MENIKAHI LELAKI YANG MEMBENCIKU

MENIKAHI LELAKI YANG MEMBENCIKU

last update最終更新日 : 2026-01-28
作家:  Ariess_anたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
評価が足りません
8チャプター
12ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Dewasa

Dark Romance

Wanita Kuat

Pewaris

Pembantu

Manipulatif

Nikah Kilat

Penyesalan

Melarikan diri saat hamil

'Married to a Man Who Hates Me' Girsa Widjaja tak pernah menyangka bahwa pernikahannya hanyalah sebuah kebohongan. Istri yang terlihat begitu terobsesi padanya ternyata menyimpan kebencian dingin di balik senyum manisnya. *** Ayura tidak pernah menginginkan Girsa. Sejak awal, dirinya dipaksa paman dan bibinya untuk mendekati Brian—anak majikan mereka. Namun satu kesalahan fatal justru membawa hidup Ayura terjerumus lebih dalam. Ia menghabiskan satu malam dengan Girsa Widjaja, kakak Brian sekaligus pewaris utama perusahaan, dan berakhir terikat pernikahan dengan Pria paling dingin yang selalu membuatnya gemetar. *** Girsa merasa hidupnya berantakan sejak ia pulang. Dikhianati oleh tunangannya sendiri dan dihantam kegagalan bisnis, Girsa berubah menjadi pria dingin dan penuh amarah. Belum lagi paksaan menikah karena kesalahan satu malam. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, Ayura menjadi sasaran kebenciannya—dihina, diabaikan, dan diperlakukan kasar setiap hari. Namun Ayura tidak punya pilihan. Di bawah tekanan paman dan bibinya, ia harus membuat pria yang membencinya itu jatuh cinta...meski hatinya sendiri perlahan hancur. Akankah Ayura bertahan dalam pernikahan penuh luka ini? Atau Ayura memilih menyerah?

もっと見る

第1話

Bab satu

Ayura membereskan alat tulisnya lalu memasukkannya ke dalam tas dengan tergesa. Pandangannya melirik seorang pria yang baru saja berdiri dan melangkah keluar kelas di tengah keramaian murid lain. Kening Ayura berkerut, rasa kesal menyeruak.

“Brian, tunggu aku!” pekiknya sambil menyampirkan tas ke bahu dan berlari menyusul pria itu.

Brian sudah berjalan cukup jauh dengan langkah panjangnya. Ayura berusaha mengejar, meski sebelah kakinya membuat langkahnya tak pernah benar-benar seimbang. Ia sedikit terseok, namun tak berhenti mengejar. Tak peduli meski tatapan murid-murid di sepanjang koridor tertuju padanya. Tawa mengejek, pandangan jijik, hingga bisik-bisik hinaan sudah terlalu sering ia terima. Baginya, semua itu tak lagi terasa menyakitkan. Mungkin perasaannya memang sudah lama mati.

Samar-samar dari dalam kelas, Ayura mendengar suara ketua kelas berseru,

“Jangan lupa, mantan anggota ekstrakurikuler fashion harap berkumpul di ruang pameran.”

Ayura menggigit bibir. Dadanya berdenyut nyeri. Jika ada satu hal yang benar-benar melukainya, inilah itu—kenyataan bahwa ia tak pernah bebas melakukan hal yang ia sukai. Ia masih terikat pada perintah paman dan bibinya, dipaksa mengejar pria yang sedang berjalan di depannya sekarang.

Sejak awal masuk SMA hingga menjelang kelulusan, Ayura tak pernah benar-benar fokus pada pelajaran ataupun kegiatan yang bisa membantunya meraih cita-cita sebagai desainer. Mimpinya seolah hanya boleh menjadi angan. Ia bahkan tak pernah punya kesempatan bergabung dengan ekstrakurikuler fashion yang selalu ia dambakan.

“Brian!”

Dengan napas terengah dan peluh tipis di dahinya, Ayura akhirnya berhasil meraih ujung pakaian pria itu. Namun, tangannya segera ditepis kasar hingga tubuhnya terdorong ke belakang.

Brian menoleh dengan tatapan tajam, lalu kembali melangkah tanpa sepatah kata.

Ayura menarik napas, menebalkan wajah, lalu kembali meraih lengannya.

“Bolehkah aku pulang bersamamu? Hari ini kau tidak ada jadwal lagi, kan?”

Langkah Brian tetap cepat. Dengan tubuh yang lebih pendek dan kaki yang tak sepenuhnya normal, Ayura hampir tak mampu mengimbangi langkah Brian.

“Kudengar ada kafe baru di seberang alun-alun. Gimana kalau kita ke sana? Kau tidak lapar? Tidak penasaran?” Ayura berbicara dengan wajah ceria, menutupi perasaan kesalnya yang kian menumpuk.

'Akan lebih baik kalau dia menolak. Aku ingin langsung pulang.'

Begitu pikir Ayura.

Paman dan bibinya mungkin akan kembali mengomel karena ia gagal mendekati Brian, tapi Ayura bisa beralasan akan berusaha lebih keras besok. Hari ini ia masih harus bekerja lembur, mengingat kakak Brian, Girsa Gray Widjaya, baru saja pulang dari Swiss setelah lima tahun. Ada bonus yang menunggunya jika ia menyelesaikan semua tugas.

Seperti dugaannya, Brian tetap bungkam. Ayura diam-diam menghela napas lega. Meski begitu, ia tetap berbicara tanpa henti, berlagak seperti penggemar fanatik.

“Brian, bukankah kau masuk final voli besok? Mau aku bawakan makanan? Aku juga akan memberimu hadiah. Aku yakin kau akan menang.”

Brian hanya meliriknya sekilas dengan tatapan dingin.

Ayura membalasnya dengan senyum lebar.

“Aku akan menonton pertandinganmu lagi besok! Kau keren sekali. Pastinya banyak yang ingin jadi kekasihmu, tapi aku tidak mau kau punya kekasih selain aku. Brian, dengar, kan? Aku menyukaimu!”

Jika dihitung, mungkin Ayura sudah mengucapkan kalimat itu lebih dari sepuluh kali hari ini. Brian tak pernah tahu betapa keras Ayura menahan rasa geli pada dirinya sendiri. Ia bukan tipe orang yang gemar membicarakan perasaan atau mendengar kata-kata manis. Semua itu terasa canggung baginya.

Ucapan-ucapan penuh pengakuan jelas bukan hal yang ia sukai.

Brian menghela napas lelah. Telinganya seakan berdengung mendengar kalimat yang sama berulang-ulang sepanjang masa SMA-nya. Ia tahu Ayura tak menonton pertandingannya tadi. Entah apa tujuan gadis itu sebenarnya.

Ayura bilang menyukainya, tapi ada sesuatu yang terasa janggal.

“Brian, kau mendengarkanku, tidak?”

Ayura memutar bola mata. Ia benar-benar lelah. Ingin pulang dan tidur.

Brian mungkin sudah menempati urutan teratas dalam daftar orang paling menyebalkan dalam hidupnya.

Jika bukan karena paksaan paman dan bibinya, Ayura tak akan mau berurusan dengan pria seperti Brian.

Namun sekarang, ia justru terus berceloteh. Jika Brian terganggu, biarlah. Ayura malah berniat mengganggunya lebih jauh.

Mereka tiba di parkiran sekolah. Brian tetap acuh. Ayura menahan tangan pria itu saat hendak membuka pintu mobil. Brian yang tak siap, terhenti sesaat. Dalam detik singkat itu, Ayura berjinjit dan mengecup pipinya.

Ayura tersenyum lebar meski dibalas tatapan tajam. Di dalam hatinya, ia justru ingin segera menghapus jejak bibirnya sendiri.

Brian mengusap pipinya, merasa gatal.

“Apa yang kau lakukan?”

“Aku hanya tidak tahan. Hari ini kau tampan sekali,” jawab Ayura ringan sembari tertawa kecil.

Brian menatapnya lama dengan tatapan yang sulit di baca Ayura.

Apa yang kulakukan barusan? Ayura merutuki diri sendiri. 'Masih untung aku tidak ditendang.'

Ia benar-benar tidak tahu cara merayu seorang pria. Kata-katanya terdengar payah dan memalukan. Ayura memang tidak pernah berpengalaman dalam urusan seperti ini.

“Ayo! Kita bisa mengantre lama kalau terus saling tatap,” ujarnya.

Ayura hendak masuk ke mobil, namun tubuhnya terdorong hingga jatuh terduduk ke belakang. Brian sempat tampak terkejut sesaat sebelum wajahnya kembali dingin.

Ayura meringis. Bokongnya terasa nyeri. Ia mencoba memasang ekspresi sedih, meski gagal membuat matanya berkaca-kaca.

“Kenapa kau mendorongku? Ini sakit.”

Brian tak menjawab. Ia masuk ke mobil dan pergi begitu saja.

Ayura tetap duduk beberapa saat, memeriksa sikunya yang lecet. Begitu mobil itu menghilang, ia berdiri dan menghapus seluruh ekspresi yang sedati tadi dibuat-buat. Wajahnya kembali datar.

Ia menarik napas dalam-dalam, berulang kali, menenangkan diri.

“Aku lelah.”

Dari saku rok seragamnya yang sengaja dipendekkan oleh bibinya, Ayura mengambil kartu bus. Pandangan mata hijau tuanya menyapu sekitar sebelum ia melangkah menuju halte.

***

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
8 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status