LOGINBanyu tahu, dia sudah tidak memiliki harapan sama sekali. Lupakan saja, dia pun tidak ingin berangan-angan lagi.“Ya sudah kalau begitu. Aku akan kembali ke Sekte Jagat untuk ambil kembali maharku.”Mahar yang dibawa Banyu sangat berharga. Sekarang pernikahannya dengan Merzia batal. Tentu saja, dia harus mengambil kembali maharnya. Meskipun Pavilion Pil kaya dan berkuasa, barang-barang berharga itu juga tidak akan diberikan begitu saja kepada orang lain.“Kebetulan aku juga mau kembali ke Sekte Jagat dan laporkan masalah ini pada sekte,” kata Merzia.Chandra mengangguk, “Ayo, kita kembali ke Sekte Jagat.”Chandra telah mendapatkan banyak hal dari perjalanan ke Gunung Seratus Gua ini. Dia telah mendapatkan Selingian yang dibutuhkan Kaisar Ceptra, juga menaklukkan seorang prajurit kuat super. Dengan adanya prajurit kuat super ini, kelak perjalanannya akan jauh lebih mudah.“Bos, bagaimana kalau aku mengasingkan diri dulu? Tunggu pembuluh darahku sudah berevolusi, aku baru pergi cari kamu
Namun, dilihat dari ekspresi mereka, tampaknya keduanya telah mendapatkan banyak barang bagus. Terutama Banyu. Datang-datang, pria itu memperlihatkan senyum lebarnya.“Senior Chandra, habis ini kamu mau pergi ke mana? Perekrutan murid baru Pavilion Pil nggak lama lagi. Bagaimana kalau kita langsung pergi ke Pavilion Pil?”Banyu mengundang Chandra ke Pavilion Pil lagi. Chandra adalah seorang prajurit kuat yang luar biasa. Jika dia bisa mengundang Chandra untuk menjadi juri, itu adalah hal yang sangat baik untuk Pavilion Pil.“Tapi ….” Banyu melirik Merzia dan berkata, “Sebelum pergi ke Pavilion Pil, aku harus pergi sebentar ke Sekte Jagat untuk menikahi Merzia.”Ekspresi Merzia seketika berubah. Dia tidak ingin menikah dengan Banyu. Sekalipun Banyu adalah tuan muda Pavilion Pil, Merzia tetap tidak ingin menikah dengannya. Namun, apa yang bisa dia lakukan? Sektenya telah menyetujui pernikahan itu. Jadi bagaimana mungkin Merzia menolak?Setelah berpikir sejenak, sebuah ide tiba-tiba terli
Marwan seketika panik ketika dengar kata “bunuh”. Dia langsung menatap Chandra dan memohon, “Jangan, jangan bunuh aku. Tolong biarkan aku hidup. Aku mungkin masih berguna. Bukannya kamu ingin tahu tentang Istana Hitam? Aku akan menyusup ke sana dan bantu kamu selidiki Istana Hitam.”Tidak ada yang tidak takut mati. Marwan adalah seorang prajurit kuat Alam Kekaisaran. Dia telah berlatih selama berabad-abad sebelum akhirnya mencapai Alam Kekaisaran. Dia tidak ingin mati begitu saja. Meskipun dia tidak takut mati, dia tetap tidak ingin mati.Chandra juga menatap Marwan sambil termenung. Sesaat kemudian, dia baru berkata, “Lepaskan saja.”“Lepaskan?” tanya Lembu Dewa bingung. “Bos, lepaskan begitu saja? Kamu benar-benar percaya padanya? Kalau dia kembali, kita nggak akan pernah bisa temukan dia lagi.”Marwan langsung berkata dengan bersungguh-sungguh, “Nggak, tentu saja nggak. Aku bersumpah demi Langit.”Usai berkata, Marwan segera mengucapkan sumpah, “Aku, Marwan, bersumpah atas nama Lang
Marwan menatap Chandra dan berkata dengan tenang, “Kalau mau bunuh, bunuh saja aku.”Chandra mengerutkan kening. Kemudian, dia mengaktifkan aksara hitam di dalam tubuhnya. Ribuan aksara hitam muncul, masing-masing aksara membawa kekuatan aneh.“Kamu seharusnya tahu apa ini.” Chandra juga berkata dengan tenang, “Kamu tahu betul betapa mengerikannya Jurus Kutukan. Aku akan beri kamu kesempatan satu kali lagi.”Setelah melihat Prasasti Kutukan, wajah Marwan seketika menjadi pucat pasi. “Nggak mungkin. Bagaimana mungkin? Kenapa kamu tahu Jurus Kutukan?”Prasasti Kutukan yang dikeluarkan Chandra adalah yang paling menakjubkan dan dalam. Marwan bergabung dengan Istana Hitam untuk mempelajari Jurus Kutukan. Namun sejauh ini, dia hanya mendapatkan satu Prasasti Kutukan. Meskipun hanya satu, prasasti itu sangat dalam. Marwan belum sepenuhnya memahami prasasti itu.Sedangkan Chandra bisa mengeluarkan ribuan Prasasti Kutukan sekaligus. Selain itu, setiap prasasti jauh lebih mendalam daripada pras
Lembu Dewa telah tiba. Dengan kekuatannya yang luar biasa, dia menyegel ruang itu secara paksa dan mengurung kapal terbang yang sedang menerobos ruang hampa dengan cepat untuk melarikan diri. Kapal terbang raksasa itu terkurung di ruang angkasa yang luas.Kemudian, sosok Lembu Dewa muncul. Dia berdiri melayang di udara, sambil memandang kapal terbang di depannya. Dia mengangkat tangannya, lalu muncul cap tangan yang tampak seperti ilusi muncul, terus membesar dan menghantam kapal terbang. Beberapa prajurit kuat di kapal terbang itu segera melawan. Penasihat Kerajaan dan tetua juga tidak tinggal diam. Mereka segera melancarkan serangan balik.Sebuah kekuatan dahsyat datang dari dalam kapal terbang. Namun, kekuatan itu tertekan sepenuhnya oleh kekuatan Lembu Dewa. Telapak tangan ilusi turun, langsung menghancurkan kapal terbang itu. Banyak prajurit kuat di dalamnya langsung tewas.Penasihat Kerajaan dan tetua juga terluka. Padahal Penasihat Kerajaan juga seorang prajurit kuat Alam Kekais
Selain itu, Chandra juga memiliki 3000 Teknik yang diciptakan oleh penguasa Hemel Kuno. Semua itu lebih dari cukup bagi Chandra. Oleh karena itu, dia tidak tertarik lagi dengan Keberuntungan di tempat ini.“Pergilah.” Chandra mengibaskan tangannya sambil berkata, “Apa yang bisa kalian temukan dan dapatkan di sini tergantung keberuntungan kalian sendiri.”Setelah mendengar jawaban CHandra, Merzia langsung berkata dengan gembira, “Terima kasih,Senior.”Tanpa berlama-lama lagi, Merzia langsung pergi. Dia mulai mencari Keberuntungan yang ada di wilayah itu.“Senior Chandra, aku juga pergi lihat-lihat.”Banyu pun tak tinggal diam. Setelah memberi salam kepada Chandra, dia langsung pergi dan memulai pencariannya akan Keberuntungan di wilayah itu. Sementara itu, Chandra duduk di pintu masuk sebuah aula besar di puncak gunung. Tempat itu dulunya merupakan sekte yang kuat. Namun, tempat itu sudah ditinggalkan begitu saja. Meskipun banyak bangunan yang masih terawat dengan baik, Sekte Senyirong
Ronald sangat menginginkan ilmu Pukulan Sepuluh Tangan Aryani. Meski dia sudah menguasai kemampuan Rahasia 13 Pedang. Akan tetapi bayang-bayang masa lalu tentang Pukulan Sepuluh Tangan Aryani masih tetap menghantuinya.Sekarang, setelah mengetahui bahwa Chandra menguasai teknik tersebut, tentu saja d
Bodhi Api ditemukan oleh kakeknya. Setelah diserap, maka bisa mengubahnya menjadi sebuah kekuatan yang sangat kuat dan terang. Ini juga menjadi salah satu yang terpenting dalam melatih Lukisan Gunung Merabu.Karena dia terlalu sibuk sehingga tidak memiliki waktu untuk menyerap kekuatan tersebut.“Bole
Sonia menatap Chandra dengan ekspresi khawatir dan melayangkan sebuah isyarat mata kepadanya. Kepalan tangan Chandra pun melemas dan dia menarik napas panjang guna meredam amarahnya.“Oh, ya? Tapi aku dengar 30 tahun yang lalu Kakek mulai ke jalan yang salah karena ada yang nyerang dia diam-diam wakt
Dokter Wiro adalah kepala dokter di Rumah Sakit Sehat Bersama dan seorang dokter spesialis yang sangat berwibawa. Bahkan dia juga memiliki reputasi yang baik di dalam dan luar negeri. Namun, sekarang dia justru dipandang rendah oleh seorang pemuda yang baru dia temui. “Saya tidak memenuhi syarat? Mu







