LOGINMakhluk buas yang melindungi tempat ini adalah seekor lembu yang sudah bermutasi. Makhluk buas itu sudah menjaga tempat ini selama bertahun-tahun. Kekuatannya belum mencapai tingkat Kaisar Agung ketika tiba di tempat ini. Namun, dia tanpa sengaja menemukan ada ramuan tingkat Kaisar di Gunung Seratus Gua. Sayangnya, ada formasi yang melindungi tempat ini. Oleh karena itu, dia berusaha melindungi gunung ini dengan tujuan agar bisa menghancurkan formasi. Namun, sampai saat ini dia belum juga berhasil menghancurkan formasi itu, bahkan setelah kekuatannya berada di tingkat empat Kaisar Agung. Sekarang, ada orang asing yang datang ke tempat ini. Lembu Dewa itu langsung berubah bentuk menjadi wujud seorang manusia. Dia berdiri di udara sambil menatap ke arah Chandra. Aura kekuatannya meningkat bagaikan sebuah pelangi. Wajahnya yang gelap memancarkan keganasan yang menakutkan. “Mati!”Lembu itu langsung bergerak setelah melontarkan kata mati. Dalam sekejap, dia muncul di hadapan Chandra den
Getaran itu mengguncang bumi dan pegunungan di sekitar mereka. Raungan makhluk buas bergema yang diikuti oleh gunung yang terbelah. Belahan gunung itu menunjukkan lembah yang tak berdasar dan sebuah kepala muncul dari dalamnya. Makhluk itu memiliki tanduk di kepalanya dengan mulut besar dan dua baris gigi tajam. Kekuatan penuh keganasan seketika mewarnai udara di sekitar mereka. Banyu dan Merzia bergegas melangkah mundur. Di saat yang bersamaan, Kaisar Ceptra yang berada di dalam Istana Abadi mulai mengerahkan sedikit kekuatannya. Gumpalan kekuatan muncul dari Istana Abadi dan merasuki tubuh Chandra. Kekuatan itu langsung merangsang kekuatan fisik tubuh Chandra. Kekuatan yang tersembunyi di dalam tubuhnya mulai dilepaskan. Aura kekuatan Chandra seketika melonjak tajam. Kekuatan Teratai Iblis meresap ke dalam tubuh dan tulangnya. Hal ini menyebabkan aura kekuatannya mencapai puncaknya. Aura kekuatan ini seketika membuat Banyu dan Merzia tercengang. Mereka berdua bergegas melangkah
Misi Penasihat Kerajaan benar-benar gagal saat itu. Padahal dia sudah merencanakannya sejak lama dan dengan sangat cermat, tapi semuanya gagal. Kegagalan ini menyebabkan Dua Belas Dewa Petaka sekaligus dua belas prajurit kuat dengan tingkat kekuatan Kaisar Agung menghilang. Akhirnya, dia hampir saja tewas dipukuli setelah kembali ke markas. Oleh karena itu, dia mempersiapkan rencana lainnya untuk menebus kegagalannya. Dia datang dengan membawa banyak prajurit kuat untuk mengumpulkan jiwa-jiwa prajurit kuat dari berbagai dunia. Dia mencari dunia dengan banyak jiwa kuat dan berakhir di dunia ini yang memiliki banyak sekali sisa jiwa prajurit super kuat. Dia bisa menggunakan jurus kutukan untuk mengumpulkan sisa-sisa jiwa para prajurit untuk membentuk tubuh prajurit super kuat secara paksa. Kekuatan para sisa jiwa itu pastinya akan sangat kuat jika menyatu dan pastinya akan menguntungkan rencana Istana Hitam selanjutnya. “Maju!” perintah Penasihat Kerajaan. Dalam sekejap mata, pesawa
“Pantas saja tidak ada makhluk hidup di sini. Siapa yang bersedia tinggal di tempat tandus dan terpencil seperti ini?” gumam Banyu.Kemudian dia menatap Merzia lalu berkata, “Nona Merzia, dunia sangat berbahaya. Kamu harus berhati-hati dan teruslah berada di dekatku. Aku akan terus melindungimu.”Dia mendekati Merzia lalu mengulurkan tangannya. Namun, Merzia dengan cepat menghindar. Kemudian berkata dengan raut wajah jijik, “Siapa yang butuh perlindunganmu? Kamu seharusnya melindungi dirimu sendiri.”“Kenapa kamu begitu?”Raut wajah Banyu berubah serius lalu dia berkata, “Kita akan menikah setelah kembali dari sini. Kamu seharusnya tidak menolakku. Kamu seharusnya berusaha untuk lebih dekat denganku agar kamu bisa memahami betapa baiknya aku.”Merzia hanya menatap Banyu jijik. Dia sudah terlalu malas untuk membuang kata-katanya kepada Banyu. Walaupun dia tidak bisa menghindari pernikahan ini, Banyu hanya bisa memiliki tubuh dan tidak dengan hatinya.Dia mendekati Chandra lalu bertanya
Wuraz tidak sepenuhnya percaya akan perkataan Banyu yang mengatakan kalau Chandra pergi ke Gunung Seratus Gua hanya untuk mencari tanaman obat. Akhirnya, Wuraz membuat beberapa rencana. Tiga hari berikutnya, Chandra memutuskan untuk tinggal di Sekte Jagat untuk sementara waktu. Tiga hari berlalu dalam sekejap mata. Di depan aula utama Sekte Jagat. Orang-orang sudah berkerumun di sana. Kemudian Wuraz menjelaskan situasi Gunung Seratus Gua dan Chandra berusaha untuk menghafalnya. Dia menatap Ayu yang berada di sampingnya setelah selesai menghafal lalu berkata, “Kamu tinggal di Sekte Jagat sampai aku kembali ke sini untuk menjemputmu setelah aku berhasil menemukan ramuan obat.”“Tuan Chandra.”Ayu berkata dengan ragu, “Bukankah kamu memiliki Istana Abadi? Bagaimana kalau aku tinggal di sana saja? Aku akan menunggumu di sana.”Chandra berpikir sejenak lalu mengangguk. Dia melambaikan tangannya lalu sebuah kekuatan muncul di telapak tangannya dan membawa Ayu masuk ke dalam Istana Abadi.
Usai berkata, Chandra hendak langsung pergi. Banyu langsung berdiri dan buru-buru bertanya, “Senior Chandra, ini langsung mau ke sana?”“Iya.” Chandra menganggukkan kepala.Banyu memutarkan bola matanya. Barang peninggalan Zaman Antigo pasti sangat berharga. Meskipun dia belum tentu bisa mendapatkannya, setidaknya dia masih bisa dapat sedikit keuntungan kalau ikut Chandra pergi ke sana.Wuraz juga memiliki pemikiran lain. Dia pun ikut berdiri dan bertanya, “Senior Chandra, nggak perlu buru-buru juga. Begini saja, Senior tetap tinggal di Pavilion Pil beberapa hari lagi. Habis itu, aku akan atur muridku untuk antar kamu ke sana.”Tentu saja, Chandra tahu apa yang ada di pikiran Wuraz. Chandra berpikir sejenak, lalu berkata, “Boleh juga.”Dengan begitu, Chandra tinggal di Sekte Jagat lagi untuk sementara waktu. Setelah pamit dengan Chandra, Wuraz pun pergi. Kemudian, Wuraz memanggil Dewi Suci Sekte Jagat, Merzia.Di puncak utama, sebuah ruangan rahasia.Ruangan rahasia itu kosong. Tidak a
Citra Dharma Chandra merupakan energi pedang yang tak tertandingi, peninggalan seorang leluhur agung zaman antigo, yang memiliki kekuatan penghancur dunia. Sekarang, energi pedang itu telah menjadi Citra Dharma Chandra. Kekuatan Chandra telah mencapai tingkat ketiga Alam Bencana. Itu memungkinkannya
Chandra membawa Josan dan Yuji pergi menemui Gusan, berharap Gusan akan membawa mereka ke Klan Haigar. Akan tetapi, sikap Gusan tiba-tiba berubah, bahkan mengusir Chandra dan yang lainnya.Josan melirik Chandra. Raut wajahnya pun mendadak jadi serius. “Gusan cukup kuat. Kita bertiga bergabung pun te
Sasa membantu Chandra, menemukan petunjuk untuk menemukan Pedang Suci Zuwei. “Kekuatan Pedang Suci Zuwei sangatlah besar, kemungkinan setingkat dengan Kaisar Agung atau bahkan lebih. Pedang ingin melibatkan Kaisar Agung di dalamnya dan kekuatanku belum mencapai itu. Oleh karena itu, aku tidak bisa
Chandra berhasil menemukan pasukan Kerajaan Kayuwana. Pasukan itu memenuhi pandangannya. Mereka semua melesat maju bagaikan air pasang. Di belakang pasukan, terdapat beberapa kapal perang terbang yang setiap kapalnya mampu menampung sampai satu juta prajurit.Chandra berdiri di udara dengan tangan d







