Partager

Bab 3080

Auteur: Angin
“Kapan?” tanya Chandra.

“Malam ini,” jawab Banyu.

Chandra mendongak, melihat langit. Hari sudah senja, malam akan segera tiba. Dia pun mengangguk, “Baiklah. Ayo pergi.”

“Oke, aku akan segera kabari Yaya biar dia bisa siap-siap dan buat acara ini meriah.”

Banyu segera memberitahu Yaya. Setelah acara lelang berakhir, Yaya terus bertanya-tanya tentang identitas Chandra. Dia bahkan mencari Banyu. Untuk pertama kalinya, dia yang berinisiatif mencari Banyu.

Berkat Banyu, Yaya akhirnya tahu sedikit lat
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Muh hasim
mana bonus bab nya kok lama tidak ada nii
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Jenderal Naga   Bab 3082

    Banyu diam-diam merasa senang. Chandra adalah seorang prajurit kuat tak tertandingi. Jika Danya bersama Chandra, maka mereka akan menjadi saudara. Kelak, siapa yang berani menindas Banyu lagi di dunia luar?”“Silakan, Senior.”Banyu bicara dengan Chandra sambil tersenyum lebar. Chandra tidak mengatakan apa pun. Mereka segera berangkat menuju Kota Pil. Kota Pil telah dipenuhi oleh banyak prajurit kuat. Kedatangan Chandra pun menimbulkan sensasi. Jalanan kota dipenuhi orang. Orang-orang spontan memberi jalan untuk Chandra.“Itu dia.”“Pemuda yang ada di samping Tuan Banyu, prajurit kuat yang kalahkan Yanu dengan mudah.”“Dia prajurit kuat super? Nggak mirip. Auranya sangat lemah.”“Kamu tahu apa? Ini namanya merendah. Merendah. Mengerti?”Suara-suara orang berdiskusi terus berdatangan. Chandra juga mendengar isi pembicaraan mereka. Dia sama sekali tidak menyangka. Kaisar Ceptra hanya turun tangan membantunya membereskan masalah. Namun ternyata hal itu menyebabkan kehebohan sebesar ini. S

  • Jenderal Naga   Bab 3081

    Keluarga Kirana tidak diragukan lagi merupakan salah satu keluarga terkemuka di Kota Pil. Bahkan jika ketua Pavilion Pil datang sendiri, keluarga Kirana tidak akan sampai melakukan hal sejauh ini. Pada saat yang sama, seluruh Kota Pil juga membicarakan tentang Chandra.“Kamu nggak lihat, sih. Senior itu kuat sekali. Dia cuma gerakkan tangannya, Yanu langsung kalah. Satu kali gerakan, Segel Durga Yanu langsung retak.”“Aku lihat.”“Senior muda ini terlalu kuat. Gerakan santai saja bisa mengeluarkan begitu banyak kekuatan.”“Dari mana asalnya senior ini?”“Nggak tahu.”Di Kota Pil, prajurit kuat dari Alam Kekaisaran sampai Alam Ajaib pun sedang membicarakan Chandra. Semua sibuk berspekulasi tentang asal-usulnya.Sementara itu, Chandra telah meninggalkan Kota Langit bersama Banyu. Mereka berjalan santai menuju Kota PIl. Merzia juga ikut. Baru keluar dari Kota Langit, mereka muncul di jalan setapak di luar puncak utama Pavilion Pil. Tiba-tiba, seorang perempuan berjalan mendekat.Perempuan

  • Jenderal Naga   Bab 3080

    “Kapan?” tanya Chandra.“Malam ini,” jawab Banyu.Chandra mendongak, melihat langit. Hari sudah senja, malam akan segera tiba. Dia pun mengangguk, “Baiklah. Ayo pergi.”“Oke, aku akan segera kabari Yaya biar dia bisa siap-siap dan buat acara ini meriah.”Banyu segera memberitahu Yaya. Setelah acara lelang berakhir, Yaya terus bertanya-tanya tentang identitas Chandra. Dia bahkan mencari Banyu. Untuk pertama kalinya, dia yang berinisiatif mencari Banyu.Berkat Banyu, Yaya akhirnya tahu sedikit latar belakang Chandra. Chandra adalah seorang prajurit kuat super. Kekuatannya boleh dibilang yang terkuat di dunia. Bahkan, mantan ketua Pavilion Pil yang bersembunyi dari dunia selama bertahun-tahun pun bukanlah tandingan Chandra.Setelah mengetahui hal itu, Yaya sangat terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka Chandra, pemuda yang tampaknya biasa saja itu ternyata memiliki kekuatan yang begitu dahsyat. Yaya pun mengusulkan untuk mengundang Chandra bertamu ke keluarga Kirana.Banyu melihat kesem

  • Jenderal Naga   Bab 3079

    Apa itu Inti Kekuatan Lima Elemen? Apa itu Segel Durga? Chandra baru berada di Alam Ajaib. Dia bahkan belum memiliki Inti Kekuatan, apalagi Segel Durga. Kalau kelima organ dalamnya sudah lama menyatu dengan Sumber Lima Elemen.Tanpa sadar, Chandra memanggil Sumber Lima Elemen. Lima benda pusaka tak tertandingi muncul di hadapannya. Melihat Merzia yang terpelongo, Chandra pun bertanya, “Ini yang kamu maksud?”Merzia diam tercengang. Dia tidak tahu apakah itu Segel Durga. Namun, Chandra merasakan kekuatan yang sangat menakutkan di dalam Sumber Lima Elemen. Chandra juga takut Merzia akan tahu. Dia segera menyimpan kembali Sumber Lima Elemen dengan wajah yang terlihat canggung.“Kamu harus tempuh jalanmu sendiri. Aku nggak bisa ajari kamu apa pun,” ujar Chandra.Merzia baru tersadar dan bergumam, “Seperti yang diharapkan dari Guru. Segel Durga Lima Elemennya begitu luar biasa.”Merzia hanya seorang Kaisar Semu. Bagaimana dia bisa tahu tentang Sumber Lima Elemen? Dia mengira kalau itu Segel

  • Jenderal Naga   Bab 3078

    Kaisar Ceptra benar. Selama rencana itu berhasil, selama mereka bisa menghancurkan aturan langit dan memusnahkan prajurit kuat misterius di baliknya. Chandra tidak hanya akan mencapai Alam Leluhur Agung, dia bahkan mungkin melampaui Alam Leluhur Agung dan mencapai tingkat yang belum pernah ada sebelumnya.“Ngomong-ngomong, Kaisar turun tangan bantu aku, nggak takut dengan konsekuensinya?” tanya Chandra penasaran.Saat Chandra masih sangat lemah, Sasa telah berkata kepadanya kalau Sasa tidak akan bertindak gegabah untuk membantunya. Karena Sasa takut akan konsekuensinya.Kaisar Ceptra tertawa pelan, “Apa yang perlu ditakutkan? Saat kamu mewarisi Istana Abadi, kita sudah terikat dalam ikatan karma yang besar. Ini bukanlah apa-apa.”Chandra tidak bertanya lebih lanjut. Dia mengeluarkan Gulungan Naskah Kuno yang dilelangnya dan bertanya, “Apa ini?”Kaisar Ceptra mengambil Gulungan Naskah Kuno itu dan melihatnya dengan serius. Sesaat kemudian, dia baru berkata, “Huruf-huruf di gulungan ini

  • Jenderal Naga   Bab 3077

    Yanu langsung tahu ketika Chandra meninggalkan ruangan. Karena dia terus mengawasi setiap gerak-gerik Chandra. Chandra telah merebut Cairan Kesengsaraan yang seharusnya menjadi miliknya. Bagaimana mungkin dia membiarkan Chandra pergi begitu saja?Begitu Chandra keluar dari tempat lelang, seorang pria paruh baya langsung datang mencegatnya. Pria paruh baya itu berusia sekitar 40 tahun. Dia mengenakan jubah abu-abu panjang dan memiliki bentuk wajah bulat dengan ekspresi muram. Chandra spontan mengerutkan kening. Orang yang menghalangi jalannya tidak lain adalah Yanu.Yanu mengulurkan tangannya dan berkata dengan dingin, “Berikan padaku.”Chandra langsung mengenali pria itu. Siapa lagi kalau bukan Yanu. Tepat saat Chandra hendak bicara, tiba-tiba terdengar suara dingin dari belakangnya.“Yanu, kamu anggap tempat apa ini?”Chandra berbalik dan mendapati Yaya sedang berjalan keluar. Yaya berjalan mendekat, lalu berhenti di depan Chandra.“Ini Kota Pil, wilayah kekuasaan Pavilion Pil. Kamu b

  • Jenderal Naga   Bab 1908

    “Bunganya saja sudah sewangi ini, bayangkan kalau sudah jadi buahnya nanti,” gumam salah satu pesilat. “Ini pasti benda suci,” tambah yang lain. Banyak orang berbicara dengan kagum, termasuk Chandra yang terpana dengan keharuman dan energi spiritual tempat itu. Energi di sini begitu kuat, beberapa

  • Jenderal Naga   Bab 1928

    Chandra menghentikan tindakannya dan berkata, "Tidak apa-apa, bantu aku duduk."Maggie segera membantu Chandra duduk di tanah.Chandra duduk bersila. Ia menarik napas dalam-dalam. Kali ini Chandra terluka parah, tetapi ini adalah langkah penting dalam memperkuat tubuhnya.Sembilan Transformasi Tubuh Em

  • Jenderal Naga   Bab 2018

    “Jangan tinggalkanku!”Teriakan demi teriakan terus terdengar dalam formasi itu. Siapa pun yang lengah, pasti akan langsung ditebas oleh energi pedang. Chandra tidak peduli dengan semua orang itu dan terus mengikuti arah yang ditunjukkan Koko. Koko sangat mahir untuk lepas dari formasi dan terus me

  • Jenderal Naga   Bab 1983

    Chandra mulai merangkai kebohongan, dan Xena mempercayainya tanpa ragu. Melihat Chandra yang kini begitu kuat hingga mampu mengalahkan seorang ahli dengan tujuh segel terbuka, hati Xena dipenuhi rasa bangga dan lega.“Oh ya,” ucap Xena tiba-tiba, tersenyum jahil kepada Chandra. “Aku datang ke tempat

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status