MasukBagi Merzia, Chandra hanyalah seorang penipu ulung. Namun, dia cukup mengagumi kemampuan Chandra dalam menipu karena dia mampu menipu seorang Tuan Muda Pavilion Pil. Di sisi lain, Gurza sedang menuju tempat terpencil, di mana Ketua Sekte Jagat sedang mengasingkan diri untuk berkultivasi. Di gunung belakang sekte, terdapat sebuah dinding tebing yang sangat curam. Gurza mengangkat tangannya lalu beberapa simbol misterius muncul dari telapak tangannya dan menghilang ke dalam dinding batu yang ada di depannya. Tidak lama kemudian, suara gemuruh terdengar yang diikuti oleh retakan di dinding tebing. Gurza memasuki retakan di tebing itu , sampai muncul di depan sebuah pondok kecil yang ada di dalam gua.Di dalam pondok batu itu, terdapat seorang laki-laki paruh baya berusia sekitar empat puluh tahunan sedang duduk bersila. Rambutnya acak-acakan dan di sekitarnya terdapat banyak simbol misterius yang mengitarinya. “Ketua Sekte,” ujar Gurza sambil mendekat. Walaupun Ketua Sekte adalah put
Gurza pergi bersama seorang Tetua Agung lainnya setelah melontarkan kalimatnya. Sekarang, hanya Merzia yang tersisa di aula. Gadis itu terus memperhatikan Chandra dan Banyu. Sebenarnya, namanya dahulu bukanlah Merzia Jagat, tapi Ketua Sekte Jagat memberikan namanya yang sekarang setelah Merzia masuk ke dalam Sekte Jagat. Gadis ini memiliki potensi yang sangat besar. Dia adalah seorang prajurit jenius yang jarang sekali ditemukan di Dunia Yuanlinga. Dia sudah pernah melihat berbagai macam hal selama dia hidup, tapi dia baru melihat kejadian aneh seperti ini sekarang. “Apa latar belakang pemuda ini? Apa kekuatannya jauh lebih besar dari Pavilion Pil?” tanya Merzia di dalam hati. Namun, Banyu tidak memiliki waktu untuk memperhatikan Merzia. Dia terus menatap Chandra dan beberapa kali mengajukan pertanyaan. “Senior, siapa prajurit misterius yang mengetahui jurus kutukan ketika kita berada di dunia terkutuk saat itu?”Walaupun Banyu adalah seorang Tuan Muda Pavilion Pil dan hanya tertar
Sekte jagat adalah sekte berbasis keluarga. Pendirinya adalah pemimpin sekte saat ini yang bernama Wuraz Jagat. Wuraz dahulu adalah seorang prajurit liar dan berhasil berkultivasi sampai tingkat Kaisar Semu. Kemudian dia mendirikan Sekte Jagat dan para tetua dari sekte ini adalah anggota inti dari keluarga Jagat.Tetua Agung saat ini adalah ayah dari Wuraz. Namun, Merzia adalah orang luar yang bergabung dengan Sekte Jagat dan bukan anggota keluarga Jagat. Namun, dia memiliki bakat luar biasa, sampai banyak diterima sebagai murid khusus dari para tetua Sekte Jagat dan berhasil berkultivasi sampai tingkat Kaisar Semu. Bahkan dia juga mendapatkan gelar kehormatan Dewi Agung dan posisinya berada tepat di bawah Tetua Agung. Tetua Agung tidak berani menunda kepergiannya menuju aula setelah mendengar kedatangan Tuan Muda Pavilion Pil. Sesampainya di aula utama, Tetua Agung melihat ada banyak orang sekaligus kotak yang terpajang di sana. Dia melihat seorang pemuda yang mengenakan jubah Peram
Merzia merasa kalau Banyu kemungkinan bukanlah Tuan Muda Pavilion Pil jika dilihat dari sikapnya yang sangat merendah di depan Chandra. Bagaimana mungkin seorang tuan muda kelompok ternama bisa menunjukkan sikap yang sangat hormat kepada seorang pemuda dengan kekuatan yang sangat lemah?Tidak lama kemudian, mereka tiba di aula Paviliun Sekte Jagat lalu Merzia berkata, “Kalian tunggulah di sini. Aku akan memanggil Tetua Agung.”Merzia pergi meninggalkan Chandra dan yang lainnya di aula setelah mengucapkan beberapa patah kata. Kemudian Chandra duduk di sebuah kursi dengan santainya lalu mengambil buah dewa dan memakannya. Dia juga melemparkan satu buah dewa kepada Ayu seraya berkata, “Buah ini sangatlah bagus. Makan sebuah saja setara dengan kultivasi selama bertahun-tahun.”Ayu dengan cepat langsung memakan buah itu. “Senior Chandra, sekitar dua ribu tahun lagi akan diadakan perekrutan murid Pavilion Pil. Atas nama Pavilion Pil, aku ingin mengundangmu sebagai juri dari perekrutan ini.
Banyu biasanya akan terfokus kepada sosok perempuan cantik ketika melihatnya. Namun, di depan matanya saat ini ada sosok Chandra yang sangat kuat. Karena Chandra berhasil menghilangkan kekuatan kutukan sebuah dunia sendirian sekaligus mengusir sosok prajurit super kuat. Hal ini membuktikan kalau kekuatan Chandra setidaknya berada di tingkat sembilan Alam kaisar Agung. Banyu sama sekali tidak berani menyinggung seseorang sekuat itu. Karena Pavilion Pil pastinya akan terlibat kalau sampai Chandra marah karena dirinya.Merzia juga tampak terkejut ketika melihat sosok Chandra. Siapa sebenarnya pemuda ini? Kenapa Tuan Muda Pavilion Pil terlihat sangat menghormatinya? Perempuan itu berjalan menghampiri Chandra lalu mengepalkan tangannya memberi hormat seraya berkata, “Namaku Merzia dari Sekte Jagat. Kalau boleh tahu, siapa kamu? Dan apa tujuanmu datang ke Sekte Jagat?”Namun, Banyu justru mendengar pertanyaan itu lalu berteriak, “Kunjungan Senior Chandra adalah sebuah keagungan. Kenapa kam
Perempuan itu mengenakan gaun putih dengan rambut hitam panjang dan kulit putih halus. Usia perempuan itu terlihat sekitar dua puluh tahunan. Sosoknya sangat cantik, bagaikan seorang peri yang keluar dari lukisan. Matanya tampak jernih dan cerah seakan dipenuhi oleh energi spiritual. “Apa yang terjadi?” tanya perempuan itu setelah melihat kondisi Harzea yang berantakan.“Dewi Agung Merzia, jadi begini kejadiannya. Tuan Muda Pavilion Pil datang lalu menghajarku sampai seperti ini,” jawab Harzea. “Tuan Muda Pavilion Pil?”Merzia cukup terkejut lalu bertanya, “Sekte Jagat tidak pernah bermusuhan dengan Pavilion Pil. Lalu kenapa Tuan Muda Pavilion Pil datang dan memukuli murid Sekte Jagat?”Harzea membuka mulutnya, tapi langsung menutupnya kembali. Dia tampak ragu untuk menceritakan semuanya. “Bicaralah dengan bebas,” ujar Merzia. Harzea berusaha menjelaskan dengan berkata, “Jadi, begini ceritanya. Tiga tahun lalu, ada orang asing yang ingin memasuki Sekte Jagat dan mengatakan kalau di
Saat itu, dari bawah tebing melesat seorang pria. Dia mendarat dengan tenang di atas tanah."Tuan," Tama segera berdiri dengan penuh hormat. Pria yang baru saja naik dari tebing itu tampak berusia sekitar tiga puluhan. Dia mengenakan jubah putih, rambut panjang klasik, dan memancarkan aura ketenangan
Robi menatap Chandra dengan raut wajah pilu. Dia terus memperhatikan Chandra dengan sangat serius. Dia akan langsung menghampiri cucunya itu kalau sampai terjadi hal buruk pada Chandra. Robi yakin bisa menyelamatkan Chandra dengan kemampuan medis yang dimilikinya. Lagi pula, jalan hidup Chandra tida
Ronald adalah pion yang sangat berharga bagi Akasa. Meskipun Akasa tidak ingin kehilangannya, dia tidak bisa melakukan apa pun untuk menyelamatkan Ronald saat ini. Energi sejati yang dimiliki Ronald tidak boleh terbuang sia-sia.Ronald merasakan energinya menghilang dengan cepat. Dia panik dan ingin
"Berapa lama lagi?""Satu minggu lagi.""Mengerti."Ronald mengangguk pelan, berkata, "Kamu bisa pergi dulu, seminggu lagi, aku tidak akan telat ke Gunung Langit untuk bertarung. Kali ini, aku pasti akan membunuh Nova.""Apa Kura Sakti Inti Dalam Kedua sudah ditempa?""Belum, aku berencana menyimpannya d







