Share

Bab 1986

Penulis: Angin
“Dasar bocah, merangkak ke sini! Aku akan memotong kedua kakimu. Kalau kau menurut, kau bisa hidup hari ini. Kalau tidak, bahkan raja langit sekalipun tak bisa menyelamatkanmu. Ingat itu!” Salah satu murid Suku Tantra berbicara dengan nada sombong.

Chandra menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan dirinya. Dengan suara datar, ia menjawab, “Aku sudah bilang, aku ingin bertemu Jayhan. Cepat laporkan, bilang bahwa Chandra datang.”

“Hah, masih berani bicara soal bertemu pemimpin kami?” Ekspresi murid itu berubah dingin, lalu ia langsung menyerang Chandra.

Awalnya, Chandra tidak ingin bertarung karena tujuannya datang ke sini hanyalah untuk mencari benda suci. Namun, ia sadar, jika ia tidak melawan, maka ia tidak akan bisa masuk ke Gunung Bushu hari ini.

Saat pedang murid itu hampir mengenai tubuhnya, Chandra mengangkat tangannya dan menjepit pedang itu dengan dua jari.

“Apa?” Ekspresi murid Suku Tantra itu langsung berubah.

Ia sudah mengerahkan seluruh kekuatannya, tetapi pedang di t
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
rayhan
bisa g sih bab y dilebihin klau kyk gini mendingan hapus aja
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jenderal Naga   Bab 2787

    Chandra menatapnya lalu bertanya, “Apa kamu juga akan pergi ke reruntuhan Hemel Kuno?”“Tentu saja, bagaimana mungkin aku melewatkan keramaian ini?” balas Sonia antusias. Nova menatap Sonia tajam. Bagaimanapun juga, dia tahu betul seperti apa Sonia.“Kak Nova,” sapa Sonia manis.Nova hanya mengangguk untuk membalas sapaan Sonia. Kemudian Nova menghampiri Chandra lalu merapikan kerah baju suaminya itu. “Pergi dan berhati-hatilah. Aku menunggumu kembali dengan selamat di bumi,” ujar Nova. Chandra tersenyum lalu berkata, “Tenanglah, semuanya pasti akan baik-baik saja.”Chandra berbalik lalu pergi setelah selesai berbincang singkat dengan Nova. Di depan Gerbang Langit Selatan, orang-orang sudah berkumpul menunggu Chandra. “Chandra, kamu sudah siap?” tanya Gurji. “Ya,” jawab Chandra sambil mengangguk.Kemudian Elsa berkata dengan raut wajah penuh harap, “Hemel Kuno adalah kekuatan yang sungguh menakutkan di zamannya sekaligus nakhoda seluruh alam semesta. Hemel Kuno pastinya bukanlah t

  • Jenderal Naga   Bab 2786

    Elsa tidak tahu, apa yang harus dikatakannya tentang Chandra. Laki-laki ini telah menipunya dan menikahinya hanya untuk mencuri Pohon Bodhi, benda yang sangat berharga bagi Klan Loman. Bagaimanapun juga, Elsa harus mendapatkan kembali Pohon Bodhi demi keberlangsungan hidup Klan Loman. Sampai saat ini, Elsa masih belum terlalu memikirkan nasib pernikahannya dengan Chandra. Walaupun mereka sudah menikah secara sah dan Elsa sudah menjadi istri dari Chandra, laki-laki ini masih belum mau mengakui pernikahan mereka. Oleh karena itu, Elsa juga tidak bisa berbuat apa pun. Gurji tersenyum bahagia seraya berkata, “Kak Chandra, ajaklah Kakak Ipar pergi bersama kita. Kakak kedua mengatakan kalau perempuan ini sungguh luar biasa. Bahkan dia akan menjadi orang pertama yang berhasil masuk ke tingkat Kaisar Agung di zaman akhir ini. Dia memilik keberuntungan yang tak terbatas. Kita juga pastinya akan mendapatkan banyak hal-hal luar biasa jika mengikutinya. Mungkin saja, kita juga bisa mendapatkan k

  • Jenderal Naga   Bab 2785

    Josan menyeka darah dari mulutnya lalu berkata, “Aku tahu. Lagi pula, aku lahir terlalu cepat dan memang ditakdirkan untuk tidak bisa mendapatkan keberuntungan bumi.”Kemudian Chandra bertanya, “Apa ada yang mau kamu beritahukan kepadaku?”Josan menghela napas pasrah lalu berkata, “Ada banyak sekali kekuatan magis dan jurus rahasia di zaman hemel kuno. Tapi, jurus yang terkuat adalah jurus 3000 Teknik. Jurus ini adalah jurus rahasia kekuatan magis tertinggi yang dikuasai ayahku dari Sepuluh Ribu Jalan Langit”“Jurus 3000 Teknik?” tanya Chandra terkejut.Dia pernah melihat Sasa menggunakan jurus itu ketika mereka berada di Dunia Iblis. Sasa berhasil mengalahkan tiga prajurit kuat dan tak terkalahkan dengan jurus itu. “Benar.”Josan berkata, “Setahuku, ayahku menuliskan teknik itu di dalam kitab tanpa nama yang berasal dari zaman hemel kuno. Namun sayangnya, kitab itu tidak tercatat dalam sejarah.”“Aku curiga, kalau kitab tanpa nama itu berada di dalam reruntuhan Hemel Kuno.”“Kak Chan

  • Jenderal Naga   Bab 2784

    Sebuah gerbang yang tampak megah, menakjubkan sekaligus dipenuhi dengan misteri. “Gerbang Langit Selatan.”Sebuah suara tiba-tiba saja muncul tepat ketika semua makhluk sedang membicarakan tentang Gerbang Abadi. Mereka semua langsung menoleh ke arah sumber suara. Seorang laki-laki berjubah putih dengan pedang di punggungnya berjalan mendekati Gerbang Abadi. “Josan?”Chandra langsung mengerutkan keningnya lalu bergegas menghampiri Josan dan bertanya, “Apa kamu tahu asal-usul dari gerbang ini?”Banyak makhluk yang langsung menatap Josan dengan raut wajah penasaran. Di saat yang bersamaan, Josan menatap gerbang di depannya seakan sedang mengenang sesuatu. Bagaimanapun juga, gerbang ini sangat familier baginya. Dia pernah bermain di dekat gerbang ini. Dia mengangguk lalu berkata setelah terdiam selama beberapa saat, “Ya, aku mengetahui asal-usul gerbang ini.”“Dari mana gerbang ini berasal?”“Sudahlah, jangan bertele-tele. Cepat ceritakan pada kami.”“Apa gerbang ini ada kaitannya denga

  • Jenderal Naga   Bab 2783

    Cincin di jari Chandra tiba-tiba terlepas setelah semua orang pergi. Kemudian cincin itu berubah bentuk menjadi sebuah istana yang sangat besar dan megah. Chandra tersenyum puas setelah melihat kemunculan Istana Abadi lalu berkata, “Aku akan tinggal di sini sementara waktu sampai keberuntungan ketiga muncul dan para prajurit berhasil menciptakan obat untuk menahan kutukan umat manusia.”Chandra melambaikan tangannya santai lalu pintu Istana Abadi seketika terbuka. Dia bergegas melangkah masuk dan muncul di sebuah pegunungan yang berada di luar area kota. Pegunungan yang ada di sekitarnya memiliki energi spiritual yang sangat melimpah. Selain itu, ada banyak buah ajaib yang tumbuh dengan subur di sana dan semua ini adalah milik Chandra seorang. Chandra merasa memiliki pencapaian yang sangat besar setelah melihat semua ini. Kemudian dia mulai menuruni gunung dan muncul di depan gerbang kota. Dia bergegas masuk ke dalam area kota lalu masuk ke dalam kediaman penguasa kota. Dia berhasi

  • Jenderal Naga   Bab 2782

    Chandra tahu dia yang bersalah kepada Elsa. Dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Oleh karena itu, dia memilih untuk pergi dan kembali ke bangunan tempat dia tinggal.Nova telah kembali. Nova sedang duduk di kursi di halaman. Begitu melihat Chandra pulang, dia tidak terlihat kaget sama sekali. Karena dia tahu orang seperti apa Chandra.Nova berdiri, lalu bertanya dengan nada bercanda, “Kok cepat amat sudah pulang? Nggak temani dia tulu? Selama ini, dia ikut aku ke mana-mana demi cari kamu, loh.”Chandra berjalan mendekat lalu duduk. Dia tertawa tanpa daya, lalu berkata, “Waktu itu aku menikah dengannya hanya untuk curi Pohon Bodhi. Sekarang aku hanya merasa bersalah padanya. Nanti aku akan cari kesempatan untuk menebus kesalahan padanya.”Nova juga ikut duduk. “Ngomong-ngomong, apa rencanamu selanjutnya?”Chandra berpikir sejenak. “Sekarang obat untuk menekan kutukan belum selesai dikembangkan. Aku nggak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan. Aku juga nggak tahu kapan Keberu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status