Share

Part 15

"Zahra, jangan begitu. Kamu mau tinggal di mana kalau tidak di rumah kita? Mas nggak tega kamu kerja jadi pelayan toko begini cuma demi cari uang, Ra.

Ayok kita pulang sekarang! Kita perbaiki lagi hubungan kita. Jangan keras kepala!" ucapku lagi sambil menarik tangan Zahra lalu memaksa wanita itu ikut pulang bersamaku tetapi lagi-lagi Zahra menolak.

Wanita itu mengibaskan tanganku kuat-kuat hingga akhirnya cekalan tanganku di tangannya terlepas lalu kembali membuka mulutnya.

"Nggak, Mas. Aku nggak akan ikut dan nggak akan kembali lagi ke rumah kamu. Cukup sudah tiga kali kamu mengusirku dari rumah. Nggak akan ada lagi yang ke empat.

Cukup sudah aku bersabar. Lebih baik aku hidup sendiri dan mengurus usaha ini dari pada jadi istri kamu dan harus menahan hati selamanya, Mas!" sahut Zahra lagi.

"Tapi kita ini masih suami istri Zahra! Aku masih suami kamu! Tentu saja aku berhak menyuruh kamu pulang atau apa pun itu dan kamu nggak boleh menolak, karena kamu masih sah berstatus sebagai istr
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status