Share

BAB 132

"Aku kenapa Nek?" tanya Khania penasaran.

"Apa mungkin kamu kesambet Nia? Jangan-jangan kamu itu kemasukan jin buto ijo?" ucap nenek ngawur.

Khania yang mendengar itu sontak terbelalak.

Pak supir yang mendengar ucapan nenek mengulum bibirnya. Ia ingin tertawa. Namun, tak berani.

"Ma-maksud Nenek apa? Kenapa Nenek bisa berpikiran seperti itu?" tanya Khania yang terkejut.

"Ya habisnya tingkah kamu itu gak biasa. Kamu biasanya gak pernah makan banyak. Tapi, hari ini Nenek lihat kamu makan banyak," ucap nenek.

Khania nampak berpikir, ia mencerna ucapan nenek.

"Iya juga ya Nek! Aku juga merasa aneh Nek dengan diri aku belakangan ini," ucap Khania.

"Ya udah. Besok kita ke pak ustad buat Ruqyah kamu," usul nenek.

Khania pun mengangguk-anggukan kepalanya.

"Iya Nek, boleh," sahut Khania.

Setelah percakapan itu, tak ada lagi yang berbicara mau itu nenek ataupun Khania. Mereka sama-sama terdiam dengan pikirannya masing-masing.

Sampai akhirnya mob
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status