Share

56). Evaluasi

"Kenapa kamu menginginkanku?" tanya Aluna merah merona.

"Apa kamu enggak menginginkanku?" Bima balas bertanya.

Sepasang mata Bima penuh kabut. Aluna tenggelam di sana.

Aluna tidak punya apapun untuk membuat seorang lelaki tergila-gila, tetapi ketika mereka bermesraan, cara Bima memperlakukannya begitu lembut dan penuh pemujaan seolah Aluna adalah perempuan tercantik di dunia.

Aluna tidak akan pernah bosan mengatakan hal itu karena rasanya memang sangat aneh. Tubuhnya kurus seperti tulang dibungkus kulit. Aluna tidak merasa spesial.

Aluna yang duduk di pangkuan Bima berjengit ketika Bima meremas bokongnya.

"Kamu enggak menginginkanku juga Al?" ulang Bima menagih jawaban.

Bima mengelus punggung Aluna yang lembut. Perempuan di pelukannya ini hanya memakai panties sehingga punggungnya bebas dari tali bra. Bima menunggu jawaban itu sembari menurunkan mulutnya.

Aluna menatap langit-langit dengan mata terpejam
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Silvi Anita
hayoooo looo bima.... salah sihh mknya al marah.... kapokmu kapan bim....
goodnovel comment avatar
Kenzien Yodha
emang paling bener mengungkit semua kesalahan suami ya al,akupun akan melakukan hal yg sama kalo du sakiti
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status