LOGINWuraz menanyakan tentang Chandra. Dia merasa sangat penasaran. Sebenarnya orang seperti apakah Chandra sampai bisa membuat Banyu begitu menghormatinya.Merzia sangat tidak senang dengan keputusan Wuraz. Namun, dia tidak langsung pergi. Begitu mendengar Wuraz bertanya tentang Chandra, dia pun menjadi tertarik dan ikut mendengarkan.Begitu Wuraz bertanya tentang Chandra, raut wajah Banyu seketika menunjukkan rasa hormat. “Kamu nggak tahu betapa menakutkannya Senior Chandra,” ujar Banyu. Kemudian, dia tenggelam dalam kenangan.“Beberapa waktu lalu, aku pergi ke Dunia Roh Sejati dan terjebak dalam sebuah konspirasi yang buat aku tanpa sengaja masuk ke sebuah dunia terkutuk. Kamu tahu apa itu kutukan? Itu adalah kekuatan kutukan. Legenda mengatakan kalau itu adalah kekuatan yang ditinggalkan oleh leluhur agung di Zaman Antigo. Dunia itu dipenuhi dengan kekuatan kutukan.”“Di dunia itu, ada prajurit kuat yang mengendalikan banyak sekali monster dan makhluk ganas. Yang paling lemah di antara
Setelah Banyu pergi, Ayu yang berdiri di belakang Chandra bertanya, “Tuan mau pergi ke Gunung Seratus Gua untuk cari benda suci. Sebenarnya untuk apa sih benda suci itu?”“Nanti kamu juga akan tahu.”Chandra tidak banyak bicara. Dia bersandar di kursinya sambil memejamkan mata, mulai memikirkan langkah berikutnya. Ayu berdiri di belakangnya sambil memijat bahunya. Pada saat ini, Chandra pergi lagi ke aula utama Sekte Jagat.Wuraz sedang membicarakan sesuatu dengan Gurza. Begitu melihat Banyu datang, dia langsung berhenti bicara. Banyu berjalan mendekat sambil tersenyum, dia bahkan sempat melirik Merzia. Merzia memiliki paras dan bentuk tubuh yang sempurna. Dia benar-benar seorang perempuan cantik yang tiada duanya.Namun, tatapan Banyu justru membuat Merzia merasa jijik. Dia pun berkata dengan sinis, “Apa kamu lihat-lihat?”“Oh.” Banyu baru tersadar. Dia menatap orang yang duduk di kursi pemimpin, lalu mengepalkan tangannya dan memberi hormat. “Ketua, aku datang ke sini untuk melamar.”
Wuraz tidak tahu bagaimana Chandra bisa tahu tentang Gunung Seratus Gua. Dia juga tidak tahu mengapa Chandra tahu kalau dia tahu tentang Gunung Seratus Gua itu. Namun, rahasia Gunung Seratus Gua terlalu besar. Dia tidak boleh mengungkapkannya kepada siapa pun.Sementara itu, Banyu sudah kehabisan akal. Dia bahkan sudah mengeluarkan Token Aliansi Bela Diri, tapi tetap saja tidak berguna. Token itu tidak membuat Wuraz bergeming. Token Aliansi Bela Diri adalah pemberian kakek Banyu. Sang kakek khawatir akan keselamatan Banyu saat mengembara di luar. Oleh karena itu, sang kakek memberikan token itu kepada Banyu.Banyu menatap Chandra. Chandra sedang duduk di kursi samping, sambil diam termenung. Sejujurnya, Banyu takut Chandra kehilangan kesabaran dan berakhir menggila. Dia telah menyaksikan sendiri seperti apa kekuatan Chandra. Jika Chandra menggila, Sekte Jagat benar-benar akan hancur. Banyu masih ingin menikahi Merzia. Dia tidak ingin Sekt Jagat hancur.Akan tetapi, Chandra hanya berpik
Raut wajah Wuraz tampak serba salah. “Aku benar-benar nggak tahu,” ujarnya.Chandra mengluarkan pil yang diberikan Kaisar Ceptra kepadanya. Kemudian, dia menyerahkan pil itu sambil berkata, “Aku tahu kamu terluka di Gunung Seratus Gua dan lukanya cukup parah. Kalau nggak segera diobati, kamu mungkin akan mati. Ini pil penyembuh yang bisa sembuhkan lukamu.”Wuraz yang penasaran mengambil botol yang disodorkan Chandra. Dia membuka tutup botol pil dan melihat sebutir pil berwarna emas di dalamnya. Pil itu seukuran buah lengkeng dan terdapat aksara misterius di permukaannya. Uniknya, aksara itu tampak seperti bisa bergerak.Banyu adalah seorang peramu tingkat dewara. Sekali lihat, dia pun langsung mengenali dan tahu harga pil itu.“Pil tingkat Kekaisaran,” seru Banyu sambil tersentak.Seorang senior memang benar-benar senior. Begitu kasih obat langsung kasih pil tingkat Kekaisaran. Wuraz sendiri juga telah merasakan kekuatan ajaib pil di tangannya. Dia pun percaya kalau pil itu pasti bisa
Bagi Merzia, Chandra hanyalah seorang penipu ulung. Namun, dia cukup mengagumi kemampuan Chandra dalam menipu karena dia mampu menipu seorang Tuan Muda Pavilion Pil. Di sisi lain, Gurza sedang menuju tempat terpencil, di mana Ketua Sekte Jagat sedang mengasingkan diri untuk berkultivasi. Di gunung belakang sekte, terdapat sebuah dinding tebing yang sangat curam. Gurza mengangkat tangannya lalu beberapa simbol misterius muncul dari telapak tangannya dan menghilang ke dalam dinding batu yang ada di depannya. Tidak lama kemudian, suara gemuruh terdengar yang diikuti oleh retakan di dinding tebing. Gurza memasuki retakan di tebing itu , sampai muncul di depan sebuah pondok kecil yang ada di dalam gua.Di dalam pondok batu itu, terdapat seorang laki-laki paruh baya berusia sekitar empat puluh tahunan sedang duduk bersila. Rambutnya acak-acakan dan di sekitarnya terdapat banyak simbol misterius yang mengitarinya. “Ketua Sekte,” ujar Gurza sambil mendekat. Walaupun Ketua Sekte adalah put
Gurza pergi bersama seorang Tetua Agung lainnya setelah melontarkan kalimatnya. Sekarang, hanya Merzia yang tersisa di aula. Gadis itu terus memperhatikan Chandra dan Banyu. Sebenarnya, namanya dahulu bukanlah Merzia Jagat, tapi Ketua Sekte Jagat memberikan namanya yang sekarang setelah Merzia masuk ke dalam Sekte Jagat. Gadis ini memiliki potensi yang sangat besar. Dia adalah seorang prajurit jenius yang jarang sekali ditemukan di Dunia Yuanlinga. Dia sudah pernah melihat berbagai macam hal selama dia hidup, tapi dia baru melihat kejadian aneh seperti ini sekarang. “Apa latar belakang pemuda ini? Apa kekuatannya jauh lebih besar dari Pavilion Pil?” tanya Merzia di dalam hati. Namun, Banyu tidak memiliki waktu untuk memperhatikan Merzia. Dia terus menatap Chandra dan beberapa kali mengajukan pertanyaan. “Senior, siapa prajurit misterius yang mengetahui jurus kutukan ketika kita berada di dunia terkutuk saat itu?”Walaupun Banyu adalah seorang Tuan Muda Pavilion Pil dan hanya tertar
Kaisar Suci Sekte Sutan bisa dengan mudah tiba di bumi dengan bantuan dari para prajurit kuat alam semesta. Di suatu tempat di bumi. Kaisar Suci berhasil melewati segel dan muncul di langit bumi. Dia berdiri di udara sambil memandangi pegunungan dan sungai di bawahnya. Dia bisa merasakan energi sp
“Lukisan?” Chandra tercengang dengan apa yang dilihatnya. Dia sempat mengira kalau yang dilihatnya adalah hal nyata, tapi ternyata semua itu hanyalah sebuah lukisan. “Apa mungkin Pengubah Lima Elemen ada kaitannya dengan lukisan itu? Apa mungkin 5 lelaki tua yang ada di lukisan itu adalah Lima Lel
Chandra hanya mendengar lawan bilang 3000 Teknik. Namun, Chandra tidak tahu apa 3000 Teknik itu.“3000 Teknik adalah teknik mahasakti yang paling menakutkan di zaman hemel. Ini teknik rahasia yang dikuasai oleh penguasa zaman hemel.”“Aku benar-benar nggak menyangka kalau kamu menguasai kekuatan mag
Chandra tidak berjalan terlalu cepat. Karena dia sedang menunggu ruang siarannya dipenuhi oleh banyak sekali orang. Dia ingin ruang siarannya juga disaksikan oleh para prajurit jenius dari 3000 dunia tersegel, bahkan para monster. Dia sadar, akan sulit baginya untuk menyelamatkan manusia bumi jika







