Share

BAB 131

Malam harinya.

Khania yang seharian ini bad mood hanya diam seharian di dalam kamar.

Semua orang yang khawatir dengan Khania. Mereka semua berusaha membujuk Khania agar keluar kamar dan makan.

"Sayang, buka dulu ya pintunya. Kamu makan dulu," bujuk Efgan.

Namun, tak ada jawaban dari dalam kamar.

"Nia sayang. Buka dulu ya pintunya. Ini nenek sayang," ucap nenek sambil mengetuk pintu.

Lama mereka menunggu sampai terdengar suara kunci yang dibuka dari dalam. Dan sesaat kemudian Khania pun muncul dari dalam kamar dengan pakaian yang sudah rapi.

"Kamu mau ke mana?" tanya nenek dan Efgan hampir bersamaan.

Khania hanya diam saja tak menjawab. Ia menatap Efgan dengan tatapan yang nyalang. Lalu ia pun menoleh ke arah nenek dan tersenyum.

"Nia mau keluar sebentar ya Nek, mau cari bakso. Entah kenapa dari tadi Nia terus aja kepikiran bakso yang kuahnya itu pedes banget." Khania sengaja menekankan kata pedas agar suaminya mendengar.

Efgan hendak menyela ucapan Khania. Namun, nenek lebih dulu men
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status