Share

BAB 127

"Mas, kamu itu apaan sih? Lepas gak! Aku mau temui dokter dulu," pinta Khania.

Efgan tidak melepaskan tangan Khania dan malah semakin kencang mengencangkan tangan Khania.

"Mas!" Khania yang merasa geram pada sang suami pun memelototkan matanya. "Lepas!"

"Kamu gak boleh pergi dari sini!" perintah Efgan.

Khania yang terheran pun hanya bisa menatap Efgan dengan tatapan bingungnya.

"Mas! Lepas ya, aku mohon!" pinta Khania dengan memelas. "Mas, itu dokternya udah nunggu aku. Aku gak mau kalau sampai terjadi sesuatu sama Gabriel, jadi tolong lepas ya."

"Biarkan saja, aku gak mau kamu memedulikan penjahat itu! Lebih baik kita pulang dan biarkan dia mati sekalian," ucap Efgan sambil menyeret Khania.

Khania yang mendengar ucapan Efgan seketika naik oitam. Ia sungguh tak terima jika Efgan menyumpahi Gabriel mati, dengan sekali hentakan Khania melepaskan cengkraman tangan Efgan.

Efgan spontan menoleh ke arah Khania.

"Kamu jangan pernah bicara seperti itu ya
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status