingatanmu, tidak ada lagi kenangan tentang Chandra. Tolong, jangan rebut dia dariku lagi, ya?"

Nova mengernyit, merasa bingung. Hal-hal yang Amanda katakan tidak pernah diceritakan oleh Chandra padanya. Dia mengusap hidungnya, lalu ber
Продолжить чтение
Scan code to download App
Заблокированная глава
Комментарии (1)
goodnovel comment avatar
Joedie
ceritanya menarik dan bikin penasaran terus... tapi sayang sehari cuman 2 bab... bisa di tambahin lagi gak biar tambah seru... ......
ПРОСМОТР ВСЕХ КОММЕНТАРИЕВ

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2925

    Chandra memandang sekelilingnya, memperhatikan para prajurit yang sedang berlatih keras dengan bertanding satu sama lain. Kemudian, dia melambaikan tangan kepada mereka sambil berkata, “Terima kasih atas kerja keras kalian.”“Tidak sama sekali.” Sebuah jawaban yang jelas dan dengan suara lantang membahana.Ada rasa bersalah di dalam hati Chandra ketika melihat wajah-wajah yang familiar tapi juga terasa asing ini. Dialah yang telah mengurung 400.000 orang tersebut di Istana Abadi, membuat mereka terus berlatih tanpa henti sepanjang waktu.Chandra sendiri adalah seorang prajurit. Dia juga tahu kalau berlatih itu sangat membosankan dan monoton. Meskipun Chandra memang tidak pernah membatasi ruang gerak mereka. Mereka boleh berkeliaran bebas di Istana Abadi. Bagaimanapun juga, Istana Abadi tetaplah sebuah dunia tertutup yang terisolasi dari dunia luar. Seiring waktu, kehidupan di dalam Istana Abadi menjadi sangat membosankan. Hal itu yang akan menyebabkan mereka kehilangan percaya diri dal

  • Jenderal Naga   Bab 2924

    Chandra tidak tertarik untuk menjadi tetua Pavilion Pil. Karena tujuan utamanya pergi ke Pavilion Pil adalah untuk menemukan Pil Leluhur Agung. Tardas sempat mengatakan kalau Pil Leluhur Agung berada di Pavilion Pil. Namun, dia tidak yakin kalau Pavilion Pil ini adalah tempat yang dicarinya. Oleh karena itu, dia ingin mencari tahu dengan cara mengikuti seleksi murid Pavilion Pil. Ini adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukannya. Lagi pula, Chandra tidak terlalu menginginkan kekuasaan. Karena dia lebih menyukai kebebasan tanpa batas yang dimilikinya saat ini.Danya mulai bertanya tentang latar belakang Chandra, “Tuan Chandra, kamu pasti memiliki latar belakang yang luar biasa. Gurumu pastinya adalah seseorang yang sangat terkenal di Dunia Tawang. Bolehkah aku bertanya siapa gurumu? Apa mungkin aku pernah bertemu dengannya?”Danya menatap Chandra sambil terus tersenyum. Namun, Chandra membalasnya hanya dengan senyuman tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Bagaimanapun juga, dia tidak b

  • Jenderal Naga   Bab 2923

    Andai saja Chandra bisa menjadi pasangannya, maka hal itu akan menjadi karma baik bagi Ayu. Namun, Ayu hanya bisa memimpikan hal tersebut. Karena dia sadar kalau dirinya tidak pantas untuk Chandra. Sosok yang layak untuk Chandra hanyalah putri para tokoh dan para bangsawan. “Sekarang, ayo kita keluar,” ajak Chandra lalu meninggalkan Istana Abadi bersama Ayu. Kemudian mereka kembali ke Kota Tianja lalu ke Toko Pavilion Pil. Di sisi lain, Danya menggunakan jaringan intelijennya untuk mencari tahu segala hal tentang Chandra. Jarak Dunia Taniora dan Singhen relatif cukup dekat. Danya mengetahui kalau Chandra mengikuti kompetisi alkimia di Dunia Singhen. Danya seketika tercengang setelah mengetahui kalau pil yang dijual Chandra adalah hasil pemurnian Chandra sendiri. “Senjata tingkat Kaisar, tungku alkimia tingkat Kaisar .... Siapa pemuda ini sebenarnya?” gumam Danya lalu merenung selama beberapa saat. “Tok .... Tok ....”Sampai akhirnya, sebuah ketukan pintu membuyarkan renungannya. “

  • Jenderal Naga   Bab 2922

    Danya kembali ke ruang kantor setelah Chandra menunggu selama beberapa saat. Kemudian dia mengeluarkan sebuah tas yang sangat indah lalu menyerahkannya kepada Chandra. “Tas ini berisi batu roh hasil dari penjualan pil-pilmu,” ujar Danya. Chandra mengambil tas itu lalu membukanya. Walaupun tas itu tampak kecil, bagian dalamnya cukup luas. Chandra melihat ada banyak batu roh berwarna-warni yang sangat indah di dalamnya. Dia tidak berusaha menghitung jumlah batu roh di dalam tas karena sudah terlalu malas. Dia percaya kalau Pavilion Pil pastinya tidak akan menipunya. Akhirnya, dia menyimpan tas itu dengan tenang. Danya tampak tersenyum lalu bertanya, “Kamu sempat mengatakan kalau Senior itu berniat untuk bekerja sama dengan Pavilion Pil dalam jangka panjang?”Chandra langsung mengangguk seraya berkata, “Benar, senior itu masih memiliki sejumlah pil lainnya. Aku akan pergi ke sana dan kembali lagi ke sini dalam beberapa hari lagi.” Dia berdiri dan pergi setelah selesai melontarkan kat

  • Jenderal Naga   Bab 2921

    “Meningkat sembilan kali lipat?” ujar Danya terkejut. “Ya.”Chandra mengangguk seraya kembali bertanya, “Jadi, berapa harganya?”Danya kembali berpikir. Pil peningkat kekuatan dan pil penerobosan adalah dua jenis pil yang sangat sulit dimurnikan. Pil ini adalah pil tingkat satu Dewara. Selain itu, di dalamnya terkandung prasasti alkimia yang luar biasa hebat. Khasiat pil ini terjamin kemanjurannya karena ada prasasti alkimia. Pil ini bagaikan pil penyelamat hidup. Biasanya, para prajurit rela membayar tinggi untuk mendapatkan pil ini. Danya berkata sambil menatap Chandra setelah berpikir sejenak, “Kalau memang ini adalah pil tingkat satu Dewara, biasanya harganya adalah tiga miliar batu roh. Namun, pilmu ini mengandung prasasti alkimia di dalamnya, jadi harganya juga akan berlipat ganda. Sayangnya, Pavilion Pil adalah sebuah bisnis, jadi kami tidak bisa memberikan harga terlalu tinggi.”Dia kembali berkata setelah melihat ekspresi tenang Chandra, “Pavilion Pil bisa menjualnya dengan

  • Jenderal Naga   Bab 2920

    Ruang kantor Danya sangatlah luas dengan perabotan yang bergaya retro. Danya duduk terlebih dahulu lalu menunjuk sebuah kursi yang mengisyaratkan agar Chandra duduk. Perempuan itu terus memperhatikan Chandra setelah Chandra duduk. Ada banyak Kaisar Agung di Dunia Tawang, tapi senjata tingkat Kaisar sangatlah sedikit. Dia merenung dan mencoba untuk mencari tahu, senjata tingkat Kaisar yang mana yang berbentuk pedang panjang seperti itu. Namun, dia tidak mendapatkan jawabannya, sekalipun sudah merenung cukup lama. Hal yang diketahuinya saat ini adalah siapa pun yang bisa memiliki senjata tingkat Kaisar pastinya bukanlah sosok sembarangan.“Siapa namamu? Kamu tampak asing,” ujar Danya sambil mengembangkan senyuman indah yang memperlihatkan lesung pipi di wajahnya. Dia mengenakan gaun dan duduk dengan menyilangkan kakinya. Hal ini menyebabkan gaunnya tersingkap sampai pahanya dan menunjukkan kakinya yang jenjang dan putih. “Namaku Chandra. Aku hanyalah orang biasa, jadi wajar saja kalau

  • Jenderal Naga   Bab 225

    Toni berteriak dengan marah, “Pergi, pergi dan suruh Nova dan keluarganya datang kemari.”“Oke.” Leon tampak puas, bergumam dingin dalam hati, “Nova, aku mau lihat bagaimana kamu bisa mengatasi hal ini.Jarak antara vila keluarga Kurniawan dan rumah Nova tidak jauh. Leon tidak menelepon mereka dan lan

  • Jenderal Naga   Bab 176

    Di dalam Klinik Mortal.Saat Paul sedang tidur lelap, tiba-tiba dia menyadari ada yang memasuki rumahnya. Dia spontan terbangun dan pergi membuka lampu, dan tampak sosok Chandra berjalan ke dalam.“Kak Chandra, kenapa kamu bisa ada di sini?”Raut wajah Chandra terlihat lesu. “Ada salah paham di antara

  • Jenderal Naga   Bab 191

    Imperial Residences memiliki reputasi yang sangat bagus di Kota Rivera. Tidak semua konglomerat diizinkan untuk mengunjunginya.Toni mengundang banyak tokoh penting di Kota Rivera, mereka sangat penasaran dan tidak sabar untuk mengunjungi Imperial Residences. Mereka ingin lihat seperti apa Imperial R

  • Jenderal Naga   Bab 208

    Chandra berlutut di depan makam, lalu berseru ke arah langit hingga suaranya serak. Tangisannya begitu hebat, sampai-sampai suaranya hilang.Sepuluh tahun. Sudah sepuluh tahun.Sepuluh tahun lalu dia hanyalah seorang bocah berusia delapan belas tahun yang baru lulus SMA.Dirinya yang dulu penuh dengan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status